cover
Contact Name
Cahaya Rosyidan
Contact Email
cahayarosyidan@trisakti.ac.id
Phone
+6281916319569
Journal Mail Official
jurnal_petro@trisakti.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Gedung D, Lt.4, Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No. 1 Grogol, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Petro : Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 19070438     EISSN : 26147297     DOI : https://doi.org/10.25105/petro.v11i2.14060
The PETRO Journal is all about the upstream oil and downstream oil and gas industry. Upstream studies focus on production technology, drilling technology, petrophysics, reservoir study, and eor study. Downstream technology focuses on the oil process, managing surface equipment, geothermal, and economic forecast.
Articles 301 Documents
REVIEW ARTICLE: ENERGY SAVING AND EFFICIENCY METHODS IN PETROCHEMICAL INDUSTRY Devania Helena Kharisma Triaji
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.249 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.8582

Abstract

Energy Saving and Efficiency Methods in the Petrochemical Industry are indispensable for the petroleum industry. Energy saving and efficiency is now recognized as the most important goal worldwide. Therefore, it is currently common to combine traditional mechanism methods based on momentum transport, energy transport, quality transport (TT) and reaction engineering (RG) (TT-RG), with data-driven artificial intelligence methods. The aim is to achieve production optimization and energy savings. By streamlining and saving energy in the petrochemical industry, we can take petroleum and petrochemicals in a more advanced and efficient direction. The methods that can be used are AP based mechanism method, TT-RG, data-based artificial intelligence method, and hybrid method which combines mechanism and data-driven. For the most appropriate method, we can choose according to our needs by weighing the advantages and disadvantages of each method. Finally, the future development direction for energy efficiency evaluation in complex petrochemical industries is given.
PEMANFAATAN BIODEMULSIFIER UNTUK MENURUNKAN KADAR AIR TERCAMPUR havidh pramadika; bayu satiyawira; cahaya rosyidan; zakiah darajat
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.448 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.8772

Abstract

Emulsion is one of the problems that is often found in the petroleum production process which needs to be avoided because it can reduce the economic value of oil, the large water content in oil makes the selling price low, even if the water content of the oil is above the standard, the oil may not be accepted in the market. Therefore, this study will try to reduce the water content in the oil, while the formulation of the problem in this study is, knowing whether citric acid from lemon can be used as a demulsifier, knowing what concentration is the most optimal, and knowing whether citral acid from lemon is more optimal than in the NaCl and KCl demulsifier, increasing the concentration of 60% was proven to also increase separate water, where at a concentration of 30% citric acid was the highest to make water separate by 58% while increasing the concentration to 60% was also able to increase water separated by up to 92% minutes 1440 , from that experiment on do the concentration greatly affects the separate water and lemon citric acid can be used as a demulsifier.
Optimisasi Operasi Pemboran Di Basin Afrika Utara Aly Rasyid
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 2 (2021): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.523 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i2.8809

Abstract

Drilling optimization objective was to reduce costs, improve wellbore conditions and integrity for increasingly challenging reservoirs while establishing maximum safety performance and environmental custodianship. Even though the final result of a drilling operation is easily observed, what almost always goes unnoticed is the complexity of the issues involved in the planning and execution of a drilling operation and the number of topics involved in such a process. In this paper, as case study of the exploration drilling in Hamada region, North Africa has been evaluated. Over the period of 2006 to 2011, continued drilling improvement was achieved. Key elements in the optimization included focus on management drilling team structure, engineering well planning, improvements on managing drilling operations such as on site safety management practices, and also post drill analysis to implement lesson learn for the next well to be drilled. As the result, while drilling 26 wells during the 2006 until 2011, drilling days were successfully reduced from 87 days (first well) to the average 40 days, and very good safety record performance. Keywords : optimization, drilling cost, drilling performance
EVALUASI PENANGGULANGAN HILANGNYA SIRKULASI LUMPUR PADA SUMUR CLU-14 LAPANGAN CLU-D/6 Alfredo Meirexa; Abdul Hamid; Ghanima Yasmaniar
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 2 (2021): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.027 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i2.8901

