cover
Contact Name
Raihan Shodiq
Contact Email
r_shodiq@istn.ac.id
Phone
+6285782048772
Journal Mail Official
sainstech@istn.ac.id
Editorial Address
Jl. Moch. Kahfi II No. RT.13/RW.9., Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12630
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SAINSTECH: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
ISSN : 14107104     EISSN : 2685824X     DOI : https://doi.org/10.37277/stch.v32i3
SAINSTECH adalah jurnal ilmiah multidisiplin diterbitkan oleh Institut Sains dan Teknologi nasional Jakarta yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sainstech menerbitkan artikel yang berasal dari internal Institut dan menerima naskah secara Nasional. Bidang yang difokuskan adalah bidang Sains dan Teknologi. Sainstech mempunyai konsep yang mana dalam pengumpulan artikelnya berguna sebagai solusi dari hambatan, tantangan dan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual atau gagasan sebagai hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Sainstech menerima manuskrip atau naskah artikel hasil riset, riset terapan, dan rekayasa yang relevan dengan bidang keilmuan meliputi: Elektronika, Kendali, Telekomunikasi, Energi, Metalurgi, Rekayasa Mekanik
Articles 289 Documents
Optimalisasi Tata Letak Fasilitas untuk Mengurangi Biaya Penanganan Material dengan ARC dan BLOCPLAN 90 di CV. ABC Dwi Suryanto; Franka Hendra; Supriyono Supriyono; Niera Feblidiyanti
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i2.2042

Abstract

CV. ABC merupakan sebuah perusahan yang bergerak di bidang makanan yaitu produk cokelat batang. Permasalahan yang terjadi di perusahaan ini adalah lantai produksi yang tidak satu alur dan berjauhan setiap departemen yang dapat menyebabkan tidak optimalnya produksi pada perusahaan tersebut. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui usulan tata letak pada perusahaan tersebut agar dapat meminimumkan biaya material handling. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi hubungan kedekatan antar fasilitas Activity Relationship Chart (ARC), selanjutnya dilakukan perancangan tata letak fasilitas menggunakan Blocplan 90 yang menghasilkan 6 usulan alternatif tata letak fasilitas. Analisa ini dilakukan dengan membandingkan hasil dari pembahasan, dari hasil penelitian ini dipilih usulan alternatif layout ke-3 yang memiliki jarak tempuh sepanjang 47,87 meter dan ongkos material handling sebanyak Rp.1061,87 untuk satu kali produksi lebih kecil dibandingkan dengan hasil pembahasan awal yang memiliki jarak tempuh sepanjang 81,1 meter dan ongkos material handling sebanyak RP.2.604,43 untuk satu kali produksi. Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas, Activity Relationship Chart (ARC), Blocplan 90
Studi Analisis Produktivitas Karyawan dan Pengukuran Kapasitas Produksi Menggunakan Metode Work Sampling untuk Perbaikan Rencana Produksi di Area Mixing PT XYZ Supriyono Supriyono; Franka Hendra; Agus Syahabuddin Syahabuddin; Wahyu Wahyu
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i2.2043

Abstract

Persaingan di dunia industri yang demikian pesat mendorong setiap perusahaan untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada salah satunya sumber daya manusia atau karyawan, dalam menilai sumber daya manusia terdapat tingkat produktivitas dan kapasitas produksi yang dapat dijadikan acuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas karyawan dan mengukur kapasitas produksi di area Mixing pada PT XYZ dengan menggunakan metode Work Sampling, sehingga dapat dilakukan penyesuaian rencana produksi. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata waktu produktif karyawan pada unit kerja Bongkaran sebesar 88,7%, Dumping Sambal Tabur sebesar 86,7%, Dumping KSE sebesar 86%, Dumping Tepung sebesar 85,3%, Operator Forklift sebesar 84,8%, Operator Dumping sebesar 86,7%, dan Operator Timbang sebesar 85,3%. Seluruh unit kerja memiliki waktu tidak produktif yang lebih kecil dari Allowance yang telah ditentukan, hal ini menunjukkan bahwa penggunaan waktu kerja karyawan belum optimal. Kapasitas produksi baku pada unit kerja Dumping Sambal Tabur sebanyak 372,3 bin/bulan, unit kerja KSE sebanyak 156,3 bin/bulan, dan Dumping Tepung sebanyak 481 bin/bulan. Waktu baku pada unit kerja Dumping Sambal Tabur adalah 77,4 menit/bin, Dumping KSE adalah 184,2 menit/bin, dan Dumping Tepung adalah 59,8 menit/bin. Produktivitas baku pada unit kerja Dumping Sambal Tabur sebesar 0,78, Dumping KSE sebesar 0,33, dan Dumping Tepung sebesar 1,00. Produktivitas aktual pada unit kerja Dumping Sambal Tabur sebesar 0,78, Dumping KSE sebesar 0,34, dan Dumping Tepung sebesar 1,03. Produktivitas pada unit kerja Dumping Sambal Tabur produktivitas baku sama besar dengan produktivitas aktual, sedangkan Dumping KSE dan Dumping Tepung produktivitas baku lebih kecil dari produktivitas aktual. Kata Kunci: Sumber Daya Manusia, Produktivitas, Kapasitas Produksi, Work Sampling
Evaluasi Back Analysis Daya Dukung Pondasi Tiang Berdasarkan Hasil Loading Test dan Pile Driving Analyzer Marco Ibrahim; Idrus Alatas; Syahril Taufik
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i2.2044

