cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Prinsip Itikad Baik Dalam Perjanjian Franchise: Analisis Terhadap Hak dan Kewajiban Para Pihak Caelsea Asalyandira Azzahra; Ingrid Bianty Rahmawati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.822

Abstract

Prinsip itikad baik (good faith) merupakan asas fundamental dalam hukum perjanjian, termasuk dalam perjanjian franchise. Prinsip ini menuntut para pihak untuk bertindak jujur, adil, dan transparan dalam menjalankan hak dan kewajiban mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip itikad baik dalam perjanjian franchise, khususnya dalam konteks hak dan kewajiban franchisor dan franchisee. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis dokumen perjanjian franchise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip itikad baik berperan penting dalam menciptakan keseimbangan hak dan kewajiban para pihak, mencegah penyalahgunaan kekuatan dominan, dan memastikan keberlangsungan hubungan bisnis yang harmonis. Namun, penerapannya seringkali menghadapi tantangan, terutama dalam praktik bisnis yang kompleks dan asimetris. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan yang lebih jelas dan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif untuk memastikan prinsip ini dapat diimplementasikan secara optimal.
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi Yosua Bayu Kristianto; Endang Diyah Ikasari; Fef Rukminingsih
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.824

Abstract

Penyimpanan persediaan farmasi harus mengikuti regulasi yang berlaku untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan. Tujuannya menjaga kualitas, mencegah penyalahgunaan, dan mengelola persediaan secara efisien. Apotek berperan penting dalam pengelolaan ini, mengingat faktor lokasi dan kondisi geografis seperti suhu dan kelembaban dapat mempengaruhi karakteristik fisik dari sediaan farmasi tersebut. Pengamatan sistem penyimpanan dilakukan secara deskriptif observasional sesuai dengan Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kesesuaian proses penyimpanan obat di apotek dataran rendah dan dataran tinngi dengan pedoman standar, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan mutu sediaan farmasi, menganalisis pengaruh suhu, kelembaban, dan kondisi penyimpanan terhadap stabilitas fisika sediaan farmasi, serta perubahan stabilitas sediaan farmasi pada kondisi dan waktu tertentu di kedua apotek tersebut. Pengujian karakteristik fisik sediaan farmasi untuk mengevaluasi pengaruh sistem penyimpanan sediaan farmasi di dua apotek dengan kondisi geografis berbeda, melibatkan sampel sediaan farmasi padat, semi padat dan cair dengan zat aktif vitamin C. Pengujian karakteristik fisik sediaan farmasi dilakukan pada bulan ke nol sampai bulan ke tiga dengan menganalisis data uji sediaan farmasi SPSS versi 24. Hasil penelitian diperoleh karakteristik fisik sediaan farmasi baik pada sediaan padat, semipadat dan cair yang dilakukan pada apotek dataran rendah dan dataran tinggi memiliki hasil berpengaruh signifikan pada pengujian kerapuhan, kekerasan dan waktu hancur pada sediaan padat. Berpengaruh signifikan pada pengujian daya lekat, daya sebar, uji pH pada sediaan semipadat. Berpengaruh signifikan pada pengujian bobot jenis, uji pH, uji viskositas pada sediaan cair. Berdasarkan hasil tersebut sediaan farmasi yang disimpan pada apotek pada kondisi geografis yang berbeda di apotek mengalami perbedaan karakteristik fisik yang signifikan (p<0.05).
Tumpang Tindih Wewenang dan Tugas antara Lembaga Eksekutif dan Legislatif dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Rasji; Matthew Mikha Sebastian Matondang; Finsri Metanoya; Bayu Prasetyo
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.825

Abstract

Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) mengatakan Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah dua kelompok besar yang dapat membuat undang-undang dan peraturan. DPR adalah badan pemerintahan yang tugasnya adalah membuat dan menyetujui undang-undang. Presiden, sebagai kepala negara, bertugas menetapkan kebijakan dan membuat peraturan pemerintah. Dalam pelaksanaannya, kedua lembaga ini memiliki hubungan yang saling berkaitan dalam proses legislasi. Sejarah kewenangan DPR mengalami berbagai perubahan sejak era kolonial hingga masa reformasi, yang kemudian diperkuat melalui sistem check and balances dengan mekanisme multi-partai serta independensi dari eksekutif. DPR punya tiga fungsi utama, yakni legislasi, penganggaran, serta pengawasan, yang kewenangannya diatur dalam UU MD3, UU PPP, serta berbagai regulasi lain yang berkaitan dengan pembentukan undang-undang dan pengelolaan keuangan negara. Presiden, di sisi lain, bertugas membuat kebijakan ekonomi, politik, dan sosial untuk seluruh negara. Ini termasuk mengangkat dan memberhentikan menteri, membuat peraturan pemerintah, dan menangani hubungan dengan negara lain. DPR memiliki kekuasaan legislatif, tetapi Presiden masih dapat mengajukan, membahas, dan menandatangani rancangan undang-undang. Ini berarti eksekutif dapat terlibat dalam proses legislasi. Dalam gagasannya mengenai trias politika, Montesquieu menekankan perlunya cabang legislatif, eksekutif, dan yudikatif untuk memiliki kekuasaan yang terpisah. Namun dalam kenyataannya, DPR dan Presiden sering berbagi area kekuasaan yang sama dalam hal proses legislasi. Undang-undang dapat diusulkan oleh Presiden, dan dia juga memiliki suara dalam bagaimana undang-undang tersebut dibicarakan hingga ditandatangani menjadi undang-undang. Pada konteks ini, hal ini menunjukkan pemerintah mempunyai suara yang besar dalam bagaimana aturan dibuat di Indonesia. Karena itu, keseimbangan kekuasaan antara DPR dan Presiden sangat penting untuk membuat undang-undang dan aturan yang adil dan demi kepentingan terbaik masyarakat.
Inovasi Camilan Sehat Mie Lidi Talas dan Brokoli untuk Meningkatkanasupan Nutrisi dan Kesehatan Melalui Uji Hedonik Sinta Nur Arivah; Falentina Dwi Arfika Sari; Sherley Amalia Putri Okranniva; Serlina Dwi Anjeli
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.828

