cover
Contact Name
Ana Tsalitsatun Ni'mah
Contact Email
edutic@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285366622280
Journal Mail Official
edutic@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Informatika Universitas Trunojoyo Madura Jl.Raya Telang Kamal, Bangkalan, 69192, Jawa Timur Telp. (031) 30127924
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika
ISSN : 24074489     EISSN : 25287303     DOI : https://doi.org/10.21107/edutic
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Edutic Pendidikan dan Informatika is a journal published by the Informatics Education Study Program, Universitas Trunojoyo Madura. Eductic contains publications on the results of thoughts and research in the field of education and information technology. Eductic is published twice a year, namely in May and November. FOCUS & SCOPE Edutic scientific journals focus, but are not limited to, articles within the scope of Education and Informatics. Therefore Edutic will only process and publish articles submitted in the areas of: Informatics Education (E-Learning, Multimedia Education, Vocational Learning Media, Vocational Education Psychology, Vocational Learning Strategies, Vocational Learning Theory, Vocational Learning Models, Vocational Learning Methods, Vocational Teaching Approaches, Vocational Learning Evaluation, Vocational Learning Planning). Informatics (Information Systems, Data Mining, Computer Networks, Database Systems, Electronics, Image Processing, Gaming Technology, Artificial Intelligence, Information Retrieval Systems)
Articles 200 Documents
PERBAIKAN KUALITAS CITRA UNTUK KLASIFIKASI DAUN MENGGUNAKAN METODE FUZZY K-NEAREST NEIGHBOR Asih Setiyorini; Jayanti Yusmah Sari
EDUTIC Vol 4, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.492 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v4i2.3950

Abstract

Abstrak Tumbuhan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia seperti makanan, obat-obatan, industri, melindungi lingkungan, bahkan penyedia oksigen bagi organisme lainnya. Untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan maka diperlukan klasifikasi. Klasifikasi tumbuhan dapat dilakukan dengan mengidentifikasi fitur daun dalam tumbuhan tersebut. Dalam menentukan bagus dan tidaknya proses identifikasi citra maka diperlukan suatu proses perbaikan kualitas citra. Perbaikan kualitas citra digunakan untuk menyiapkan citra dalam kondisi yang ideal agar tidak menimbulkan masalah dan mempengaruhi hasil interpelasi serta mempengaruhi analisis dan perencanaan yang akan dilakukan. Pada penelitian ini metode klasifikasi yang digunakan adalah metode Fuzzy K-Nearest Neighbor (FKNN). Metode Fuzzy K-Nearest Neighbor (FKNN) merupakan metode yang paling objektif. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, penggunaan metode Fuzzy K-Nearest Neighbor (FKNN) didapatkan nilai akurasi sebesar 93%. Kata kunci: Perbaikan kualitas citra, Fuzzy K-Nearest Neighbor (FKNN)
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X TKJ DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN JENIS KELAMIN SISWA DI SMKN 1 KAMAL Muchamad Arif; Meila Hayudiyani; medika risnasari
EDUTIC Vol 4, No 1 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.236 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v4i1.3383

