Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 (2010): Mei"
:
11 Documents
clear
Implementasi Stater Bakteri Lignolitik sebagai Dekomposter Limbah Berserat untuk Menghasilkan Pupuk Organik dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Petani di Kecamatan Sumber Manjing Wetan Kabupaten Malang
Prof. Dr. Indah Prihartini, M.P.
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.472
Kondisi lahan Sumber Manjing Wetan umumnya peka terhadap erosi, memiliki kemiringan yang tinggi dengan volume dangkal dan sebagian besar terdiri dan lahan kultur mencapai 58.97% curah hujan rendah dan kondisi kesejahteraan masyarakat umumnya rendah. Kondisi tersebut mendorong masyarakat merambah tanaman hutan sehingga merusak ekosistem hutan yang akan menyebabkan daerah tersebut rawan banjir. Usaha pertanian di Sumber Manjing Wetan umumnya dilakukan pada musim hujan dengan miskin pertanian lahan kering yang didominan pisang dan sebagian lahan sawah tadah hujan. Produktifitas pertanian maupun peternakan rendah sementara limbah pertanian dan perkebunan sangat potensial untuk pembuatan pupuk organik yang selama ini terabaikan. Starter Bakteri Lignolitik yang diproduksi Prihartini dkk sejak 2008 mempunyai kemampuan mendegradasi lignoselulosa dan organoclovir. Modal bakteri ini mampu meningkatkan produktifitas tanaman sekaligus menyuburkan tanah, mencuci pestisida pada lahan dan tanaman. Kegiatan implementasi starter bakteri lignolitik sebagai dekomposer limbah berserat untuk menghasilkan pupuk organik telah melakukan beberapa rangkaian kegiatan yaitu sosialisasi program, penyuluhan dan pembinaan kelompok tani, pelatihan pembuatan dan produksi pupuk organik, demplot pembutan dan produksi pupuk, komersialisasi pupuk organik padat dan cair serta monitoring.dangan kegiatan IBK ini masyarakat di Sumber Manjing Wetan memperoleh paket teknologi untuk pembuatan dan aplikasi 1. Pupuk organik untuk meningkatkan produktifitas tanaman 2. Fermentasi jerami padi 3. Pendampingan usaha/binis pupuk organik cair dan padat dengan bantuan APPO dan dana hibah. ;Dukungan pihak terkaitterutama dinas koperasi sangat perlu untuk menindaklanjuti program ini agar petani mampu mandiri membuat dan produksi pupuk organik.
Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan di Universitas Muhammadiyah Malang
Adi Sutanto;
Wahyu Widodo;
Ahmad Yani;
Suyatno Suyatno
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.481
Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah melaksanakan kegiatan tahun II, beberapa kemajuan telah dicapai berkat dukungan dan para alumni yang telah mandiri dalam usaha serta mitra pengusaha. Tujuan utama dibentuknya Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah mampu mendorong berkembangnya minat dari mahasiswa peternakan dan perikanan serta alumni baru lulus untuk belajar berwirausaha hingga merintis usàha. Hal ini ditunjukkan oleh makin meningkatnya calon peserta inwub dari tahun I sebanyak 5 kelompok usaha menjadi 11 calon peserta inwub pada tahun II dan didanai sebanyak S kelompok usaha.Pelaksanaan inwub tahun II dimulai pada bulan April 2010 dan berakhir bulan Oktober 2010, dengan usaha yang telah diperluas baik bidang peternakan maupun perikanan. Dari 5 kelompok usaha yang ada, 3 kelompok usaha akan melanjutkan kegiatan usahanya dan tetap mendapatkan pendampingan dari inwub UMM baik terkait dengan bimbingan teknis maupun peningkatan sumber daya manusia kelompok usaha serta penyempurnaan dan penguatan kelembagaan kelompok usaha. Rekomendasi keberlanjutan program kegiatan Inwub tahun III sebagai berikut: 1. Meningkatkan SDM kelompok-kelompok usaha wirausaha baru melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan. 2. Calon Wirausaha baru tidak hanya pada mahasiswa tingkat akhir dan alumni baru lulus, tetapi diberi kesempatan yang sama kepada mahasiswa — mahasiswa semester III s/d V, guna memberikan pengalaman usaha secara dini. 3. Inwub memperluas bidang usaha guna memberikan kesempatan kepada semua mabasiswa UMM yang memiliki minat yang baru untuk merintis usaha.
