cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
jurnal_dimensi@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti Jl.Kyai Tapa No.1 Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 25275666     EISSN : 25497782     DOI : https://doi.org/10.25105/dim
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain diterbitkan oleh Fakultas seni Rupa dan Desain. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu Februari dan September. Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain merupakan jurnal bidang seni dan desain yang terbilang aktif sejak pertama kali diterbitkan dari tahun 2003 sampai sekarang. Menjadi salah satu jurnal seni dan desain yang banyak diminati oleh para penulis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia
Articles 376 Documents
REALITAS DESAIN DALAM KECAMUK PERADABAN: SUATU KAJIAN FILSAFAT ILMU Tri Rahayu
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1359.499 KB) | DOI: 10.25105/dim.v3i2.1252

Abstract

AbstractOur discussion and tracing concerning the reality problem of already lost signs of post-modern works, increasingly show us the essence of the human civilization are which also experiences changes in the reality aspect, science discourse, and contextual civilization itself As such, what is reality the position of art in the civilization itself? What is reality of art and design? Why has art lost its image or beauty? Then what is art itself? The answer to the rages of these basic questions is: 'the end of art'. But whatever its form, it is clear that art permanently gives a fresh ahnosphare, offers unique solutions which can not be seized even by engineering or science.AbstrakPembicaraan dan pengembaraan kita pada persoalan realitas pertandaan yang sudah hilang pada karya-karya post-modern, membawa kita pada hakekat zaman yang sudah berubah. Pada tataran kontekstual realitas, diskursus sains, dan kontekstual civilization itu sendiri mulai bergeser ke pemaknaan-pemaknaan yang mulai keluar dari preskriptif stuktur. Seni dengan demikian posisinya dalam kehidupan seperti apa? Mengapa seni kehilangan citra dirinya? Lantas apa 'seni' itu sendiri?. Berbagai gejolak pertanyaan mendasar ini jawabannya yang pasti adalah 'the end of art'. Namun apapun bentuknya, jelas secara permanen seni memberikan suasana segar, menawarkan solusi yang unik yang tidak bisa didapatkan bahkan oleh keahlian teknik maupun ilmu pengetahuan
AMBIVALENSI SIKAP BUDAYA PADA MASYARAKAT DI NEGARA BERKEMBANG: DALAM KONTEKS PENERAPAN 'RAGAMHIAS' TRADISI BUDAYA JAWA PADA ARSITEKTUR MODERN Djoko Sutjipto
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1153.494 KB) | DOI: 10.25105/dim.v3i2.1253

Abstract

AbstractAmbivalency of cultural attitude is an universal symptom, that occured in several nations of development countries, whose faced with difficult choise of two pardgigms. Either keep loyal to the old norms (traditional), or takeover a new ones (modern). This phenomenon usually done in transition period, characterized with changeover of values. A wisdom thoise it's best not "to be or not to be", but take a "win-win solution".KAbstrakAmbivalensi sikap budaya adalah gejala umum yang dialami masyarakat atau bangsa yang sedang berada dipersimpangan dalam memilih 'paradigma'. Tetap setia pada norma 'lama' (tradisi) sebagai warisan leluhur, atau beralih pada norma 'baru' (modern) yang menawarkan paradigma berbeda. Fenomena seperti ini biasa terjadi di negara berkembang, yang sedang mengalami proses pergeseran nilai. Pilihan yang bijak, biasanya bukan "memilih salah satu" tetapi "men- can i sinergi".
PELESTARIAN ART DECO DI INDONESIA: SUATU DILEMA Artini K R
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1699.714 KB) | DOI: 10.25105/dim.v3i2.1254

Abstract

AbstractArt Deco Architecture in Indonesia as an art that rejlects the spirit of its era can not be separated from the cultural context and mans seaty. The rich cultural heritage of Indonesia has always played an important role in the concept of Indonesimx identity- Throughout histonj identity has always been of paramount significance in man 's response to his need .for an essential foothold. A need which corresponds to the umue characterfstrcs of the physical envt-ronment and the socio cultural attributes of the Indonesian people.Abstrak.Arsitektur Art Deco di Indonesia mencerminkan semangat yang tidak dapat dipisahkan dari ikatan seni budaya serta daya kreativitas manusia. Warisan budaya yang sangat kaya di Indonesia selalu mempunyai peranan penting dalam menentukan konsep identitas nasional bangsa Indonesia. Sepanjang sejarah, identitas selalu menjadi unsur penting bagi seseorang dalam mencari tumpuan utama merespon kebutuhan. yang sesuai dengan sifat khas dari lingflungan fisik serfa perilaku sosial budaya yang dimilifd bangsa Indonesia.Katakund  Art deco, idenfitas, warisan budaya
MURAL SEBAGAI MEDIA EKSPRESI REMA}A DI KOTAKOTA BESAR Agus Nugroho; Emir Hanif; Raga A Priangga; Andy Suhandana
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.6 KB) | DOI: 10.25105/dim.v3i2.1255

