cover
Contact Name
Raihan Shodiq
Contact Email
r_shodiq@istn.ac.id
Phone
+6285782048772
Journal Mail Official
sainstech@istn.ac.id
Editorial Address
Jl. Moch. Kahfi II No. RT.13/RW.9., Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SAINSTECH: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
ISSN : 14107104     EISSN : 2685824X     DOI : https://doi.org/10.37277/stch.v32i3
SAINSTECH adalah jurnal ilmiah multidisiplin diterbitkan oleh Institut Sains dan Teknologi nasional Jakarta yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sainstech menerbitkan artikel yang berasal dari internal Institut dan menerima naskah secara Nasional. Bidang yang difokuskan adalah bidang Sains dan Teknologi. Sainstech mempunyai konsep yang mana dalam pengumpulan artikelnya berguna sebagai solusi dari hambatan, tantangan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan sebagai hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Sainstech menerima manuskrip atau naskah artikel hasil riset, riset terapan, dan rekayasa yang relevan dengan bidang keilmuan meliputi: Elektronika, Kendali, Telekomunikasi, Energi, Metalurgi, Rekayasa Mekanik
Articles 289 Documents
The Peningkatan Efisiensi Energi Listrik Melalui Pengelolaan AC dan Lampu Berbasis Counter Dimas Rahmat Prasetya; Abdul Multi
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i2.2302

Abstract

Global warming caused by greenhouse gas emissions has become a critical issue that needs urgent attention. One of the major contributing factors is electricity consumption in office buildings, particularly from air conditioning (AC) systems and lighting. Therefore, energy efficiency in office buildings must be optimized to reduce environmental impact while minimizing operational costs. This study applies a technical approach to optimizing AC and lighting systems at the headquarters of a mining company. The implemented measures include managing electrical systems based on actual energy needs, utilizing energy-efficient devices, and designing systems that reduce electrical loads. Collaboration with ISTN students further enriches the solutions through the application of relevant knowledge. The study results show that energy optimization achieved a savings of 1,397.94 kWh per month, reducing electricity consumption by up to 62.9% and lowering the company's operational costs by Rp 2,374,892.80 per month. These efficiency measures support corporate sustainability goals by improving budget efficiency. Keywords: Global warming, energy efficiency, electrical systems, AC and lighting, sustainability
Pengembangan Domain Specific Language (DSL) untuk Generator Aplikasi Basisdata dengan Kode Aplikasi Secara Otomatis Berbasis WEB Fingki Marwati; Afrizal Zein
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2306

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi, kebutuhan akan aplikasi berbasis web yang dapat mengelola basis data dengan efisien semakin meningkat. Pengembangan sebuah DSL yang khusus ditujukan untuk menghasilkan aplikasi berbasis web yang terhubung dengan basis data. DSL ini dirancang untuk memungkinkan pengembang membuat aplikasi berbasis web secara lebih cepat dan efisien, dengan menyediakan sintaksis yang lebih sederhana dan lebih dekat dengan kebutuhan domain aplikasi basis data. DSL ini dapat mengotomatiskan berbagai aspek dalam pembuatan aplikasi, seperti penghubung antarmuka pengguna (UI) dengan database, penyusunan query SQL, serta implementasi logika bisnis yang berhubungan dengan data.Proses pengembangan DSL ini dilakukan dengan menganalisis kebutuhan utama dalam pembuatan aplikasi berbasis web, serta menentukan elemen-elemen yang paling penting dalam pengelolaan basis data. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, kebutuhan akan pembuatan aplikasi berbasis web yang dapat mengelola basis data dengan efisien semakin meningkat. Pengembangan sebuah DSL yang khusus untuk menghasilkan aplikasi berbasis web yang terhubung dengan basis data. DSL ini dirancang untuk memungkinkan pengembang membuat aplikasi berbasis web secara lebih cepat dan efisien, dengan menyediakan sintaksis yang lebih sederhana dan lebih dekat dengan kebutuhan domain aplikasi basis data. Sebuah DSL dibuat yang dapat digunakan oleh pengembang untuk menghasilkan kode aplikasi secara otomatis, yang terintegrasi dengan basis data, tanpa memerlukan pengetahuan mendalam mengenai bahasa pemrograman atau query SQL.​Implementasi Domain Specific Language (DSL) dalam pengembangan aplikasi web telah terbukti memberikan hasil yang terukur dalam meningkatkan produktivitas pengembang, memudahkan pemeliharaan dan pembaruan aplikasi, serta mempercepat proses pengembangan aplikasi berbasis data. Sebagai contoh, penelitian yang dilakukan oleh Halomoan et al. menunjukkan bahwa penggunaan DSL dalam pengembangan aplikasi CRUD berbasis web menghasilkan pengujian unit dengan tingkat validitas 100%, menandakan bahwa semua fungsi sistem berjalan sesuai perancangan. Kata kunci: Domain Specific Language (DSL), generator aplikasi, basis data, pengembangan aplikasi berbasis web, otomasi pengembangan, query SQL
Pengembangan Metode Audio Frequency Magnetotelluric untuk Keperluan Geoteknik Idrus M. Alatas; Ribka Sherry Tania Dethan
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2325

