cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 648 Documents
Studi Kenyamanan pada Tangga Masjid terhadap Mobilitas Jamaah (Studi Kasus: Masjid At-Taqwa Bandung) Rahman, Fadiyah Fahira; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain masjid yang efektif harus mengedepankan keperluan pengguna, termasuk dalam pemilihan ukuran dan tinggi tangga yang sesuai untuk memastikan akses yang nyaman dan aman bagi seluruh jemaah. Keputusan dalam merancang tangga menjadi elemen penting, terutama bagi individu dengan disabilitas, lansia, atau anak-anak kecil, dimana kesalahan dalam desain tangga dapat menjadi hambatan yang serius. Oleh karena itu, fokus utama harus difokuskan pada kenyamanan semua pengunjung. Dari hasil survei pengukuran, ukuran tangga masjid At-Taqwa cukup tinggi sehingga tidak sesuai dengan standar yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dimana datanya dikumpulkan dengan cara observasi, pengukuran dan dokumentasi. Pada hasil survei menunjukkan bahwa ukuran tangga pada masjid tersebut tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.
Identifikasi Sarana Prasarana Taman Sekartaji sebagai Ruang Terbuka Natania, Yana Annisa; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu area yang sangat penting di daerah perkotaan adalah ruang terbuka. Keberadaan ruang terbuka menjadi penting karena memberikan tempat yang nyaman untuk berbagai kegiatan seperti olahraga, rekreasi, dan interaksi sosial. Taman Sekartaji adalah salah satu ruang terbuka di Kota Surakarta, tepatnya di kecamatan Jebres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesesuaian sarana prasarana yang tersedia di taman Sekartaji dengan standar yang berlaku. Sarana prasarana ruang terbuka memainkan peran penting bagi pengalaman penggunanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi langsung dan studi literatur. Hasil yang diperoleh adalah bahwa secara fungsi sarana prasarana Taman Sekartaji sudah memenuhi, namun fasilitas yang tersedia belum sepenuhnya memenuhi standar fasilitas ruang terbuka.
Analisa Standar Kebutuhan Aksesibilitas & Prasarana Parkir pada Kawasan Wisata Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung Aliyah, Faudziah Dhiyaul; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang analisis prasarana parkir dan aksesibilitas fasilitas forest walk pada kawasan wisata Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, ditinjau dari standar data dan kenyamanan prasarana dan sarana tempat wisata. Latar belakang penelitian ini adalah adanya ketidakoptimalan pada penyediaan fasilitas keamanan dan kenyamanan pada jalur track forest walk serta prasarana parkir di kawasan ini yang tidak teratur dan tertata sehingga pengunjung bebas memarkirkan kendaraanya hingga ke badan jalan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif terkait kesesuaian standar yang sudah ada. Kondisi aksesibilitas pada forest walk dan prasarana parkir di kawasan wisata Hutan Kota Babakan Siliwangi belum memenuhi standar suatu objek wisata dari segi kesesuaian dan kenyamanan. Pemerintah Kota Bandung sebagai penanggung jawab diharapkan segera memberi perhatian khusus pada penyediaan prasarana dan aksesibilitas pada kawasan wisata Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung.
Analisis Ketidaknyamanan Termal Kosan di Solo Pangestu, Rafly Irwin; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosan Nadamax merupakan kosan ekslusif yang berada di Surakarta Jl. Manggis V No.9B, Jajar, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Kosan ini merupakan kosan yang memiliki harga per bulannya tinggi, namun dari aspek kenyamanan termal pada ruang kos nya terdapat isu yang pengguna rasakan. Hasil pada pengukuran rata-rata pada ruang kos nadamax memiliki kenyamanan termal yang di bawah standar sni. Metoda penelitian yang digunakan adalah metoda kuantitatif. Hasil dari kenyamanan termal pada kos nadamax kurang nyaman secara termal. Ketidaknyamanan termal ini disebabkan dari bukaan yang kurang lebar, kurangnya pencahayaan yang masuk, dan desain bukaan yang mati pada bouvenlight.
