cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 (2005): November" : 10 Documents clear
PERBAIKAN PROSES PENGELASAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN DAN KEKERASAN HASIL SAMBUNGAN LAS PADA BENGKEL KONSTRUKSI DAN OTOMOTIF DI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Subeki, Nur; Mubin, Ahmad
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.965 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.935

Abstract

Peranan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam menunjang pembangunan daerah sangat besar. Untuk itu pemberdayaan UKM, termasuk para pemilik bengkel haruslah terus dilakukan dengan cara pembinaan penerapan teknologi, baik teknologi proses maupun desain konstruksi, sehingga dapat meningkatkan kuantitas, kualitas dan daya saingnya.Teknologi Proses Pengelasan yang digunakan oleh para ahli las pada bengkel konstruksi  selama ini masih konvensional, yang diperoleh secara turun-temurun, demikian pula desain konstruksinyanya belum berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas, sehingga kualitas sambungan dan bentuk konstruksi yang dihasilkan kurang memberikan jaminan kekuatan dan kekerasan permukaan konstruksi sambungan.Pemilihan tempat kegiatan di Bengkel Mobil Adi Puro dan Bengkel Las Dalbo terletak di Desa Tlogomas dan Desa Tlogo Indah Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, karena dilihat dari posisi kedua bengkel tersebut menempati tempat yang strategis untuk pengembangan usaha dimasa yang akan datang. Hal inilah yang mendorong diadakannya kegiatan pengabdian untuk pengembangan kedua bengkel tersebut agar menjadi lebih maju dan mapan dalam pengembangan jasa perbengkelan.Keberhasilan penerapan IPTEK yang dilakukan adalah adanya peningkatan kemampuan tukang las dalam hal : 1). Penerapan prosedur pengelasan dengan baik yaitu:  meliputi langkah persiapan dengan pembersihan permukaan yang akan dilas, penyusunan kampuh las dengan baik serta menggunakan alat pengamanan standar. 2). Pelaksanaan pengelasan sudah ada peningkatan dalam memilih elektrode, arus dan media pendingin yang cocok untuk jenis pengelasan tertentu. 3) Pasca pengelasan diadakan pembersihan permukaan dan juga paniting. Peningkatan kekerasan hasil penerapan IPTEK dengan sebelumnya adalah sebesar 2,3%. Sedangkan untuk kekuatan tarik meningkat sebesar 5,65 %. Dilihat dari sisi penambahan alat Jig ang Figture dapat meningkatkan ketelitian dari pergeseran konstruksi sebesar 3-5 cm.
APLIKASI TEKNOLOGI PUPUK ORGANIK AZOLLA PADA BUDIDAYA PADI SAWAH DI DESA MANDESAN KECAMATAN SELOPURO KABUPATEN BLITAR Laily Kuncarawati, Ikip
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.486 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.931