Abstract

Metode audio frequency magnetotelluric (ADMT) adalah suatu metode geofisika yang bekerja berdasarkan gelombang elektromagnetik domain frekuensi sebagai sumber gelombang atau energi untuk mengetahui struktur tahanan jenis bawah permukaan. Metode ADMT adalah metode yang non-destruktif, tidak invasif, portabel, dan ramah lingkungan, sehingga dapat digunakan dalam berbagai bidang teknik, dan geologi. Penelitian ini mengembangkan metode ADMT dalam keperluan geoteknik, khususnya untuk penentuan stratigrafi tanah berdasarkan nilai impedansi. Pengukuran dilakukan di dua lokasi, yaitu Kantor HATTI, Ciracas dan Duren Tiga, Jakarta Selatan, dengan analisis impedansi pada tanah clay, silt, dan sand. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data geoteknik adalah dengan pengujian SPT dan pengujian laboratorium. Sedangkan untuk mendapatkan nilai impedansi, dilakukan pengukuran pada lintasan sepanjang 30 titik (Ciracas) dan 7 titik (Duren Tiga) dengan interval 1 meter, menggunakan ADMT tipe 300 HT3. Karena keterbatasan alat yang hanya dapat membaca nilai impedansi dengan interval 5 meter, maka dilakukan pengujian ADMT pada elevasi yang beragam, yaitu elevasi 0 sampai elevasi +4 meter. Analisis korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara nilai N-SPT dan impedansi tergolong rendah di kedua lokasi. Selain itu, hasil korelasi impedansi terhadap stratigrafi tanah tidak dapat langsung diterapkan di lokasi lain karena dipengaruhi oleh faktor seperti kandungan mineral logam. Penerapan hasil korelasi dari Kantor HATTI ke Duren Tiga memiliki tingkat kecocokan 70,83%, dengan ketidaksesuaian 29,17%, terutama pada tanah kohesif. Oleh karena itu, metode ADMT dapat digunakan dalam tahap awal penyelidikan tanah, tetapi tetap memerlukan verifikasi melalui pemboran dan deskripsi visual minimal satu titik untuk kalibrasi. Kata Kunci: Audio Frequency Magnetotelluric, Impedansi, Stratigrafi Tanah, Geoteknik, Korelasi N-SPT.
Pengaruh Cisco Essentials terhadap Peningkatan Pemahaman Mahasiswa pada Mata Kuliah Organisasi dan Arsitektur Komputer di STMIK Pranata Indonesia Leni Susanti; Salman Farizy
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2326

