cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 168 Documents
Analisis Pengaruh Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Mutu Pelayanan Di UPTD Puskesmas Jatiranggon Liska Suspenny; , Budiharto; Trigono Ahdun
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1126

Abstract

Diterbitkannya Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 yang berisi bahwa setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan Wajib Menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan rekam medis elektronik diterima dengan baik dan berdampak terhadap mutu pelayanan di Puskesmas Jatiranggon. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif atau analistik. Populasi penelitian adalah seluruh SDM di Puskesmas jatiranggon yang menggunakan rekam medis elektronik. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa persepsi kemanfaatan adalah baik dan persepsi kemudahan adalah kurang, hal ini yang menyebabkan kurangnya mutu pelayanan. Hasil analisis bivariat didapat didapat nilai p value > 0,05 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik responden dengan persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan rekam medis elektronik . Hasil persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan RME berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap mutu pelayanan.Analisis multivariat menyatakan bahwa variasi dalam mutu pelayanan dapat dijelaskan oleh variabel persepsi kemanfaatan dan kemudahan RME. Dapat disimpulkan bahwa persepsi kemanfaatan dan kemudahan pengguna rekam medis elektronik dapat mempengaruhi mutu pelayanan. Peneliti menyarankan agar dilakukan evaluasi yang rutin,terencana dan berkelanjutan,perbaikan jaringan serta pengadaan perangkat yang memadai.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Terapi Kelasi Besi Pada Penyandang Thalassemia Mayor Di Kabupaten Bekasi Sylviasari Risgiantini; Yeny Sulistyowati; Atik Kridawati
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1132

Abstract

Kepatuhan yang rendah terhadap terapi kelasi besi membuat penyandang Thalassemia Mayor lebih berisiko mengalami komplikasi, penurunan kesehatan, dan kualitas hidup yang rendah. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan agar kepatuhan pasien dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terapi kelasi besi pada pasien Thalassemia Mayor di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh pasien Thalassemia Mayor yang menjalani transfusi dan terapi kelasi besi di Kabupaten Bekasi, berjumlah 296 orang. Dari jumlah tersebut, 181 pasien yang telah menjalani terapi minimal satu tahun dipilih dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berdasarkan Health Belief Model (HBM) dan skala MMAS-8. Analisis data dilakukan menggunakan metode univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pendidikan pasien (p=0,001), hambatan yang dirasakan (p=0,000), kepercayaan diri (p=0,025), serta dukungan keluarga (p=0,029) dengan kepatuhan terapi. Analisis regresi logistik multivariat menunjukkan bahwa efikasi diri merupakan faktor paling berpengaruh setelah dikontrol dengan dukungan keluarga dan hambatan yang dirasakan. Upaya peningkatan kepatuhan perlu difokuskan pada peningkatan kepercayaan diri pasien, penguatan dukungan keluarga, serta pengurangan hambatan dalam menjalani terapi.
Analisis Faktor Risiko Kelelahan Kerja pada Pekerja Klinik MCU Swasta X 2025 Dea Citra Alamanda; Susiana Nugraha; Dessy Laksyana Utami
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1133

