cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 724 Documents
Analisis Kenyamanan Termal Ruang Praktik Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMKN 2 Bogor Fadhila Khamistya Wibawa; Silfia Mona Aryani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kenyamanan termal pada Ruang Praktik Konstruksi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Bogor dengan menganalisis kinerja termal yang terukur, kesesuaiannya dengan standar kenyamanan termal menurut Standar Nasional Indonesia (SNI 03-6572-2001). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, meliputi pengukuran langsung terhadap suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan angin menggunakan environment multimeter di dalam ruang praktik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu udara di dalam ruang praktik berada pada rentang 27.2°C - 29.7°C, kelembaban relatif berkisar antara 72.6% - 85.7%, serta kecepatan angin rata-rata sangat rendah yaitu 0 m/s - 0.83 m/s. Hasil ini menunjukkan bahwa ruang praktik memiliki kondisi termal yang cenderung panas dengan kecepatan angin yang hampir tidak terasa, sehingga menimbulkan tingkat ketidaknyamanan bagi penggunanya. Perbandingan antara hasil pengukuran dan SNI mengonfirmasi bahwa ruang praktik belum memenuhi kriteria kenyamanan termal yang direkomendasikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya pergerakan udara merupakan faktor utama penyebab ketidaknyamanan termal di ruang praktik. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan ventilasi alami melalui penambahan atau pembesaran bukaan, penataan ulang interior agar lebih mendukung aliran udara, serta penambahan sistem penghawaan mekanis untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar dalam konteks pendidikan vokasi.
Greenery Teknologi: Miniatur Rumah T.22 Loteng Teknologi 3D Printing berbasis Mortar Yuke Ardhiati; Harry Mufrizon; Salsaliya Albatani; Hanum Fitria; Safirah Tri Handayani Thamrin; Riva Kusumawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbasis Kepmen PUPR No.2947 Tahun 2024 dirancang prototipe Rumah T. 22 Loteng untuk diwujudkan menjadi maket 3D Printing Construction (3DPC) agregat mortar. Penelitian Design by Research ini sebagai kolaborasi dengan started-up Autoconz. Metode kerjanya, mengubah gambar virtual arsitektur menjadi komponen prototipe yang dicetak menyerupai material berlapis-lapis. Sekalipun teknologi 3DPC terbukti mereduksi beaya konstruksi untuk jumlah tertentu, mereduksi polutan karena kebutuhan bekisting dan limbah berkurang, serta mengurangi kecelakaan kerja, namun keterbatasan pengoperasian nozzle robot tidak mampu mewujudkan detail paras rumah. Untuk itu, dilakukan penyederhanaan desain. Hasil penelitian berupa maket ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan stakeholder program tiga juta rumah (Asta Cita).
Evaluasi Efisiensi Ruang dan Pola Sirkulasi Kantor Dinas Perumahan & Kawasan Permukiman Kabupaten Boyolali Fauzan Khusnazilan Haris; Nur Rahmawati Syamsiyah
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi ruang dan alur sirkulasi pada Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Boyolali sebagai fasilitas kerja publik yang berperan penting dalam kegiatan administratif dan pelayanan masyarakat. Aspek kenyamanan yang dikaji meliputi pola sirkulasi pengguna, analisa tata ruang kantor, dan kesesuaian kebutuhan ruang berdasarkan acuan pedoman dari PUPR untuk pembangunan kantor pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis prinsip Space Syntax. Teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, bertanya dengan pegawai secara langsung, serta menganalisis menggunakan software DepthMapX untuk akurasi data mengenai kondisi kantor secara visual dan mendapat konfigurasi ruang. Hasil evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat kenyamanan serta kesesuaian luasan ruang bagi pegawai dan pengunjung dengan membandingkan pada standarisasi ukuran ruang dari pemerintah. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa beberapa ruang kerja yang terdapat dalam kantor masih memiliki tata ruang yang kurang optimal serta kebutuhan ruang tiap pengguna yang masih belum sesuai pedoman aturan pembangunan kantor dinas, yang dapat mempengaruhi tingkat produktivitas pegawai kantor. Serta konfigurasi ruang dari prinsip Space Syntax yang ditemukan hasil angka yang tergolong pada kriteria cukup. Terkhusus pada pola sirkulasi gerak dan efisiensi ruang, penelitian ini bisa menjadi bahan pertimbangan evaluasi purna huni bagi kantor pemerintah dan rekomendasi bagi pihak instansi untuk meningkatkan kualitas ruang kerja kantor sehingga memiliki lingkungan kerja yang nyaman, produktif, dan efisien pada Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Boyolali.