Evaluasi Setting Bukaan Cahaya pada Ruang Rapat dengan Simulasi Software Andrewmarsh Dynamic Daylighting Adryan, Alman Zaky; Raidi, Samsudin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2024: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan energi dan lingkungan menjadi isu global saat ini karena exploitasi pada penggunaan listrik pada bangunan, tapi penggunaan listrik sebenarnya bisa dikurangi dengan pemanfaatan energi terbarukan, salah satunya menggunakan energi matahari untuk penerangan disiang hari, namun pemanfaatan cahaya matahari tetap harus mempertimbangkan kebutuhan visual di dalamnya sesuai dengan intensitas cahaya yang sudah ditentukan oleh standar, terdapat dua standar yang menjadi acuan penelitian ini yang pertama Occupational Safety and Health Administration (OSHA) yaitu, 250 lux dan yang kedua standar ruang kerja SNI 6197 : 2020, yaitu, 300lux. metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dipakai pada penelitian ini memaparkan hasil empat alternatif setting bukaan kaca pada ruang sekretariatan KMTA UMS dengan pengaturan pada luas bukaan 48% dan 90% dari luas fasad dan Transmittasi Kaca 70% dan 90% yang di simulasikan software Andrewmarsh Dynamic Daylight pada empat kondisi cuaca yang berbeda dalam satu tahun. Dari simulasi tersebut didapatkan hasil bahwa ruang sekretariatan KMTA UMS masih belum memenuhi kedua standar tersebut, kedua standar tersebut mampu dicapai bila setting luas bukaannya di rubah menjadi 90% dari luas fasad dan menggunakan kaca bertransmitasi diatas 90%.
Penataan Laboratorium Terapan FTUB: Implementasi Konstruksi Moduler Modern Sufianto, Heru; Wulandari, Lisa Dwi; Asikin, Damayanti; Zulkarnaen, Guruh Pratama; Christina, Adinda
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi modular telah menjadi inovasi signifikan dalam dunia arsitektur dan teknik, berkembang sejak abad ke-19 hingga menjadi solusi modern yang efisien dan berkelanjutan. Awalnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan perumahan cepat, teknologi ini kini diaplikasikan pada berbagai fungsi, seperti bangunan pendidikan, fasilitas darurat, dan pusat data. Di Indonesia, konstruksi modular mulai diperkenalkan melalui program RISHA oleh Kementerian PUPR dan terus berkembang dengan inovasi seperti Mobox, WG Flatpack, dan Ruspin. Teknologi ini dinilai adaptif terhadap lingkungan, menguntungkan secara skala, dan cocok untuk daerah rawan gempa. Dalam konteks pendidikan, teknologi modular memberikan peluang besar untuk pembelajaran interdisipliner di bidang Arsitektur, Teknik Sipil, dan Teknik Elektro. Artikel ini mengeksplorasi penerapan empat teknologi modular tersebut, khususnya dalam pembangunan fasilitas laboratorium di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dan manfaat yang diperoleh bagi dunia Pendidikan. Karakter keempat teknologi moduler tersebut dilihat dengan seksama untuk dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai dengan peruntukan dan kondisi lokasi.
Optimalisasi Kelayakan Rumah Tumbuh, Menciptakan Solusi Keterbatasan Ruang Jangka Panjang Hartaningrum, Sindy Eviola; Syamsiyah, Nur Rahmawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tumbuh dibangun secara vertikal karena ketersediaan lahan yang terbatas yang menjadi permasalahan dalam menciptakan rumah tinggal layak huni agar mampu memenuhi kebutuhan ruang secara maksimal. Penelitian ini difokuskan untuk menemukan model rumah yang memiliki fleksibilitas tinggi pada lahan sempit, tetapi bisa memiliki ruang dengan fungsi beragam, serta mengidentifikasi tingkat kenyamanan rumah tinggal untuk keberlangsungan hidup dalam menghadapi kebutuhan mendesak dimasa mendatang dengan melakukan analisis dan simulasi pada desain rumah tumbuh di Kota Gresik. Pendekatan penelitian kuantitatif melalui simulasi konfigurasi ruang dan interpretasi hasil analisis berdasar pada studi literatur. Hasil dari penelitian desain rumah tumbuh berukuran 32m2 ini memperoleh hasil kebutuhan luas bangunan dan ruang gerak tiap orang yang cukup melebihi standar SNI 03-1733-2004 dan JDIH Kementerian PUPR. Berdasarkan analisis kenyamanan visual pencahayaan alami juga dikatakan cukup sesuai dengan standar SNI 03-6197-2000. Hasil dari simulasi intensitas pencahayaan alami pada ruang utama dipukul 09.00 mendapatkan angka 949 lux dan dipukul 12.00 mendapatkan angka 365 lux, kamar 1 dipukul 09.00 mendapatkan angka 527 lux dan dipukul 12.00 mendapatkan angka 161 lux, kamar 2 dipukul 09.00 mendapatkan angka 154 lux dan dipukul 12.00 mendapatkan angka 466 lux, sedangkan kamar mandi dipukul 09.00 mendapatkan angka 259 lux dan dipukul 12.00 mendapatkan angka 502 lux. Memberikan skala ruang yang cukup, tidak berlebihan dan menyesuaikan ketersediaan lahan, membuat kebutuhan ruang dapat berfungsi secara maksimal untuk jangka panjang.
