cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 828 Documents
Evaluasi Pencahayaan GOR Tapak Suci Yogyakarta dengan Simulasi DIALux untuk Optimalisasi Kenyamanan Visual Ardian Winilih; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendukung kegiatan olahraga modern yang didasari infrastruktur berkualitas dengan sistem pencahayaan yang nyaman sehingga dapat mendukung kegiatan aktivitas fisik maupun kinerja atlet. Analisis sistem pencahayaan dilakukan untuk mengetahui sistem pencahayaan yang tepat dan mendukung kenyamanan visual bagi pengguna Gedung Olahraga tersebut. Penelitian ini menerapkan metode Design Based-Research (DBR) dengan data awal berupa desain perencanaan menggunakan analisis berulang dan simulasi perangkat lunak DIALux yang berfokus untuk pembuatan tata letak pencahayaan prototype untuk menyempurnakan desain perencanaan sebelum bangunan tersebut dibangun. Hasil dari simulasi kuat arus pencahayaan di bangunan ini menghasilkan beberapa kondisi ruang seperti arena pertandingan yang mendapatkan hasil sebesar 792 lux yang memiliki kuat pencahayaan yang tinggi. Berdasarkan standar Permenpora No.0445 th 2014 dan SNI 6197:2020, ruang tribun juga masih memiliki tingkat kesilauan yang relatif tinggi (25), hal ini menyebabkan gangguan bagi pengunjung dan atlet pada saat melakukan kegiatan olahraga. Rekomendasi desain yang dapat diberikan untuk Gedung Olahraga ini adalah dengan menggunakan lampu LED High bay dan LED Flood light yang memiliki lumen tinggi, serta material lantai seperti vinyl, parket dan epoxy dengan finishing glosy, dinding seperti cat berwarma putih. Untuk meningkatkan kenyamanan visual bagi atlet dan penonton.
Analisis "Axis Flow" sebagai Pemandu Sirkulasi dan Narasi Spasial Le Jardin Secrets Eka Aditya Kusumajati; Rini Hidayati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur kontemporer menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan peran pemandu sirkulasi dengan kualitas narasi spasial, di mana potensi narasi spasial sering kali terabaikan demi keteraturan gerak semata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konsep axis flow sebagai strategi desain yang menjembatani peran ganda tersebut pada proyek Le Jardin Secrets di Semarang. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis arsitektural, penelitian mengevaluasi parameter sirkulasi dan narasi spasial melalui pembacaan dokumen rancangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa axis flow berhasil berfungsi sebagai sistem ganda yang efektif. Sebagai pemandu sirkulasi, axis flow membentuk konfigurasi jalur linear yang tegas guna memudahkan orientasi dan keterbacaan ruang bagi pengguna. Sebagai narasi spasial, konsep ini mengintegrasikan penempatan bukaan, pemilihan material, dan arah pandang (view) menjadi rangkaian peristiwa visual yang bertahap. Sintesis akhir membuktikan bahwa keterpaduan elemen-elemen tersebut menghasilkan pengalaman ruang yang terarah, berlapis, dan koheren. Dengan demikian, axis flow merupakan instrumen desain yang mampu mengintegrasikan fungsi pemandu sirkulasi dengan kedalaman narasi spasial secara selaras.
Integrasi Prinsip Healing Environment dalam Perancangan Bangunan Tropis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Penghuni Berlian Putra Pamungkas; Dyah Widi Astuti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan gangguan kesehatan mental menunjukkan bahwa kualitas lingkungan binaan berperan penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis manusia. Di wilayah tropis seperti Indonesia, perancangan bangunan umumnya berfokus pada adaptasi iklim panas-lembap melalui prinsip arsitektur tropis, namun masih menitikberatkan aspek kenyamanan termal dan efisiensi energi, sementara dimensi psikologis pengguna belum terintegrasi secara komprehensif. Di sisi lain, konsep healing environment terbukti mampu menurunkan stres dan meningkatkan kesejahteraan mental, tetapi penerapannya masih dominan pada fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka integratif antara prinsip healing environment dan arsitektur tropis dalam mendukung kesejahteraan psikologis penghuni. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan analisis tematik dan sintesis konseptual terhadap jurnal nasional dan internasional dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pencahayaan alami terdiffusi, ventilasi silang, vegetasi, ruang transisi, material alami, serta pengaturan zonasi ruang menenangkan berkontribusi terhadap penurunan stres, peningkatan rasa aman, dan stabilitas emosional penghuni bangunan tropis.