Abstract

Hilangnya Sirkulasi lumpur pemboran ialah hilangnya semua atau sebagian lumpur dalah sirkulasinya dan masuk kedalam formasi. Lost Circulation merupakan salah satu dari banyak tipe masalah yang dihadapi dalam proses pemboran. Oleh karena itu perlu adanya perancanaan pemakaian lumpur pemboran yang baik dan benar agar pemboran dapat berjalan dengan lancar. Masalah-masalah yang sering terjadi pada operasi pemboran, antara lain: pipas terjepit akibat pengembangan lapisan shale, pack off, lost circulation dan lain-lainya Pemboran sumur CLU-14 adalah sumur vertical yang berada pada lapangan CLU-D/6. Pada sumur CLU- 14 terjadi permasalahan hilangnya sirkulasi lumpur pada kedalaman 3185 ft. sumur CLU-14 mengalami total loss, sehingga tidak ada lumpur yang kembali ke permukaan. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan pada kedalaman 3185 ft diperoleh nilai tekanan hidrostatik sebesar 4357,3 psi, nilai tekanan fracture 4358,62 psi, nilai tekanan formasi 2141,61 psi dan Equivalent Circulation Density (ECD) sebesar 8,34 ppg, dan Bottom Hole Circulation Pressure atau BHCP sebesar 3935,58 psi. Penyebab terjadinya hilang lumpur adalah natural fracture. Metode penanggulangan yang dilakukan pada sumur CLU-14 adalah LCM dan blind drilling. Metode dengan menggunakan LCM tidak berhasil menutup zona loss, sehingga dilakukan metode Blind drilling. Blind drilling dilakukan untuk menjaga stabilitas lubang dengan cara menjaga tekanan hidrostatik. Metode ini berhasil hingga total depth. Sehingga menghentikan laju dari hilangnya sirkulasi lumpur pemboran Kata kunci: Hilang Sirkulasi, Lumpur Pemboran, LCM, Blind Drilling
PENGGUNAAN METODE MATERIAL BALANCE DALAM PENENTUAN ISI AWAL GAS DI TEMPAT PADA RESERVOIR ZX FX Krisna Putra Tapangan; Lestari Lestari; Aqlyna Fattahanisa
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.038 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.8905

Abstract

Reservoir ZX merupakan reservoir gas basah ( wet gas reservoir ) yang diketahui jenisn reservoirnya melalui metode kualitatif dengan analisa komposisi hidrokarbon reservoir, karakteristik fluida reservoir dan data PVT. Pada penelitian yang dilakukan, analisa komposisi hidrokarbon mulai dari karbon C1 hingga C7+, data karakteristik fluida reservoir yaitu GLR, API, dan SG gas. Karena reservoir ZX adalah reservoir gas basah ( wet gas reservoir ), dilakukan pengkoreksian kumulatif dari gas yang diproduksi dari Gpdry menjadi Gpwet dengan metode vapor equivalent dengan nilai Veq didapatkan sebesar 1690.               Dalam penelitian, penentuan jenis tenaga dorong dari reservoir ZX menggunakan metode energy plot dan P/Z Vs Gp. Hasil metode energy plot tidak terdapat water influx yang menandakan jenis tenaga dorong pada reservoir gas adalah depletion gas drive dan sesuai dengan analisa pada garis plot metode P/Z Vs Gp yang menandakan jenis tenaga dorong depletion gas drive. Perhitungan isi awal gas di tempat pada penelitian digunakan metode volumetrik, Material Balance 3113,135 BSCF dan memiliki nilai recovery factor dari metode Material Balance adalah 80,523%.
PENGGUNAAN PETA SOI DALAM OPTIMASI PENENTUAN LOKASI SUMUR SISIPAN DENGAN MODEL RESERVOIR 3-DIMENSI: STUDI KASUS PENGEMBANGAN LAPANGAN CAL LAPISAN CA Chiva Angel Limbe; Maman Djumantara; Djunaedi Agus Wibowo
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 3 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.047 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i3.8906

Abstract

Lapangan CAL terletak 70 km arah Timur Laut dari Jakarta, ditemukan pada 1980 dan mulai berproduksi pada 1982. Lapangan ini merupakan bagian dari Wilayah Kontrak Offshore North West Java (ONWJ) yang terletak di Laut Jawa dengan luas area sekitar 8.300 km2. Lapangan ini mengalami puncak produksi pada 2011 dengan laju produksi 2800 BOPD. Seiring berjalannya waktu, lapangan ini mengalami penurunan produksi, sehingga perlu dilakukan pengembangan lapangan untuk mengoptimalkan pengurasan reservoir.Pengembangan lapangan dilakukan untuk mempertahankan/meningkatkan produksi dan mengoptimalkan pengurasan reservoir. Salah satu upaya untuk itu adalah dengan penambahan sumur sisipan (infill well). Pengembangan lapangan difokuskan pada satu lapisan, yaitu Lapisan CA. Untuk  memilih lokasi sumur sispan yang tepat digunakan peta SOI (Simulation Opportunity Index). SOI merupakan sebuah variabel yang digunakan untuk mengidentifikasi zona dengan potensi produksi yang tinggi. SOI dihitung dengan mengkombinasikan fungsi volume moveable oil, properti batuan dan fluida, juga energi yang berasal dari tekanan reservoir untuk memperoleh zona yang potensial.Beberapa skenario di-run untuk pengembangan lapangan ini. Skenario dijalankan mulai dari 2018 hingga 2037 dengan constraint minimum produksi minyak sebesar 25 STB/D dan BHP minimum sebesar 150 psi. Skenario I merupakan basecase dan menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 14,45 MMSTB ( RF = 19,6%). Skenario III merupakan basecase ditambah 2 sumur sisipan dan menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 15,80 MMSTB (RF = 21,4%). Skenario V merupakan basecase ditambah 4 sumur sisipan dan menghasilkan kumulatif produksi minyak sebesar 15,92 MMSTB (RF = 21,5%).
Planning of Casing Design in AOV-1 Well Drilling, ANTARIS Field KSO Pertamina EP – Banyubang Blora Energi (BBE) Bambang Ariyanto; Nur Suhascaryo
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 2 (2021): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1302.222 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i2.8940