Abstract

Ketergantungan penggunaan pupuk an-organik (Urea) pada budidaya padi sawah olehpetani di desa Maudesar Kabupaten Blitar merupakan masalah yang perlu dipecahkankarena petani belum memiliki altematif lain untuk memupuk tanarnan padi . Namun saatini dengan harga urea yang tinggi banyak petani mengeluh dan ada kecenderunganuntuk mengurangi rekomendasi pemberian pupuk di sawah. Perilaku ini akanmenyebabkan pertumbuhan dan produksi padi terganggu, dan lebih luas lagi akanmempengaruhi keamanan pangan nasional. Kendala tersebut dapat diatasi denganpenggunaan pupuk organik Azolla untuk mengurangi ketergantungan pupuk an-organikserta dapat menjaga kondisi tanah serta dapat menuju pada sistim pertanian yangberkelanjutan.Hasil penelitian laboratorium Pusat Pengembangan Bioteknologi UniversitasMuhammadiyah Malang (UMM) menunjukkan bahwa, Azolla merupakan tanaman pakuair yang banyak tumbuh di lahan sawah yang bersifat menguntungkan. Azolla selamahidupnya bersimbiosis mutualistis dengan ganggang hijau biru (Anabaena azollae),yang mampu memfiksasi nitrogen (N2). Kemampuan simbiosis Azolla anabaena untukmereduksi nitrogen dari atmosfer menjadi amonia melalui enzim denitrogenase telahdibuktikan cukup efektif dibandingkan jenis simbiotik lain pada kadar nitrogenlingkungan air yang rendah. Jumlah unsur nitrogen yang dapat ditambat melalui simbiosisAzolla - Anabaena azollae cukup tinggi. Pengukuran besarnya aktivitas penambatangas nitrogen menunjukkan bahwa simbiosis Azolla - Anabaena azollae dapat menambatN2 sebesar 7,2 - 7,8 mg N2 per gram berat/kering. Pada kondisi pertumbuhan Azollayang baik dapat dihasilkan 335 - 675 kg N2/Ha/th setara dengan 333 ton berat basahAzolla sp, dengan kandungan nitrogen sebesar 840 kg per hektar luas tanah ( Sugihartodalam Maftuchah,1998 ).Penerapan teknologi pupuk organik Azolla pada padi sawah bertujuan untuk mengurangipenggunaan pupuk an-organik (Urea) dan meningkatkan produksi tanaman padi dilahan sawah. Selain itu dapat mengurangi biaya produksi pengolahan tanah danpenggunaan pupuk.1,2,3) Staf Pengembangan Bioteknologi UMetode yang digunakan meliputi: Penyuluhan, Demplot dan Sistem PendampinganMahasiswa PKL ( praktek kerja lapang ). Ketiga kegiatan tersebut dilakukan secaraterpadu. Pada penerapan teknologi ini sebagai khalayak sasaran untuk penyuluhanadalah Petani desa Mandesan, untuk obyek yang dijadikan Demplot dan pendampinganadalah petani maju dari kelompok tani, dengan harapan teknologi yang mereka kuasaidiinformasikan dan diterapkan petani lain di desa Mandesan. Dengan demikianpenerapan teknologi tersebut secara berantai dapat diadopsi oleh seluruh petani diMandesan.Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa pemakaian pupuk organik Azolla padabudidaya padi sawah telah memberikan beberapa keuntungan: 1) Mengurangipenggunaan pupuk kimia khususnya pupuk N. 2) Meningkatakan pendapatan petanikarena lebih efisien dalam biaya pengelolaan budidaya padi sawah. 3) Meningkatkankualitas mutu gabah .4) Dalam jangka panjang akan menguntungkan kondisi tanahmenuju sistim pertanian yang berkelanjutan.Hasil dari kegitan pendampingan telah terbentuk kelompok tani yang telah mengadopsiteknologi pupuk organik Azolla dan bersikap proaktif dalam menggunakan pupuk organikazolla pada budidaya padi sawah di desa Mandesan Kabupaten Blitar.lmplikasi dari kegiatan penerapan IPTEK ini yaitu, perlu adanya suatu gerakanpemberdayaan penggunaan pupuk organik Azolla pada petani untuk wilayah yanglebih luas, serta perlu adanya penghargaan yang lebih tinggi terhadap mutu produkorganik yang dihasilkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.
OTOMATISASI MESIN TETAS UNTUK MEINGKATKAN PRODUKSI DOC (DAY OLD CHICK) AYAM LURIK DAN EFISIENSI USAHA ., Suyatno
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.681 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.936