Analisis Kinerja Pencahayaan Alami Desain Bangunan Kost menggunakan Simulasi Software DIALux Evo (Studi Kasus: Kost di Kartasura) Yano Brama Yuda; Wisnu Setiawan
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan aspek penting dalam bangunan hunian kost karena berpengaruh terhadap kualitas ruang dan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pencahayaan alami pada bangunan kost dua lantai di kawasan Kartasura berdasarkan tingkat iluminansi dan kesesuaiannya terhadap standar SNI 6197:2020.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode simulasi pencahayaan alami menggunakan perangkat lunak DIALux Evo. Simulasi dilakukan pada tiga waktu pengamatan, yaitu pukul 08.00, 12.00, dan 15.00 WIB, untuk mengetahui variasi tingkat iluminansi cahaya alami pada setiap ruang. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil simulasi terhadap standar pencahayaan yang berlaku.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan alami paling optimal terjadi pada pukul 12.00 WIB, di mana sebagian besar ruang kamar tidur telah memenuhi standar iluminansi minimum. Namun, pada pagi dan sore hari masih ditemukan beberapa ruang yang berada pada kategori hampir memenuhi hingga tidak memenuhi standar, terutama ruang yang memiliki keterbatasan bukaan seperti KM/WC dan ruang di bagian tengah bangunan. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja pencahayaan alami pada bangunan kost belum merata sepanjang waktu penggunaan ruang.
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Pemanfaatan Alun-Alun Lor Boyolali Ditinjau dari Aspek Kenyamanan Lingkungan Dewi Anggraini; Nur Rahmawati Syamsiyah
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alun-Alun Lor Boyolali merupakan salah satu ruang terbuka publik yang memiliki posisi strategis, terletak di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Meskipun telah memiliki fasilitas seperti area panggung, tempat duduk tribun, dan kamar mandi umum, pemanfaatan ruang ini masih tergolong rendah. Aktivitas masyarakat terbatas pada kegiatan olahraga ringan oleh warga sekitar, sedangkan potensi ruang publik sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi belum tergali optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya pemanfaatan Alun-Alun Lor Boyolali ditinjau dari aspek kenyamanan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran, yaitu kualitatif deskriptif yang didukung oleh pendekatan kuantitatif sederhana. Kualitatif deskriptif dilakukan melalui observasi aktivitas berdasarkan rentang waktu tertentu, pencatatan jumlah dan jenis pengguna, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemanfaatan alun-alun dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain yaitu lokasi yang bersebelahan dengan jalur cepat sehingga menimbulkan kebisingan dan rasa kurang aman, kenyamanan lingkungan yang rendah akibat minimnya vegetasi peneduh, keterbatasan fasilitas pendukung seperti tempat sampah dan penerangan, serta tidak adanya kegiatan rutin yang mampu menarik pengunjung.
Perancangan Bangunan Multifungsi dengan Pendekatan Analisis Fungsi Ruang dan Konektivitas antar Zona Privat dan Publik Aditya Taufiq Al Hakim; Wisnu Setiawan
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan bangunan multifungsi yang menggabungkan rumah tinggal dan restoran memerlukan pengaturan ruang untuk kebutuhan aktivitas privat dan publik. Penelitian ini bertujuan merancang bangunan rumah dan restoran melalui pendekatan analisis fungsi ruang dan konektivitas antar zona privat dan publik. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan ruang, pola aktivitas pengguna, hubungan antar ruang, serta analisis sirkulasi dan konektivitas. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pembagian zonasi yang jelas, pemisahan akses berdasarkan jenis pengguna, dan penerapan ruang transisi yang tepat mampu meminimalkan konflik aktivitas antara penghuni dan pengunjung, sekaligus menjaga kenyamanan dan privasi hunian. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan lahan perkotaan dengan tetap mengutamakan efisiensi, kenyamanan, dan kualitas ruang pada bangunan multifungsi.
