cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 177 Documents
Kinerja Ergonomi Sensor ECG AD8232 Dan Pulse Oximeter Dalam Penilaian Beban Kerja Fisiologis Industri Manufaktur Siswiyanti; Irfan Maulana Ramdhoni; Saufik Luthfianto; Mohammad Cipto Sugiono
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja ergonomi (menggunakan sensor Electrocardiogram ECG- AD8232 berbasis Internet of Things (IoT)) dan (pulse oximeter) melalui pengukuran % CVL pada 21 pekerja di industry manuaktur, serta menguji apakah terdapat perbedaan signifikan secara statistik dalam pengukuran antara kedua alat tersebut. Pengujian dilakukan dengan merekam data detak jantung secara real-time, di mana sensor AD8232 dihubungkan ke mikrokontroler ESP32 dan platform Blynk, sedangkan oximeter menggunakan metode photoplethysmography (PPG) dengan tampilan langsung pada layar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor AD8232 unggul dalam kestabilan pembacaan, akurasi sinyal ECG, dan dukungan pemantauan jarak jauh, sedangkan oximeter lebih unggul dalam kemudahan penggunaan. Hasil dari pengujian berpasangan pada subjek yang sama untuk Uji distribusi normal (Shapiro-Wilk) pada data selisih CVL menunjukkan nilai p-value (0.003) lebih kecil dari tingkat signifikansi (0.05) sehingga data selisih tersebut tidak terdistribusi normal, selanjutnya hasil uji non-parametrik Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value (0.146) lebih besar dari tingkat signifikansi (0.05) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam % CVL diantara kedua Alat, sehingga kedua alat tersebut menunjukkan kinerja yang serupa dalam hal variabilitas pengukuran % CVL dan masih bisa diterima sebagai alat alternatif pemantauan denyut jantung dan perhitungan CVL.
Inovasi Alsintan Portabel Multi Fungsi Untuk Meningkatkan Ketertarikan Generasi Z Pada Sektor Pertanian Tofik Hidayat; Siswiyanti; Mohammad Cipto Sugiono; Eva Anggra Yunita
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1197

Abstract

Rendahnya minat Generasi Z terhadap sektor pertanian menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan ketahanan pangan nasional, khususnya pada wilayah pertanian lahan terasiring yang memiliki keterbatasan akses teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi alat dan mesin pertanian (alsintan) portabel multifungsi yang sesuai dengan karakteristik lahan terasiring serta mampu meningkatkan efisiensi kerja dan ketertarikan generasi muda pada sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah metode rasional kreatif dengan pendekatan SCAMPER yang meliputi tahapan clarifying objectives, establishing function, setting requirements, determining characteristics, dan product improvement. Data antropometri petani digunakan sebagai dasar perancangan untuk memastikan aspek ergonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alsintan portabel multifungsi dengan berat ±13,5 kg dan dimensi 59 × 40 × 40 cm mampu menjalankan fungsi penyiangan gulma, pemotongan padi, dan perontokan padi secara efektif. Penggunaan alsintan ini meningkatkan produktivitas kerja hingga 1,5–5 kali dibandingkan metode manual serta menurunkan tingkat kelelahan petani. Inovasi ini berpotensi menjadi solusi teknologi tepat guna untuk meningkatkan minat Generasi Z terhadap sektor pertanian di wilayah lahan terasiring.
Pengaruh Audio Hypnotherapy Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Trimester III Di PMB “A” Kota Palembang Tahun 2025 Sugiharti; Muninggar
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1205

Abstract

Kehamilan yang sehat baik bagi ibu maupun janin adalah tujuan yang diharapkan dari asuhan kebidanan pada ibu hamil. Namun masih belum banyak ibu-ibu hamil yang mengetahui cara agar kehamilannya dapat berjalan dengan baik dan faktor apa saja yang mempengaruhi kehamilannya, terutama bagi ibu yang hamil anak pertama dan sering dianggap sebagai peristiwa yang mencemaskan (Yanti, 2022). Secara fisiologis akan terjadi ketidaknyaman secara fisik akan muncul sejak trimester I sampai dengan trimester III. Selain keluhan fisik, perubahan yang terjadi juga akan mempengaruhi secara psikologis diantaranya menimbulkan kecemasan (Wahyuni dkk, 2024). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh audio hypnotherapy terhadap tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III di PMB Hj.Andra Agustina.S.Keb Kota Palembang Periode Juli-Agustus Tahun 2025. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Hasil penelitian : diketahui bahwa dari 34 responden sebagian besar berusia 21-25 tahun sebanyak 24 responden (70,6%) dan paling sedikit berusia 26-30 tahun sebanyak 10 responden (29,4%), responden sebagian besar ibu bekerja sebagai IRT, sebagai guru , sebagai karyawan BUMN dan bekerja sebagai karyawan swasta. Bahwa hasil dari uji statistik Wilcoxon didapatkan bahwa ρ = 0,000 (ρ < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh audio hypnotherapy terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Sehingga intervensi audio hypnotherapy efektif dilakukan untuk mengurangi kecemasan ibu hamil primigravida trimester III di Pmb Hj.Andra Agustina.S.Keb Kota Palembang Tahun 2025.
Analysis of the System management data to improve the quality of health services in the Lospalos CHC, Lautém Municipality Fernandes, Daniela Rolandia Maria Umbelina; Carvalho, Marcos
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1210