Evaluasi Sirkulasi, Kenyamanan Termal, dan Pencahayaan Ruang Kerja PT Casa Prima Indonesia Kinanti, Larasati Putri; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan kantor merupakan tempat orang bekerja yang tentunya membutuhkan ruang yang nyaman supaya para pengguna ruang dapat bekerja dengan maksimal demi meningkatkan produktifitas serta efektifitas pekerja. Untuk menciptakan ruang yang nyaman dapat diwujudkan dengan mengoptimalkan sirkulasi, kenyamanan termal dan pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar sirkulasi, kenyamanan termal menurut SNI dan pencahayaan menurut SNI, serta mengevaluasi desain ruang kerja kantor yang nyaman dalam segi sirkulasi, kenyamanan termal dan pencahayaan. Penelitian untuk sirkulasi menggunakan metode penelitian kualitatif yang menekankan pada penelitian naturalistik serta menghasilkan data deskriptif berupa tulisan. Untuk kenyamanan termal dan pencahayaan menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan ruang-ruang yang akan diteliti, sedangkan kuantitatif dalam penelitian ini berupa data penjabaran angka. Penelitian dilakukan dengan 3 tahap, yaitu observasi, wawancara/pengukuran lapangan dan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kantor PT Casa Prima Indonesa masih terdapat ruang yang belum memenuhi standar kenyamanan sirkulasi, kenyamanan termal dan pencahayaan.
Analisis Efisiensi Energi menggunakan EDGE pada Gedung Baru Vokasi Universitas Brawijaya Kepanjen Hafidasari, Apridina; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan desain berkelanjutan pada Gedung Vokasi Universitas Brawijaya di Kepanjen dengan fokus pada tiga strategi utama: pencahayaan alami, ventilasi alami, dan integrasi ruang hijau. Studi ini bertujuan menganalisis bagaimana elemen void, skylight, dan bukaan strategis dapat mengurangi konsumsi energi pencahayaan hingga 30-40%, sementara sistem ventilasi alami melalui cross ventilation dan stack effect mampu menurunkan beban energi pendinginan hingga 25%. Integrasi ruang hijau seperti roof garden dan taman vertikal dapat menurunkan suhu permukaan bangunan 3-5°C. Menggunakan metode simulasi EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies), penelitian membandingkan dua alternatif desain berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Alternatif Desain 1 dengan pendekatan EDGE Advanced mencapai efisiensi energi 57,65% dengan pengurangan emisi CO2 sebesar 336,18 tCO2/Tahun, melampaui Alternatif Desain 2 yang mencapai efisiensi 34,23%. Meskipun membutuhkan investasi awal lebih tinggi dengan periode pengembalian 6,5 tahun, Alternatif Desain 1 memberikan nilai ekonomis jangka panjang yang lebih menguntungkan. Kondisi lokasi dengan topografi datar (271,79 m dpl), suhu 20-38°C, dan pola angin konsisten (2-10 m/s) mendukung efektivitas implementasi ketiga strategi tersebut. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan desain berkelanjutan pada gedung pendidikan tidak hanya mencapai efisiensi energi signifikan tetapi juga menciptakan lingkungan pembelajaran yang nyaman dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Evaluasi Layout Ruangan Kantor PT. Jasa Konsultan Sukowati Mandiri Santoso, Aji Putro; Nugrahaini, Fadhilla Tri
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2025: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor modern membutuhkan tata letak yang efisien untuk memaksimalkan ruang terbatas. Layout yang kurang optimal bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kenyamanan layout ruang kantor PT. Jasa Konsultan Sukowati Mandiri berdasarkan standar minimal ruang gerak, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan dan efektivitas layout ruang kantor dalam kondisi keterbatasan ruang. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengguna ruang kantor dan observasi langsung terhadap kondisi ruangan. Informasi tambahan diperoleh dari sumber referensi terkait permasalahan layout ruang kantor. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi desain layout yang optimal, mempertimbangkan standar ruang gerak dan kebutuhan pengguna, serta meningkatkan kenyamanan dan efektivitas ruang kerja. Kantor PT. Jasa Konsultan Sukowati Mandiri yang terletak di gedung Mal Pelayanan Publik Sragen memiliki luas terbatas, sekitar 22,55 meter persegi. Ruangan ini digunakan oleh 6 orang, 3 karyawan dan 3 mahasiswa magang. Meskipun terdapat 3 meja dan 6 kursi serta 1 lemari, luas rata-rata per individu kurang dari 3 meter persegi, yang mana kurang dari standar minimal ruang kantor. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada pengguna ruangan, 66,6% merasa bahwa tata letak saat ini kurang mewadahi pengguna dan mengusulkan untuk penataan ulang atau perancangan ulang.