Abstract

Pemancangan tiang dalam beberapa kasus mencapai tanah keras harus melalui lapisan tanah lempung terlebih dahulu sehingga dalam menghitung daya dukung, tiang pancang mengalami proses friction sebelum mencapai tanah keras, maka dalam menghitung daya dukung ultimit digunakan analisis berdasarkan tahanan ujung (end bearing) maupun perlekatan tanah (friction). Metode perhitungan daya dukung tiang dapat digunakan dengan metode Reese-Wright, Mayerhoff, atau Janbu. Dalam merencanakan suatu pondasi tiang, menentukan daya dukung rencana yang harus dicapai oleh setiap tiang dalam menopang beban di atasnya. Pengujian tiang pondasi diperlukan sebagai quality insurance bahwa daya dukung tiang pondasi di lapangan memenuhi daya dukung yang direncanakan, dengan uji beban skala penuh Static Loading Test (SLT) dan metode dinamik Pile Driving Analyzer (PDA). Hasil faktor koreksi (friksi dan end bearing) dari estimasi daya dukung pondasi, melalu analisa balik (back analyisis) hasil pengujian beban di lapangan. yaitu Loading Test dan Pile Driving Analyzer didapatkan untuk tiang pancang beton prestressed sebesar 12,5% - 17,5%. dan untuk bored pile adalah sebesar 17,5% - 22,5% yang perlu ditambahkan pada prosentasi komponen tahanan friksi. Evaluasi faktor koreksi terhadap rumus daya dukung dengan menggunakan komposisi friksi dan end bearing pada data aktual PDA dengan komposisi antar tiang pancang dan bored pile tidak berbeda secara signifikan. Untuk friksi pada tiang pancang cukup dominan, sedangkan pada bored pile dengan kedalaman lebih dari dua kali lipat didapatkan end bearing sangat dominan dibandingkan tahanan friksi. Kata Kunci: Axial Loading Test, Pile Driving Analyzer, Data Tanah, Friksi, End Bearing
Modifikasi Mesin Produksi Automatic Vacuum Thermoforming untuk Material Plastik Roll Industri 4.0 Rifki Darmawan; Ade Reza Ismawan; M Febriansyah; Evans Budyprakoso
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i1.2069

