cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Analisis Rekomendasi Peraturan Pemerintah Turunan dari Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi Adnyana, Rinaldi Agung; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.006 KB)

Abstract

Hadirnya Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mengantikan regulasi lama yang telah berusia 18 tahun yakni Undang Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi beserta peraturan turunannya, diharapkan akan memberikan sudut dan cara pandang terkait hal pengaturan konstruksi akan menjadi semakin berkembang. Berbagai problematika dan mungkin kekurangan yang terdapat di dalam regulasi lama, maka melalui Undang Undang baru ini beserta rencana adanya Peraturan Pemerintah turunannya diharapkan akan dapat mengatasi hal tersebut,sehingga diharapkan regulasi ini beserta peraturan turunan adalah harapan baru dalam perkembangan jasa konstruksi ke depanPermasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah apa saja prioritas yang perlu diperhatikan dalam undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi serta bagaimana hasil analisis prioritas dari hal-hal penting yang diatur di dalam undangundang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi untuk dapat ditindak lanjuti menjadi peraturan turunan berikutnya.Hasil analisis didapatkan melalui metode kualitatif-kuantitatif baik melalui diskusi pakar dan kuesioner, serta mengacu ke beberapa data sekunder yang relevan sehingga dapat memberikan masukan bagi pemerintah dalam pengambilan keputusan terkait dengan pembentukan peraturan pemerintah baru turunan dari Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dimana hasil analisis terdapat 7 (tujuh) variabel yang terdiri dari 6 (enam) faktor penting untuk dijadikan peraturan turunan dari undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi yaitu pada faktor jasa & usaha konstruksi.
Identifikasi Faktor-Faktor yang Menyebabkan Cost Overrun pada Konstruksi Gedung Bertingkat Darmanto, Budi; Widjayakusuma, Jack; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.42 KB)

Abstract

Pembagunan gedung bertingkat adalah pembangunan yang sudah tidak asing lagi di seluruh nusantara ini. Pembangunan di segala bidang merupakan acaun yang akan diterapkan. Dalam penelitian ini ada beberapa permasalahan yaitu, bagaimana analisis tentang penyebab pembengkakan biaya, dan indikator apa saja yang berkontribusi terhadap pembengkakan biaya. Produktivitas yang rendah pada pelaksanaan pembangunan akan mengakibatkan keterlambatan proyek dan berdampak cost overrun, yang besarnya tergantung dari nilai proyek. Maka semakin lama keterlambatan proyek makin besar pula pembengkakan pada biaya ( cost overrun). pembengkakan biaya bisa terjadi dari beberapa aspek diantaranya, aspek estimasi biaya, pelaksnaan dan hubungan kerja, aspek dokumen, faktor material, tenaga kerja, peralatan, lingkungan dan pendanaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan alat ukur quisioner dan menggunakan bantuan program SPSS. Dari analisis penelitian kami mengambil dari berbagai teori/pendapat, buku-buku, para pakar dan hasil penelitian yang sebelumnya, indikator yang berkontribusi terhadap pembangkakan biaya diantaranya, manager proyek tidak kompeten, kurang koordinasi antara main kontraktor dengan sub kontraktor, kontraktor kurang mampu dalam bekerja, keterlambatan dalam persetujuan gambar, perubahan gambar dan lain-lain . Dari diantara indikator yang paling berpengaruh terhadap pembengkakan biaya adalah rendahnya produktifitas kerja sehingga dapat mempengaruhi kinerja konstruksi.
Identifikasi Faktor Risiko Cost Overrun yang Bernilai Risiko Tinggi pada Tahap Perencanaan dan Tahap Pelaksanaan pada Proyek Gedung Tinggi di DKI Jakarta Rahmayanti, Yulia; Sihombing, Lukas; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.836 KB)