Abstract

Kelelahan kerja merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan produktivitas, meningkatkan risiko kesalahan, dan memengaruhi kualitas pelayanan. ILO melaporkan lebih dari 36% pekerja global mengalami kelelahan terkait beban kerja dan stres psikososial. Riskesdas 2018 menemukan 32,6% pekerja Indonesia mengalami gejala kelelahan. Studi pendahuluan di Klinik MCU Swasta X (2025) menunjukkan lebih dari 60% pekerja, baik medis maupun nonmedis, mengalami kelelahan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di Klinik MCU Swasta X dan mengidentifikasi faktor risiko. Penelitian analitik dengan desain cross sectional, melibatkan 113 pekerja yang dipilih dengan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandarisasi dan dianalisis dengan uji chi square serta regresi logistik ganda. Penelitian menemukan hubungan antara kelelahan kerja dengan faktor individu, beban kerja, stres kerja, dan peran ganda. Analisis multivariat menunjukkan bahwa stres kerja dan jam kerja berpengaruh signifikan terhadap kelelahan, dengan stres kerja sebagai faktor risiko utama. Kelelahan kerja pada pekerja di Klinik MCU Swasta X dipengaruhi oleh stres kerja dan jam kerja. Manajemen klinik disarankan untuk melakukan pengendalian stres, pengaturan beban dan jam kerja, serta peningkatan dukungan sosial untuk mengurangi risiko kelelahan kerja.
Towards An Inclusive Nursing Education of Multicultural Pedagogies and Frameworks in Indonesia: A Systematic Review Kabak, Edison; Olivar, Jennifer Joy Ramelb; Tukayo, Isak Jurun Hans
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1134

Abstract

The lack of a comprehensive and culturally-tailored nursing education model that integrates multiculturalism and inclusivity causes widened health disparities and poor quality of care. The objective is to synthesize and critically appraise an effective pedagogical strategy, and implementation frameworks of multicultural and inclusive nursing education. This study utilized a systematic review design. Literature searches were conducted in Google Scholar, Scopus, ResearchGate, and Mendeley. Inclusion criteria encompassed publications from 2019-2024 focusing on multicultural, inclusive nursing education and cultural competence in Indonesia. The Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal tools were used to assess methodological quality. Data analysis involved thematic synthesis using NVivo software and JBI. The systematic review identified 16 studies, revealed that 6 studies (37.5%) were of high quality, 4 (25%) were moderate, and 6 (37.5%) were low. Thematic analysis in NVivo identified five key themes: Curriculum Integration (n=10 studies), Educator Competence (n=8), Active Learning Strategies (n=12), Implementation Barriers (n=7), and Assessment Tools (n=5). The findings identified core components, effective pedagogical strategies, and implementation frameworks for multicultural nursing education in Indonesia, and recommended an immediate adoption and empirical testing to validate its impact on cultural competence and healthcare equity.
Kombinasi Hipnosis Lima Jari dan Rendam Kaki Air Hangat Sebagai Intervensi untuk Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Hipertensi Manumba, Ruliyani; Kasan, Cilda; Ariani, Gusti Agung Ayu Putri
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1148

Abstract

Hipertensi dapat menyebabkan pusing, telinga berdenging, kesulitan bernapas, rasa berat di leher,cepat lelah, pandangan kabur, mimisan, dan wajah pucat Selain masalah fisik hipertensi juga dapat menyebabkan masalah psikologis seperti kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat memperburuk keadaan pasien dan menyebabkan dampak seperti depresi, gangguan tidur, risiko bunuh diri, serta mengurangi kualitas hidup pasien hipertensi. Intervensi non-farmakologis yang dapat diberikan untuk mengatasi kecemasan pada pasien hipertensi yaitu dengan hipnotis lima jari dan rendam kaki air hangat. Metode yang digunakan adalah case series dengan menerapkan hipnotis lima jari dan rendam kaki air hangat pada tiga pasien hipertensi yang mengalami kecemasan. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa kombinasi intervensi hipnotis lima jari dan rendam kaki air hangat dapat menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi. Tindakan ini direkomendasikan untuk menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi.
Pengaruh Pemberian Jeruk Nipis Madu Dan Jahe Madu Terhadap Ispa Pada Anak Balita Di Pmb “R” Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2024 Nina Nurjanah; Meinasari Kurnia Dewi; Lina Nurul Izza
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1167