Abstract

Cisco Essentials merupakan salah satu modul pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai jaringan komputer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan modul Cisco Essentials terhadap pemahaman mahasiswa STMIK Pranata Indonesia dalam mata kuliah tersebut. Modul ini tidak hanya membantu mahasiswa memahami konsep jaringan komputer secara teori tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi. Penerapan modul ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi dasar mahasiswa di bidang arsitektur sistem, pengelolaan data, dan pengembangan jaringan. Metodologi penelitian ini dilakukan melalui survei kuantitatif melalui kuesioner dan analisis hasil belajar sebelum dan sesudah implementasi modul Cisco Essentials dengan perbandingan pre-test dan post-test. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan Cisco IT Essentials Virtual Desktop terhadap pemahaman mahasiswa dalam mata kuliah Organisasi & Arsitektur Komputer di STMIK Pranata Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai mahasiswa meningkat dari 65 pada pre-test (berkategorikan “Cukup” sesuai interval 60–69) menjadi 82 pada post-test (berkategorikan “Sangat Baik” sesuai interval 80–100), yang berarti terjadi peningkatan sebesar 26,2%. Uji statistik menggunakan uji-t menghasilkan nilai p < 0,001, menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara kedua pengukuran. Selain itu, 68% mahasiswa mengalami pergeseran kategori pemahaman dari “Cukup” atau “Kurang” ke kategori “Baik” dan “Sangat Baik” setelah penerapan modul Cisco Essentials. Dengan demikian, penggunaan modul Cisco Essentials terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa, dan direkomendasikan sebagai metode pembelajaran interaktif untuk menunjang kualitas pendidikan di bidang teknologi informasi. Kata Kunci : Cisco IT Essentials Virtual Desktop, Organisasi & Arsitektur Komputer, Pembelajaran Teknologi Informasi, STMIK Pranata Indonesia.
Pengukuran Kesesuaian Strategi Teknologi Informasi Terhadap Strategi Bisnis Menggunakan Information Technology Balanced Scorecard Christien Rozali; Afrizal Zein
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2327

Abstract

Strategi teknologi informasi dikembangkan dengan melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) yang hasilnya dipetakan untuk memperoleh beberapa usulan strategi teknologi informasi dengan menggunakan pendekatan metode Information Technology Balanced Scorecard yang tersusun secara komprehensif, koheren, seimbang, dan terukur, yang dipetakan berdasarkan beberapa perspektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesesuaian antara strategi teknologi informasi (TI) dan strategi bisnis menggunakan pendekatan IT Balanced Scorecard. Kesesuaian antara strategi TI dan bisnis penting untuk memastikan bahwa investasi TI memberikan kontribusi optimal terhadap pencapaian tujuan organisasi. IT Balanced Scorecard, yang merupakan adaptasi dari Balanced Scorecard tradisional, menawarkan kerangka kerja untuk mengevaluasi kinerja TI dalam organisasi melalui empat perspektif: kontribusi perusahaan, orientasi pengguna, keunggulan operasional, dan masa depan. Dalam penelitian ini, setiap perspektif dievaluasi untuk menilai sejauh mana strategi TI selaras dengan strategi bisnis. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa penerapan IT Balanced Scorecard Dengan metode IPA, kinerja TI berdasarkan perspektif kontribusi perusahaan terletak pada kuadran C dengan posisi koordinat as is dan to be (3,14; 3,54). Kinerja TI berdasarkan perspektif orientasi end-user terletak pada kuadran C dengan posisi koordinat as is dan to be (3,10; 3,93). Kinerja TI berdasarkan perspektif keunggulan operasional terletak pada kuadran B dengan posisi koordinat as is dan to be (3,41; 4,35). dapat memberikan pandangan komprehensif mengenai kinerja TI dan kontribusinya terhadap strategi bisnis. Temuan ini menekankan pentingnya penyelarasan strategi TI dengan strategi bisnis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi secara keseluruhan. Indikator kinerja dengan tingkat kepentingan keunggulan operasional yang berada pada peringkat pertama. Kata Kunci: Strategi Bisnis , IT Balanced Scorecard, Performance Analysis
Analisis Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Kategori Excusable Compensable Delays ( Studi Kasus Proyek Rumah Susun di DKI Jakarta ) Elisabet Merida Kristia
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek konstruksi, khususnya dalam kategori excusable compensable delay, pada proyek pembangunan Rumah Susun di DKI Jakarta. Keterlambatan ini terjadi karena adanya perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan proyek, yang berdampak pada penambahan waktu pelaksanaan sebagai bentuk ganti rugi dari pemilik proyek (owner). Penelitian ini melibatkan empat pihak utama dalam proyek konstruksi, yaitu owner, konsultan perencana, konsultan pengawas, dan kontraktor pelaksana. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dan penyebaran kuesioner kepada 59 responden dari lima proyek pembangunan Rumah Susun di DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab keterlambatan bervariasi tergantung pada perspektif masing-masing pihak. Konsultan perencana mengidentifikasi kurangnya ketersediaan peralatan proyek sebagai faktor utama. Kontraktor pelaksana menyoroti karakteristik fisik bangunan sekitar lokasi proyek, sementara konsultan pengawas menekankan lingkungan proyek yang berada di kawasan zona merah. Di sisi lain, owner menganggap jumlah tenaga kerja yang tidak sesuai dengan aktivitas pekerjaan sebagai faktor dominan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami penyebab keterlambatan proyek dari perspektif multi-pihak, sehingga dapat menjadi acuan untuk perbaikan perencanaan dan manajemen proyek konstruksi di masa depan. Kata Kunci : proyek konstruksi, excusable compensable delays, analisis faktor keterlambatan.
Perancangan Sistem Pemesanan Kendaraan Kantor Dengan Metode Framework Application Of System Thinking (FAST) Studi Kasus : PT. Trafoindo Prima Perkasa Afif Efendi; Habib Nurfaizal; Dimas Eko Prasetyo
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2329