Abstract

Dalam sebuah proyek gedung tinggi, risiko merupakan suatu hal yang dapat terjadi dan tidak dapat dihilangkan. Manajemen risiko adalah pendekatan yang dilakukan terhadap risiko, dengan cara memahami, mengidentifikasi atau mengevaluasi risiko suatu proyek (Labombang, 2011). Cost overrun merupakan salah satu risiko yang dapat terjadi pada sebuah proyek konstruksi, dimana biaya pelaksanaan yag dikeluarkan lebih besar dari biaya rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya risiko cost overrun yang bernilai risiko tinggi baik yang merupakan efek dari tahap perencanaan dan yang merupakan efek dari tahap perencanaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan mengkaji literatur dan penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan dalam rentang periode tahun 2010 sampai dengan 2020. Kemudian dianalisa dengan menggunakan Probability and Impact Matriks (PIM) berdasarkan PMBOK edisi ke-5. Dari hasil analisa yang dilakukan diambil lima risiko cost overrun bernilai risiko tinggi yang merupakan efek dari tahap perencanaan dan lima risiko cost overrun bernilai risiko tinggi yang merupakan efek tahap pelaksanaan. Faktor-faktor tersebut akan dijadikan rekomendasi yang akan digunakan untuk penelitian tahap selanjutnya, yaitu mencari peran quantity surveyor untuk mengurangi risiko cost overrun.
Analisis Penjaminan Mutu terhadap Kinerja Mutu Produk pada Proyek Bangunan Gedung X di Jakarta Sumurung, George A.; Sihombing, Lukas B.; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.085 KB)

Abstract

Mutu merupakan sasaran pada suatu proyek selain biaya dan waktu. Program penjaminan mutu pada proyek berfungi untuk menjamin proses selama masa produksi mencapai sasaran mutu yang telah disepakati. Adanya temuan cacat produk pada proyek bangunan gedung X di Jakarta menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktorfaktor penjaminan mutu terhadap kinerja mutu produk, menganalisis faktor-faktor penjaminan mutu terhadap kinerja mutu produk, mengdentifikasi faktor-fakor penjaminan mutu yang berkontribusi terhadap kinerja mutu produk pada proyek bangunan gedung X di Jakarta. Metodologi penelitian ini adalah bersifat kuantitatif yaitu dimulai dengan mengidentifikasi faktor-faktor penjaminan mutu melalui studi literatur, melakukan validasi faktor-faktor kepada para responden pakar, melakukan survey dengan menyebarkan kuisioner kepada responden, dan menganalisis hasil survey tersebut. Dari hasil penelitian ini ditemukan 6 faktor penjaminan mutu yang berpengaruh terhadap kinerja mutu produk dari proyek bangunan gedung X di Jakarta yaitu melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proses prosedur work instruction, memiliki dokumen yang memuat persyaratan mutu yang ditetapkan oleh perusahaan dan standar mutu nasional/internasional, mengadakan program training kepada staff mengenai Penjaminan mutu, membuat rekomendasi peningkatan produk dalam laporan informasi mutu proyek dan menetapkan kriteria untuk proses produksi.
Analisis Estimasi Durasi Proyek dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Waktu pada Proyek-Proyek Perusahaan X Lawalata, Yoses; Mochtar, Krishna; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.407 KB)

Abstract

Estimasi durasi proyek merupakan salah satu unsur yang mengisi skenario dinamis pada setiap proyek konstruksi. Studi akan estimasi durasi proyek tentu perlu dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari industri konstruksi. Penelitian ini, melakukan pembahasan yang dikonsentrasikan untuk proyek bangunan gedung di lingkungan Perusahaan X. Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya keterkaitan antara faktor-faktor pada estimasi durasi proyek terhadap kinerja waktu yang lebih efektif dan efisien. Pendekatan yang dilakukan adalah metode kualitatif yang bersumber dari data-data proyek sebelumnya, data-data tersebut digunakan untuk mengidentifikasi pengertian serta indikator dalam pembahasan permasalahan yang diangkat. Melalui penelitian ini diharapkan diketahuinya variabel-variabel serta faktorfaktor yang paling mempengaruhi dari segi estimasi durasi proyek terhadap peningkatan kinerja waktu pada proyek-proyek Perusahaan X. Melalui studi ini didapatkan didapatkan sebelas variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja waktu. Dari kesebelas variabel tersebut didapatkan variabel-variabel seperti pekerjaan pengecatan, pembuatan furnitur standar perusahaan X, dan pekerjaan fasad didapati paling berpengaruh terhadap kinerja waktu. Sementara itu, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor pekerjaan dalam lingkup arsitektur. Dengan nilai kontribusi sebesar 64%. Dengan interpretasi bahwa pekerjaan dalam lingkup arsitektur pada proyek-proyek Perusahaan X sangat berpengaruh besar terhadap kinerja waktu proyek-proyeknya, dan bisa untuk lebih dioptimalkan. Melalui penelitian ini juga diberikan masukan dan rekomendasi untuk peningkatan yang dapat dilakukan.
Analisis Peluang Penggunaan Metode Pemindai Laser 3 Dimensi untuk Penjaminan Mutu di Era Industri 4.0 pada Proyek Konstruksi di Indonesia Pasaribu, Christian Martua; Idawati, Lusiana; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.102 KB)

