cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
jurnal_dimensi@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jl.Kyai Tapa No.1 Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25275666     EISSN : 25497782     DOI : https://doi.org/10.25105/dim
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain diterbitkan oleh Fakultas seni Rupa dan Desain. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Februari dan September. Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal bidang seni dan desain yang terbilang aktif sejak pertama kali diterbitkan dari tahun 2003 sampai sekarang. Menjadi salah satu jurnal seni dan desain yang banyak diminati oleh para penulis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia
Articles 376 Documents
DOMAIN PERASAAN DALAM PENDIDIKAN DESAIN PRODUK (THE EMOTIONAL DOMAIN IN PRODUCT DESIGN EDUCATION) Artini Kusmiati R
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.961 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1264

Abstract

AbstrakMemproduksi suatu benda untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tidak hanya mempertimbangkan keindahan bentuk semata, tetapi juga harus menyertakan unsur fungsi. Pengertian fungsi atau utilitas memiliki cakupan yang terkait dengan segi aspirasi , budaya sosial dan hubungan emosional. Saat ini benda produk lebih menggambarkan pertimbangan emosi dari pihak produsen terhadap konsumennya. Sehubungan dengan fenomena tersebut, maka  pendidikan desain produk lebih menitikberatkan pada segi hubungan yang bersifat emosional. Orientasi pada apa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi acuan utama, seperti halnya yang dilakukan oleh perushaan Sony, Philips, Nokia dan lain-lain , yang mengutamakan strategi dan metodologi yang tepat agar bisa menarik konsumen untuk membelinya. AbstractConsumer products have to fulfill a variety of social needs, the do not only exist and merely perform tasks, but they also have to satisfy other functional requirements which include aspirations, cultural social and emotional needs. There is a current interest an the emotional relationships between product and its user. It is important if design eductaions empathise with a spesific user's group in order that their design could create this emosional relathionship
SKETSA SEBAGAI MEDIA PENUANGAN KREATIVITAS DESAINER Suryo Artdiyanto
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1478.909 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1265

Abstract

AbstrakKetertarikan untuk lebih mengenal dan mendalami proses desain telah mengalami peningkatan beberapa tahun belakangan ini . Ketertarikan ini disebabkan karena kita dewasa ini lebih tertarik kepada sesuatu yang lebih dalam , berarti, dobandingkan hanya kepada yang dangkal, dipermukaan saja. Ketertarikan yang dilatarbelakangi pemikiran yang berlandaskan asumsi bahwa untuk melakukan sesuatu dengan tepat seharusnyalah didahului oleh suatu perencanan yang matang. Proses mendesain secara umum adalah sebuah proses yang mendalam karena ia adalah proses yang merencanakan proses yang berada di depan sebelum proses proses lainnya berikutnya berjalan serta dikerjakan. AbstractCuriousation to know some process better and more serious has increased years after. such curiousity managed primary caused by our interest into something valuable apart from the invaluabe. The interest snadowed by assumtioned thinking that doing work well should iniated with planning the work well.Design process in general is a serious process for it well planned an initiated process before following process are set and conducted.
SENI RAGAM HIAS STAINED GLASS PADA BANGUNAN-BANGUNAN DI JAKARTA Krishna Hutama
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1690.378 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1266

Abstract

AbstrakStainned glass atau yang lebih dikenal di Indoensia dengan sebutan kaca patri/kaca timah secara teknis adalah rangkaian beragam kepingan kaca berwarna atau mozaik kaca berwarna yang berfungsi untuk tempat masuknya cahaya sekaligus sebagai unsur dekoratif gedung atau rumah seperti jendela atau panel-panel jendela. Pada bangunan gereja atau katedral makna estetis stained glass dipadukan dengan makna spritualnya, antara lain sebagai sumber cahaya agung Tuhan yang menyinari tiap ruang gereja.Tulisan ini mencoba mengetengahkan seni ragam hias stainned glass ( kaca patri) pada jendela bangungan-bangunan di Jakarta AbstractStainned glas known as "kaca patri' . Technically stainned glass is an arrangement of pieces of colored glass, mozaick coloured glass which acts as light entrance,also as a decorative element of a building, such as windows or window panels. Such building like church or Catedral, the aesthetics meaning of stainned glass is combined with the spiritua; meaning, such as God's source of light that illuminates every single chapter in the Church.The purpose of this passage is presentation of the art of stainned glass on windows of buildings in Jakarta
REVOLUSI PERADABAN DAN IMPLIKASINYA PADA PERKEMBANGAN DESAIN Djoko Sutjipto
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1196.275 KB) | DOI: 10.25105/dim.v1i2.1302