Abstract

Permasalahan utama usaha peternakan ayam Lurik di Jawa Timur adalah keterbatasanbibit DOC untuk peremajaan maupun membuka usaha baru. Selama ini bibit ayamdiperoleh di sentra pembibitan, khususnya di Tulungagung. Peternak ayam Lurik diMalang sangat sulit memperoleh bibit, karena harus pesan dalam waktu yang cukuplama (minimal 3 bulan). Kondisi ini disebabkan permintaan bibit sangat tinggi, sedangkanproduksi bibit relatif terbatas. Untuk itu, peternak mitra berusaha menghasilkan bibitayam dengan menggunakan mesin tetas sederhana. Kendala utama dalam penggunaanmesin tetas ini adalah daya tetas yang masih rendah (60-65%), karena kontrol suhu,kelembaban, dan cara pemutaran telur masih manual. Oleh karena itu perlu dilakukanotomatisasi mesin tetas yang dapat meningkatkan daya tetas telur.Keterbatasan penggunaan mesin tetas manual adalah : (1) pemutaran telur manual, (2)kontrol suhu kurang baik, (3) distribusi panas dan kelembaban kurang merata, serta (4)stabilitas panas dalam mesin kurang baik. Kondisi tersebut menyebabkan perkembanganembrio kurang baik dan bahkan meningkatkan kematian embrional ayam, sehingga dayatetas telur rendah. Untuk mengatasi hal itu, maka dalam program vucer ini, pelaksanamelakukan otomatisasi mesin tetas, khususnya dalam pemutaran rak telur danpengontrolan suhu serta kelembaban yang menjamin perkembangan embrio lebih baik.Program ini diterapkan pada peternakan ayam Lurik yang dikelola Pak Irfan di desaKajang Santri Kecamatan Junrejo Kota Batu.Hasil kegiatan diperoleh daya tetas telur ayam lurik yang tinggi, yaitu berkisar antara 81- 83%. Daya tetas yang tinggi ini merupakan indikator bahwa otomatisasi mesin tetasyang didesain sudah mampu berfungsi dengan baik. Rak telur pada mesin tetas dapatberputar secara otomatis setiap 4 jam sekali (6 kali dalam 24 jam). Putaran ini sangathalus, sehingga tidak menimbulkan getaran tinggi pada telur. Selain itu, suhu dankelembaban dapat merata, karena digunakan blower. Kelembaban yang ditimbulkanjuga sangat baik dengan digunakannya pengatur uap air dalam mesin. Pengisian airjuga sangat mudah dan tidak mempengaruhi suhu mesin, karena disikan dari luar melaluitabung sederhana. Stabilitas panas dalam mesin terjamin akibat penggunaan lapisanlapisandinding dari bahan yang baik.
Daftar Isi Dedikasi Vol.2, November 2005 Isi, Daftar
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.469 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.927

Abstract

Daftar Isi Dedikasi  Vol.2, November 2005
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA USAHA PEMBUATAN PCB (PRINTED CIRCUIT BOARD) DENGAN MEMANFAATKAN KOMPUTER AT Irfan, M.
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.056 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.932

Abstract

Tuntutan sarjana lulusan perguruan tinggi di era globalisasi tidak hanya menghasilkanlulusan yang menguasai teori, tetapi harus menguasai praktek di lapangan. Sehinggaperguruan tinggi harus mampu memberikan ilmu pengetahuan sekaligus ketrampilan.Dalam rangka untuk memberikan ilmu pengetahuan dan ketrampilan bagi para mahasiswamaka dilaksanakanlah kegitan magang kewirausahaan. Kegiatan magang ini dilakukandengan cara bekerjasama dengan pihak BELT milik bapak Drs. Ikhsan Widodo dikelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru, Kotamadya Malang. Perusahaan inibergerak dalam bidang pembuatan PCB siap pakai. Kegiatan magang ini dimulai dengansurvei tempat magang, negosiasi, rekrutmen dan pembekalan. Lalu dilakukan magangmulai tanggal 26 Mei - 26 Juni 2004.Pola Kegiatan magang kewirausahaan ini dalam model usaha perorangan dan polapenciptaan usaha kelompok. Pola usaha kelompok dilaksanakan melalui pembinaan danbimbingan secara terpola dan terencana atas dasar kebutuhan peluang usaha terutamadikaitkan dengan komoditas atau usaha sejenis yang akan dilaksanakan peserta magangsecara berkelompok.Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah peserta memiliki bekal keterampilan, lebihberani mengambil resiko, selalu mencari peluang dan ingin berubah serta berkembang.Hal ini terlihat untuk keberlanjutan program ini peserta telah sepakat untuk membuatworkshop di Laboratorium Elektro Universitas Muhammadiyah Malang.
MAGANG KEWIRAUSAHAAN DI CV TAKARA ALAM INDUSTRI PUPUK ORGANIK KUALITAS EKSPOR Husein, Syarif
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.178 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.937