Evaluasi dan Strategi Peningkatan Kualitas Hunian di RTLH berbasis Fisika Bangunan dan Tata Ruang Berkelanjutan Desa Kemusu, Boyolali Farkhah Azzahra Rismawati; Nur Rahmawati Syamsiyah
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan sabuk hijau Dukuh Kedungsari, Desa Kemusu, Boyolali, yang menghadapi konflik tata ruang dan kebutuhan hunian layak. Hasil pengukuran fisika bangunan menunjukkan Predicted Mean Vote (PMV) rata-rata 2,30 dan Predicted Percentage of Dissatisfied (PPD) 87,4%, dengan pencahayaan 68-131 lux (<120 lux standar), ventilasi 0 m/s, serta suhu 30-33°C dan kelembapan 71% akibat udara stagnan. Strategi peningkatan hunian meliputi: (1) penambahan bukaan untuk pencahayaan 120-250 lux (SNI 03-6575-2001) dan ventilasi silang, (2) perbaikan material lokal (lantai tanah/plaster, atap genteng, dinding kayu rusak), (3) desain kearifan lokal guna capai PMV <1 dan PPD <10%, serta (4) relokasi sesuai Perda Boyolali 8/2019 sambil jaga sabuk hijau, didukung metode kualitatif-kuantitatif (wawancara, observasi, luxmeter, anemometer, thermohygrometer pada 5 sampel RTLH) selaras SDGs nomor 11 untuk kota dan pemukiman berkelanjutan serta aman.
Analisis Desain Modular dan Fleksibilitas Ruang Flat Jakarta Selatan: Uji Kesesuaian berdasarkan Parameter Jurnal Wikrama Wardhana Eka Putra Jaya Nagara; Dhani Mutiari
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kepadatan penduduk dan harga lahan di kawasan urban Menteng Atas, Jakarta Selatan, menuntut solusi hunian vertikal yang efisien. Unit flat dengan luasan terbatas seringkali gagal memenuhi kebutuhan fungsional bagi multi-keluarga dengan dinamika aktivitas yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis desain modular dan fleksibilitas ruang, guna memaksimalkan utilitas ruang pada hunian vertikal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif-komparatif. dimana desain dikomparasi tingkat kesesuaiannya menggunakan parameter desain dari berbagai jurnal terkait modularitas dan ruang adaptif. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan sistem modular dan fleksibilitas ruang mampu mengubah fungsi ruang secara adaptif sesuai dengan parameter pengujian yang telah ditetapkan.
Optimalisasi Pencahayaan Alami Rumah Sederhana Tipe 30 berbasis Arsitektur Bioklimatik Qinthar Tangkas Samudra; S Suharyani
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah adalah kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat beristirahat, serta tempat berlindung dari pengaruh lingkungan luar. Salah satu bentuk hunian penggunaan prototipe rumah sederhana tipe 30/72 yang disediakan berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 2947/KPTS/M/2024. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Karanganyar (2023), persentase rumah tangga yang menempati rumah tinggal layak huni di wilayah Kabupaten Karanganyar tiap tahunya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah bertujuan untuk mengoptimalkan desain tipe rumah 30/72 yang mampu meningkatkan distribusi dan intensitas pencahayaan alami dapat mencapai tingkat kenyamanan pencahayaan sesuai dengan SNI. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan mixed methods dengan dominasi metode deskriptif kuantitatif melalui simulasi pencahayaan alami perangkat lunak Dialux Evo 13. Pendekatan ini digunakan untuk menganalisis tingkat pencahayaan alami pada rumah sederhana berdasarkan standar SNI serta mengevaluasi efektivitas penerapan prinsip Natural Daylighting System dalam arsitektur bioklimatik. Selanjutnya desain rumah tipe 30/72 dengan pendekatan arsitektur bioklimatik prinsip Natural Daylighting System mampu meningkatkan kualitas pencahayaan alami secara signifikan. Penyesuaian ukuran dan posisi bukaan serta penerapan elemen pembayangan terbukti efektif dalam mengontrol intensitas dan distribusi cahaya alami, sehingga seluruh ruang hunian meliputi kamar tidur 1 dan 2, kamar mandi, serta ruang utama yang meliputi ruang tamu dan dapur memenuhi ketentuan tingkat pencahayaan minimum sesuai dengan SNI 03-6197-2000. Optimalisasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan visual penghuni, tetapi juga berpotensi mendukung efisiensi energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap pencahayaan buatan pada siang hari.
Analisis Dampak Reduksi Spesifikasi Material Dinding terhadap Kualitas Fisik dan Kinerja Termal Rumah Subsidi di Karanganyar Ivan Mahsa Rasyid Santosa; Nur Rahmawati Syamsiyah
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan efisiensi biaya produksi (production cost) pada proyek perumahan subsidi seringkali mendorong pengembang melakukan reduksi spesifikasi material dan penyederhanaan metode konstruksi. Salah satu praktik dominan yang ditemukan adalah penghilangan lapisan plesteran pada dinding bata ringan (metode non-plester) dimana dinding langsung diaci. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari praktik tersebut terhadap kualitas fisik bangunan dan kenyamanan termal ruang. Penelitian menggunakan metode komparatif lapangan pada unit rumah subsidi tipe 30/60 di wilayah Kabupaten Karanganyar. Variabel yang diamati meliputi cacat fisik visual (kerataan dan keretakan) serta data iklim mikro ruang (suhu dan kelembapan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduksi spesifikasi dinding berdampak negatif signifikan. Dinding tanpa plester menunjukkan kerentanan tinggi terhadap retak rambut (hairline cracks) akibat ketidakmampuan lapisan acian tipis menahan muai-susut, serta memiliki suhu permukaan dalam yang lebih tinggi hingga 3,3°C dibandingkan dinding standar. Hal ini menunjukkan bahwa upaya menekan harga rumah subsidi berdampak pada penurunan durabilitas bangunan dan kenyamanan penghuni.