Magang Kewirausahaan Pada Sentra Budidaya Lebah Madu di Paguyuban Peternak Lebah Madu “Sari Mulya” Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang
Tedjo Budiwijono;
Ahmad Yani
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.482
Magang kewirausahaan ini dilaksanakan sejak bulan Juni 2009 sampai dengan bulan November 2009 bertempat di Desa Kebonsari Kecamatan Tumpang dan Desa Senggrong, Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Program magang kewirausahaan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa, hingga mampu mengidentifikasikan permasalahan yang dihadapi, memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha. Manfaat program ini adalah mahasiswa mampu memecahkan permaasalahan, bermotivasi wirausaha dan mampu mengidentifikasikan potensi dan peluang usaha pada budidaya lebah madu. Hasil yang didapatkan dari program magang kewirausahaan ini meliputi beberapa aspek dari sisi aspek teknis, administrasi dan manajemen berjalan sesuai dengan rencana (100%), aspek persiapan hanya mencapai (75%). Untuk penerapan kelompok sasaran bagi kelompok mahasiswa sesuai dengan target (100%) dan untuk mitra hanya 70%, dkarenakan banyak menggembalakan di luar tempat yang disepakati akibat musim yang jelek. Target luaran program terkait dengan laporan kegiatan, pernyataan kesediaan, terbentuk wirausaha baru dan pembuatan modul dapat dilaksanakan sehingga sesuai dengan target (100%). Sedangkan rekruitmen dan seleksi pada mahasiswa peserta magang dapat berjalan sesuai target tetapi kesediaan mitra untuk program mi hanya 70%. Dalam arti hanya 70% mitra yang bersedia bekerja sama dengan mahasiswa untuk melaksanakan program magang kewirausahaan. Sedangkan kegiatan pembekalan, pembimbingan, penempatan peserta magang sesuai dengan rencana (100%). Kegiatan monitoring yang dilakukan oleh tim dosen pembimbing mencapai 90%, keaktifan kegiatan peserta yang dievaluasi mencapai nilai 80% dan laporan peserta magang 80%.
Daftar Isi Jurnal Dedikasi Volume 7 2010
Jurnal Dedikasi
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.483
Daftar IsiKata PengantarIBM 1. Implementasi Starter Bakteri Lignolitik sebagai Dekomposter Limbah Berserat untuk Menghasilkan Pupuk Organik dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Petani di Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang 1 - 12INWUB 2. Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan di Universitas Muhammadiyah Malang 13 - 28IBW 3. Pengembangan Potensi Masyarakat Bidang Perkulitan di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar 29 - 40MKU 4. Magang Kewirausahaan Pada Sentra Budidaya Lebah Madu di Paguyuban Peternak Lebah Madu “Sari Mulya” Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang 41 - 50 5. Penguatan Pengetahuan dan Manajerial Usaha Pelatihan Bidang Komunikasi 51 - 60 6. Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa Sebagai Produsen Benih Padi Unggul 61 - 76 7. Upaya Mewujudkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Kegiatan Magang Usaha Koperasi Syariah Kanindo Dau Malang 77 - 92 8. Magang Kewirausahaan Pada Industri Jasa Perawatan dan Penjualan Suku Cadang Kendaraan Bermotor di Yamaha Dau Malang 93 - 1069. Penggunaan Mesin Pemotong Kerupuk Hemat Energi untuk Meningkatkan Produksi dan Kwalitas Krupuk Rambak Singkong 107 - 120 PPMI 10. Pendampingan Pengolahan Limbah Ternak Sehagai Sumber Energi (Biogas) Menuju Usaha Peternakan Berwawasan Lingkungan Pada Kelompok Peternak Sapi Perah Desa Beji Kecamatan Junrejo Kota Batu 121 - 132
MAGANG KEWIRAUSAHAAN PADA INDUSTRI JASA PERAWATAN DAN PENJUALAN SUKU CADANG KENDARAAN BERMOTOR DI YAMAHA DAU MOTOR
Murjito Murjito;
Ali Mokhtar