Abstract

C.V. Takara Alam merupakan badan usaha yang melakukan pembuatan pupuk organiksrhimp shell, pupuk organik ini memanfaatkan hasil produksi sampingan yang bergunauntuk pertanian yaitu berasal dari limbah perikanan dan pertanian. Perusahaan ini memilikiprospek yang cukup cerah dibidang bisnis pupuk organik kualitas ekspor, produk pupukini dipasarkan ke Jepang.Selama dalam proses pemagangan mahasiswa bekerja sebagaimana tenaga kerja padaperusahaan, sehingga mahasiswa magang bisa menyerap beberapa pengalaman, antaralain adalah : (1) memahami proses produksi pupuk organik berkualiatas ekspor, (2)memahami aspek teknologi dan organisasi yang diterapkan di CV Takara Alam, (3)mahasiswa mengetahui jenis produk yang dihasilkan dan peluang pemasarannya, (4)memahami permasalah pembuatan pupuk organik dan mencoba memberikan solusididalam pemecahannya, (5)menumbuhkan jiwa kreatif untuk bergerak dibidang wirausahadimasa depan.Beberapa permasalahan yang dapat diindentifikasi oleh mahasiswa selama magangdiantaranya : keterbatasan bahan baku, proses pengeringan bahan baku yang tidaksempurna pada saat musim hujan, proses produksi masih dilakukan secara manual,peluang pemasaran domestik masih diabaikan dan penyusutan produk saat pengeringan.Solusi pemecahan yang diberikan oleh mahasiswa magang terhadap permasalahan diatasadalah: Perlu perluasan kerjasama dengan petani diluar jawa, Pengeringan dilakukandengan Oven, Perbaikan sistem produksi dengan membuat alat pemotong chip,menambah sarana atau alat produksi, dan pengendalian kualitas produk yang harusselalu diperbaiki
MAGANG KEWIRAUSAHAAN DI SENTRA PRODUKSI APEL ORGANIK PADA KELOMPOK TANI APEL ORGANIK "AKAL" Zainudin, Agus
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.454 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.928

Abstract

Menghadapi era perdagangan bebas yang mulai dibuka tahun 2003 ini sekaligus sebagaiupaya menyelesaikan keterpurukan perekonomian yang melanda Indonesia, makabudaya berwirausaha dengan semangat "BERDIKARI" (berdiri di atas kaki dankemampuan diri sendiri) harus terwujud dan tertanam dalam jiwa para alumni lulusanperguruan tinggi di Indonesia. Hal tersebut sebagai modal utama bangsa Indonesiaagar dapat bersaing di pasar global. Tumbuhnya jiwa wirausaha yang tangguh daripara alumni perguruan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian akan mendorongberkembangnya industri-industri kecil dan menengah berbasis pertanian yang tetapkokoh menghadapi berbagai gelombang krisis ekonomi. Salah satu wirausaha yangpotensial untuk dikembangkan adalah usaha tani tanaman apel secara organik sebagaikomoditas hortikultura unggulan kota Batu-Malang yang berbasis sistem pertanianramah lingkungan.Melalui kegiatan magang kewirausahaan pada Program Pengembangan BudayaKewirausahaan sebagai bentuk kerjasama kelompok tani apel organik "AKAL" DesaBumiaji Kota Batu dengan civitas akademika Jurusan Budidaya Pertanian FakultasPertanian Universitas Muhammdiyah Malang maka: (1) para mahasiswa semakinbertambah pengetahuan dan pengalaman praktisnya dalam agribisnis apel organik,serta mampu mengidentifikasi permasalahan sekaligus analisis penyelesaian masalah,baik pada aspek penerapan dan pengembangan teknologi budidaya, manajemen usahatani maupun pemasaran produk pertanian, khususnya apel organik skala kecil danmenengah; (2) mahasiswa makin terbuka pemikirannya, bahwa usaha tani apel organiksangat potensial untuk dikembangkan sehingga lebih termotivasi untuk berwirausahatani apel organik tersebut; (3) para petani anggota kelompok tani apel organik "AKAL"di desa Bumiaji, Batu makin meningkat pengetahuannya tentang penerapan teknikbudidaya pada sistem pertanian organik tanaman apel, khususnya tentang pemanfaatanpotensi musuh alami dalam mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Para petanijuga telah terbantu memperluas pangsa pasar produk buah apel organik yangdihasilkannya; (5) keterkaitan dan kesepadanan (link and match) antara perguruantinggi khususnya Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang denganpengusaha perkebunan (kelompok tani) apel organik skala kecil dan menengah makinterbina baik melalui kerjasama penelitian, praktek kerja lapang, pengabdian kepadamasyarakat maupun kerjasama usaha di bidang agribisnis.
SISTEM PENJERNIHAN MINYAK GORENG BEKAS PENGGORENGAN KRUPUK KULIT SAPI (RAMBAK) Khotimah, Khusnul
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.961 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.933