Abstract

Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi krusial dalam mendukung efisiensi operasional sebuah perusahaan. PT Trafoindo Prima Perkasa, yang bergerak di bidang produksi trafo, menghadapi tantangan dalam mengelola pemesanan kendaraan untuk tamu dan karyawan, di mana prosesnya masih dilakukan secara manual. Hal ini sering kali menyebabkan bentrok jadwal, kurangnya transparansi ketersediaan kendaraan, serta beban kerja yang tinggi pada tim General Affair (GA). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemesanan kendaraan yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi proses pemesanan. Metode yang digunakan adalah Framework for the Application of Systems Thinking (FAST), yang terdiri dari beberapa tahapan, termasuk analisis masalah, perancangan sistem, pengembangan, pengujian, dan implementasi. Luaran dari penelitian ini berupa sistem pemesanan kendaraan berbasis web dengan akses real-time, laporan efektivitas penggunaan kendaraan, panduan implementasi sistem, serta publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal berskala nasional. Dengan penerapan sistem ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan kendaraan, mengurangi beban kerja manual, serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih akurat. Kata Kunci : Sistem pemesanan kendaraan, Framework Application of Systems Thinking (FAST), General Affair (GA).
Analisis Zat Pewarna Rhodamin B Pada Sediaan Lip Tint Yang Beredar Di Marketplace Shopee Dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis Prepratif (Kltp) Dan Spektrofotometri Uv-Vis Herdini Herdini; Munawarohthus Sholikha; Risa Oktalia Sari
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2330