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.484
Tuntutan lulusan perguruan tinggi di Era teknologi saat ini tidak hanya menguasai teori tetapi harus rnenguasai praktek di lapangan guna menjawab keterbatasan lapangan pekerjaan yang sudah mencakup semua aspek kehidupan. Oleh karena itu fakultas Teknik UMM sangat bertanggung jawab untuk mencetak lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus ketrampilan. Alumni Fakultas Teknik UMM rata-rata menunggu 1-2 tahun untuk masuk dunia kerja dan 15% dari alumni tersebut berwirausaha, karena mereka rata-rata aktif magang di beberapa industri jasa perbengkelan sewaktu mereka aktif kuliah. Melihat fenomena tersebut,disikapi dengan mengadakan program magang kewirausahaan dengan target menghasikan lulusan yang siap bekerja keras sekaligus membentuk kewirausahaan calon alumni. Melihat kebutuhan dan prospek kedepan,maka program magang ini dilakukan di YAMAHA MOTOR DAU di jalan raya sengkaling No.9 kabupaten malang yang diikuti oleh 10 orang mahasiswa peserta yang telah lulus seleksi dan 25 orang calon pemula. Pelaksanaan magang ini di bagi dalam 3 tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut. Dan 10 orang peserta modal mengikuti program kewirausahaan ini menyatakan bahwa: 1. Mereka mendapatkan banyak hal-hal baru di lapangan dan ketrampilan mereka meningkat 2. Mereka memiliki cukup pengetahuan dan ketrampilan tentang cara perawatan otomotif dan pengelolaan usaha bengkel 3. Sebagian peserta berminat usaha bengkel/perawatan mesin mendidik yang membuat lembaga pelatihan otomotif. Diharapkan pengetahuan dan pengalaman dan peserta selama magang dapat menjadi alternatif dalam membuka kesempatan kerja bidang otomotif dan bermanfaat bagi tenaga kerja yang masih belum bekerja.
Membangun Jiwa Wirausaha Mahasiswa Sebagal Produsen Benih Padi Unggul
Erny Ishartati;
Syarif Husen;
Rahmad Pulung Sudibyo
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.485
U.D. Tani makmur pada awal berdirinya merupakan usaha keluarga, dan telah memproduksi benih dan menyalurkan pada petani baik di jawa timur maupun luar jawa, namun penentuan kualitas masih dilakukan secara tradisioanal. Pada tahun 1987 pemerintah memberi ijin melakukan penangkaran benih sendiri yang bersertifikat dibawah pengawasan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Jawa Timur. Profesionalisme ini telah dipercaya pemerintah untuk rnemproduksi benih padi unggul bersertifikat yang juga merupakan produsen benih terbesar di Probolinggo Jawa Timur. Kemitraan antara Fakultas Pertanian UMM dengan U.D. Tani Makmur telah lama terjalin baik, hal ini membuka peluang yang besar bagi mahasiswa untuk membekali diri dengan keterampilan di bidang produsen benih bagi mahasiswa melalui program kewirausahaan. Magang di U.D.Tani Makmur diikuti 10 orang mahasiswa dan program studi Agroteknologi dan Agrobisnis, mahasiswa ini memiliki pengalaman yang minim di bidang pembenihan dan kewirauasahaan, namun memiliki minat yang tinggi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaannya. Rangkaian kegiatan magang yang dilaksanakan mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan keterampilan tentang pembenihan dan sertifikasi benih meliputi: pengenalan lokasi, penyusunan rencana kerja, persiapan lahan, pemilihan sumber benih, penyemaian, penanaman benih, pemeliharaan, pengendalian mutu dilapangan, Rouging, pengolahan benih, sertifikasi/ pelabelan serta pemasaran. Mahasiswa sangat antusias dalam melakukan magang ini, karena jarang didapatkan dari bangku kuliah dan sebagai modal memotivasi diri dalam berwirausaha, lebih terbuka wawasannya dalam mengelola sumberdaya yang ada serta terbangun kemitraan srategis antara Perguruan Tinggi dengan perusahaan initra
