cover
Contact Name
Cahaya Rosyidan
Contact Email
cahayarosyidan@trisakti.ac.id
Phone
+6281916319569
Journal Mail Official
jurnal_petro@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Gedung D, Lt.4, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 19070438     EISSN : 26147297     DOI : https://doi.org/10.25105/petro.v11i2.14060
The PETRO Journal is all about the upstream oil and downstream oil and gas industry. Upstream studies focus on production technology, drilling technology, petrophysics, reservoir study, and eor study. Downstream technology focuses on the oil process, managing surface equipment, geothermal, and economic forecast.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI" : 10 Documents clear
EVALUASI KEBERHASILAN MATRIX ACIDIZING UNTUK MENGHILANGKAN KERUSAKAN FORMASI PADA SUMUR A-1 LAPANGAN PANAS BUMI WAYANG WINDU Mochammad Rizky Mahesa Pratama; Djoko Sulistyanto; Ghanima Yasmaniar
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.012 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.13393

Abstract

Sumur A-1 merupakan salah satu sumur pada lapangan panas bumi Wayang Windu yang telah berproduksi sejak tahun 2008 dengan laju produksi uap panas steam pada periode awal produksi sebesar 44 kg/s. Sumur A-1 menjadi kandidat sumur yang akan dilakukan stimulasi pengasaman, karena mengalami penurunan produksi yang cukup signifikan dibandingkan dengan sumur-sumur disekitarnya. Stimulasi pengasaman yang akan digunakan untuk meningkatkan produksi uap panas atau steam pada sumur A-1 adalah stimulasi matrix acidizing. Matrix acidizing digunakan pada sumur A-1 dikarenakan berdasarkan analisis laboratorium yang dilakukan pada sample yang diambil menggunakan sample catcher pada kedalaman 789m dan didapati adanya endapan calcite pada kedalaman tersebut. Serta dilaksanakan pressure build up test pada sumur A-1, didapati nilai skin berdasarkan PBU test adalah sebesar +1,7 yang berarti sumur A-1 mengalami kerusakan formasi. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi keberhasilan matrix acidizing dalam menghilangkan kerusakan formasi. Evaluasi berhasil atau tidaknya matrix acidizing yang dilakukan pada sumur A-1 adalah dengan melihat kenaikan nilai permeabilitas berdasarkan PBU test serta perubahan nilai skin pada sumur menjadi bernilai negatif (-).
STUDI ANALISIS PENGARUH KULIT NANAS SEBAGAI ADITIF DALAM SURFAKTAN AOS TERHADAP PENINGKATAN RECOVERY FACTOR DENGAN METODE COREFLOOD Ryan_Fernando Ryan; Samsol; Shabrina Sri Riswati
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.832 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.13531

Abstract

Dalam Industri Perminyakan, salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan produksi minyak pada suatu sumur tua, dikembangkanlah metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Pada penelitian kali ini, metode EOR yang digunakan adalah injeksi kimia yang berupa injeksi surfaktan. Metodologi yang digunakan pada penelitian kali ini adalah studi laboratorium, yang dimana larutan brine dan larutan surfaktan AOS sebagai larutan, beserta dengan berbagai macam salinitas, 4.000 ppm dan 11.000 ppm beserta konsentrasi surfaktan sebesar 0.1% dan 0.6%. Kemudian dari larutan dan brine tersebut ditambahkan dengan aditif kulit nanas sebesar 0,5 gram. Dimana larutan surfaktan AOS beserta aditif kulit nanas akan dihitung sifat fisiknya seperti densitas, viskositas, dan IFT pada suhu 30oC dan 60­oC. Nilai yang akan digunakan pada penelitian kali ini adalah nilai yang paling rendah berdasarkan nilai IFT pada larutan brine 11.000ppm sebesar 21 dyne/cm, dan Salinitas 11,000 ppm beserta konsentrasi 0.6% sebesar 16,2 dyne/cm, dan pada larutan yang ditambahkan aditif sebesar pada 11.000ppm dan konsentrasi sebesar 0.6% didapatkan nilai hasil sebesar 13,6 dyne/cm. Didapatkan nilai injeksi RF pada brine 11.000 ppm sebesar 26,6%, pada nilai salinitas 11,000 ppm dengan konsentrasi 0.6 % sebesar 35.29% dan pada nilai yang ditambahkan dengan aditif kulit nanas beserta surfaktan didapatkan nilai sebesar 44.44%.
ANALYSIS OF CORROSION IN PRODUCTION TUBING USING OLGA SIMULATOR Astra Agus Pramana; Yusuf Revy Fadillah
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.451 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.13719