Abstract

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X TKJ  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengindentifikasikan kemampuan berpikir kritis siswa ditinjau dari kemampuan awal dan jenis kelamin siswa. Berpikir kritis yang digunakan ialah indikator berpikir kritis menurut Facione. Dalam penelitian ini, kemampuan awal dikategorikan menjadi 2 yaitu a) Kemampuan Awal tinggi; dan b) Kemampuan Awal Rendah. Untuk mendapatkan kelompok kemampuan awal tersebut dilakukan tes Kemampuan Awal, kemudian pada masing – masing kategori dikelompokkan lagi berdasarkan jenis kelamin dan didapatkan 4 siswa. Dari keempat subjek tersebut diberikan soal materi subnetting dengan tujuan mengidentifikasikan kemampuan berpikir kritis dari masing–masing kemampuan awal yang dimiliki siswa. Hasil yang diperoleh adalah (1) Siswa dengan kemampuan awal tinggi dan berjenis kelamin laki-laki dapat melalui tahap interpretasi dengan baik, melakukan analisis, evaluasi, inference dan eksplanasi serta self-regulation dengan baik; (2) Siswa dengan kemampuan awal tinggi dan berjenis kelamin perempuan dapat melalui tahap interpretasi dengan baik, melakukan analisis, evaluasi, inference dan eksplanasi serta self-regulation dengan baik; (3) Siswa dengan kemampuan awal rendah dan berjenis kelamin laki-laki tidak dapat melalui tahap interpretasi dengan baik, tidak dapat melakukan analisis, evaluasi, inference, eksplanasi, dan self regulation; (4) Siswa dengan kemampuan awal rendah dan berjenis kelamin perempuan tidak dapat melalui tahap interpretasi dengan baik, tidak dapat melakukan analisis, evaluasi, inference, eksplanasi, dan self regulation Kata-kata Kunci :  kemampuan awal, kemampuan berpikir kritis, berpikir kritis Facione, subnetting AbstractThe purpose of this research is to identified the ability think critically of student evaluated from early ability and student gender. Think critical that used was indicator think critical according to Facione. In this research, early ability categorized to become 2 that is a) The high early ability ; and b) The low early ability. To get a group of the early ability conducted early ability test, then each - category grouped again appropriate to gender and got 4 students.From is fourth of the subject given by items problem of subnetting with a purpose to identify ability of critical think from each early ability which has by student. The results were obtained ( 1) Male student with high early ability can pass interpretation stage well, doing the analysis, evaluation, inference, explanation and self-regulation well; (2) Female student with high early ability can pass interpretation stage well, doing the analysis, evaluation, inference, explanation and self-regulation well; (3) Male student with low early ability can not pass the interpretation stage. Can not doing the analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation; (4) Female student with low early ability can not  pass the interpretation stage. Can not doing the analysis, evaluation, inference, explanation, and self-regulation. Key words : early ability, ability think critically, critical thinking of Facione, subnetting
Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dengan Menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier (Studi Kasus di Balai Desa Bendungan Kraton Pasuruan) Adimas Agung Saputro
EDUTIC Vol 9, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.039 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v9i1.12232

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian uang tunai kepada Keluarga Miskin (KM) berdasarkan persyaratan dan kententuan yang telah di tetapkan dengan melaksanakan kewajibannya. Pemilihan warga penerimaan bantuan sosial di Desa Bendungan. Saat ini sering kali mengalami ketidaktepatan dalam menyeleksi warga yang mendapatkan bantuan sosial. Karena saat ini banyak warga mampu mendapatkan bantuan sosial yang mana seharusnya di berikan kepada warga yang kurang mampu untuk itu di perlukan pengelompokan berdasarkan warga mampu dan tidak mampu berdasarkan kriteria. Tujuan penelitian ini menyajikan implementasi metode Naïve Bayes Classifier pada penerimaan bantuan sosial program harapan di Desa Bendungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Naïve Bayes Classifier dengan data latih sebanyak 50 data dan data uji sebanyak 10 data mendapatkan hasil akurasi sebesar 80%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi dari metode Naïve Bayes Classifier dalam penerimaan bantuan sosial mendapatkan tingkat akurasi cukup memuaskan.
PENGEMBANGAN PROSEDUR PELAPORAN INSIDEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDARISASI ISO/IEC 27001 DAN 27002 iwan santoso
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.726 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1556

Abstract

AbstrakPada tahun 1996, U.S. Federal Computer Incident Response Capability (FedCIRC) melaporkan telah terjadi sekitar 2500 “insiden” dalam sistem komputer[1]. Laporan penelitian yang dilakukan oleh NPO Japan Network Security Association, “Security Incident Investigation Working Group” pada 31 Maret 2010, insiden yang terjadi selama tahun 2008 meningkat signifikan jika dibandingkan dengan  tahun sebelumnya, 509 insiden lebih banyak  menjadi 1.373 insiden. [2]. Di Indonesia, berdasarkan laporan penelitian oleh ID-CERT (Indonesia Computer Emergency Response Team) memberikan informasi pada bulan juni 2010 mendapatkan serangan spam sebanyak 300.000 kali [3].Dari sebagian data yang telah disampaikan tersebut diperlukan upaya yang serius untuk menanggulangi insiden keamanan informasi yang terjadi. Institusi  pemerintah maupun swasta harus memiliki sistem keamanan yang baik untuk menanggulangi segala bentuk serangan yang menyebabkan insiden terjadi seperti hilangnya layanan, sistem tidak berfungsi atau overload, kesalahan manusia, ketidakpatuhan dengan kebijakan, pelanggaran pengaturan fisik, perubahan sistem yang tidak terkendali, perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak berfungsi dan pelanggaran akses[4].Dalam penelitian  ini akan dilakukan pengembangan prosedur pelaporan insiden yang terjadi pada perusahaan mengacu pada standarisasi ISO/IEC 27001 dan 27002 sehingga terbentuklah Standard Operation Procedure (SOP) yang efektif untuk melakukan pelaporan terjadinya insiden tersebut.         Kata kunci : insiden, keamanan informasi, standart ISO/IEC 27001/27002
DECISION TREE C4.5 ALGORITHM FOR TUITION AID GRANT PROGRAM CLASSIFICATION (CASE STUDY: DEPARTMENT OF INFORMATION SYSTEM, UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA) Ahmad Ari Aldino; Heni Sulistiani
EDUTIC Vol 7, No 1 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.889 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v7i1.8849

