cover
Contact Name
Eliyana Lulianthy
Contact Email
eliyana.lulianthy@polita.ac.id
Phone
+6289692544118
Journal Mail Official
jakiyah@polita.ac.id
Editorial Address
Jalan Ampera, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat 78114
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah
ISSN : 25276352     EISSN : 26139049     DOI : https://doi.org/10.35721/jakiyah.v7i1
Core Subject : Health, Science,
The journal contains relevant health studies analyzed from an integrated perspective including individual and population levels, experimental and clinical approaches, epidemiology, public health, disease prevention, and health promotion, diagnosis, treatment, prognosis and palliative care sourced from health disciplines. and other scientific disciplines. The focus and scope of the journal includes: Midwifery Maintenance Radiology Physiotherapy Analyst Health Nutrition Health Management Health-Accounting Health Communication Public Administration In The Health Sector Health Psychology Health Biotechnology Health Architecture Health Information Technology Anesthesiology Other.
Articles 75 Documents
Gaya Hidup dan Peran Orang Tua Dalam Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di SMK Pasundan Putra Cimahi Flora Honey Darmawan
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.27

Abstract

Latar belakang: Remaja adalah masa transisi/peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan fisik, psikis dan psikososial. Secara kronologis masa ini berkisar antara usia 10-19 tahun. Salah satu isu sosial dan klinis yang berkaitan dengan remaja adalah seks bebas. Perilaku ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya gaya hidup remaja dan peran orang tua. Pada tahun 2014-2015, ditemukan 5 kasus kehamilan di luar nikah yang terjadi di SMK Pasundan Putra Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya hidup dan peran orang tua dengan perilaku seks bebas remaja di SMK Pasundan Putra Cimahi.Metode: Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis observasional dan menggunakan desain cross sectional. Sampel sebanyak 50 orang remaja yang diambil dengan teknik Systematic Random Sampling. Data yang diperoleh merupakan data primer melalui kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian: menunjukkan hampir setengah responden memiliki gaya hidup negatif (44,9%), lebih dari setengah responden memiliki peran orang tua kurang (60%), hampir setengah responden pernah melakukan hubungan seksual (44%), ada hubungan siginifikan antara gaya hidup dan peran orang tua dengan perilaku seks bebas pada remaja (p<0,05). Simpulan: ada hubungan antara gaya hidup dan peran orang tua dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMK Pasundan Putra Cimahi.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Melong Asih Mega Dewi Lestari
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.28

Abstract

Latar belakang: Angka kematian bayi di Indonesia tahun 2015 sebesar 22,23 per 1000 kelahiran hidup dan 57% meninggal pada umur dibawah 1 tahun. Penyebab langsung pertama kematian bayi adalah berat bayi lahir rendah (BBLR) 35%. Terdapat peningkatan jumlah kasus BBLR di Puskesmas Melong Asih dari 31 kasus dengan jumlah kematian 6 bayi tahun 2015 menjadi 49 kasus dengan jumlah kematian 3 bayi tahun 2016. Faktor yang dapat menyebabkan BBLR yaitu usia ibu, umur kehamilan, paritas dan penyakit penyerta selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi korelasi antara karakteristik Ibu bersalin dengan kejadian BBLR di Puskesmas Melong Asih.Metode: Metode penelitian ini menggunakan study korelasi dengan rancangan cross sectional. Variabel dalam penelitian ini adalah BBLR, umur ibu, paritas, dan penyakit penyerta ibu. Data didapatkan dari buku register ibu di Puskesmas Melong Asih (data sekunder) dengan analisa data bivariat (chie-square).Hasil penelitian: menunjukan pvalue = 0,005; 0,799; dan 1,00 untuk hubungan antara umur ibu; paritas; dan penyakit penyerta dengan kejadian BBLR.Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian BBLR, namun tidak ada hubungan yang bermakna antara paritas serta penyakit penyerta ibu dengan kejadian BBLR.
Hubungan Pendampingan Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu Menghadapi Persalinan Di RSU Yarsi Pontianak Nurpratiwi
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.29

Abstract

Latar belakang: Persalinan merupakan salah satu peristiwa penting dan senantiasa diingat dalam kehidupan wanita. Kehadiran atau pendampingan suami saat persalinan akan membawa ketenangan dan dapat mengurangi kecemasan. Kehadiran suami akan membawa pengaruh positif secara psikologis, dan berdampak positif pada kesiapan ibu secara fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendampingan suami dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan di RSU YARSI Pontianak Tahun 2016.Metode: Desain penelitian menggunakan “Cross Sectional” dengan teknik “Purposive Sampling” dan jumlah sampel 30 orang. Pengambilan data diperoleh dengan observasi, kemudian dianalisis dengan uji korelasi r Pearson.Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p value adalah 0,038 α < 0,05 yaitu ada hubungan pendampingan suami dengan kecemasan ibu menghadapi persalinan di RSU YARSI Pontianak.Simpulan: Kehadiran pendamping suami selama proses persalinan dapat memberikan pengaruh positif terhadap ibu.
Pengaruh Lingkungan dan Stres Kerja Terhadap Disiplin Kerja dan Kinerja Tenaga Bidang Kesehatan Puskesmas di Kabupaten Ketapangan Kalimantan Barat Sella Ridha Agfiany
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.30