Abstract

Menurut WHO pada tahun 2020 Angka Kematian Balita di dunia yaitu 10 juta jiwa pertahun. Berdasarkan data Direktorat Kesehatan Keluarga pada tahun 2020 ISPA masih menjadi masalah utama yang meyebabkan kematian pada anak balita. ISPA merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan organ saluran pernafasan bagian bawah. ISPA disebabkan oleh virus 55%, bakteri 40%, jamur 5% dengan gejala batuk, pilek dan demam. Terapi dengan jeruk nipis madu dan Jahe madu dapat menjadi tambahan dalam tatalaksana penanganan ISPA pada anak balita. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian jeruk nipis madu dan Jahe madu Terhadap ISPA Pada Anak Balita Di PMB R Tahun 2024. Metode Penelitian : menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah informed consent dan lembar observasi, hasil penelitian diperoleh responden yang diberikan jeruk nipis mengalami perubahan intensitas dari batuk pilek dan demam 37,5℃ berkurang pada hari ke 2 suhu 37℃ dan sembuh dihari ke 3 dengan suhu 36,5℃. Pada responden ke 2 dengan pemberian jahe madu pada hari ke 1 batuk, pilek dan demam suhu 37,5℃ hari ke 2 masih sama batuk, pilek dan demam suhu 37,5℃ berkurang dihari ke 3 dengan suhu 37℃. Kesimpulan yang didapatkan adalah pemberian jeruk nipis terbukti efektif dalam penyembuhan ISPA pada anak balita dengan perbedaan waktu sembuh lebih cepat 3 hari dibandingkan dengan anak balita yang diberikan Jahe Madu.
Evaluasi SIMPUS Menggunakan Metode (HOT-Fit Model) Di Puskesmas Wilayah Kecamatan Cibiru Rizky Prabawa Nugraha; Budiman; Dyan Kunthi Nugrahaeni; Suhat; Novie Elvinawaty Mauliku; Kharina Septi Lestari
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1172

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang dengan pesat mendorong pemerintah di daerah melakukan pengelolaan dan pengembangan sistem informasi kesehatan sesuai yang dibutuhkan. Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah suatu tatanan yang menyediakan informasi untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam melaksanakan menajemen puskesmas dalam mencapai sasaran kegiatannya. SIMPUS mempunyai fungsi mengelola data pasien mulai dari pendaftaran, registrasi, pemeriksaan, serta pemberian obat pasien. Data yang diinput ditampung dalam sebuah database pasien yang nantinya akan dikelompokkan sesuai dengan parameter untuk kebutuhan pelaporan sehingga dibutuhkannya pengelolaan manajemen SIMPUS yang baik. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional yaitu rancangan penelitian yang menganalisis hubungan antara faktor-faktor sebab dan akibat dengan berbagai pendekatan. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 52 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik Non Probability Sampling. Berdasarkan hasil analisis diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh variabel Human, Organization, dan Technology secara simultan terhadap variabel Net Benefit adalah sebesar 0,018 < 0,05 dan nilai f hitung sebesar 3,697 > f tabel 2,794, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh variabel Human, Organization, dan Technology secara simultan terhadap variabel Net Benefit.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Farmasi Di Salah Satu Apotek Bandung Timur Mamay Maulana Sobandi; Jajang Japar Sodik; Elvira Najwa Zain Nabawi
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1173

Abstract

Pelayanan kefarmasian yang bermutu di apotek berperan penting dalam memenuhi harapan pasien, yang pada gilirannya mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen. Seiring dengan perubahan orientasi pelayanan dari drug-oriented menjadi patient-oriented, pelayanan kefarmasian kini berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien melalui pendekatan pharmaceutical care. Perubahan ini menuntut apoteker untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku dalam berinteraksi langsung dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan informasi obat di salah satu apotek di Kabupaten Bandung, dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini mengumpulkan data primer melalui kuesioner, yang mengukur kepuasan pasien berdasarkan lima dimensi: Tangible (fasilitas dan tampilan apotek), Empathy (perhatian terhadap pasien), Reliability (keandalan pelayanan), Responsiveness (kecepatan pelayanan), dan Assurance (jaminan pelayanan). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran objektif tentang kualitas pelayanan kefarmasian di apotek dan memperlihatkan area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai kepuasan pasien yang lebih baik.