Abstract

AbstrakMural is a street art  with its own style. Some muralists do riot create their works depending on what they will get from them but for their own satisfacfion. 'This thesis tries to present a phenomenon of street painting by formulating problems info some parts according to the situation and condition faced such as the emergence of mural, !ts development until the assumption that mural is a brutal art. AbstmkMural adalah sebuah street art yang memiliki gaya tersendiri. Beberapa Muralis menciptakan karya tidak bergantung dengan apa yang akan dipero!eh dari karya itu, mereka berkarya untuk kepuasan mereka tersendiri.Tu!isan inimencoba mengefengahkan fenomena seni lukis ja!anan dengan merumuskan masalah menjadi beberapa bagian sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, antara lain ada!ah awal munculnya mural, perkembangannya sampai pada anggapan bahwa mural adalah seni yang brutal.
PERANAN LOGAM SEBAGAI MATERIAL PADA DESAIN PRODUK DAN DESAIN INTERIOR Arijanto Salmoen Wargadinata
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.069 KB) | DOI: 10.25105/dim.v3i2.1256

Abstract

AbstractAs you Imow metallic material's is using for construction that 's way we are talking about metallic. We discript ametalic classified a ferro metalhs as ferro cast iron, steel cast iron also alloy steel and non ferro metallic as alluminium, coper, mgenfums, sincum, plumflum and other alloy of the other up there. Process production of it s are variatie many of processes likes conected methode can disenpfsd .jbr examples~ I hope the descrffz"tton above can opened mind .for the product designeer for kooking deeply to metallic materials. Therefore a proffesionality thing g and practice sI for material matters especially metalic materials are very importance and should be dedded for the future .AbstrakSeperti diketahui bahan logam digunakan Untuk konstruksi, dan apabila kita berbicara tentang logam. Kita akan membahas bahan yang bukan logam yang digolongkan sebagai logam ferro, seperti: ferro besi cor besi car baja dan bahan bukan ferro seperti alumunium, timah, argentums, sincum, plumbum dan jenis lain logam campuran. Proses p sangat ~ banyak cara seperfi cam penyambungan untuk contoh-contoh.Tulisan ini berupaya memberi gambaran kepada para desainer produk tentang penggunaan bahan logam. Penulis mengajak para sejawat untuk memanfaatkan dan memifdrkan bersama agar penguasaan serta pemanfaatan material logam secara tepat dapat difakukan secara mandiri  khususnya desainer produk dalam mengaplif:asikan desainnya.Kata kud :logam, baja, desain produk, desain interior
DESIGN EDUCATION FACING THE NEW WORLD Pamudji Suptandar
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.963 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1259

Abstract

AbstractAt least untul the eighteen century it was impossible to separate the artistic content of work of art from its technological structure, for they formed a harmonious and integrated whole. since the industrial revolution however much of art has become somewhat removed from every day culture and form the technological base of contemporary society. Ironically , it is one of the most amazing pieces of technology ever invented that provides the most hopeful prospect of rebuilding the bridge between art and science and the future. Design education is the answer AbstrakSetidaknya hingga abad ke 18, memisahkan muatan listrik dalam suatu karya seni dari sturktur teknologinya adalah mustahil karena keduanya membentuk suatu keharmonisan dan terintegrasi secara menyeluruh. Namun demikina sejak Revolusi Industri banyak karya seni seperti telah terpisah dari budaya keseharian dan dasr-dasar teknologi masyarakat di jamannya. Ironisnya ada satu dari sekian banyak hasil teknologi yang paling mengagumkan pernah ditemukan dan yang memberikan prospek paling menjanjikan dalam membangun kembali jembatan antara seni, ilmu pengetahuan dan masa depan. Pendidikan desain adalah jawabannya
PERAN KURIKULUM TERSELUBUNG DALAM PROSES SOSIALISASI PROFESI DESAIN Cama Juli Rianingrum
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1345.307 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1260

Abstract

AbstrakSekolah dalam hal ini adalah universitas/pendidikan tinggi sebagai agen sosialisasi dapat membentuk karaktek seorang mahasiswa selama mereka menempuh pendidikan dengan bersosialisasi di lingkungan kampus.Kampus menjalankan fungsi sosialiasasi nilai dan sikap profesi.Dalam dunia pendidikan disamping kurikulum formal, kurikulum terselubung ( hidden curriculum) dapat memberi pengaruh yang cukup besar terhadap perubahan perilaku mahasiswa selama mereka menepuh pendidikan, di mana sebagian besar dari mereka akan mengikuti perilaku/sifat dari lingkungannya anatara lain dari para seniornya, dosen dan keikutsertaan mereka dalam berbagai aktivitas yang berlangsung baik dalam proses pertemanan ataupun proses pembelajaran. Penerapan kurikulum terselubung dilihat melalui pola-pola interaksi sosial yang terjadi antara mahasiswa-mahasiswa dan dosen di kampus serta dengan lingkungannya setiap harui. AbstractA college in the circumstances is a university/higher education , act as a socialiazation agency to form students during their educations through a socialization in their campus environment. Campus implements the value socialization function and profession manner function.In the education world, besides formal curriculum, hidden curriculum could give a minor influences toward the change of student's manner during
INDUSTRI KERAJINAN GERABAH BANYUMULEK DI LOMBOK SEBAGAI DESAIN KRIYA DAN CENDERAMATA Woro Asty Werdina; Diah Asmarandani
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1552.981 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1261