Abstract

Masayarakat (IPKM) yang pertama yaitu peningkatan jumlah jaringan dan kualitas saran dan prasarana yang berkaitan dengan lingkungan kerja dan disiplin kerja kemudian kebijakan ke enam yaitu pemerataan dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dasar dan sebaran tenaga kesehatann maka Puskesmas di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat harus memberikan perhatian khusus.Tujuan penelitian: tujuan ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan stress kerja terhadap disiplin kerja dan kinerja tenaga bidang kesehatan Puskesmas di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei dan analisis explanatory/sebab akibat. Metode pengambilan sampel penelitian ini adalah dengan Cluster Sampling dengan jumlah sampel 154 responden. Analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM).Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh lingkungan kerja, stress kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja tenaga bidang kesehatan puskesmas di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Hal ini dilihat dari hasil analisis olah data dengan menggunakan Amos versi 21.Simpulan :Disarankan untuk Puskesmas Kabupaten Ketapang meningkatkan sumber daya manusia dari tiap-tiap bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja. Perlu adanya perbaikan di dalam lingkungan kerja dan penerapan ketegasan didalam kedisiplinan tiap – tiap tenaga bidang kesehatan puskesmas.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Kesiapan Menikah pada Calon Pengantin di KUA Umbulharjo Yogyakarta Rizka Dita Hidayati
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.31

Abstract

Latar Belakang:Kesiapan menikah merupakan hal yang penting untuk dimiliki oleh pasangan yang akan menikah. Terdapat beberapa pertimbangan yang harus dimiliki oleh pasangan calon pengantin adalah kesiapan fisiologis, sosial dan psikologis. Kesiapan fisiologis termasuk didalamnya adalah pengetahuan kesehatan reproduksi.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kesiapan menikah.Metode:Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasidalam penelitian ini menggunakan tehnik total sampling dengan sampel 25 pasang calon pengantin dari Maret-April 2016.Hasil:Analisa data menggunakan korelasi chi square. Hasil uji statistik didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,02 (α < 0,05).Kesimpulan:Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan kesiapan menikah.
Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Bayi BBLR di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta Tahun 2013 Daevi khairunisa
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.32

Abstract

Latar Belakang: BBLR merupakan penyebab terbesar kematian bayi. Perawatan metode Kanguru merupakan salah satu perawatan uyang efektif bagi BBLR.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan berat badan pada bayi BBLR di RSUD Panembahan Senopati Bantul di Yogyakarta.Metode: Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan desain penelitian time series design yang dilakukan berulang-ulang baik sebelum dan sesudah perlakuan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling, dengan jumlah responden 16 BBLR. Teknik pengambilan data dengan observasi dan pemberian intervensi, data dianalisis dengan uji paired t-test.Hasil penelitian: ini menunjukkan bahwa pada perawatan metode kanguru hari pertama, hari kedua, dan hari ketiga diperoleh rata-rata peningkatan berat badan sebelum dan sesudah perlakuan sebesar 18,75 gr; 25 gr; dan 31,25 gr, yang ditunjukkan dengan hasil uji statistik didapatkan taraf signifikansi berturut-turut (p)=0,029; (p)=0,002; dan (p)=0,000.Kesimpulan: Menunjukkan bahwa secara statistik terdapat pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan berat badan pada BBLR di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta.
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap PUS dalam Pemilihan Kontrasepsi IUD di Puskesmas Wilayah Kerja Singkawang Selatan Tahun 2014 Marsela Renasari Presty; Nuryam Perwitasari; Citra Pertiwi
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i2.33

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah penduduk merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh seluruh dunia termasuk Indonesia dengan jumlah penduduk 237,6 juta jiwa. Pemerintah melakukan upaya untuk menekan peningkatan jumlah penduduk dengan sebuah program Keluarga Berencana (KB). Keterpaduan pelaksanaan program ini dapat diarahkan kepada pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Kurangnya pengetahuan, sikap, perubahan pola pemakaian kontrasepsi, juga pengaruh sosial budaya menjadi kendala yang dihadapi. Dari data Demografi Indonesia menyebutkan 60% penduduk Indonesia hanya tamatan sekolah dasar atau lebih rendah. Data ini menunjukkan ada pengaruh antara perbedaan pengetahuan KB pada masyarakat yang mempunyai perbedaan tingkat pendidikan rendah dan tinggi terhadap perilaku berKB.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap PUS (Pasangan Usia Subur) dengan pemilihan kontrasepsi IUD (Intrauterine Device) di Puskesmas Wilayah Kerja Singkawang Selatan Tahun 2014.Metode: Analitik observasional dengan pendekatan metode Cross Sectional dengan jumlah sampel minimal yaitu 30 orang dari jumlah total 868 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah Spearman Rank.Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Spearman Rank secara komputerisasi, diperoleh nilai ρ value 0,201 (ρ > 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap PUS dengan pemilihan kontrasepsi IUD.Simpulan: Sebaiknya dilakukan pendekatan dan penyuluhan atau pendidikan kesehatan, serta pemberian media berupa brosur atau pamflet yang lebih jelas tentang IUD. Selain itu peneliti lain dapat mengambil pengetahuan dan pengalaman dengan meneliti variabel lainnya.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri di Kota Ruteng Tentang Seks Pranikah Ni Nyoman Yeyen Abriyani; Ratih handayeni
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i2.34

