cover
Contact Name
M. Azuz Shony Azhar
Contact Email
baktikita@unisda.ac.id
Phone
+6285733351590
Journal Mail Official
baktikita@unisda.ac.id
Editorial Address
Jl. Airlangga No. 03 Sukodadi Lamongan
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat: BAKTI KITA
ISSN : -     EISSN : 27236285     DOI : -
Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 177 Documents
Gerakan Seribu Uluran Tangan (Sedikit Uluran Tangan Sangat Bermakna) Khafidhoh Nurul Aini; Bayu Rangga Dirga Hutama; Putra Ajib Pernando
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i1.1931

Abstract

Aktualisasi manusia sebagai makhluk sosial, tercermin dalam kehidupan berkelompok. Tujuan manusia berkelompok adalah untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya, Kehidupan berkelompok mempunyai tujuan meningkatkan kebahagiaan hidupnya, bahkan bisa dikatakan kebahagiaan dan keberdayaan hidup manusia hanya bisa di penuhi dengan cara berkelompok. Tanpa berkelompok tujuan hidup manusia yaitu mencapai kebahagiaan dan krsejahteraan tidak akan bisa tercapai, Kehidupan bersosial dan guyup rukun sudah sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi hal yang wajib dilakukan bagi masyarakat yang hidup berdampingan satu sama lain. Kehidupan bersosial sangat membantu dalam menyelesaikan banyak pekerjaan. Akan tetapi ternyata kehidupan bersosial pun tidak dapat menjamin masyarakat untuk saling mengerti situasi dan kondisi satu sama lain. Masih banyak masyarakat yang acuh dan kurang sadar terhadap kehidupan tetangga ataupun lingkungannya, sehingga masih sering terjadi kekurangan baik dalam segi ekonomi maupun pangan.
Menumbuhkan Home Industri Budidaya Jamur Tiram Di Desa Betet Kec. Kepohbaru Rifky Ardhana Kisno Saputra; Ahmad Thoyibul Hanif; Nailatun Nafisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i1.1933

Abstract

Jamur tiram adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasydiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. jamur tiram memiliki berbagai manfaat yaitu sebagai makanan, menurunkan kolestrol, sebagai antibakterial dan antitumor, serta dapat menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keahlian serta ekonomi masyarakat. Jamur tiram bisa dijadikan peluang usaha rumah oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Sudah banyak bukti orang yangsukses saat ini karena melakukan budidaya jamur tiram, mereka merintis usahanya sejak masih muda hingga bisa berkembang menjadi usaha yang bisa memberikan manfaat untuk diri sendiri maupun orang lain.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Wisata "Sidomukti Park" nilna nilna; Dwi Cahyo Saputro; Eka Tri Martiya; Silfa Mulyani Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i1.1934

Abstract

kota serta daerah yang mempromosikan tempat wisata di daerahnya, demi melonjaknya jumlah wisatawan yang berkunjung serta berputarnya roda ekonomi di daerah tersebut. Dalam promosinya, media sosial merupakan cara ampuh dalam menggaet wisatawan, terutama kalangan anak muda yang setiap saat tak pernah putus membuka aplikasi mereka, baik Instagram, Facebook dan lain sebagainya. Dan di desa Sidomukti kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro ini terdapat potensi wisata yang sangatlah bagus yang berbentuk dua waduk dengan di kelilingi pohon jati serta beberapa lahan kosong di sekitarnya yang nantinya akan mampu mendongkrak roda perekonomian masyarakat sekitar jika nantinya mampu realisasikan menjadi tempat wisata. Untuk itu kami berupaya memaksimalkan potensi wisata yang dimiliki desa dengan berkoordinasi serta memberikan terobosan tentang konsep wisata itu nantinya, baik berupa tata letak taman, kebun buah-buahan serta beberapa tempat spot foto yang sangat di gandrungi oleh kalangan kaum milenial. Dan tempat wisata tersebut akhirnya di beri nama “Sidomukti Park. Adapun tujuan dari kegiatan pengembangan “Sidomukti Park” ini adalah demi terciptanya desa yang sejahtera lewat pemanfaatan potensi desa menjadi objek wisata yang nantinya dari progam ini akan banyak keuntungan yang di peroleh, terutama dalam segi ekonomi masyarakat sekitar akan juga merasakannya dampaknya, seperti bisa menyediakan lahan parkir, homestay serta dalam segi perawatannya nantinya bisa bekerja sama dengan masyarakat sekitar, terutama karang taruna. Sehingga dari progam ini nantinya akan ada pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan demi adanya inovasi-inovasi baru terkait wisata “Sidomukti Park” ini. Maka dalam menunjang pengembangan wisata ini metode yang digunakan dalam pengembangannya adalah metode penelitian kualitatif dengan pedekatan studi kasus, penelitian ini bermaksud untuk memberikan memberikan uraian mengenai pemberdayaan masyarakat melalui progam “Sidomukti Park”. Dan hasil dari kegiatan tersebut adalah adanya sebuah konsep terkait wisata “Sidomukti Park” kedepannya, baik dari segi penataan hingga adanya progam pemberdayaan masyarakat lewat wisata tersebut. Terbukti untuk tahun ini wisata tersebut mendapat bantuan berupa Fliying Fox dari Dinas Kepariwisataan, yang nantinya akan digunakan untuk menunjang keindahan wisata alam tersebut.
Peluang Bisnis Masa Depan Desa Tlogorejo Dengan Crispy Lele Istiqomah Istiqomah; Achmad Irfan Fachrudin; Adi Firman Rohmanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i1.1935

