cover
Contact Name
Eliyana Lulianthy
Contact Email
eliyana.lulianthy@polita.ac.id
Phone
+6289692544118
Journal Mail Official
jakiyah@polita.ac.id
Editorial Address
Jalan Ampera, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kalimantan Barat 78114
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah
ISSN : 25276352     EISSN : 26139049     DOI : https://doi.org/10.35721/jakiyah.v7i1
Core Subject : Health, Science,
The journal contains relevant health studies analyzed from an integrated perspective including individual and population levels, experimental and clinical approaches, epidemiology, public health, disease prevention, and health promotion, diagnosis, treatment, prognosis and palliative care sourced from health disciplines. and other scientific disciplines. The focus and scope of the journal includes: Midwifery Maintenance Radiology Physiotherapy Analyst Health Nutrition Health Management Health-Accounting Health Communication Public Administration In The Health Sector Health Psychology Health Biotechnology Health Architecture Health Information Technology Anesthesiology Other.
Articles 75 Documents
Pengaruh Senam Hamil Pada Kelas Antenatal Terhadap Lama Persalinandi Puskesmas Kabupaten Wakatobi Dian Rosmala
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.14

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan suatu hal yang fisiologi namun bukan berarti tanpa resiko komplikasi,dimana komplikasi yang terjadi sebanyak 32% karena perdarahan, hipertensi dalam kehamilan (25%), infeksi (5%), di ikuti oleh persalinan yang lama (5%), abortus (1%) dan lain-lain (32%). Komplikasi disebabkan karena berbagai faktor yang dapat dicegah salah satunya dengan melakukan senam hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam hamil pada kelas antenatal terhadap lama persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dan bersalin di Puskesmas Kabupaten Wakatobi yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 42 orang. Sampel dibagi ke dalam kelompok kontrol dan intervensi kelas antenatal, masing-masing berjumlah 21 orang. Senam hamil dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan durasi waktu 90 menit setiap pertemuan yang dilakukan pada kelas antenatal. Data dianalisis dengan uji Fisher dan uji Mann-Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh senam hamil pada kelas antenatal terhadap lama persalinan pada kala I (p=0,014) dan kala II (p=0,005), kejadian lama persalinan yang normal pada ibu bersalin yang mengikuti senam hamil pada kelas antenatal lebih besar dibandingkan dengan ibu bersalin yang tidak senam hamil. Terdapat perbedaan yang signifikan dan tidak mengikuti kelas antenatal (p=0,017). Terdapat perbedaan yang signifikan antara lama persalinan kala II ibu bersalin yang mengikuti kelas antenatal dan tidak mengikuti kelas antenatal, dimana rata-rata lama persalinan kala II yang mengikuti kelas antenatal yaitu 51 menit sedangkan yang tidak mengikuti kelas antenatal yaitu 77 menit. Kesimpulan: Senam hamil berpengaruh terhadap lama persalinan kala I dan kala II, sehingga penting untuk ibu hamil mengikuti senam hamil dalam kelas antenatal
Pengetahuan Remaja Dan Peran Orang Tua Tentang Penyakit Menular Seksual Di Sman 76 Jakarta perwitasari
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.15

Abstract

Latar belakang: Remaja adalah salah satu masa transisi tercepat dalam perkembangannya sebagai individu. Perubahan fisik dan hormonal pada remaja dapat memicu masalah kesehatan karena munculnya dorongan perilaku seksual yang menjadikan remaja rawan terhadap penyakit dan masalah kesehatan reproduksi salah satunya adalah penyakit menular seksual (PMS). Orang tua merupakan faktor penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang PMS. PMS dapat menyebabkan masalah kesehatan serius dan meningkatkan biaya pelayanan kesehatan secara langsung dan tidak langsung baik negara maju maupun berkembang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang penyakit menular seksual dan peran orang tua remaja di SMAN 76 Jakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif analitik dan menggunakan desain cross sectional. Sampel sebanyak 36 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data diperoleh dari data primer dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian: Menunjukkan hampir setengah responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (44%) dan lebih dari setengah responden memiliki orang tua yang berperan (61%). Tidak ada hubungan antara orang tua yang berperan dengan tingkat pengetahuan baik atau cukup (p >0,05). Simpulan: Pendidikan mengenai penyakit menular seksual dari orang tua merupakan faktor esensial yang harus diberikan kepada remaja sebagai pendidikan informal di lingkungan rumah. Sehingga peran orang tua berkontribusi penting dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait perilaku seksual yang dapat menyebabkan PMS.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Ibu Menyusui Dalam Pemberian Asi Eksklusif trisna yuni handayani
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.16