Abstract

Corrosion is a problem that occurs in the production system of industrial oil and gas. Control corrosion in tubing production is necessary for maintaining production and well direct as tubing production is the first contact with corrosion fluid and material agent. Corrosion is caused by a chemical reaction between a material and corrosion fluid. A corrosion rate prediction model can be used to predict its rate such as NORSOK and de Waard models. Both methods are used in Olga Simulator software by Schlumberger company that will be used in this paper. Some of the parameters and scenarios that influence corrosion are tested. Evaluation of reservoir pressure 40 bar, 45 bar, 50 bar, temperature 100℃, 125℃, 150℃, mono-ethylene glycol 0%, 20%, and 80% with 66,7%IE and 79,7%IE were used as corrosion inhibitors for looking at the best scenario.
THE UNDERCURRENT INDONESIA’S CITY GAS SECTOR WITH THE MODERATING WORK FORCES Andry Prima; Havidh Pramadika; Mustamina Maulani; Arinda Ristawati; Wiwik Dahani; Prana Ugiana Gio
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.664 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14060

Abstract

The continues dynamics as the object of observation in studying the milestones that any company or industry should consistently achieve in long-term growth expected to be stable. The same applies to the natural gas distribution sector or known as city gas. The movement of data from year to year continues to depict an increasing trend with regard to the city gas sector in Indonesia. The objective of this particular study is to provide a better understanding of the city gas distribution sector in Indonesia and to provide a clearer picture of a number of latent variables that must be accommodated to optimize the distribution of natural gas to cities in Indonesia. The methodology used in this study is the Structured Equation Method (SEM). In a more specific description, path analysis developed from multivariate regression is used to analyze the correlation between indicators and latent variables so as to determine the validity of the multiple regression model. Still related to the research method, by sorting the data collection released from the Indonesian Central Statistics Agency and grouping data from indicators of city gas distribution companies during the period 2010-2020 divided into income, number of workers, wages, the volume of city gas distributed, and costs associated with operations. The results of this work are to provide input to the authorities and other stakeholders in order to optimize the growth of Indonesia's gas distribution sector. The value or originality of this study is to reveal the impact of latent variables that have the status of moderating variables. Study limitations - Due to the inaccessibility of non-disclosure primary data and limited data availability, it is assumed that the data obtained from the Indonesian Central Statistics Agency is valid to describe the explanatory variables of the city gas distribution sector in Indonesia.
ANALISA PENGARUH FAKTOR TURBULEN TERHADAP NILAI SKIN PADA HASIL PRESSURE BUILD UP TEST SUMUR R iryanto talebong; Lestari; Djunaedi
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.248 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14064

Abstract

Adanya aliran turbulen atau lebih sering dikenal sebagai aliran Non-Darcy ini merupakan salah satu keadaan yang menyebabkan profil kelakuan aliran yang unik di reservoir. Hukum Darcy yang selama ini sering kita gunakan mengasumsikan bahwa aliran yang terjadi di media berpori merupakan aliran laminer, sehingga dengan adanya aliran turbulen pada reservoir, penggunaan hukum Darcy menjadi tidak akurat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Non Darcy yang dilakukan secara manual. Data-data yang diperlukan meliputi data tekanan (Pws) dan waktu (∆t), data karakteristik reservoir sumur R meliputi data porositas (ø), viskostas gas (µg), gas gravity (Yg), faktor volume formasi gas (Bg), total kompresibilitas (Ct), ketebalan formasi (h), well radius (rw), dan data penunjang seperti laju alir (Qg), dan Durasi Pressure build up test (PBU) (tp). Penelitian ini akan mengevaluasi pengaruh nilai faktor turbulent terhadap nilai skin dan sekaligus membandingan nilai skin pada metode Non darcy secara manual dengan Metode Darcy dengan menggunakan bantuan software. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode Non Darcy dan metode Darcy didapatkan hasil untuk matode Non Darcy secara manual yaitu nilai skin sebesar -1,627 dengan faktor turbulensi sebesar 0,0000004202 sedangkan, untuk metode Darcy dengan mengunakan bantuan software didapatkan nilai skin sebesar -1,6.
EVALUASI HIDROLIKA LUMPUR PEMBORAN PADA PENGANGKATAN CUTTING DALAM TRAYEK 16 INCH SUMUR “F-03” LAPANGAN “X” Frenaldo Ponggohong; Ir. Mulia Ginting, MT; Rizki Akbar, ST, MT
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.406 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14195