Abstract

AbstrakDesain Gerabah Banyumulek pada saat ini menjadi sangat beragam bentuknya. Semula hanya menghasilkan bentuk kendi gentong sebagai tempat air dan menanak nasi, serta piring besar. Pada saat ini banyak ditemukan desain gerabah Banyumulekyang meningkat bentuk dan fungsinya, seperti gentong besar untuk elemen exterior, gentong sedang untuk wadah payung, gentong kecil untuk aksesories interior dan gerabah-gerabah dengan bentuk ukuran-ukuran kecil yang berfungsi untuk menyajikan buah dan makanan-makanan di hotel, kedai kopi dan resto-resto yang bernuansa tradisional dengan unsur-unsur lokal genius.Beberapa pertanyaan muncul antara lain: sejauh mana perkembangan dan perubahan nilai fungsi dan bentuk gerabah Banyumulek dalam hubungannya dengan teknologi pembuatannya, dan kuatnya pengaruh pariwisata terhadap perkembangan fungsi dan bentuk gerabah Banyumulek sebagai produk cenderamata. AbstractThere are now a large variety of forms in the design of Bnyumulek earthenware vessels. As the beginning the craftsmen used to produce water pitchers , large bowls for keeping water and dooking rice, and large dishes only. The design has been inproved recently in terms of forms and function such as big large bowls for exterior elements, medium large bowls for umbrella keepers, small large bowls for interior accesories, and smal earthenware, vessels for fruit and meal dishes in hotels, coffes shops and restaurants in traditional atmosphere with local genius elements.Some question raise such as : how far the development and the changed of function value and form of Bnayumulek earthenware vessels relating to the making technology is and how strong the impact of tourism through the development of function and form of Banyumulek eartenware vessels as souvenir product is.
DESAIN IKLAN SABUN LUX, ERA 1997-2001 Tri Rahayu
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1638.138 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1262

Abstract

Lux sebagai fenomena deain iklan kecantikan dalam keberadaannya, senantiasa mengekspos sosok wanita-wanita cantik sebagai model iklannya bahkan kalau kita mencermati kasus desain iklan Lux baik di media cetak media audio visula (TV) yang beredar di era glonalisasi menyadarkan kita pada seputar permasalahn pada makna /gagasan ideologi dibalik pencitraannya. Mengapa model-model iklan selalu menampilkan seorang bintang selebritis yang lagi naik daun bahkan jika kita telusuri kebanyakan model adalah indo. Image apa yang akan disampiakan pada masyarakat  karena jika berfikir hanya sebatang sabun seharga Rp 2000.00 saja.Ketertarikan saya mengupas desain Lux tidak semata-mata saya tendensius dan fanatif pada Lux, tapi lebih jauh dalam  pemikiran saya menangkap sesuatu di balik semua itu. wacana ini menjadi sangat menarik sebagai kajian ilmiah yang pada gilirannya dapat mengkritik sekaligus menambah pemikiran-pemikiran baru guna penyegaran desain iklan yang renovatif sekaligus sesuai dengan budaya iklannya dan nilai-nilai kebenaran. AbstractAs a phenomenon , the beauty advertisement design in its exixtance always exposes beautiful female figures as the advertising models. We may realize it as such a matter of meaning or ideological idea behind the image projection when we pay close attention ti the advertisement design of Lux in mass and visual media ( television) released in the era of globalization . Why are advertisement models always those of popular celebrities? Even if we trace it, most of them are hybrid ones. What is actually the real image conveyed to the society for thingking it is only a two -thousand rupiah bodysoap
FRP (FIBER REINFORCED PLASTIC0 SEBAGAI BAHAN DASAR PRODUK DESAIN Arijanto Salmoen Wargadinata
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1874.287 KB) | DOI: 10.25105/dim.v2i2.1263

Abstract

AbstrakFrp dikenal sebagai produk material yang saat ini banyak dipakai untuk material dasar beraneka ragam produk yang ada. FRP merupakan kepanjangan dari Fiber Reinforced Plastic , yaitu sebuah komposit yang terdiri dari serat (fiber) dan matriks (resin). Sangat perlu kita ketahui jenis dan sifat fiber yang digunakan , demikian pula sifat plastik sebagai pengikatnya . Dlam paparan ini jenis fiber, sifatnya demikian pula jenis plastik beserta sifatnya merupakan bahsan yang penting untuk dikuasai. Tidaklah salah dan berkelebihan apabila penulis mengajak bersama-sama para pembaca untuk mendalami komposit dari jenis FRP ini untuk meningkatnya kualitas produk yang kita desain. AbstractFRP is known as a material product currentlly used as a raw material for producing various products. FRP stands for Fiber Reinfirces Palstic as a composite of the fiber and resin. It is important to know the type and character of fiber and plastic as the binding agent. The type and character of both fiber and plastics are essential sucject to master through this paper.