Abstract

Usaha krupuk  rambak yang dikembangkan oleh sentra industri kecil  di Desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten  Mojokerto. Meskipun penggunaan alat masih bersifat tradisional namun mutu produk dalam hal wama penampakan krupuk rambak lebih sehingga produknya lebih disukai konsumen. Permasalahanutama yang dirasakan adalah kebutuhan minyak goreng yang cukup banyak  sementara  harga minyak goreng yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha untuk mengatasi masalah tersebut, dengan demikian rumusan  masalah  adalah  :  Apakah  sistem  penjernihan  minyak  goreng  bekas penggorengan yang akan diterapkan dapat memperpanjang masa pakai minyak goring untuk penggorengan krupuk rambak dan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi usaha krupuk rambak Arif Jaya.Sasaran kegiatan vucer ini yangpertama adalah pengusaha kecil industri krupuk rambak UD Arif Jaya di Desa Kauman Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Karena UD Arif Jaya sebagai pelopor dalam menerapkan sistim penjernihan ini diharapkan nantinya mereka bisa menularkan kerekan-rekan bisnisnya. Pengambilan sampel sebanyak 5 liter ini dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu :a.     Kelompok minyak goreng bekas selama 5 kali penggorenganb.     Kelompok minyak goreng bekas selama 10 kali penggorenganc.     Kelompok minyak  goreng bekas  selama    akhir penggorengan  (tidak dipergunakan  untuk penggorengan)Penyelesaian masalah di UD Arif Jaya dapat dilakukan dengan menerapkan. Sistem penjernihan minyak goreng dengan tahapan pemurnian, pemucatan dan penyaringan untuk memudahkan dibuatkan suatu alat termodifikasi. Sistem penjernihan minyak goreng bekas krupuk rambak akan memperoleh hasil optimal apabila minyak goreng bekas 5 - 10 kali penggorengan, adapun  penggunaan minyak goreng 20 kali penggorengan tidak bisa di jemihkan kembali, sedangkan 3 - 5 kali penggorengan tidak perlu untuk dijemihkan. Faktor pendorong pelaksanaan program vucer yaitu adanya kerjasama yang baik antara pelaksana program vucer dengan usaha industri kecil, hal ini terbukti dengan ditanda tanganinya kerjasama untuk program selanjutnya.
KONSULTASI BISNIS DAN PENEMPATAN KERJA DL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG In 'am, Ahsanul
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.593 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.929