Pengaruh Pendekatan Behavioral untuk Meningkatkan Kenyamanan Kerja pada Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas Salma Safira Nurrohmah; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang kerja yang nyaman merupakan salah satu faktor terpenting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai. Hal tersebut terkadang kurang diperhatikan. Salah satu kasus yang dirasakan pada Ruang Bidang Penataan Bangunan Kabupaten Banyumas kurang nyaman. Kondisi minim ruang gerak dan penataan barang kurang efisien, sehingga menimbulkan kesan sesak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi ruang Bidang Penataan Bangunan dengan melakukan perancangan ulang berdasarkan analisis kebutuhan serta aktivitas pengguna. Metode yang digunakan adalah metode behavioral, dengan pendekatan analisis aktivitas pengguna. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta beberapa pegawai untuk menggambarkan aktivitas keseharian mereka di dalam ruangan Bidang Penataan Bangunan dari awal masuk hingga pulang kerja, serta menjelaskan aktivitas yang dilakukan di setiap bagian ruangan. Selain itu, para reponden diminta menuliskan bagian ruangan yang menurut mereka nyaman dan tidak nyaman beserta alasannya. Responden dikelompokkan ke dalam tiga ketegori, yaitu rentang usia : 20-30 tahun, 30-40 tahun, dan 40-60 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola kegiatan dan preferensi ruang dari seluruh kelompok usia relatif serupa, karena kesamaan jenis pekerjaan dan rutinitas harian. Mayoritas responden menyatakan ketidaknyamanan terhadap ruang pantry, ruang arsip, ruang admin, jalan masuk, dan ruang kantor, karena dianggap sempit, tidak tertata, dan kurang nyaman. Pernyataan ini menjadi dasar dalam merancang kembali ruang yang lebih ergonomis, efisien, dan mendukung kenyamanan kerja pegawai Bidang Penataan bangunan.
Analisis Fungsi dan Efisiensi Ruang di Zona Kuning IGD RSUD Kanjuruhan Ajeng Aisyah Tyandira Tamara; Rini Hidayati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan rumah sakit dengan tingkat aktivitas dan kompleksitas tinggi, sehingga membutuhkan penataan ruang yang efisien dan fungsional. Zona kuning berperan sebagai area observasi bagi pasien dengan tingkat kegawatan sedang yang memerlukan pemantauan intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan efisiensi ruang pada zona kuning IGD RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang, khususnya setelah dilakukan revisi tata ruang pada lantai 1. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis dokumen berupa gambar denah rencana serta observasi lapangan untuk mengkaji kesesuaian fungsi ruang, hubungan antar ruang, dan pola sirkulasi pasien serta tenaga medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penempatan zona kuning telah strategis karena berdekatan dengan ruang triase, ruang tindakan, dan nurse station. Namun demikian, masih ditemukan permasalahan berupa keterbatasan visibilitas perawat terhadap seluruh bed, sirkulasi yang berpotensi tumpang tindih, serta kondisi lingkungan fisik yang kurang optimal dari segi ventilasi dan kebisingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan tata letak, pengaturan sirkulasi satu arah, dan peningkatan kualitas lingkungan ruang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan dan kenyamanan pasien di zona kuning IGD.
Analisis Ruang Responsif Desain Spasial untuk Tindakan Medis Rumah Sakit Permata Blora Hana Wahyu Fadhila; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain ruang rumah sakit memainkan peran penting dalam efektivitas tindakan medis dan tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini berfokus pada analisis desain ruang di Rumah Sakit Permata Blora, yang mengalami tantangan signifikan terkait pemisahan area bersih dan kotor, serta alur kerja yang kurang efisien. Melalui pendekatan kualitatif yang mencakup observasi, studi pustaka, dan wawancara, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dalam desain ruang dan memberikan rekomendasi berbasis data untuk perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakoptimalan desain berdampak pada keterlambatan penanganan pasien dan peningkatan risiko infeksi. Selain itu, wawancara dengan tenaga medis mengungkapkan frustrasi terkait desain yang tidak mendukung interaksi yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya revisi desain ruang yang responsif dan terintegrasi untuk meningkatkan pengalaman pasien dan efisiensi pelayanan medis. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan standar desain ruang rumah sakit yang lebih baik, tidak hanya untuk Rumah Sakit Permata Blora, tetapi juga untuk institusi kesehatan lainnya.