Abstract

The AOV-1 well is a development well that is planned to be drilled in the “ANTARIS” Field. Based on the data obtained from the nearest well of “AOV-1” well, a casing design will be carried out, therefore it is necessary to select casing specifications. So that it can meet the requirements technically and economically.               Casing design planning is the preparation of file collected from drilling prognosis, and daily drilling report so that it can be used for calculation of pressure parameters, knowing stratigraphy, lithology, subsurface data, availability of casing stock in warehouse, and planning technical calculations for casing design operations such as d-exponent calculation to determine pore pressure, pressure calculation (formation pressure, overburden pressure, fracture pressure), calculation of the load received by casing (burst load, burst load design, collapse design), determination of casing setting depth, casing grade selection for casing design, calculation of biaxial stress correction of tension and compression stress, calculation of safety factor, and finally, calculation of economics from planning casing design.               7 ” casing program grade K-55, 20 PPF, BTC at a depth of 0 - 1968.5 ft TVD with safety factor Ni = 3.83 each; Nc = 2.19; Nj = 13.54, only 1 section is performed. casing program 9/8 " Casing program  with grade K-55, 36 PPF, BTC at a depth of 0 - 820 ft. TVD with a safety factor of each Ni = 9.91; Nc = 4.83; Nj = 30.06, only 1 section is performed. 13 3/8 " casing program with grade K-55, 54.5 PPF, BTC at a depth of 0 - 250 ft. TVD with a safety factor of each Ni = 63.77; Nc = 22.99; Nj = 226.73, only done 1. The total cost for casing planning is $ 57,689 or around Rp. 816,876,240 of the budget provided, which is $ 65,000 or around Rp. 920,400,000.
Surveillance dan Monitoring Injeksi Air di Lapangan “X” MULIA GINTING; Ziad Tourik; Cornelius Rezi
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.585 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.9131

Abstract

Salah satu faktor keberhasilan injeksi air adalah dilakukan program surveillance dan monitoring yang baik. Kegiatan surveillance dan monitoring dilakukan dengan, mengamati kondisi sumur injeksi, kondisi sumur produksi,  respon sumur produksi terhadap sumur injeksi dan mengamati keefektifan penginjeksian.. Tujuan penelitian ini melakukan surveillance dan monitoring di lapangan “X” yang mempunyai 1 sumur injeksi air  dan 6 sumur produksi .  Surveillance (pengawasan) dan monitoring (pengamatan)  dilakukan dengan menggunakan sinergi antara Metode Hall Plot, Chan diagnostic Plot, Analisa Konektivitas Sumur dan Voidage Replacement Ratio sehingga diperoleh gambaran  keefektifan  injeksi air yang dilakukan.  Dari analisis Hall plot terhadap sumur injeksi Z-1 mengindikasikan bahwa sumur injeksi tersebut dalam keadaan normal. Dari analisis Chan’s diagnostic plot terhadap sumur-sumur produksi, diperoleh hasil bahwa  sumur Z-3, Z-5 dan Z-7 mengalami coning dan  sumur Z-2, Z-4, dan Z-6 mengalami channeling. Dari hasil konektivitas sumur injeksi dengan sumur produksi disekitarnya diperoleh hasil bahwa konektivitas sumur injeksi Z-1 dengan sumur Z-2, Z-3, Z-4 cukup bagus sementara konektivitas sumur injeksi Z-1 dengan sumur Z-5, Z-6, Z-7 dikategorikan buruk. Dari analisis VRR didapatkan nilai VRR sebesar 0,45. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan dari Surveillance dan Monitoring yang dilakukan pada injeksi air di lapangan “X”,  penginjeksian yang dilakukan tidak terlalu efektif
Cover Vol.10 No.1 jurnal petro
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9575.896 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.9207

Abstract

Abstract
Daftar Isi Vol.10 No.1 jurnal petro
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.586 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.9208

Abstract

Abstract