Abstract

Tahun 2024 sudah memasuki era industry 4.0 yang mana perkembangan teknologi industri tidak hanya mencakup kontrol otomatisasi tetapi juga mencakup pengendalian dan pengawasan secara online. Penulis mencoba untuk menjawab tantangan ini melalui karya ilmiah yang memodifikasi mesin produksi Vacuum Thermoforming yang produknya sangat banyak dipakai oleh masyarakat. Modifikasi ini menggunakan 2 metode percobaan yaitu simulasi saat mesin ini berproduksi, dan simulasi pengendalian dan monitoring mesin ini dari Handphone maupun website. Simulasi mesin ini berproduksi menggunakan software CAD SolidWorks 2016 dan add on SolidWorks Motion Analisys. Sedangkan untuk percobaan pengendalian dan monitoring mesin ini menggunakan HMI Haiwell B7H. Hasil dari penelitian ini yang penulis arahkan pada 7 sasaran aspek. Durasi produksi menjadi lebih cepat dari semula untuk 1 mold membutuhkan 29 detik, menjadi 26 detik. Kapasitas produksi meningkat dari 112 mold/jam menjadi 138 mold/jam. Gerak operator menjadi lebih sedikit dan bisa bekerja sambil duduk. Laporan Produksi bisa terpantau secara online dan real time karena peran HMI-SCADA. Kontrol mesin bisa dilakukan dari jarak jauh oleh supervisor dengan handphone. Cost HPP (harga pokok produksi) menurun dari yang semula sebesar Rp. 18.687,839 menjadi Rp. 18.599,879. Biaya operasional untuk 1 mesin thermofoming ini menurun sebesar Rp. 318.895,238 per hari. Dari sini, dapat disimpulkan pemanfaatan sumber daya teknologi di era industri 4.0 dapat menghemat biaya operasional produksi karena jalannya produksi dapat lebih cepat dan terkontrol, dari hasil modifikasi tersebut terjadi peningkatan kapasitas yang cukup signifikan sebesar 23,21 % Kata Kunci : Packaging Machine, Modifikasi, Thermoforming, Rigid Packaging, Otomasi
Analisa Penurunan Usia Transformator 1250 kVA Akibat Pembebanan pada Transformator di Rumah Sakit Swasta Nizar Rosyidi AS; Gilang andhika; Edy Supriyadi; Ariman Ariman
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i1.2070

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada transformator adalah kegagalan thermal dan panas berlebih yang mengakibatkan penyusutan usia pemakaian tranformator. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana pembebanan mempengaruhi usia transformator. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan data lapangan atau data secara nyata yang terjadi di lapangan. Perhitungan perkiraan sisa usia transformator dihitung berdasarkan peramalan beban transformator lima tahun mendatang menggunakan analisa regresi linier. Pada IEC 354, hasil dari prediksi beban transformator 1250 kVA pada tahun 2024 memiliki sisa usia pemakaian kurang lebih 5 tahun, hal ini menandakan bahwa pemakaian transformator masih sesuai standard. Karena transformator beroperasi pada temperatur lingkungan rata – rata 30℃ maka sesuai hasil perhitungan dalam penelitian ini, suhu titik panas transformator telah melebihi 107,7℃ yang mencapai 137,67℃ pada pembebanan 127,83% dari rating daya transformator. Pada hasil perhitungan di tahun 2023 usia pemakaian transformator masih lebih dari 20 tahun. Dikarenakan nilai beban masih berada di bawah 80%. Pada tahun 2027 perkiraan usia transformator semakin berkurang hingga tersisa kurang dari 1 tahun dengan kondisi beban mencapai 127,83% dari rating daya transformator. Berdasarkan hasil prediksi yang telah diperoleh dari tranformator 1250 kVA yang mulai beroperasi pada tahun 2008, transformator tersebut hanya dapat bertahan hingga tahun 2024. Penyusutan usia dasar transformator tersebut disebabkan oleh pembebanan yang melebihi 80% kapasitas pemakaian yang terjadi pada tahun 2024. Kata kunci: Transformator, Tegangan AC, Perkiraan Usia, Regresi Linear, Prediksi Beban
Sintesis Nanopartikel Tembaga (Cu) Untuk Pelapisan Pada Kain Katun Dengan Metode Reduksi Kimia dan Karakterisasinya Musfirah Cahya F.T; Romulda Hesti Ano; Ridwan Syarofie
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i1.2071

Abstract

Nanopartikel Tembaga telah berhasil disintesis menggunakan metode reduksi kimia berdasarkaan variasi waktu perendaman, sampel I (5,15 menit), sampel II (10,30 menit), dan sampel III (20,60 menit). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembentukan dan pelapisan nanopartikel tembaga (Cu) pada kain katun menggunakan metode reduksi kimia, untuk mengetahui pengaruh variasi waktu perendaman sampel kain katun pada larutan CuNPs, dan untuk mengetahui hasil karakterisasi nanopartikel Cu menggunakan XRD (X-Ray Diffraction), FTIR (Fourier Transformed Infra Red), SEM (Scanning Electron Microscope). Material yang digunakan untuk membuat nanopartikel adalah CuSO4.5H2O yang dicampurkan dengan C6H8O6 dan kemudian ditambahkan NaBH4 sebagai reduktor. Larutan yang diperoleh dipanaskan pada suhu 300 hingga 800 C. Diperoleh hasil sampel III lebih optimal jika dibandingkan dengan sampel I dan II. Hasil yang diperoleh kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR, dan SEM. Analisis XRD menunjukan struktur kristal yang terbentuk bersesuaian dengan fasa senyawa Cu dan Cu2O yang ditandai oleh terbentuknya intensitas difraksi pada sudut 2Theta. Ukuran nanopartikel Cu berkisar 24-54 nm. Hasil FTIR memenunjukan adanya senyawa lain O-H yang merupakan vibrasi dari Cu2O. Hasil SEM menunjukan morfologi kain katun dengan massa nanopartikel Cu sebesar 7.13%. Kata Kunci: Nanopartikel Tembaga (Cu), Sintesis Nanopartikel, Struktur Kristal
Evaluasi Nilai Faktor Modifikasi Respon Seismik pada Struktur Dermaga Jetty Wahyu Widarto; Syahril Taufik; Ugik Kurniadi
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i1.2072