UPAYA MEWUJUDKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA MELALUI KEGIATAN MAGANG USAHA PADA KOPERASI SYARIAH KANINDO DAU MALANG
Uci Yuliati
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.486
Keberadaan dunia pendidikan tinggi yang berperan pula memikirkan perkembangan koperasi dengan prinsip syariah yang ada di masyarakat melalui partisipasi aktif mahasiswa untuk mengenal dan memahami langsung tentang pengelolaan koperasi syariah seiring dengan perkembangan industri asa perkernbangan yang berwawasan Islarni mutlak untuk harus ditumbuhkembangkan. Magang kewirausahaan pada lembaga keuangan syariah (KANINDO) bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis maupun pengembangan wawasan kewirausahaan kepada mahasiswa dengan cara melibatkannya sebagai bagian wilayah pada suatu usaha bisnis yang mencakup kegiatan pemagangan managemen usaha perkoperasian mulai dari pelayanan jasa simpan pinjam kepada nasabah, pengolahan data hingga sampai pada strategi pemasaran jasa keuangan. Sebelum dan sesudah mengikuti pemagangan mahasiswa semangat mengikuti kegiatan karena kegiatan seperti ini masih belurn di dapatkan ketika mengikuti kuliah, mahasiswa lebih termotivasi dalam berwira usaha dan meningkatnya kernandirian serta keberanian berkomunikasi, terbuka wawasan dalam mengelola diri sendiri maupun berkomunikasi dengan berbagai pihak, terbuka jalin kerjasama yang saling menguntungkan antara PT dan perusahaan mitra. Guna meningkatkan kemajuan kegiatan magang dan kegiatan akademik secara keseluruhan agar dapat meningkatkan ketrampilan dan kemampuan bagi mahasiswa peserta maka peserta dapat melakukan kerjasama pihak-pihak mitra seperti koperasi syariah dan sekaligus dapat melakukan penelitian tentang kewirausahaan untuk tugas akhirnya.
Penguatan Pengetahuan dan Manajerial Mahasiswa Melalui Maha Bidang Komunikasi
Frida Kusumaastuti;
Jamroji Jamroji
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.487
Akhir-akhir ini bidang komunikasi menjalani perkembangan yang luar biasa dan sudah menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Pertimbangan ukurannya adalah pentingnya keterampilan komunikasi dalam kehidupan baik sektor formal seperti karir, bisnis, sektor informal dan pergaulan. beberapa contoh bisnis bidang komunikasi adalah pelatihan prestasi dan public relation, MC, retorika, pelatihan periklanan, produk publikasi organisasi dll. Persaingan di bidang bisnis komunikasi sangat ketat, dimana hanya beberapa saja yang bisa bertahan lebih dari 5 tahun di kota Malang. Beberapa faktor yang memerlukan keberlanjutan maka tersebut adalah faktor manajemen, SDM, serta menjaga dan memperluas relasi, yang barangkali sulit bagi para pemula untuk memuiai usaha pelatihan di bidang komunikasi. Mahasiswa jurusan ilmu komunikasi UMM memiliki potensi-potensi praktis di bidang komunikasi. Mereka telah memiliki bekal kompetensi dan didukung oleh wadah-wadah yang dimiliki UMM seperti PR Club, jurnaiistik fotografi dan majalah mahasiswa, oleh karena itu mereka layak untuk diarahkan sebagai wirausahawan. Pelaksanaan magang mahasiswa berlangsung selama 2 bulan di INDOPURELS oleh 4 orang mahasiswa. Tahap pelaksanaan magang meliputi: Rekruitmen dan selain mahasiswa calon peserta, pembekaian, pemberangkatan, pemagangan 2 bulan, monitoring dan evaluasi, penjemputan. Mahasiswa yang telah melaksanakan magang memiliki semangat yang tinggi, komitmen menjadi pribadi yang pandai dan cerdik membaca peluang kebutuhan mengarahkan bidang komunikasi dan berdisiplin tinggi sebagai modal awal dalam memulai berwirausaha bidang komunikasi.