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama enam bulan, tanpa menambahkan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017 menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan ASI eksklusif di Kepulauan Riau sebesar 29,3% dan selebihnya tidak memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam tahun 2018. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple Random Sampling. Besar sampel yaitu 80 ibu menyusu yang memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam tahun 2018. Alat pengumpulan data dengan kuesioner dan teknik analisis data regresi logistik. Hasil : Hasil penelitian ini adalah hubungan positif dan secara statistik signifikan antara pendidikan ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. (OR = 6.17; CI 95% 1.07 hingga 35.51; p = 0.042). pengetahuan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (OR =7.15; CI 95% 1.08 hingga 47.28; p = 0.041), media informasi dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif (OR = 5.18; CI 95% 1.44 hingga 18.61; p = 0.012). Namun tidak terdapat hubungan antara ibu bekerja dengan pemberian ASI eksklusif (OR= 1.05; CI 95% 0.25 hingga 4.39; p = 0.949). Kesimpulan : Faktor yang mempengaruhi keberhasilan ibu menyusui dalam pemberian ASI eksklusif adalah pendidikan ibu, pengetahuan, media informasi sedangkan pekerjaan ibu bukan merupakan faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Pekerjaan bukan hambatan bagi ibu untuk tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
Hubungan Perawatan Payudara Dengan Terjadinya Bendungan Air Susu Ibu (Asi) Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Paruga Kota Bima Nusa Tenggara Barat mardiaturahmah
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.17

Abstract

Latar Belakang: Perawatan payudara adalah suatu tindakan untuk merawat payudara terutama pada masa nifas (masa menyusui) untuk memperlancar pengeluaran ASI. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Puskesmas Paruga Kota Bima-NTB, ternyata masih banyak ibu nifas yang tidak melakukan perawatan payudara sehingga produksi ASI juga banyak yang tidak lancar. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan payudara dengan terjadinya bendungan ASI pada ibu nifas di Puskesmas Paruga Kota Bima-NTB. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah ibu nifas sebanyak 50 orang rata-rata sebulan di Puskesmas Paruga Kota Bima-NTB, dengan menggunakan teknik random sampling, maka besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 33 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa 20 ibu nifas (61%) yang tidak melakukan perawatan payudara dan 22 ibu nifas (67%) yang mengalami bendungan ASI. Setelah dianalisis, maka diperoleh p= 0,017 dengan derajat kemaknaan (α= 0,05). Sehingga didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara perawatan payudara dengan kejadian bendungan ASI pada ibu nifas di Puskesmas Paruga Kota Bima-NTB. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa perawatan payudara pada ibu masa nifas memiliki hubungan dengan kejadian bendungan ASI.
Dominasi Kontrasepsi Jenis Suntik Dan Pil Di Kalangan Pasangan Usia Subur (Pus) Desa Sungai Ambangah Kabupaten Kubu Raya khulul azmi
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.18

Abstract

Latar belakang: Kontrasepsi merupakan metode atau alat yang digunakan untuk mengatur kelahiran. Penggunaan kontrasepsi telah dianjurkan oleh pemerintah dan menjadi bagian dari program nasional. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui distribusi dan jenis kontrasepsi yang digunakan oleh populasi masyarakat tertentu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi jenis kontrasepsi yang digunakan oleh Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Sungai Ambangan Kabupaten Kubu Raya. Metode: Penelitian ini merupakan jenis observational study dengan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Sungai Ambangah yang berjumlah 814 pasang. Sumber data primer diperoleh dengan menggunakan instrumen kuisioner penelitian. Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa suntik dan pil mendominasi jenis kontrasepsi yang digunakan oleh PUS , dengan jumlah masing-masing 39.57% dan 33.41%. Sementara jenis kontrasepsi lain seperti kondom, MOW, dan MOP hanya mencapai kurang dari 2%. Simpulan: Dikalangan PUS Desa Sungai Ambangah Kabupaten Kubu Raya, suntik dan pil merupakan jenis kontrasepsi yang paling banyak digunakan.
Hubungan Antara Penggunaan Akseptor Kb Suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat Dengan Gangguan Menstruasi Di Praktek Bidan Mandiri Upik Pontianak sofia afritasari
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.19