Abstract

Revolusi industri 4.0 mendorong cara kerja industri semakin terkait dengan sistem jaringan atau data virtual, termasuk industri konstruksi. Perkembangan ini berdampak pada perkembangan teknologi yang menopang industri itu sendiri. Salah satu yang dimaksud adalah pemindai laser 3 dimensi, dengan fungsi utama menangkap objek nyata dan mengubah menjadi objek virtual.Penelitian ini mendalami perkembangan penjaminan mutu di era revolusi industri 4.0 pada proyek konstruksi; faktor yang mempengaruhi metode pemindai laser 3 dimensi agar menjadi bagian dalam penjaminan mutu di era revolusi industri 4.0 pada proyek konstruksi; hasil analisis dari temuan faktor mempengaruhi peluang metode pemindai laser 3 dimensi agar menjadi bagian dalam penjaminan mutu di era revolusi industri 4.0 pada proyek konstruksi; Serta memberi rekomendasi dari penelitian yang dikaji. Proses penelitian yang dilakukan yaitu penentuan topik, perumusan masalah, kajian pustaka, temuan faktor beserta variabel, penyebaran kuesioner, analisis hasil, pembahasan, kesimpulan dan rekomendasi. Ditemukan 4 variabel yaitu mempermudah pembaharuan gambar as-built, meningkatkan citra industri secara umum dan industri konstruksi secara khusus dengan teknologi yang tersedia untuk menjamin mutu pelaksanaan proyek konstruksi, mudah digerakkan untuk menghindari penghalang selama operasi pindai objek pada proyek konstruksi dan mampu memindai objek dari jarak 10 meter yang mempengaruhi peluang penggunaan metode pemindai laser 3 dimensi sebagai penjaminan mutu.
Pengaruh Risiko Penyedia Jasa Konstruksi Rancang Bangun terhadap Keberhasilan Kinerja Waktu Pelaksanaan Proyek Konstruksi Kawasan Bangunan Gedung Apartemen PT. XYZ Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Tumanggor, Ade Imanuel
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1332.067 KB)

Abstract

Secara umum risiko proyek konstruksi adalah suatu kejadian tidak pasti yang memiliki dampak negatif terhadap waktu, biaya maupun mutu proyek konstruksi. Risiko yang tidak pasti ini membuat para pihak pengguna jasa yang berkepentingan dalam proyek konstruksi mendistribusikan risiko pada penyedia jasa salah satunya dengan metode pelaksanaan konstruksi rancang bangun. Melalui hasil studi lapangan pada bangunan gedung apartemen PT.XYZ ditemukan penyimpangan kinerja waktu pelaksanaan konstruksi sebesar -12,68%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kinerja waktu tersebut dapat berisiko terhadap waktu seluruh penyelesaian proyek konstruksi kawasan bangunan gedung apartemen dan membuat terhambatnya pencapaian terhadap keberhasilan kinerja waktu pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor dan variabel risiko rancang bangun serta indikator keberkasilan kinerja waktu pelaksanaan proyek konstruksi melalui studi literatur berupa jurnal dan buku yang relevan. Proses analisis penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor dan variabel risiko rancang bangun terhadap kinerja waktu menggunakan metode survey statistik parametrik dengan SPSS version 23. Melalui hasil penelitian ini dihasilkan respon terhadap faktor dan variabel risiko rancang bangun yang perlu dikendalikan dalam mencapai keberhasilan kinerja waktu pelaksanaan konstruksi kawasan bangunan gedung apartemen PT.XYZ.
Pengukuran Emisi Gas Rumah Kaca dari Material Konstruksi Bangunan-Bangunan Gudang di Kabupaten Tangerang Irahadi, Derry Rijken; Idawati, Lusiana; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.363 KB)