Abstract

Lip tint merupakan salah satu kosmetik dekoratif bibir yang banyak diminati para wanita terutama pada kalangan remaja. Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang digunakan sebagai zat warna untuk kertas, tekstil, wool, sutra, dan sebagai reagensia untuk analisis antimon, kobalt, bismut, dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya kandungan Rhodamin B dan menentukan kadar senyawa Rhodamin B pada lip tint yang dijual di marketplace shopee. Penelitian ini menggunakan metode kromatografi lapis tipis preparatif (KLTp) dan metode spektrofotometri UV-Vis. Identifikasi kualitatif Rhodamin B dilakukan dengan kromatografi lapis tipis preparatif (KLTp) menggunakan eluen etil asetat, n-butanol, dan ammonia (20:55:25) yang menghasilkan noda merah muda jika dilihat secara visual dan fluoresensi kuning di bawah sinar UV 366 nm. Identifikasi kuantitatif dilakukan untuk menentukan kadar pada sampel menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 539 nm. Ada tiga sampel yang dianalisis dengan kode A, B, dan C. Hasil menunjukkan bahwa dari identifikasi kualitatif dengan metode kromatografi lapis tipis preparatif (KLTp) terdapat satu sampel yang positif mengandung Rhodamin B yaitu sampel dengan kode B dengan kadar Rhodamin B dalam sampel diperiksa sebesar 0,06835 % ±SD 0,00275. Kadar Rhodamin B yang terdapat pada sampel B tergolong sedikit, tetapi dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek toksik pada tubuh. Kata kunci : Lip tint, Rhodamin B, Kromatografi Lapis Tipis Preparatif (KLTp), Spektrofotometri UV-Vis
Sintesis Nanopartikel Ag yang Dilapiskan pada Kain Katun Beserta Karakterisasinya Musfirah Cahya Fajrah; Maria Yohana Elisabet Z Hamu; Ridwan Ridwan
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2331

Abstract

Telah berhasil dilakukan sintesis nanopartikel perak yang dilapisi pada kain katun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode reduksi kimia dengan menggunakan perak nitrat sebagai prekursor dan asam askorbat sebagai reduktor. Sampel hasil sintesis kemudian dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui struktur kristal yang terbentuk, ukuran partikel, morfologi permukaan kain katun, mengidentifikasi senyawa, dan daya serap adsorpsi nanopartikel perak terhadap kain katun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil karakteristik struktur kristal berbentuk kubik, diperoleh hasil analisis ukuran partikel bervariasi dari 42.79 sampai 127.2 nm, hasil Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan bahwa nanopartikel Ag yang ada pada kain katun memiliki spektrum bilangan gelombang 798.2 cmˉ¹, 847.5 cmˉ¹, 1722.5 cmˉ¹, dan 1756.8 cmˉ¹. Hasil Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukkan bahwa pada kain katun terdapat unsur perak (Ag) sebesar 75.53% Kata Kunci : Nanopartikel perak, katun, perendaman.
Analisa Perubahan Frekuensi Motor Induksi Tiga Fasa Metode V/F Dengan Pengaturan Variable Speed Drive Irmayani Irmayani; Gatot S; Heru A
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v35i1.2332

Abstract

Motor induksi adalah perangkat elektromagnetik yang digunakan secara luas dalam industri namun disebabkan beberapa kelebihan yang dimilik, dalam aplikasi tertentu, seperti pada konveyor, pompa, dan mesin pengolah, Motor induksi tiga fasa jika menggunakan sistem direct on-line umumnya arus start yang dibutuhkan besar sehingga diperlukan pengaturan kecepatan motor dengan metode V/F menggunakan pengaturan Variable Speed Drive (VSD) yang dapat menambah fleksibilitas dalam pengaturan kecepatan motor, sehingga meningkatkan efisiensi energi dalam operasi. Pada umunnya sumber daya listrik yang dipakai untuk motor induksi tiga Fasa menggunakan sumber tenaga dari PLN yang notabene nilainya tegangan dan frekwensi konstan/tetap yaitu sumber 3 fasa, 380 Vac, 50 Hz, sehingga untuk pengaturan beban, kecepatan, torsi motor tidak dapat dilakukan secara langsung.Torsi motor berkurang pada kecepatan tinggi, sementara tetap stabil pada kecepatan rendah. Pengaturan frekuensi sampai tahap frekuensi jala-jala PLN sebesar 50 Hz menghasilkan Tegangan maksimum dan arus minimum yang. Kata kunci: Antena Mikrostrip; IoT, Bentuk L, Frekuensi Ganda

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 35 No. 4 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol. 35 No. 3 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 4 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 4 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 3 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 4 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 3 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 2 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 1 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 4 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 3 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 2 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 1 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 31 No 2 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 31 No 1 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 30 No 2 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 30 No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 29 No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 29 No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 28 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 26 No 2 (2016): SAINSTECH Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 25 No 1 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi More Issue