Abstract

Sistem hidrolika lumpur pemboran berperan penting dalam keberhasilan operasi pemboran. Salah satu peran utamanya ialah dalam hal pembersihan lubang bor (pengangkatan cutting), dimana persentase hidrolika yang semakin tinggi akan mempengaruhi pembersihan lubang bor yang lebih optimal sehingga operasi pemboran bisa berjalan dengan lancar. Pada karya tulis ini akan dilakukan evaluasi hidrolika pemboran pada trayek 16” sumur “F-03” lapangan “X” dalam mengangkat cutting. Metode Bit Hydraulics Horse Power (BHHP) digunakan dalam mengevaluasi sistem hidrolika lumpur pemboran. Sedangkan untuk mengevaluasi pengangkatan cutting digunakan metode Cutting Carry Index (CCI). Dilakukannya evaluasi hidrolika lumpur pemboran bertujuan untuk menilai kinerja lumpur pemboran dengan metode BHHP dalam pengangkatan cutting ke permukaan. Dari penggunaan metode ini akan dilihat seberapa baik lumpur dalam mengangkat cutting ke permukaan, dimana batas minimum cutting terangkat ke permukaan adalah 1. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai persentase hidrolika pemboran yaitu sebesar 27 – 29,7%. Sistem hidrolika pemboran pada sumur “F-03” masih dikatakan optimal walaupun nilai persentase hidrolikanya masih dibawah nilai optimal yaitu dibawah 65% menurut teori Bit Hydraulics Horse Power (BHHP) dikarenakan lumpur pemboran mampu mengangkat cutting hingga permukaan. Hasil evaluasi pengangkatan cutting pada trayek 16” memberikan hasil yang baik dilihat dari nilai CCI sudah diatas batas minimum yaitu berkisar antara 1,45 – 2,32.
ANALISIS KELAYAKAN PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI PANAS BUMI BERDASARKAN POTENSI DAN PERHITUNGAN KEEKONOMIAN MENGGUNAKAN METODE CAPITAL BUDGETING LAPANGAN “AC”, PROVINSI MALUKU UTARA Sekar Ayu Citrowati; Fajar Hendrasto; Benyamin; Nurkholis Hariyadi
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.764 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14197

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menilai kelayakan dari suatu proyek pengembangan lapangan panas bumi “AC” pada Wilayah Kerja Panas Bumi Kab. Halmahera Selatan. Parameter yang digunakan yaitu perhitungan volumetrik untuk menentukan besarnya potensi panas bumi dan juga perhitungan keekonomian menggunakan metode capital budgeting serta parameter keekonomian yang digunakan untuk menentukan kelayakan proyek adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Discounted Payback Period dan Profitability Index. Hasil dari penelitian adalah potensi panas bumi sebesar 27,8 MW dengan kapasitas yang dikembangkan proyek pembangkit listrik energi panas bumi dengan sebesar 10 MWe. Karakteristik pada daerah penelitian didukung adanya aktifitas vulkanik yang disusun oleh batuann gunungapi pele dan gunungapi lansa serta didapatkan manifestasi berupa hotspring dan steam vent. Resistivitas pada sistem caprock sebesar <10 Ωm. Dalam analisis kelayakan finansial proyek pengembangan lapangan panas bumi diperlukan perhitungan drilling and proven resource, capex, opex dan projet cash flow. Dari hasil simulasi terhadap proyeksi cashflow proyek, diperoleh nilai indikator ekonomi untuk menentukan investasi dan pelaksaan proyek yang dihasilkan NPV 16.000.000 USD, IRR 12%, dengan nilai PI 3,66 proyek investasi akan diterima apabila nilai PI yang dihasilkan >1. Dapat disimpulkan bahwa secara finansial proyek investasi pengembangan lapangan panas bumi baru di lapangan “AC” adalah layak untuk dilaksanakan.
EVALUASI OPTIMASI HYDRAULIC PUMPING UNIT PADA SUMUR AN-01 DI LAPANGAN X Ahmad Subianto Ndiba; Ir. Mulia Ginting, MT; Reno Pratiwi S.T., M.T
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.202 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14369