Abstract

Latar Belakang Transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa melibatkan perubahan perkembangan fisik, seksual, psikologis dan sosial. Tranisisi ini menimbulkan risiko bagi kesehatan dan kesejahteraan mereka. Sekitar 21 remaja perempuan yang berumur 15-19 tahun dinegara berkembang, mengalami kehamilan setiap tahun dan hampir setengah kehamilan tersebut (49%) merupakan kehamilan yang tidak diinginkan. Kurangnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi menyebabkan remaja bersikap tidak baik terhadap dirinya. Perilaku seksual berisiko lebih tinggi pada remaja dengan tingkat pengetahuan rendah dibandingkan dengan tingkat pengetahuan menengah dan tingkat pengetahuan tinggi. Melakukan hubungan seksual pertama kali pada wanita dan pria mengalami peningkatan pada tahun 2012 yaitu 54% dan pada tahun 2017 yaitu 74% kelompok umur 15-19 tahun pria dan wanita merupakan kelompok umur yang tinggi melakukan hubungan seksual pertama kali. Hal ini berhubungan dengan tingginya angka kematian perempuan yang berdampak pada meningkatnya kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) yang terjadi pada remaja.Tujuan untuk mengetahui pengetahuan remaja putri di Kota Ruteng tentang seks pranikahMetode Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan studi potong lintang (cross sectional). Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri di Kota Ruteng yang berusia 15-19 tahun berjumlah 31 orang.Hasil Penelitian Hasil penelitian dari 31 remaja putri Kota Ruteng yang berpengetahuan baik 17 (54,8 %) dengan sikap negatif sebanyak 19 (61,3%) dan berdasarkan tabulasi silang remaja yang berpengetahuan baik dan bersikap negatif sebanyak 19 orang (70,6%). Kesimpulan Kesimpulan dari penelitian ini pengetahuan dan sikap remaja tentang seksual pranikah mempunyai pengetahuan baik dengan sikap negatif dan dari tabulasi silang responden yang mempunyai sikap negatif lebih banyak berpengetahuan baik.
Hubungan Informasi Tentang LGBT di Pelayanan Kesehatan dengan Stigma LGBT pada Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Amilya Pradita
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i2.35

Abstract

Pendahuluan : Informasi kesehatan memiliki pengaruh untuk mengarahkan opini masyarakat. LGBT merupakan salah satu kelompok masyarakat yang terus mendapatkan stigma dari masyarakat. Stigma terhadap kaum LGBT berdampak pada memburuknya kondisi psikologis mereka, seperti hilangnya rasa percaya diri, stress, depresi, cemas dan bahkan keinginan untuk bunuh diri.Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan informasi tentang LGBT di pelayanan kesehatan dengan stigma LGBT pada mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta tahun 2016.Metode Penelitian : Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 mahasiswa semester IV prodi DIV Bidan pendidik di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Tekhnik pengambilan sampel adalah total populasi. Pengambilan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan Kendall tau.Hasil Penelitian : Hasil uji statistik didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,166 dengan taraf signifikan 0,017 (α<0,05)Kesimpulan : Ada hubungan yang rendah informasi tentang LGBT di pelayanan kesehatan dengan stigma LGBT pada mahasiswa semester IV prodi DIV Bidan Pendidik di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Faktor Lingkungan dan Perilaku Orang Tua Pada Balita Stunting di Kabupaten Gorontalo Zul Fikar Ahmad; Siti Surya Indah Nurdin
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i2.36

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan dampak kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan anak. Hasil riset kesehatan dasar menemukan bahwa pada proporsi stunting atau balita pendek pada tahun 2018 sebesar 30,8% di Indonesia. Prevalensi stunting di Kabupaten Gorontalo pada tahun 2017 sebesar 32,3 %, lebih tinggi dari rata-rata nasional.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor lingkungan dan perilaku orang tua pada kasus stunting pada anak usia kurang dari 5 tahun di Kabupaten Gorontalo.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dan menggunakan desain case control study. Besar sampel sebanyak 59 orang untuk setiap kelompok kasus dan kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis bivariat menggunakan uji Chi Square dan Odd Ratio, dan analisis multivariat menggunakan uji Regresi Logistik.Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan Riwayat diare yang sering, kurangnya akses air bersih, dan terpapar asap rokok merupakan faktor risiko kejadian stunting. Kebiasaan cuci tangan pakai sabun merupakan faktor protektif terhadap kejadian stunting.Simpulan: Riwayat diare yang sering, kurangnya akses air bersih, dan terpapar asap rokok merupakan faktor risiko kejadian stunting di Kabupaten Gorontalo. Perilaku mencuci tangan pakai sabun merupakan faktor protektif terhadap kejadian stunting.