Abstract

Beberapa kejadian gempa besar menyebabkan struktur jetty mengalami kerusakan sehingga tidak bisa beroperasi. Hal ini menunjukkan perlunya pertimbangan ulang dalam filosofi desain seismik dari jenis struktur ini untuk meningkatkan kinerja seismiknya. Nilai faktor modifikasi respon seismik (R) untuk struktur dermaga jetty belum secara eksplisit diatur oleh SNI 1726: 2019 maupun SNI 2833: 2016. Maka dari itu, tulisan ini bertujuan untuk meninjau nilai R pada struktur dermaga jetty. Tinjauan yang dilakukan terbatas pada struktur yang berada pada kondisi kegempaan di Sulawesi Utara dengan kondisi Tanah Lunak (SE). Nilai R pada struktur dermaga jetty ditetapkan terlebih dahulu untuk melakukan perancangan elemen struktur. Kemudian dilakukan analisis pushover sehingga diperoleh kurva gaya terhadap deformasi struktur untuk memverifikasi nilai R yang mampu dicapai. Konsep yang dipakai dalam menghitung nilai R mengacu ATC-19 dan ATC-34 serta FEMA P-695. Hasil analisis pushover, dermaga jetty merupakan struktur dengan nilai R dapat ditentukan sebesar 3,5 – 5,5, yang mendekati nilai R pada SNI 2833: 2016 untuk struktur jembatan dengan bangunan bawah berupa tiang vertikal, tiang miring dan kolom majemuk. Kata Kunci: Jetty, Faktor modifikasi respon seismik, Analisis Pushover
Implementasi Metode Prototipe dalam Perancangan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Muhammad Ivan Prayogi Nugroho; Joko Suwarno
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i2.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem aplikasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) menggunakan Visual Basic Microsoft Office Excel pada SMK An-Nurmaniyah Ciledug. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode prototype, yang memungkinkan iterasi cepat dan interaksi dengan pengguna untuk menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan. Pada tahap perancangan, analisis kebutuhan dilakukan untuk memahami kebutuhan dasar dan fungsional sistem PPDB. Kemudian, dilakukan perancangan sistem yang mencakup tampilan antarmuka, logika bisnis, dan struktur database. Setelah perancangan selesai, dilakukan implementasi menggunakan Visual Basic Microsoft Office Excel sebagai platform pengembangan. Metode prototype digunakan untuk mempercepat proses pengembangan dan memungkinkan adanya iterasi dengan pengguna. Tahap ini melibatkan pengembangan prototipe awal yang dapat diuji coba oleh pengguna, kemudian mendapatkan umpan balik untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut. Setiap iterasi memberikan kesempatan untuk memperbaiki kekurangan dan menyesuaikan sistem dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian ini adalah untuk agar dapat membantu dalam memanajemen data seperti dalam pencarian, pengolahan, dan penyajian data informasi secara komputerisasi. Serta, Waktu yang dibutuhkan untuk memproses satu pendaftaran berhasil dipersingkat sebesar 50%, dari rata-rata 15 menit menjadi 7,5 menit. Selain itu, akurasi data pendaftaran meningkat sebesar 20% berkat fitur validasi data yang terintegrasi dalam sistem. Kata Kunci: Sistem; Penerimaan; Platform; Pengembangan; Prototype.
Implementasi 4G Carrier Aggregation-3CC Untuk Meningkatkan Throughput Pada Smartphone Berbasis LTE-Cat9 Irmayani Irmayani; R.Deni Rahman Satrija
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i2.2085