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan survey pendahuluan, hasil pengamatan dan wawancara langsung dengan 10 orang akseptor KB suntik Depopropera yang sedang melakukan kunjungan ulang di Rumah Bersalin Mariana ditemukan keluhan-keluhan yang dialami seperti gangguan haid (6 orang), sakit kepala atau pusing (1 orang), dan berat badan bertambah (3 orang). Selain itu ibu-ibu yang mengunakan kontrasepsi Depoprovera belum mengetahui secara jelas tentang metode kontrasepsi yang digunakan selama ini, mereka menggunakan kontrasepsi tersebut hanya untuk menjarangkan kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Antara Penggunaan Akseptor KB Suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat (DMPA) Dengan Ganguan Mentruasi di Praktek Bidan Mandiri Upik. Metode: Penelitian ini peneliti menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden yaitu ibu yang menggunakan kontrasepsi suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat dan 38 responden menggunakan kontrasepsi pil di PBM Upik. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Pruposive Sampling. Instrument pengumpulan data dengan menggunakan lembar checklist. Hasil: Penelitian ini menggunakan komputerized dengan tingkat kepercayaan α = 0,05 dan Confidence Interval (CI) 95%, diperoleh nilai OR = 314,500 dan hasil uji chi Square didapatkan nilai P = 0,000 ( P < α ), yang artinya ada hubungan antara penggunaan akseptor KB suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat dengan gangguan menstruasi. Kesimpulan: Hasil analisis data secara stastitik menyatakan bahwa ibu yang menggunakan kontrasepsi suntik Depo Medroksiprogesteron asetat mempunyai kemungkinan 314,500 kali lebih besar untuk mengalami gangguan menstruasi. Saran: Bidan diharapkan untuk lebih intensip dalam melakukan pembinaan pada akseptor dan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang efek samping dari pemakaian jenis KB suntik Depo Medroksiprogesteron Asetat, diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam pengembangan ilmu pengetahuan khususnya mengenai gangguan menstruasi.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Terhadap Dampak Hospitalisasi Pada Anak Pra Sekolah Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Malahayati Tahun 2017 herlia sumardha nasution
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.20

Abstract

Latar Belakang: Hospitalisasi pada anak merupakan suatu proses yang terjadi karena suatu alasan yang direncanakan atau darurat sehingga mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit. Pengetahuan dan sikap perawat dalam mengatasi dampak hospitalisasi pada anak sangat berbeda. Seharusnya perawat memberikan perawatan yang tidak sama dengan orang dewasa, yakni dengan diberikannya perawatan yang lebih seperti terapi bermain untuk mengurangi tingkat kecemasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat terhadap dampak hospitalisasi pada anak pra sekolah di ruangan rawat inap Rumah Sakit Islam Malahayati. Metode Penelitian: Desain penelitian ini adalah desain deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Malahayati yang berjumlah 190 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling, yakni mengambil 15% dari populasi untuk dijadikan sampel sehingga jumlah sampel yang diteliti sebanyak 30 orang. Uji korelasi spearman rho merupakan uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dua variabel. Hasil: hasil yang di peroleh, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap perawat terhadap dampak hospitalisasi pada anak pra sekolah di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Malahayati. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas perawat memiliki pengetahuan dan sikap yang baik terhadap dampak hospitalisasi pada anak pra sekolah di ruang rawat inap Rumah Sakit Islam Malahayati. Disarankan bagi perawat agar kedepannya dapat meningkatkan pengetahuan dengan sikap terhadap dampak hospitalisasi pada anak pra sekolah untuk menghindari dampak hospitalisasi.
Hubungan Antara Paritas Dan Retensio Plasenta Dengan Kejadian Perdarahan Post Partum Primer Di Rumah Sakit Baiturrahim Jambi Tahun 2015 dwi rahmawati
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v4i1.21