Abstract

Lapangan X merupakan Lapangan yang terletak di Bojonegoro, Jawa Timur. Sumur AN-01 adalah salah satu sumur di lapangan X yang menggunakan pompa Hydraulic pump Unit. Produksi dari sumur AN-01 cenderung mengecil sehingga dirasakan perlu untuk mengevaluasi dan mengoptimalisasi pompa pompa yang terpasang di sumur tersebut. Dalam melakukan Evaluasi dan Optimasi sumur yang menggunakan Hydraulic Pump Unit dilakukan Analisa terhadaP kemampuan sumurnya (IPR) dan efesiensi volumetris pompa terpasang. Jika efesiensi volumetris pompa terpasang lebih kecil dari 50 % maka dilakukan optimasi pompa dengan mengganti stroke length dan kecepatan pompa. Berdasarkan studi yang dilakukan, sumur AN-01 yang semula menggunakan pompa terpasang dengan Stroke length 64 inch dan kecepatan pompa 5 spm menghasilkan laju alir 76,6 Bfpd dengan efisiensi volumetris 40,5 % Setelah dilakukan optimasi dengan merubahn stroke length menjadi 110 inch dan kecepatan pompa menjadi 5,7 Spm dihasilkan laju alir sebesar 204 Bfpd dengan efisiensi volumetris sebesar 55 % Kata kunci: Artificial lift , efficiency volumetric, Hydraulic Pumping Unit, Optimasi, Stroke Length
STUDI OPTIMASI PRODUKSI PADA RESERVOIR GAS WATER DRIVE Marmora Titi Malinda; Sutopo; Muhammad Taufiq Fathaddin
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.547 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14989

Abstract

Suatu reservoir gas water-drive mempunyai nilai recovery factor yang lebih rendah dibandingkan dengan resevoir gas depletion-drive. Salah satu metode yang dikembangkan untuk meningkatkan faktor perolehan pada reservoir gas water-drive adalah dengan metode co-production. Metode ini memproduksikan air secara terencana untuk mengurangi pengaruh water influx pada kolom gas. Pada penelitian ini suatu konseptual single-well model reservoir gas depletion-drive serta water-drive dibangun, kemudian dilakukan analisis terhadap kelakuan model tersebut. Teknik co-production kemudian dilakukan dengan menambah satu tubing produksi air pada reservoir gas water-drive. Analisis dilakukan dengan membuat skenario produksi terhadap model reservoir gas apabila diterapkan metode optimasi co-production. Dari hasil penelitian paper ini, didapatkan bahwa penerapan teknik co-production mampu menambah kumulatif produksi sebanyak 5.2 BSCF pada reservoir gas water-drive.
EFFECT OF ION CONCENTRATION OF SMART WATER ON OIL RECOVERY BY SPONTANEOUS IMBIBITION TEST Shabrina Sri Riswati; Wisup Bae; Muslim Abdurrahman; Adi Novriansyah; Syamsul Irham; Dwi Atty Mardiana; Pauhesti
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.976 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.15003

Abstract

Smart waterflooding has proven successfully improving oil recovery in numbers of laboratory and field scale applications. The phenomena behind the positive outcome is concluded to be wettability alteration. The smart water composition changes the wettability of the rock surface into partially water-wet, thus promoting a spontaneous imbibition of the aqueous phase and displacing the oil. However, there are some mechanisms causing the wettability alteration that have been proposed by researchers. The present study examines the oil recovery from spontaneous imbibition tests by modifying certain ion composition of the smart water. Prepared core samples with initial water and oil saturation were immersed in spontaneous imbibition cells filled with smart water and the oil recovered was monitored for some period of time. The predesigned smart water compositions consist of different ions concentration, i.e., Na+, Ca2+, and Mg2+, while maintaining identical total dissolved solid (TDS). The experimental results found that the ion composition of smart water affects the oil recovery regardless of the TDS, and low Ca2+ and Mg2+ concentrations shows the highest recovery factor.

Page 1 of 1 | Total Record : 10