Abstract

Mie lidi merupakan salah satu makanan ringan favorit  di kalangan masyarakat Indonesia. Umumnya, mie dibuat dari tepung terigu dengan kadar protein tinggi. Di sisi lain, penggunaan tepung terigu tetap diperlukan karena kandungan glutennya memiliki peran penting dalam proses pembuatan mie. Tepung talas berperan sebagai pengganti tepung terigu, mengingat mie membutuhkan kandungan gluten. Diketahui bahwa tepung talas mempunyai kandungan amilopektin yang cukup tinggi, sehingga cocok untuk diet para penderita diabetes. Oleh karena itu, penulis ingin membuat alternatif camilan sehat yaitu MELAS BRO (Mie Lidi Talas dan Brokoli) yang kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Pembuatan produk ini dilakukan dengan uji hedonik (kesukaan) untuk mengukur tingkat kesukaan konsumen terhadap produk. Pembuatan produk ini terdapat tiga varian rasa yaitu varian gurih atau original, pedas dan manis (menggunakan cocolan coklat rasa stroberi). Hasil uji hedonik dari 50 orang responden rata-rata presentase kesukaan panelis terhadap semua aspek  organoleptik yaitu, aroma (81%), rasa (88%), tekstur  (67,3%),  dan  warna  (64,3%). Berdasarkan   hasil uji kesukaan tersebut, diketahui bahwa lebih dari 60% panelis menyukai semua aspek organoleptik dari tiga varian produk, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk “MELAS BRO”  dapat  diterima  di kalangan konsumen.
Tanggung Jawab Negara dalam Melakukan Pencegahan Mafia Tanah Davin Allister; Benny Djaja
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.831

Abstract

Kasus mafia tanah di Indonesia telah menjadi salah satu masalah serius yang merugikan masyarakat dan konsumen, khususnya pemilik tanah yang terlibat dalam sengketa dan pengambilalihan tanah secara ilegal. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan politik yang ditimbulkan oleh mafia tanah serta langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah untuk mengatasi masalah ini.
Tantangan Demokrasi sebagai Suatu Sistem yang Dinamis di Era Digital: Analisis Pengaruh Media Sosial terhadap Proses Politik Nasional Rasji; Antonio Bravo; Baharuddin Jusuf Habibie Hasta; Matthew Alexander Nainggolan
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.832

Abstract

Demokrasi sebagai sistem pemerintahan senantiasa mengalami perkembangan seiring dengan perubahan sosial, politik, dan teknologi yang terjadi dalam masyarakat. Di Indonesia, demokrasi tidak bersifat statis, melainkan dinamis dan adaptif terhadap berbagai perubahan zaman, termasuk dalam era digital yang ditandai oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis tantangan yang dihadapi demokrasi Indonesia dalam konteks digitalisasi, dengan fokus pada pengaruh media sosial terhadap proses politik nasional.Media sosial telah menjadi ruang publik baru yang memungkinkan masyarakat untuk mengekspresikan pendapat, berdiskusi, serta berpartisipasi secara aktif dalam isu-isu politik dan kenegaraan. Fenomena ini menciptakan peluang besar bagi perluasan partisipasi politik, terutama di kalangan generasi muda, namun juga menghadirkan tantangan serius seperti disinformasi, polarisasi, dan manipulasi opini publik melalui buzzer politik dan algoritma digital.Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun media sosial dapat memperkuat nilai-nilai demokrasi dengan membuka akses terhadap informasi dan partisipasi politik, namun penggunaannya yang tidak terkontrol juga berpotensi merusak tatanan demokrasi dengan menyebarkan ujaran kebencian, hoaks, dan membentuk “ruang gema” yang menghambat dialog antar pandangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa demokrasi Indonesia akan terus bertahan dan berkembang jika mampu mengelola dinamika media sosial secara bijak dan inklusif sebagai bagian integral dari sistem demokrasi yang dinamis.
Manajemen Loyalitas dalam Bisnis E-Commerce (Studi Literatur tentang Strategi dan Taktik) Anggit Dyah Kusumastuti; Diva Maheswari; Diah Anggie Navita; Sendyka Duwi Firnando Putra
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.833