Penggunaan Mesin Pemotong Kcrupuk Hemat Energi untuk Mcningkatkan Produksi dan Kwalitas Kerupuk Rambak Singkong
Ali Mokhtar;
Moch Agus Kresno
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.488
Kebutuhan akan kerupuk rambak sebagai sampingan lauk pauk meningkat pesat, seiring pertumbuhan penduduk. Pesanan kerupuk rambak tiap bulan mencapai 2 ton, Sedangkan UKM UD. KERUPUK ENAK hanya mampu memenuhi 50 sampai 60% dan kebutuhan masyarakat. Produksi kerupuk rambak dengan proses manual dengan menggunakan 6 tenaga manusia hanya mampu memproduksi 40 kg tiap hari sehingga satu bulan hanya mampu memproduksi 1 ton. Produksi dengan menggunakan mesin pemotong dengan 2 orang tenaga manusia, mampu memproduksi 240 kg tiap hari, sehingga tiap bulan mampu memproduksi sampai 6 ton. UD. KERUPUK ENAK berlokasi di Desa Druju No. 1 Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang dengan jarak dari Universitas Muhammadiyah Malang sekitar 50 km merupakan salah satu industri penghasil kerupuk telah berproduksi sejak tahun 2004. Kegiatan pemotongan kerupuk secara manual hanya mampu memberi penghasilan kotor Rp. 5.000.000,- tiap bulan, sedangkan dengan menggunakan mesin pemotong mampu meningkatkan penghasilkan sampai Rp. 30.000.000,- tiap bulan, sehingga dengan adanya mesin pemotong ini sangat membantu bagi UKM. UD. KERUPUK ENAK.
PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT BIDANG PERKULITAN Dl KECAMATAN GARUM KAB BLITAR
Wehandaka Pancapalaga;
Endang Sri Hartati;
Khusnul Khotimah;
Herwintono Herwintono
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.489
Upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan untuk menyediakan lapangan kerja yang seluas luasnya dan membuka kesempatan wirausaha baru dalam bidang penyamakan kulit dan barang barang kulit maka perlu diciptakan Sinergitas pemerintah, swasta dan perguruan Tinggi telah menjadi kata kunci penting dalam mengembangkan kawasan industri kulit di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Tujuan program IbW adalah untuk menciptakan sinergitas antara Perguruan Tinggi (Fakultas Peternakan-Perikanan UMM, Fakultas Peternakan UISBA) Pemerintahan daerah Kabupaten Blitar dan masyarakat di Kecamatan Garum dalam pengembangan potensi masyarakat di bidang perkulitan di Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Metode pengembangan potensi masyarakat bidang perkulitan di Kec Garum Kab Blitar menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) yaitu metode pemberdayaan potensi masyarakat yang bersifat partisipasif dan Bottom up Approach. Sedang metode yang digunakan untuk membentuk kawasan industri kecil perkulitan di Kec Garum Kab Blitar di desain dengan menggunakan pendekatan konsep cluster. Salah satu persoalan terbesar yang dihadapi industri Penyamakan kulit adalah minimnya suplai bahan baku dari lokal daerah dalam hal inilah Kabupaten Blitar, rnenyusul tidak berkembangnya industri pendukung. Akibat tidak tersedianya bahan baku di daerah lokal maka pelaku industri kemudian mengambil dari daerah lain (Surabaya, Medan dll) bisa jadi mereka impor (Malaysia, Cina dan Australia) agar proses produksi tetap bisa berjalan. Sudah bisa dipastikan, dengan menggunakan bahan baku dan luar daerah atau impor, produk kulit menjadi tidak kompetitif, baik di pasar domestik maupun ekspor, karena adanya biaya tambahan, transportasi lebih lama, serta proses importasi yang lama. Kendala Industri Kecil Penyamakan Kulit • Tingkat utilitas produksi penyamakan rendah. • Suplai kulit rnentah didaerah terbatas. • Mesin peralatan umumnya belum ada. • Kualitas produksi kulit samak belum memenuhi persyaratan industri besar. • Persaingan yang ketat dengan daerah lain seperti Magetan, Garut , Padang. • Pencemaran lingkungan.