Abstract

Quality services are vital indicators of healthcare quality, prompting both government and private sectors to focus on this issue. This research examines the data management system related to healthcare quality at the Lospalos Community Health Center in Lautém Municipality for the year 2021. Utilizing a quantitative analysis method with a cross-sectional approach, the study surveyed 43 healthcare personnel and applied univariate and bivariate analyses, specifically Chi-Square Analysis. The findings reveal that the management of data for health service quality was deemed poor, with a total score indicating poor management. In contrast, good management was represented by 97.6% of instances recorded. The analysis shows a significant relationship (p-value = 0.03) between effective data management (X variable) and quality of health attendance (Y variable). The study advocates for the Health Center Chief to prioritize compliance with established procedures and collaborate with the relevant Ministry to improve human resources and health facilities, ultimately enhancing service delivery and public health outcomes.
Pengaruh Pemberian Jeruk Nipis Madu Dan Jahe Madu Terhadap Ispa Pada Anak Balita Di Pmb “R” Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2024 Nina Nurjanah; Meinasari Kurnia Dewi; Lina Nurul Izza
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1214

Abstract

Menurut WHO pada tahun 2020 Angka Kematian Balita di dunia yaitu 10 juta jiwa pertahun. Berdasarkan data Direktorat Kesehatan Keluarga pada tahun 2020 ISPA masih menjadi masalah utama yang meyebabkan kematian pada anak balita. ISPA merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan organ saluran pernafasan bagian bawah. ISPA disebabkan oleh virus 55%, bakteri 40%, jamur 5% dengan gejala batuk, pilek dan demam. Terapi dengan jeruk nipis madu dan Jahe madu dapat menjadi tambahan dalam tatalaksana penanganan ISPA pada anak balita. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian jeruk nipis madu dan Jahe madu Terhadap ISPA Pada Anak Balita Di PMB R Tahun 2024. Metode Penelitian : menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah informed consent dan lembar observasi, hasil penelitian diperoleh responden yang diberikan jeruk nipis mengalami perubahan intensitas dari batuk pilek dan demam 37,5℃ berkurang pada hari ke 2 suhu 37℃ dan sembuh dihari ke 3 dengan suhu 36,5℃. Pada responden ke 2 dengan pemberian jahe madu pada hari ke 1 batuk, pilek dan demam suhu 37,5℃ hari ke 2 masih sama batuk, pilek dan demam suhu 37,5℃ berkurang dihari ke 3 dengan suhu 37℃. Kesimpulan yang didapatkan adalah pemberian jeruk nipis terbukti efektif dalam penyembuhan ISPA pada anak balita dengan perbedaan waktu sembuh lebih cepat 3 hari dibandingkan dengan anak balita yang diberikan Jahe Madu.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Disminoroe Primer Pada Remaja Di RT 02 KEL.Sukamaju KEC. Cilodong Depok Tahun 2025 Febe, Febe; Istiadah, Triana; Mustika, Hajeng Arum
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1227

Abstract

Dismenore (74,3%), (Kemenkes RI, 2020) Kejadian dismenore di Indonesia tercatat sebanyak 72,89% dan sebanyak 54% terjadi pada remaja putri, (Kemenkes RI, 2021) bekerja sama dengan Burnet Institute yang melakukan penelitian tentang kejadian dismenore remaja putri terlaporkan sebanyak 93,2% mengalami dismenore. Hasil angka kejadian dismenore di Jawa Barat, adalah sebanyak 54,9% wanita mengalami dismenore, terdiri dari 24,5% dalam kategori ringan, 21,28% kategori ringan, dan 9,36% mengalami dismenore berat.(Rahayu, 2023) Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya disminorea primer pada Remaja Putri di RT 02 Kel. Sukamaju Cilodong Depok Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah digunakan berupa kuesioner yang diberikan kepada responden, hasil penelitian diperoleh responden yangbmengalami disminorea adalah 70,6% dari variable usia menarche yangmengalami usia lebih atau sama dengan 10 tahun yaitu 85,3%, dari variabel lamanya menstruasi yang mengalami lama menstruasi yang kurang dari 7 hari yaitu 58,8%, dari variabel banyaknya menstruasi lebih atau sama dengan 3 kali ganti pembalut yaitu 50,0%, dari variabel olahraga yang melakukam olahraga kurang dari 2 kali seminggu yaitu 91,2% dan dari variabel yang mengalami stress yaitu 70,6%. Kesimpulan yang didapatkan adalah Dari 5 variabel yang diteliti hanya 1 variabel yang berpengaruh terhadap kejadian disminorea yaitu variabel stress dengan p value = 0,000 sedangkan variabel usia menarche, lamanya menstruasi, banyaknya menstruasi, olahraga tidak ada pengaruh dengan kejadian disminorea dengan p value = 0,618 p value = 1,000 p value = 1,000 p value = 0,715.
Hubungan Status Imunisasi dengan Kejadian Stunting di Kota Kupang Olla, Sinta Inriani
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1233

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di negara berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian stunting pada balita adalah status imunisasi yang tidak lengkap, yang dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi dan mengganggu proses pertumbuhan anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita di Kota Kupang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah balita berusia 12–59 bulan yang berada di wilayah kerja puskesmas di Kota Kupang. Jumlah sampel sebanyak 96 balita yang terdiri dari 48 balita stunting sebagai kelompok kasus dan 48 balita tidak stunting sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran antropometri, wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, serta penelusuran data imunisasi dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dan perhitungan Odds Ratio (OR) dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita (p = 0,018). Nilai Odds Ratio sebesar 3,12 dengan interval kepercayaan 95% CI (1,40–6,95) menunjukkan bahwa balita dengan status imunisasi dasar tidak lengkap memiliki risiko 3,12 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan balita yang memiliki imunisasi lengkap. Kesimpulan: Kelengkapan imunisasi memiliki peran penting dalam mencegah penyakit infeksi yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak. Oleh karena itu, peningkatan cakupan imunisasi dasar lengkap serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi menjadi strategi penting dalam upaya menurunkan angka stunting pada balita