Abstract

Dari tahun ke tahun lulusan perguruan tinggi semakin bertambah banyak, namun dayaserap bagi lulusan perguruan tinggi sangat terbatas, hal ini disebabkan oleh beberapafaktor, antara lain:l) para lulusan mempunyai kemampuan yang kurang relevan denganlingkungan dunia kerja, 2) banyak perusahaan memperkejakan tenaga kerja praktisibukan sarjana dengan ditambah beberapa keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.Berdasar kenyataan tersebut, Tim konsultasi bisnis dan penempatan kerja UniversitasMuhammadiyali Malang memberikan pelayanan jasa konsultasi bisnis kepada paralulusan dan para pengusaha yang memerlukan bimbingan dan binaan berkaitan denganbisnis yang digelutinya serta perlu menjembatani untuk memperoleh tambahan modaldari lembaga keuangan.Adapun tujuan yang diharapkan dapat dicapai dari kegiatan ini adalah : a). Mengatasipengangguran lulusan perguruan tinggi dengan memberikan altematif bisnis ataumencari kerja melalui proses konsultasi, b).Mengatasi permasalahan dan kendala yangdihadapi pengusaha kecil melalui proses konsultasi secara kontinyu dan berkelanjutan.Sedangkan target luarannya adalah terciptanya pengusaha kecil dan menengahserta lulusan perguruan tinggi yang dapat ; a). mengidentifikasi masalah bisnis yangdihadapi, b) memecahkan permasalahan bisnis yang dihadapi, c). membuat rencanausaha, d). membuat proposal pengajuan kredit, e). menumbuhkan jiwa kewirausahaanserta f). menciptakan lowongan kerja baru bagi lulusan perguruan tinggi.Pelaksanaan kegiatan KBPK pada tahun pertama dilakukan menjadi 3 tahap , yakni 1)penyusunan data base, 2) pelatihan kewirausahaan. 3) pendampingan.Dari ketiga tahap kegiatan tersebut dapat disimpulakan ada beberapa hal yang seringkalidihadapi oleh peserta kegiatan, yaitu:1. Modal, sehingga harapannya dengan mengikuti pelatihan ini dapat dimediatoriuntuk memperoleh tambahan modal. Di UMM memang telah bekerja sama dengan BankJatim untuk menyalurkan pinjaman Pundi Kencana,untuk itu peserta yang belum menerimabantuan modal akan diusahakan untuk memperoleh pinjaman melalui PEMASEKA.2. Kualitas produk. Faktor yang menjadi penyebab kualitas produk rendah antara lain adalaha) bahan baku mempunyai kualitas rendah, b)keterampilan tenaga kerja perlu ditingkatkan,c) alat produksi masih sederhana. Untuk itu ketiga faktor penyebab kualitas produksidiupayakan untuk ditingkatkan.3. Pemasaran. Usaha Kecil Menengah biasanya mempunyai kendala pemasaran, hal inidisebabkan oleh a) kurangnya jaringan kerja sama, b)show room untuk memajang hasilproduksi kurang memadai bahkan tidakada, c) sarana transportasi juga menjadi kendala.Dalam keguiatan KBPK ini permasalahan pemasaran dikupas untuk dicari pemecahannyaTahap ketiga adalah pendampingan, dalam kegiatan ini Tim KBPK melakukan pendampingankepada pengusaha kecil dalam melaksanakan kegiatannya, dan membantu mencari solusijika terjadi permasalahan. Dalam pendampingan hendaknya perlu dilakukan secara intensif,karena kegiatan ini memperoleh kendala dalam pelaksanaannya, disebabkan sebagianpengusaha belum melaksanakan pencatatan berbagai aktivitas yang dilakukan sehinggapermasalahan yang mungkin timbul pada saat pendamping belum mendatangi dapatdicatat yang kemudian dikonsultasikan.
WIRA USAHA BOKASI DENGAN STARTER HASIL ISOLASI SENDIRI KERJASAMA DENGAN CV. AGRO MANDIRI Sukorini, Henik
Jurnal Dedikasi Vol 2 (2005): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v2i0.930