Abstract

Salah satu penyebab perubahan iklim adalah meningkatnya emisi gas rumah kaca yang disebabkan aktivitas manusia. Menurut penelitian International Energy Agency, kegiatan industri konstruksi menyebabkan 20% dari emisi gas rumah kaca di seluruh dunia. Di Indonesia, kegiatan industri konstruksi menyebabkan 25% dari emisi gas rumah kaca. Dengan bertumbuhnya industri konstruksi dan upaya menurunkan emisi gas rumah kaca di industri lain, maka mengurangi emisi gas rumah kaca industri konstruksi menjadi lebih penting untuk diperhatikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh estimasi kuantitas emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh material konstruksi suatu kawasan pergudangan di Tangerang dengan menggunakan teknik Work Breakdown Structure. Penelitian ini meliputi studi pustaka untuk menentukan bahwa definisi pekerjaan yang terhitung untuk penelitian ini adalah cradleto-gate, dimana hanya emisi gas rumah kaca dari material konstruksi terhitung. Work Breakdown Structure dipakai untuk menguraikan kuantitas berbagai material konstruksi, menggunakan data rekaman proyek serta hasil studi literatur yang dipakai untuk menghitung emisi gas rumah kaca dari setiap jenis material. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa material cat baja (29%), baja (27%), dan beton (26%) paling menyebabkan emisi gas rumah kaca, sehingga penelitian selanjutnya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di bidang konstruksi pergudangan seharusnya lebih berfokus terhadap upaya mengurangi emisi gas rumah kaca yang disebabkan oleh pemakaian material tersebut.
Identifikasi Manfaat Sistem Enterprise Resources Planning sebagai Solusi terhadap Kendala Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 pada Perusahaan Konstruksi (Studi Kasus : Perusahaan Kontraktor PT. X) Zendrato, Eka Putra Jaya; Tani, Irawan; Simanjuntak, Manlian Ronald A.
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1436.324 KB)

Abstract

Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 merupakan standar yang sudah global diakui dan dipergunakan oleh perusahaan-perusahaan sebagai salah satu nilai lebih untuk menambah daya saing dalam menjual produk berupa barang atau jasa. Termasuk dalam bidang konstruksi, dimana penerapan Sistem Manajemen Mutu memberikan manfaat untuk menjaga konsistensi mutu produk dan proses pekerjaan. Bagaimanapun, penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 tidak semudah itu. Banyak kendala yang ditemukan dilapangan, berdasarkan dari hasil studi dari berbagai penelitian, dan pengalaman bertahun-tahun dari PT. X dalam pelaksanaan konstruksi, salah satu faktor dominan yang menjadi kendala implementasi SMM adalah waktu yang diperlukan dalam penerapan, terlalu banyak proses tulis menulis, kepemimpinan dan komitmen manajemen yang rendah. Berangkat dari beberapa faktor dominan tersebut, dengan tujuan untuk mengatasi kendala-kendala dalam penerapan SMM, PT. X mulai menerapkan Sistem Enterprise Resources Planning (ERP) pada perusahaannya. Dengan komitmen penuh manajemen puncak, PT. X mengembangkan sendiri Sistem Enterprise Resources Planning dan menerapkannya pada proyek yang baru berjalan terhitung tahun 2018. Permasalahan yang ditinjau dalam penulisan ini adalah faktor – faktor dominan apa saja yang menjadi kendala penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dilapangan (project proccess), faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi penerapan Sistem Enterprise Resources Planning di perusahaan konstruksi, rekomendasi apa yang didapatkan dari penelitian ini.
Analisis Risiko pada Proses Perencanaan dan Penjadwalan Proyek Konstruksi Infrastruktur di Provinsi DKI Jakarta Simanjuntak, Manlian Ronald A.; Huka, Amus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2020: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.728 KB)