Abstract

Salah satu kemajuan dalam penggunaan internet dengan adanya transaksi bisnis yang dapat dilakukan secara daring. Aktivitas transaksi bisnis tersebut dikenal dengan istilah E-Commerce. Adanya persaingan yang begitu ketat di pasar E-Commerce  menuntut perusahaan untuk tidak hanya menarik konsumen baru, namun juga mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Manajemen loyalitas menjadi kunci untuk mencapai tujuan ini. Studi literatur dalam jurnal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi dan taktik manajemen loyalitas yang efektif dalam konteks bisnis E-Commerce. Melalui tinjauan sistematis terhadap literatur akademik dan industri, penelitian ini mengkaji berbagai program loyalitas, personalisasi, pengalaman pelanggan, dan teknologi yang digunakan untuk meningkatkan retensi pelanggan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif bagi praktisi dan peneliti tentang praktik terbaik dalam membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan di era digital.
Gaya Hidup dan Stres terhadap Keseimbangan Tekanan Darah Ihsan Darmawan; Dwi Heppy Rochmawati; Dwi Retno Sulistyaningsih; Ahmad Ikhlasul Amal
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.834

Abstract

Hubungan antara gaya hidup, tingkat stres, dan faktor-faktor lain terhadap tekanan darah telah menjadi perhatian penting dalam berbagai penelitian. Kajian ini merangkum hasil dari 10 artikel penelitian yang berfokus pada gaya hidup, aktivitas fisik, pola makan, kualitas tidur, dan intervensi non-farmakologis dalam pengendalian tekanan darah. Penelitian ini menggunakan berbagai metode, termasuk studi observasional, eksperimental, dan longitudinal, dengan populasi beragam seperti remaja, lansia, karyawan, dan mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa gaya hidup tidak sehat, tingkat stres tinggi, konsumsi garam berlebih, dan pola makan buruk meningkatkan risiko hipertensi. Sebaliknya, aktivitas fisik teratur, meditasi, relaksasi nafas dalam, dan kualitas tidur yang baik efektif dalam menurunkan tekanan darah. Intervensi gaya hidup dan manajemen stres terbukti menjadi komponen penting dalam strategi pencegahan dan pengendalian hipertensi. Temuan ini memberikan panduan praktis untuk intervensi kesehatan masyarakat dan individu dalam upaya menurunkan prevalensi hipertensi.
Evaluasi Implementasi Program P5 terhadap Perkembangan Karakter Peserta Didik di SD Negeri Dukuh 01 Menggunakan Model CIPP Cyrenia Amanda Lukistasari; Suhandi Astuti
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program P5 yang ada di SD Negeri Dukuh 01 Salatiga. Penelitian ini menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan tujuan penelitian untuk mengevaluasi pelaksanaan program P5 di SD Negeri Dukuh 01 Salatiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi deskriptif dimana data dikumpulkan terutama melalui survei, yaitu wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner kepada subjek penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa, Context peserta didik 74,78%. Context guru 95,82%. Input Peserta didik 74,82%, Input guru 97,5%. Process Peserta didik 76,82%, Process guru 89,16%. Product yang ditinjau dari Peserta didik mendapatkan persentase 87,5%, sedangkan evaluasi Process berdasarkan evaluasi dari siswa mendapatkan persentase 73,2%. Sedangkan evaluasi process berdasarkan evaluasi dari guru mendapatkan persentase 87,91%. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan P5 di SD Negeri Dukuh 01 Salatiga dapat berjalan dengan baik ditinjau dari pembentukan karakter peserta didik yang mengalami perubahan ke ranah positif.
Perbandingan Dampak Video Edukasi, Leaflet, dan Edukasi Rutin terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Tanda Bahaya Masa Nifas Sri Wahyu Maryuni; Noviardi; Nastiti H Mayangsari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (April–Mei 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i1.838

Abstract

Masa nifas merupakan periode berisiko tinggi bagi ibu dan bayi, dengan 52% kematian ibu terjadi pada fase ini. Sebagian besar kasus tersebut dapat dicegah jika ibu memiliki pengetahuan tentang tanda bahaya masa nifas. Namun, rendahnya literasi kesehatan dan kurangnya metode edukasi yang standar menjadi kendala. Penelitian ini membandingkan efektivitas tiga metode edukasi—video, leaflet, dan edukasi verbal rutin—terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Uji klinis acak dilakukan terhadap 80 ibu pasca persalinan di RS Arifin Achmad, Riau. Hasil menunjukkan bahwa edukasi video memberikan peningkatan pengetahuan yang paling signifikan (p < 0,001). Dengan demikian, video merupakan media edukasi yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu terhadap tanda bahaya masa nifas.