Abstract

AbstrakRuang adalah kebutuhan hakiki manusia prasejarah yang hidup dari berburu memilih gua-gua sebagai tempat bernaung dan berlindung. Seiring perkembangan akal budi dan kemampuan menjinakkan hewan, terjadilan revolusi pertama dalam peradaban manusia . cara hidup pun berubah dari penggembala, revolusi kedua terjadi lagi dalam peradaban manusia. Hidup mengembala mulai ditinggalkan dan beralih menjadi peladang tetap. Semua perubahan cara hidup ini membawa dampak pada kemampuan membuat barang sebagai sarana penunjang kegiatan. Awal peradaban ini diduga telah berlangsung 15000 tahun yang laluAbstractThe first revolution of human civilization happened when primitive people changed their way of life from hunting wild animals to becoming a sheperd. As their way of living, they had to move from one place to another following the season. The criteria of shelter, therefore, should be flexible and easy to demolish and reinstall.
REAKTUALISASI PUSAKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Primadi Tabrani
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1934.56 KB) | DOI: 10.25105/dim.v1i2.1303

Abstract

AbstrakTulisan ini akan mencoba mendekati masalah pusaka dari sudut yang agak berbeda. walaupun akan diceritakan juga aktualisasi pusaka dalam kehidupan sehari-hari di masa kini, tapi penulis tertarik untuk mengungkapkan pusaka lain yang selama ini terlupakan, padahal penting artinya bila kita ingin tegak sebagai bangsa di masa depan AbstractThe writing is trying to get close to heirloom problem from different points of view. Although it will tell about real facts of heirloom in daily life of the present time, the writer is interested in rediacuss other heirlooms which are almost forgotten. In fact, the meaning of these heirlooma are very important to consider if we intend tobecome a culturaly stonger nation in the future
FUNGSI GANDA RUMAH TINGGAL MASYARAKAT BETAWI DI KELURAHAN SUKABUMI SELATAN , KEBON JERUK Ati Waliati Sudrajat
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.405 KB) | DOI: 10.25105/dim.v1i2.1304

Abstract

AbstrakSuatu rumah tinggal pada umumnya memiliki pembagian ruang yang sesuai dengan kegiatan penghuninya seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan dan ruang-ruang servis seperti dapur dan kamar mandi. Pada rumah tinggal masyarakatr Sukabumi Selatan dimanfaatkan juga sebagai tempat industri pakaian jadi, fungsi-fungsi ruang tersebut memiliki fungsi ganda yaitu daerah tempat tinggal keluarga yang bersifat pribadi dan ruang kerja yang bersifat semi publik. Fungsi ruangan lainnya seperti ruang keluarga dan ruang kerja bersifat semi publik. Fungsi ruangan lainnya seperti ruang keluarga atau ruang makan kadang-kadang berubah menjadi ruang kerja dan ruang karyawan industri pakainan yang sudah menjadi bagian dari penghuji rumah tersebut secara psikologis mempengaruhi suasana kekeluargaan di dalam rumah AbstractA house generally has divided rooms according to the activities of its dweller, such as : living room , dinning room , kitchen and bathroom. Dwelling of South Sukabumi society is also used as place of home industry. Rooms often have double function since the house as a personal dwelling is turning as a semi public workshop.
TINJAUAN BENTUK RAGAM HIAS PADA PRODUK KERAJINAN DI TASIKMALAYA Gandjar Sakri
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.553 KB) | DOI: 10.25105/dim.v1i2.1305

Abstract

AbstrakTasikmalaya merupakan kabupaten yang memilii industri kerajian cukup terkenal, seperti kerajian sulaman ( bordir) kelom geulis , anyaman , batik dan sebagainyas, produk produk kerajinan tersebut yang semula hanya berupa benda pakai sehari-hari , berkembang sejalan dengan perkembangan kebutuhan manusia. Ragam hias yang terdapat pada produk-produk kerajinan tersebut sangat memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu.. AbstractTasikmalaya is a regency which is well-known for its handycraft industry such as embroiidery, cane wirks, batik etc. The products, at first, are used for daily needs but its use becomes multiple as the needs increase. The various pattern on the products have very important role in increasing their quality. This writing tells us about various patterns
INTERNET DAN DUNIA PENDIDIKAN Suwarno Suwarno
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.155 KB) | DOI: 10.25105/dim.v1i2.1306