Abstract

Konsep Perencanaan dan Penjadwalan Proyek, sampai saat ini masih terbatas pada literasi manajemen proyek, relatif sedikit konsep tersebut dijadikan kriteria penilaian pada tender proyek. Misalnya faktor-faktor yang secara khusus mempengaruhi kinerja perencanaan dan penjadwalan Proyek. Studi/penelitian yang dilaporkan dalam penulisan ini menginvestigasi serangkaian faktor yang diidentifikasi sebagai faktor keuntungan/keberhasilan dan hambatan pada saat perencanaan dan penjadwalan suatu proyek konstruksi infrastruktur di DKI Jakarta. Fokus pada penelitian ini adalah, melakukan observasi dan kajian hanya terkait dengan permasalahan skala prioritas dan indikator risiko pada penjadwalan dalam proses perencanaan proyek-proyek konstruksi infrastruktur disektor transportasi yang dilakasanakan di wilayah propinsi DKI Jakarta. Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang akan dikaji pada penelitian ini yaitu: Apa saja Karakter Proyek Infrastruktur Di Provinsi DKI Jakarta?. nBagaimana gap analysis Perencanaan dan Pelaksanaan Infrastruktur di Jakarta?,Apa saja Risiko Potensial pada Proses Perencanaan dan Penjadwalan Proyek Konstruksi Infrastruktur di Provisnsi DKI Jakarta?.Apa saja Hasil Analisis Risiko Proses Perencanaan dan Penjadwalan Proyek Konstruksi Infrastruktur di Provisnsi DKI Jakarta? Sebagai Kota Metropolitan modern, kota Jakarta sangat padat penduduk, luas dan besar. Secara administraif kepemerintahan teridi atas 5 (lima) distrik kota, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Proyeksi Penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk DKI Jakarta pada tahun 2018 mencapai 10.467.600 jiwa. Aktivitas penduduk Provinsi DKI Jakarta, juga dipengaruhi oleh karakteristik kota-kota tetangga yaitu Banten, Bekasi, Bogor dan Tangerang. Volume kepadatan dan aktvitas penduduk membutuhkan fasilitas-fasilitas pendukung secara memadai dan terukur. Dengan kata lain, untuk memenuhi kelancanran aktivitas masyarakat perlu adanya ketersediaan infrastruktur yang memadai dan canggih. Jadi infrastruktur merupakan sistem fisik yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam lingkup sosial dan ekonomi. Secara teknis, infrastruktur di Provinsi DKI Jakarta, memiliki arti dan definisi yaitu aset fisik yang dirancang dalam sistem sehingga memberikan pelayanan publik sesuai kebutuhan. Kebutuhan konstruksi Infrastruktur secara langsung maupun tidak langsung akan mendorong tumbuhnya perekonomian kota. Provinsi DKI Jakarta, sedang mengejar ketertinggalannya sebagai ibukota negara besar. Konstruksi infrastruktur yang sementara dilaksanakan dan dikembangkan antra lain: Pembangunan Light Rail Transit (LRT), Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT), Menyambungkan ibu kota DKI Jakarta dengan kotakota lainya diulau jawa dengan pembangunan Jalan TOLdanJalanKeretaApicepatPelabuhan dan Lapangan Terbang Sanitasi, Sistem Pengelolaan Air bersihStudi ini akan menjangkau survei berbasis kuesioner untuk mengukur dampak dari masing-masing faktor. Data dianalisis menggunakan indeks dampak relatif (kepentingan) (Relative Impact Index -RII) dan atau Metode statistic lainnya. Atas dasar peringkat RII, dengan harapan hasilnya dapat mengungkapkan bahwa keuntungan dan hambatan yang diidentifikasi semuanya dapat dianggap signifikan. Ini bisa menyiratkan bahwa semua faktor harus dipertimbangkan sama dari perspektif perencanaan dan penjadwalan proyek, termasuk kontrol jadwal. Selain itu, hasil studi ini juga akan menunjukan bahwa system manajement proyek harus memperhatikan factor hambatan yang lebih signifikan untuk mengurangi dampak potensial kegagalan pada perencanaan dan penjadwalan proyek Konstruksi. Rekomendasi untuk mengurangi hambatan tersebut disajikan dan diharapkan dapat menjadi pilot atau pengarah bagi lembaga-lembaga pemerintah dan non pemerintah pada saat merencanakan pengadaan (Procurement) sebuah proyek Konstruksi di DKI Jakarta. Studi ini memberikan wawasan yang bermanfaat tentang dampak berbagai faktor pada perencanaan dan penjadwalan kinerja proyek-proyek konstruksi di DKI Jakarta dan bagaimana peningkatan mungkin dicapai.