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan motivasi dan pelatihan kepada warga mayarakat tentang nilai jual dari ikan lele yang diolah menjadi makanan ringan berupa crispy lele yang memiliki banyak kandungan gizi yang berguna untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah ceramah,diskusi, demonstrasi atau pelatihan. Karakteristik warga peserta pelatihan sebagian besar usianya 30 tahun keatas. Kebutuhan bahan baku ikan lele sebanyak 4 Kg dengan harga Rp 140.000,00 dan menghasilkan crispy lele sebanyak 16 pcs dengan harga jual Rp 10.000,00/pcs. Pendapatan kotor sebesar Rp 160.000,00 dan keuntungan sebesar Rp. 20.000,00. Jadi usaha crispy lele cukup layak untuk dikembangkan dan dapat meningkatkan pendapatan warga masyarakat Desa Tlogorejo.
SOSIALISASI PENTINGNYA TOLERANSI TERHADAP PERBEDAAN PENDAPAT DI DESA SIMOREJO KEPOHBARU BOJONEGORO Laila Tri Lestari; Domingos Ferreira; Faiza Qurotul Aini
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i2.2491

Abstract

Community service activities carried out by the Islamic University Community Service Program at the University of Darul Ulum Lamongan which was held in early July 17 to 17 August 2019. That is Located in the village of Simorejo, Kepohbaru sub-district, Bojonegoro district, it has made a very significant contribution for the community members, especially in the Simorejo village area, Kepohbaru sub-district, Bojonegoro district, received very good reception and high enthusiasm. The socialization of the importance of tolerance towards differences of opinion carried out in Kepohbaru District can be used as a first step to prevent unfair behavior and improve unsafe environmental conditions as well, and to prevent the risk of social jealousy that can result in division among villages. As of late there has been a lack of familiarity between villages, which has resulted in the prosperity of the village. Some of the factors supporting these activities include: the socialization participants have a great willingness to obtain information and knowledge about the importance of maintaining friendship between people, knowing the importance of mutual cooperation and social. And how to communicate well with others. Some of the obstacles faced at the time of socialization were the importance of being tolerant of differences of opinion among people. (1) There are limitations in supporting facilities for conducting socialization and presentations, including the absence of a projector LCD. (2) Training activities planned to run for 2 days could not be realized due to collision with the activities of the participants who were mostly farmers, where their activities began in the morning. So the socialization team found it difficult to adjust the suitable time.
PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DESA SEBAGAI UPAYA INISIALISASI BUDAYA LITERASI MASYARAKAT DI DESA BALONGDOWO Abdur Rohim; Muhamad Alim Cahyono; Muhamad Syaifudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i2.2492

Abstract

Balongdowo Village is one of 25 villages located in Kepohbaru sub-district, Bojonegoro Regency, East Java Province. The village of Balongdowo has a village hall that has TV and WIFI facilities, and the problem here is that the password from the wifi can be used by the general public, resulting in children of student age coming to the village hall to play online games or just internet. And in terms of things that make children become lazy to learn, especially the culture of literacy that has recently been greatly reduced and the emergence of online games that make children forget the importance of learning, especially reading. For this reason, the writer has the thought to create a superior program from KKN in the village of Balongdowo, which is to create a village library. That aims to make children who are still students to read books more often and gradually leave the habit of playing online games. The aim of the library here is the development of human resources who are able to manage information and publications in line with the development of information technology, with the method of making a book twice a week, the results that can be achieved are making Balongdowo villagers love to read, and likewise the continuation of the program will be continued by village officials or village youth as well as a follow-up program for next year in order to be able to continue in the footsteps of village in balongdowo in 2019 which is to update the library which is very useful in the village.
PELATIHAN PEMBUATAN KRUPUK UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN IBU-IBU DESA MUDUNG KEPOHBARU BOJONEGORO. M.Azuz Shony Azhar; Ayu Rohmana; Anis Mafulah
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v1i2.2493

Abstract

KeyOnion crackers are one type of crackers whose basic ingredients use tapioca flour. Besides being cheap and easy to get, these onion crackers are also very popular with the public. In addition, the shape of onion crackers in the community so far is only mediocre, namely round oval, so it needs creativity in making onion crackers by making onion crackers into other forms that are more interesting. The shape of crackers, basic ingredients and packaging can also affect the economic value of crackers. The problem in this study is the existence of problems in the economic field in the household, the lack of income in the family because it only depends on one family backbone. so that in this study aims at the existence of new innovations from making onion crackers are expected to help the family economy, especially for mothers in the village of Mudung, Kepobaru District, Bojonegoro Regency.