Evaluasi Amenities Ruang Publik pada Taman Hutan Kota GBK Jakarta sebagai Dasar Pengembangan Ruang Publik yang Inklusif Gladys Puspa Ramasta; Muhammad Siam Priyono Nugroho
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, merupakan ruang publik perkotaan yang dimanfaatkan oleh masyarakat dengan kebutuhan yang beragam. Dalam konteks tersebut, kualitas amenities ruang publik seperti toilet umum, toilet difabel, dan musholla memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan, aksesibilitas, dan keberlanjutan penggunaan ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi amenities ruang publik di Taman Hutan Kota GBK dengan menggunakan prinsip Universal Design sebagai dasar analisis serta standar perancangan fasilitas publik sebagai acuan penilaian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting fasilitas toilet umum, toilet difabel, dan musholla terhadap prinsip Universal Design dan ketentuan perancangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amenities ruang publik di Taman Hutan Kota GBK belum sepenuhnya memenuhi prinsip inklusivitas. Temuan utama meliputi keterbatasan kapasitas toilet umum, ketiadaan fasilitas toilet difabel, serta musholla dengan luasan dan fasilitas pendukung yang terbatas, sehingga belum mampu mengakomodasi kebutuhan pengguna secara setara. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan rekomendasi desain berupa penataan ulang layout fasilitas, penyediaan toilet difabel, serta peningkatan aksesibilitas dan keterbacaan ruang sebagai upaya peningkatan kualitas amenities ruang publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kenyamanan Termal pada Ruang Studio Khakimatta Bantul, Yogyakarta dengan Model Design Outdoor Ratih Ayu Tyasti; I Indrawati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Khakimatta di Bantul, Yogyakarta, yang menerapkan konsep design outdoor. Evaluasi dilakukan melalui kombinasi pengukuran parameter lingkungan fisik dan penilaian persepsi subjektif pengguna. Metode penelitian meliputi observasi lapangan selama dua hari dengan variasi kondisi kipas angin dinyalakan dan dimatikan, serta penyebaran kuesioner kepada delapan responden pengguna studio. Hasil pengukuran fisik menunjukkan bahwa rata-rata suhu ruangan mencapai 29,9°C dan kelembaban udara rata-rata sebesar 74,5%, di mana keduanya melebihi standar SNI. Kecepatan udara berada pada kategori sangat rendah dengan nilai rata-rata 0,06-0,09 m/s. Meskipun secara umum pengguna memberikan skor kepuasan rata-rata sebesar 3,8 dengan kategori setuju, sebanyak 65% responden menyatakan bahwa suhu ruang terasa panas pada siang hari. Penggunaan kipas angin belum memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan suhu ruang maupun peningkatan kenyamanan termal. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kenyamanan termal di Studio Khakimatta masih kurang optimal, yang terutama dipengaruhi oleh tingginya suhu dan kelembaban udara, sehingga diperlukan strategi pengendalian panas dan kelembaban ruang yang lebih efektif.
Pemanfaatan Bata dan Bambu melalui Strategi Tektonika dalam Pendekatan Estetika Fungsional Restoran Gilang Maulana Ardyawan; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Restoran merupakan sebuah bangunan yang mempunyai tuntutan kuat dengan kenyamanan visual, dan pengalaman ruang yang memiliki estetika dan fungsional. Pemanfaatan material lokal bata dan bambu dipilih karena memiliki ketersediaan lokal yang tinggi, adaptif terhadap iklim tropis dan potensi strategi tektonika yang kuat. Material lokal diposisikan sebagai aspek penting dalam desain tektonika arsitektur, dengan menunjukkan potensi bata dan bambu sebagai elemen visual dan fungsional. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan material lokal bata dan bambu melalui strategi desain tektonika dalam perancangan bangunan restoran. Fokus uji penelitian diarahkan pada strategi penerapan tektonika pada bata dan bambu sebagai elemen arsitektural melalui eksplorasi susunan dan modul tektonika yang mampu berfungsi secara optimal dan fungsional sekaligus menampilkan kualitas estetika visual. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi eksploratif berbasis desain dengan proses simulasi tiga dimensi. Eksplorasi dan simulasi difokuskan pada pola susunan, modul tektonika, serta pemanfaatan cahaya alami dan bayangan sebagai ekspresi arsitektural serta fungsionalitas terhapap ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tektonika bata dan bambu pada pola susunan dan modul tektonika menjadi indikator keberhasilan desain eksplorasi material yang estetika, fungsional, serta mendukung prinsip keberlanjutan dan kenyamanan ruang. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi wawasan dan literatur dalam pemanfaatan material bata dan bambu menggunakan strategi tektonika dalam perancangan arsitektur.
Analisis Komparatif Pola Parkir untuk Optimalisasi Sirkulasi Kendaraan di Pabrik Manly Sukoharjo Amelia Risqi Yanuarisa; Wilda Maulina
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan lahan parkir pada kawasan industri yang berada di tengah permukiman padat sering memicu konflik sirkulasi dan gangguan sosial akibat praktik parkir liar. Pabrik Manly Sukoharjo menghadapi permasalahan serupa, dengan kebutuhan parkir sepeda motor karyawan mencapai 300 unit pada lahan terbatas seluas ±807 m². Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas beberapa pola parkir untuk memperoleh konfigurasi paling optimal dalam meningkatkan kapasitas dan kelancaran sirkulasi kendaraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-komparatif melalui studi kasus, dengan simulasi tata letak berdasarkan parameter kapasitas, efisiensi ruang, dan kelancaran manuver. Dua alternatif utama dianalisis, yaitu sistem parkir vertikal dan pola parkir pulau sudut 90° konfigurasi tiga baris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem parkir vertikal unggul dari sisi kapasitas maksimal, pola parkir pulau 90° terbukti lebih efisien, ekonomis, dan realistis diterapkan. Pola ini mampu memenuhi kebutuhan 300 unit sepeda motor, meningkatkan keteraturan parkir, serta mengurangi konflik sirkulasi tanpa memerlukan intervensi struktural kompleks. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi parkir pada lahan terbatas dapat dicapai melalui penataan ruang dan sistem sirkulasi yang tepat.