Abstract

In pandemic era, almost everyone struggles for their life. College students are such example. They have difficulty in paying tuition fee to continue their study. Based on this problematic situation, Universitas Teknokrat Indonesia grants the students who have good academic performance with tuition fee aid program. Many variables used for determining the grant made it hard to make a decision in a short time or even takes very long time. To make it easier for management to decide who is the right student to get grant, it needs classification model. The purpose of this study is the classification of grant recipients by using decision tree C4.5 algorithm. That can determine whether a potential student can be accepted as an awardee or not. Then, the results of the classification are validated with ten-fold cross validation with an accuracy, precision and recall with the score of 87 % for all part. It means the model perform quite well to be implemented into system.
INTEGRASI SISTEM INFORMASI PADA TINGKATAN SYSTEM SPECIFICATION INTEGRATION PADA KOPERASI KARYAWAN COCA-COLA SIER Muhammad Harist Murdani
EDUTIC Vol 5, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.992 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v5i2.4738

Abstract

Employee Cooperative Coca Cola SIER provides several service for its members. One of it is convenience in buying staple which can be paid using cash or credit, another one is the ease of applying for a loan with lower interest. The cooperative officers also need to write income statement and balance sheet report for all of its activities. Especially reports on salary cuts, store transaction paid by credits and loan payment by its member. All of this process is done individually thus the cooperative management wants to integrate all of them into several information systems with interconnected database. Our purpose in this research is to find the interconnected point, shared member’s data and automatic entry of daily journal of store transaction paid in credits, and implement it into the information system.
Kewirausahaan Berbasis Teknologi (Technopreneurship) dalam Perspektif Ilmu Pendidikan Siti Marti’ah
EDUTIC Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.18 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v3i2.2927

Abstract

Abstrak Penelitian ini berusaha mengkaji tentang kajian deskripsi dari proses bisnis (entrepreneur) dengan menggunakan  basis teknologi (technopreneurship) dilihat dari aspek perspektif pendidikan . Secara deskripsi penelitian ini akan memberikan gambaran tentang  ber-entrepreneur  serta usaha kecil menengah dengan  menggunakan teknologi.  Dari segala sudut pandang, baik motivasi, kepemilikan, manajerial, ketenagakerjaan, dan sebagainya technopreneurship bisa diedukasi melalui dunia pendidikan sebagai dunia transformas, yaitu  ilmu mengembangkan kewirausahaan dengan menggunakan basis teknologi sebagai dasar berwirausaha. Teknoprenuership merupakan pengembangan dari konsep kewirausahaan. Wirausaha adalah salah satu jawaban untuk menjawab ketimpangan antara pertumbuhan penduduk usia produktif dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Dunia pendidikan berkewajiban untuk dapat mencetak generasi – generasi yang memiliki kemandirian, termasuk kemandirian secara ekonomi. Sekolah, kampus juga media pendidikan informal lainnya bukan hanya berfungsi untuk berbagi ilmu dengan teori – teorinya maupun ketrampilan dengan praktek – prakteknya. Tetapi jika dikaitkan dengan masih rendahnya pemahaman dan minat tentang dunia wirausaha, dunia pendidikan dapat difungsikan juga sebagai media informasi untuk meningkatakan pemahaman dan minat anak didiknya pada dunia kewirausahaan. Mengkomunikasikan pentingnya teknologi dalam pengembangan entrepreneur menjadi tantangan dalam dunia pendidikan. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan. Paper ini merupakan sebuah konseptual paper yang  bersumber dari data skunder yang berasal dari publikasi terkait tema paper dan bertujuan untuk menggambarkan pentingnya mengenalkan technoprenuership melalui dunia pendidikan.  Kata Kunci: teknologi, entrepreneur, dan pendidikan
Analisa Kelayakan Pemberian Bantuan BLT pada Desa Pasangan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal menggunakan Metode Topsis Bei Harira Irawan
EDUTIC Vol 8, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.772 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v8i2.13838