Abstract

Kendala yang muncul pada layanan 4G LTE ketika throughput data yang diberikan, sudah mulai lambat seiring dengan makin banyaknya pengguna lain. Karena itu operator menerapkan layanan 4G LTE-Advanced, yaitu dengan Carrier Aggregation (CA). Carrier aggregation adalah salah satu metode dalam teknologi LTE yang memungkinkan penyedia jaringan untuk menggunakan bandwidth yang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas. CA menggunakan dua atau lebih component carriers (CC) dari pita frekuensi yang sama (intra-band) dan berbeda (antar-band). Untuk dapat menjalankan layanan ini, operator seluler harus memenuhi persayaratan minimal yang telah ditetapkan oleh 3GPP release-10, yaitu bandwidth minimal sebesar 20 MHz. Dalam proses impementasi dipilih area yang mewakili lingkungan yang paling umum dan memenuhi syarat yang ditetapkan untuk LTE. Pengujian dilakukan dengan implementasi script Carrier Aggregation menggunakan software iManager u2000 di operator Indosat. Selanjutnya, mengevaluasi teknik CA dengan parameter uji menggunakan data throughput di dalam area jaringan LTE yang diuji. Evaluasi kinerja teknik CA inter-band non contiguous 3-CC dialokasikan untuk 1 sel sebagai primary serving cell (PCell) dan 2 sel sebagai secondary serving cell (SCell). Implementasi Carrier Aggregation dapat dilakukan pada BTS 4G CIANJUR_IM. Hasil simulasi menunjukkan bahwa data throughput meningkat menjadi 41-58 Mbps, dibandingkan dengan data throughput sebelum implementasi CA dan throughput meningkat sebesar 37,15% dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. . Kata Kunci : 4G LTE, Carrier Aggregation, CA interband non-contiguous, throughput, component carriers
Perbandingan Metode Backpropagation dan Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Penentuan Kinerja Dosen Herly Nurrahmi; Tri Fajar Yurmama Supiyanti; Muhammad Suhaili
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/stch.v34i2.2100

Abstract

Pengambilan suatu keputusan adalah bukan suatu perihal yang mudah dikarenakan setiap keputusan yang dibuat dan dilakukan oleh seseorang harus mempertimbangkan suatu resiko yang akan ditanggung. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan suatu sistem dimana yang memanfatkan penggunaan komputer dalam setiap proses pengambilan keputusan. Pencapaian dari tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan atau baru dicapai tergantung pada kemampuan sumber daya manusia (dosen) didalam menjalankan tugas-tugasnya. Untuk dapat mengenali kemampuan dan potensi seorang dosen atas hasil kerjanya, maka sebuah perguruan tinggi harus memiliki sebuah sistem penilaian untuk mendukung keputusan dalam menentukan kinerja seorang dosen. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan metode yang memiliki nilai akurasi tinggi dengan membandingkan metode backpropagation dengan metode analytical hirarki Diagram (AHP) sehingga akan didapatkan metode yang akurasi tinggi dan cepat untuk menentukan kinerja dosen dalam pemanfataan pembelajaran daring. Untuk kriteria yang digunakan pada metode ini adalah kriteria absensi, performance, opportunity, dan integritas. Dari penelitian yang telah dilakukan didapat metode backpropagation memiliki akurasi yang tinggi dari pada metode analytical hirarki Diagram (AHP). Hasil akhir dari penelitian ini adalah pembobotan yang telah dilakukan oleh masing-masing kriteria dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan backpropagation menghasilkan solusi yang dapat digunakan untuk mendukung keputusan untuk menentukan kinerja dosen. Kata Kunci: Backpropagation, AHP, Kinerja, Dosen

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 35 No. 4 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol. 35 No. 3 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 35 No 1 (2025): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 4 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 4 (2024): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 3 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 2 (2024): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 34 No 1 (2024): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 4 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 3 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 2 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 33 No 1 (2023): Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 4 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 3 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 2 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 32 No 1 (2022): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 31 No 2 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 31 No 1 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 30 No 2 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 30 No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 29 No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 29 No 1 (2019): JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 28 No 2 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 28 No 1 (2018): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 26 No 2 (2016): SAINSTECH Vol 26 No 1 (2016): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 25 No 2 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi Vol 25 No 1 (2015): Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi More Issue