Abstract

Kehidupan petani semakin terpuruk ketika harga jual produk pertanian semakin menurundan kalah bersaing dengan produk pertanian impor. Disi lain banyaknya permintaanpupuk an-organik yang semakin banyak menyebabkan harga pupuk ini kian melambung.Maka kiranya perlu dicari alternatif yang relatif pupuk yang murah dan terjangkau olehpetani, maka Bokasi merupakan salah satu alternatif pupuk organik yang ditawarkandalam rangka untuk mengimbangi mahalnya harga pupuk an-organik. Adalah C.V. AgroMandiri, sebuah industri kecil rekanan dari Laboratorium Pertanian UMM yangmemproduksi Bokasi dengan kapasitas 3 ton/ bulan.Produksi tersebut jauh lebih kecil dari permintaan pasar yang mencapai ratusan bahkanribuan ton / bulan. Sebagai gambaran saja untuk kebutuhan pedagang bunga sajamencapai 90 ton / bulan dan kebutuhan tersebut cenderung terus meningkat sejalandengan pengetahuan masyarakat petani akan manfaat Bokasi. Akhir-akhir ini BanyakPTP dan Petani Buah yang mulai tertarik untuk menggunakan Bokasi sebagai pupukalternatif.Kecilnya produksi CV. Agro Mandiri tersebut disebabkan karena starter EM 4 yangdigunakan kurang efektif, sehingga proses fermentasinya relatif lambat (± 2 bulan).Kelambatan fermentasi telah menyebabkan frekuensi produksi perbulannya menjadikecil. Selain itu juga tidak ada jaminan tetang EM 4 yang dibeli di pasaran dari sisikualitas maupun kedaluwarsanya. Karena EM 4 yang diedarkan tersebut tidak pernahmencantumkan tanggal batas akhir pemakaian sehingga konsumen tidak tahu secarapasti apakah mikrobia yang ada di dalamnya masih hidup atau tidak. Di samping itu,semakin banyaknya produk EM 4 yang ada dipasaran (yang notabene buatan sendiridari beberapa pabrik) menjadikan mikrobia yang ada di dalamnya tidak terjamin atauterkontrol, sehingga banyak jasad kontaminannya. Di sisi lain harga EM 4 relatif mahal(Rp 12.500,/liter), untuk produksi skala kecil sampai menengah biaya pembuatan Bokasiper-unitnya menjadi mahal. Dengan demikian starter yang berasal dari teknologi EM 4belum dapat memberikan jaminan kualitas maupun kuantitas Bokasi.Untuk mengatasi hal tersebut di atas, Laboratorium Pertanian UMM telah berhasilmembuat starter hasil koleksi sendiri, yaitu berupa campuran Aspergilus coklat,Aspergilus abu-abu, Aspergilus hijau, Aspergilus hitam, Penicillium abu-abu,Sacharomyces, dan Trichoderma. Campuran isolat tersebut dari hasil penelitiansebelumnya ( Zainudin dan Sukorini, 1996), memberikan hasil yang lebih baik dibandingdengan menggunakan starter EM 4. Dengan menggunakan starter tersebut Bokasi yangdihasilkan jauh lebih cepat yaitu hanya dalam waktu satu bulan, sedangakn jikamenggunakan starter dengan EM 4 memerlukan waktu 2 bulan. Selain itu Bokasi yangdihasilkan dengan menggunakan starter tersebut setelah diuji cobakan pada tanamanbawang merah ternyata hasilnya jauh lebih baik (13,68 ton/ha), dibanding denganmenggunakan EM 4 yang hanya mencapai 12,24 ton/ha. Ini berarti dengan menggunakanBokasi hasil fermentasi dari kultur campuran tersebut mampu meningkatkan produktivitassebesar 11,76 %.Dengan demikian penggunaan starter hasil koleksi Laboratorium Pertanian UMM,tersebut secara kualitatif maupun kuantitatif akan dapat meningkatkan produksi Bokasidan tanaman budidaya.Penggunaan Stater buatan Laboratorium Pertanian dapat membantu mengatasi masalahyang ada pada CV tersebut, karena dengan adanya stater produksi Lab. Pertanian makaproses produksi menjadi lebih cepat (kurang lebih 1 bulan) sehingga kapasitas produksitinggi, dengan demikian modal cepat kembali, dan CV dapat berjalan dengan lebih baik.Kualitas yang selama ini selalu dianalisakan kepada pihak luar dengan biaya yangtinggi dapat dilakukan di Lab. Pertanian dengan biaya yang murah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10