Abstract

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dari pemerintah merupakan salah satu bantuan sosial kepada masyarakat desa salah satu desa penerima bantuan ini adalah Desa Pasangan Kecamatan Talang yang terletak di wilayah Kabupaten Tegal. Jumlah data total penerima lebih banyak dari jumlah kuota penerima, untuk itu diperlukan analisa siapa warga yang berhak menjadi penerimanya. Penelitian ini menganalisa kelayakan warga penerima BLT Dana Desa menggunakan metode TOPSIS menggunakan 4 kriteria yaitu berkategori lansia, tidak memiliki pekerjaan tetap (serabutan), memiliki penyakit lama dan penerimaan bantuan lainnya. Dari hasil sampel data warga untuk dilakukan perhitungan metode TOPSIS menggunakan 4 kriteria dengan range bobot 1-3 dihasilkan nilai Solusi Ideal Positif (A+) tertinggi 3,93835477 yaitu pada kriteria penerima bantuan lainnya, sedangkan Solusi Ideal Negatif (A-) tertinggi 0,437594974 pada kriteria yang sama yaitu penerima bantuan lainnya dengan nilai preferensi tertingi jarak terdekat dari solusi ideal positif dan terjauh dari solusi ideal negatif. yaitu 0,82373709
IMPLEMENTASI OBJECT RELATIONAL MAPPING PADA PETA DIGITAL SURABAYA BERBASIS arga krismanto
EDUTIC Vol 1, No 2 (2015): MEI 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.29 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v1i2.1540

Abstract

Paradigma Object-Oriented Programming sangat banyak dipakai di kalangan pengembang perangkat lunak, di samping itu banyak perangkat lunak yang tidak bisa lepas dari penggunaan Database Relational. Keduanya sangat penting kegunaannya dalam pengembangan perangkat lunak. Akan tetapi, muncul ketidakcocokan paradigma antara keduanya yang sering disebut Object-Relational Mismatch, ketidakcocokan tersebut meliputi aspek Granularity, Subtypes, Identity, Association, dan Navigasi Data. Untuk mengatasi hal itu, dibutuhkan suatu metode pemetaan objek-objek yang mempresentasikan tabel-tabel entitas database, metode pemetaan tersebut adalah Object Relational Mapping (ORM). Pada aplikasi peta yang dibangun, metode pemetaan ini mempunyai peran untuk menangani pengolahan data informasi peta yang sangat banyak dan komplek. Di samping itu, peran metode pemetaan ini sangat penting terutama dalam hal kecepatan memproses data (running time). Hal ini dikarenakan metode pemetaan ini menyediakan model akses (query) yang tidak melibatkan secara langsung kepada database, melainkan pengaksesan terhadap objek-objek yang telah dipetakan. Model akses (query) yang disediakan oleh Object Relational Mapping (ORM) mempunyai perbandingan running time sebesar 1:1.51 lebih cepat, bila dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan metode pemetaan ini, dengan batas pengujian jumlah record tabel sebanyak 50.000. Hal ini sangat menguntungkan untuk sebuah aplikasi mobile. Kata kunci :    Object-Oriented Programming(OOP), Object Relational Mapping (ORM), Object-Relational Mismatch.
Media Pembelajaran Berbasis Android Mata Pelajaran Desain Grafis Kelas X Joko Kuswanto
EDUTIC Vol 6, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.754 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v6i2.7073

Abstract

This study aims to develop android-based learning media on the subjects of grafic design class X. The research method used is research development with stages of designing, production, evaluation, and analyzing data by percentage. Based on different stages the trial was being done to experts: media experts (78,30) , the design (78), and the matter (80). So the percentage of overall value on the validation experts have eligibility criteria good. To scale individuals (80), small group (80,05) and field test (80,5). So the total value of the average percentage on of respondents with criteria good.

Page 6 of 20 | Total Record : 200