Abstract

AbstrakIndonesia yang berpenduduk lebih kurang 215 juta yang tersebar di lebih dari 10.000 pulau membutuhkan kemudahan sistem pendidikan yang dapat melayani kebutuhan di atas, masalah paling serius adalah belum tersedianya  cukup dana untuk mengelola sektor tersebut, anggaran pemerintah yang tersedia hanya 5-7%, akibatnya rasio perbandingan anatar guru dan siswa tidak seimbang. akibat rendahnya ratio perbandingan anatara guru dan siswa menyebabkan hampir seluruh waktu guru digunakan untuk mengajar . Internet merupakan salah satu perangkat teknologi informasi yang memberi banyak kemudahan dalam melakukan aktivitas belajar mengajar. Selama internet digunakan untuk administrasi perpustakaan ( information ceter) pusat-ppusat komunikasi dan sebagainya AbstractIndonesia the country with 215 milion people and more than 10.000 island needs a suitable educational system to handle it. The most serious problem is the unavailability of enough budget for this sector, which is only 55-75 of the national developmental budget. Consequently, the ratio of student-teacjer is nor proportional. Imagine that the teacher should teach six days a week. There is no time left to increase quality and evaluate teaching materials. Internet is one of information technology products which could be used efficiently to facilitate activities. So far internet has been used in administration library 
PENELUSURAN PROSES DESAIN Artini Kusmiati R
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 1 No. 2 (2004)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.381 KB) | DOI: 10.25105/dim.v1i2.1307

Abstract

AbstrakDesain adalah bentuk suatu karya (applied art) yang memiliki nilai guna dan unsur estetik. Berbeda dengan karya seni ( pure art) yang hanya menitik beratkan pada segi estetik semata. Sebuah desain apapun tujuan dan bentuknya, sellau bersifat fundamental dan universal baik ditinjau dari segi ekonomi , teknis, sosial maupun kultural. Penciptaan sebuah desain harus berorientasi pada kebutuhan pengguna dari segi fisik dan emosional melalui penelusuran berbagai masalah sebagai sistem ilmu pnegetahuan. AbstractDesign is a form of applied art which is useful and has esthetic substance. It is very different from pure art which merely emphasized aesthetic side. A design work, wahatever its aim and shape is, will always have fundamental and universal features, seen from economic, technical, social and cultural sides. the design creation is oriented to consumer needs based on physical and emotional factors by means of investigating several problema as a scientific system
ASPEK BUDAYA DESAIN GRAFIS Soeprapto Soedjono
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 4 No. 1 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1328.422 KB) | DOI: 10.25105/dim.v4i1.1308

Abstract

Abstract As a human creation, a grahic design is called cultural product due to its exixtence that has been created for fulfilling human's need by its capacity to share information through the cultural communication process. Its appearance that loaded with sense of techniques, ethics, and aesthetics values, a graphic design not jus functioning only as a visula 'message carrier' but it has been created in a form of cerative-aesthetics to serve its high-end objectives.Whilst its embedded cultural values lies not just in the viusal appearence alone but also in variety of considerations pertaining its formal elements and the meaning of its contents as well.Included within are any creative objectives wirh historical, communicative, aesthetics, economic, social politics and psychological values AbstrakSebagai karya cipta manusia desain grafis dikatakan sebagai produk budaya karena sifat entitasnya yang diciptakan bagi pemenuhan kebutuhan manusia dalam kelompoknya yang slaing berbagi informasi melalui proses komunikasi budaya. Dalam penampilannya yang sarat dengan nuansa teknik, etika dan estetika, desain grafis tidak sekedar berfungsi sebagai 'message carrier' semata tetapi merupakan bentuk medium yang dikemas secara estetis-kretaif guna memenuhi tujuan akhir penampilannya.Sedangkan nilai budaya yang dikandungnya tidak sekedar tercermin dalam tampilan wujud visualnya saja tetapi juga dalam beragam perimbangan penciptaan unsur-unsur bentuk dan mkana pesan yang dikandungnya. termasuk di dalamnya adalah varians tujuan penciptaaan desain grafis yang memiliki nilai historis , komunikatif estetis, ekonomis , sosial, politis dan psikologis.