Abstract

Pendahuluan : Perdarahan Post Partum Primer adalah hilangnya darah lebih dari 500 ml selama 24 jam pertama. Semua perdarahan yang terjadi setelah kelahiran bayi, sebelum, selama dan sesudah keluarnya plasenta. Faktor predisposisi terjadinya perdarahan post partum yaitu ada faktor penyabab secara tidak langsung berupa paritas, umur, status gizi, kelahiran bayi besar, kelahiran yang dibantu dengan alat, distensi uterus yang berlebihan, induksi persalinan, ada riwayat perdarahan post partum. Faktor penyebab secara langsung perdarahan post partum berupa retensio plasenta, atonia uteri, laserasi jalan lahir, kelainan darah. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan paritas dan retensio plasenta dengan kejadian perdarahan post partum di RS Baiturrahim jambi tahun 2015. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpul secara retrospektif dengan teknik sampling total sampling. Sampel penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari catatan rekam medik RS Baiturrahim jambi tahun 2014-2015, jumlah responden 417 orang dan ibu yang mengalami perdarahan post partum sebanyak 137 orang. Hasil Penelitian : Melalui analisa data yaitu analisis univariat diketahui paritas tinggi (30.9%) dan paritas rendah (69.1%) sedangkan mengalami retensio plasenta (22.1%) dan tidak mengalami retensio plasenta (77.9%) serta terjadi perdarahan (32.9%) dan tidak mengalami perdarahan post partum (67.1). Dari hasil analisis bivariat uji statistic Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara paritas dan retensio plasenta dengan kejadian perdarahan post partum primer, nilai p-value = 0.000 < ɑ = 0.05. Kesimpulan Penelitian : Ada hubungan yang bermakna antara paritas dan retensio plasenta dengan kejadian perdarahan post partum di Rumah Sakit Baiturrahim Jambi Tahun 2015.
Pengaruh Kompetensi Dosen (Pedagogik dan Kepribadian) dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah Di Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah Pontianak sofia afritasari
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.24

Abstract

Pendahuluan : Dalam dunia pendidikan prestasi merupakan hal yang sangat penting dan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembelajaran. Prestasi belajar adalah tingkat keberhasilan mahasiswa yang telah dicapai (dikerjakan, dilakukan, dan sebagainya) secara individu maupun kelompok dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam sebuah program pendidikan.Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh kompetensi dosen dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan pada mahasiswa semester III Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah Pontianak. Sampel berjumlah 85 mahasiswa. Instrumen pengumpul data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan korelasi, regresi ganda, uji t, dan uji F. Pengolahan data menggunakan program SPSS.Hasil penelitian : menunjukkan bahwa Kompetensi dosen dan motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar mata kuliah Askeb Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra sekolah pada mahasiswa semester III Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah Pontianak secara simultan dimana p value 0,000 < 0,05.Kesimpulan : berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh kompetensi dosen dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata kuliah Askeb Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra sekolah pada mahasiswa semester III Akademi Kebidanan ‘Aisyiyah Pontianak secara simultan.
Cavendish Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Wisdyana Saridewi
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 3 No. 2 (2018): JAKIYAH VOL 3 NO. 2 2018
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v3i2.26

Abstract

Latar Belakang: Defisiensi besi pada ibu hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin saat kehamilan maupun setelahnya. 61,9% ibu hamil mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) kurang dari 90 butir dan proporsi anemia pada ibu hamil meningkat dari tahun 2013 sebesar 37,1% menjadi 48,9% pada tahun 2018 (Riskesdas, 2018). Vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Kandungan zat besi dan vit C pada cavendish lebih tinggi dibanding dengan semangka dan jeruk. 40% ibu hamil trimester III di PMB Wanti Mardiwati, A.Md.Keb, S.Kep mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cavendish dan Fe terhadap kenaikan kadar Hb pada ibu hamil trimester III.Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan quasi eksperimen. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling ibu hamil trimester III berjumlah 20 orang di PMB Bidan Wanti Mardiwati.Amd.Keb.,S.Kp selama 1 bulan. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Instrumen penelitian menggunakan lembar monitoring selama 9 hari. Data dianalisis menggunakan uji T-independen.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan intervensi sebesar 9,78 gr% dan setelah diberikan intervensi sebesar 9,97 gr%. Rata-rata kadar hemoglobin sebelum diberikan Fe sebesar 10,0 gr% dan setelah diberikan Fe sebesar 10,1 gr%. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan selisih kenaikan kadar hemoglobin dari kelompok intervensi yaitu 0,2 gr% dan kelompok kontrol sebesar 0,1 gr%, p value 0,001 artinya ada pengaruh dari cavendish dengan tablet Fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin.Simpulan: Selisih kenaikan kadar hemoglobin pada kelompok intervensi lebih besar (0,2 gr%) dibandingkan kelompok kontrol (0,1 gr%). Konsumsi tablet tambah darah disertai dengan cavendish dapat membantu menaikkan kadar hemoglobin ibu hamil.