cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 205 Documents
Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Purwodiningratan Jebres Kota Surakarta Rahmawati; Ida Nur Imamah; Nur Haryani
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1355

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara menetap pada pembuluh darah arteri. Salah satu cara untuk membantu menurunkan tekanan darah pasien yaitu dengan terapi Slow Deep Breathing. Slow Deep Breathing dapat menjadi salah satu aktivitas pilihan bagi penderita hipertensi karena membantu mengurangi ketegangan otot serta memperlambat denyut jantung. Tujuan: dilakukan penerapan terapi Slow Deep Breathing untuk mengetahui hasil penerapan terapi Slow Deep Breathing terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode: menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus pada dua responden dengan memfokuskan implementasi Slow Deep Breathing untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi dengan pemberian intervensi selama tujuh hari. Hasil: terapi Slow Deep Breathing berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pasien sehingga tekanan pasien berkurang. Responden pertama tekanan darah dari 153/91 mmHg menjadi 147/83 mmHg dan responden kedua tekanan darah dari 179/116 mmHg menjadi 169/100 mmHg. Kesimpulan: Slow Deep Breathing efektif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
The Influence of Compensation and Employee Engagement on Employee Performance: A Study at Bogor Hospital Aza El Munadiyan; Ikmal
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1217

Abstract

Human resource management literature indicates that compensation and employee engagement are two important factors influencing employee performance. However, empirical findings in the healthcare sector, particularly in developing countries, remain inconsistent. This study aims to analyze the influence of compensation and employee engagement on employee performance at Bogor Hospital in Bogor. This study used a quantitative approach with an associative design. Data were collected through a Likert-scale questionnaire from 55 permanent employees and analyzed using validity and reliability tests, simple and multiple linear regression, t-tests, F-tests, Pearson correlation, and the coefficient of determination. The results showed that compensation had a positive and significant effect on employee performance, while employee engagement had a positive but insignificant effect in the multiple regression model. Simultaneously, both variables significantly influenced employee performance, contributing 46.0%. The novelty of this study lies in the finding that, in the context of private hospitals in Indonesia, compensation plays a more dominant role than employee engagement, contrasting with the dominant findings in Western literature that position engagement as the primary predictor of performance. This research contributes to the literature on contextual human resource management and provides strategic implications for HR management in the healthcare sector.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Dalam Mengontrol Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu dherlirona; Yulianti; Rachel Teresia
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1251

Abstract

Hiperglikemia merupakan ciri khas diabetes melitus, penyakit metabolik yang disebabkan oleh anomali dalam produksi, kerja, atau keduanya dari insulin. Seseorang dengan diabetes melitus mengalami berbagai gejala yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepatuhan pasien terhadap pengendalian gula darah pada pasien diabetes berhubungan dengan dukungan keluarga. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan waktu lintas sektoral dan metode korelasional deskriptif. Pada tahun 2025, Klinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu memiliki 130 pasien dengan Diabetes Melitus, di mana 57 di antaranya diambil sampel menggunakan pendekatan Accidental Sampling. Kuesioner digunakan sebagai alat pengumpulan data utama. Analisis Chi-Square digunakan. Menurut temuan penelitian, 52,6% peserta tidak mematuhi peraturan pengendalian gula darah dan 50,1% tidak mendapatkan bantuan keluarga. Dengan nilai P 0,000 <α (0,05), dapat disimpulkan dari analisis data bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan pasien dalam pengendalian gula darah dan dukungan keluarga. Rekomendasi bagi tenaga kesehatan dapat meningkatkan pendidikan dan konseling pasien dan keluarga, sehingga mereka dapat berperan lebih aktif dalam memantau dan membantu pasien diabetes dalam menjaga pengendalian gula darah
A Critical Analysis of Health Promotion Interventions in the Prevention of Noncommunicable Diseases A Systematic Review Maria Jose R.Ximenes; Justino Brandao; Lourdes Vita; Cesaltino De Deus; Humbertu Yohanes; Jose Oqui
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1299

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) have emerged as a leading global health concern that imposes a considerable economic and social burden. Although a wide range of health promotion strategies has been applied, their capacity to produce lasting behavioural change and to lower NCD prevalence remains contested. The present study sets out to critically examine various health promotion interventions for NCD prevention through a systematic review, with the aim of pinpointing the most effective strategies as well as the obstacles encountered during implementation. A systematic review design was adopted in line with the PRISMA guidelines. The literature was retrieved from electronic database such as PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar, covering articles published over the preceding ten years. Eligible records comprised studies addressing NCD health promotion interventions in both developing and developed countries. Data were appraised through a narrative synthesis of the relevant findings. The results indicate that interventions confined to individual education achieve only limited success in sustaining long-term behavioural change. By contrast, multisectoral interventions that integrate fiscal policy (taxation), environmental modification (nudging), and digital technology (m-Health) proved markedly more effective. In developing countries the principal constraints stem from limited resources and weak community participation, whereas in developed countries the main challenge lies in addressing social disparities in access to health information.
Pemberdayaan Kader melalui Pendidikan AKSI DIDASH dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Lansia tentang Pencegahan Hipertensi Laila Indrasari; Sri Winarni; Dimas Yoga Dwi Saputra; Farida Halis
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1358

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Studi pendahuluan menunjukkan 76% lansia di RW 03 Desa Tamanharjo berisiko hipertensi, sehingga diperlukan upaya promotif-preventif melalui edukasi dan pemberdayaan kader. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberdayaan kader melalui pendidikan AKSI DIDASH (Ayo Kendalikan Sakit Hipertensi dengan Diet DASH) terhadap pengetahuan dan sikap lansia tentang pencegahan hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 38 lansia dengan teknik total sampling, dan 8 kader yang diberdayakan untuk memberikan edukasi menggunakan metode diskusi dan media flyer. Penilaian dilakukan melalui kuesioner pengetahuan dan skala Likert sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal sehingga dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan lansia (nilai rata-rata pretest 62,45 menjadi 83,84 posttest) dan sikap lansia (nilai rata-rata pretest 36,58 menjadi 45,92 posttest) dengan nilai p=0,001. Kesimpulan: Pemberdayaan kader melalui pendidikan AKSI DIDASH efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap lansia mengenai pencegahan hipertensi. Program ini direkomendasikan sebagai model edukasi berkelanjutan di posyandu lansia.