cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnaladmbisnis@gmail.com
Phone
+6221-5326396
Journal Mail Official
jurnaladmbisnis@gmail.com
Editorial Address
Gedung Politeknik STIA LAN Jakarta Jl. Administrasi II, Pejompongan, Jakarta Pusat 10260
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
JBEST
ISSN : -     EISSN : 27211479     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship (JBEST) is a scientific journal which publishes original articles on the most recent knowledge, researches, or applied researches and other development in fields of academic practitioners to discuss about business administration, economics & entrepreneurship. JBEST, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of business administration, economics & entrepreneurship areas as follows: Economic and Business Policy International Business Creative and Innovative Economy E-Commerce Finance and Financial Services Any specifics issues of business administration, economics & entrepreneurship
Articles 61 Documents
Pengelolaan Arsip Aktif Anggota DPR RI Pada Bagian Keanggotaan Dan Kesekretariatan Fraksi Sekretariat Jenderal DPR RI Rayapanji, Sultan; Suhartono, Bambang
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.1 (2023): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Pengelolaan Arsip Aktif Anggota DPR RI Pada Bagian Keanggotaan Dan Kesekretariatan Fraksi Sekjen DPR RI”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Arsip Aktif Anggota DPR RI Pada Bagian Keanggotaan Dan Kesekretariatan Fraksi Sekjen DPR RI dan Untuk mengetahui hambatan Pengelolaan Arsip Aktif Anggota DPR RI Pada Bagian Keanggotaan Dan Kesekretariatan Fraksi Sekjen DPR RI. Metode penelitian yang digunakan mengunakan metode pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan beberapa metode pengumpulan data pada penelitian ini yang terdiri dari wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Penelitian ini mengunakan teori Kennedy yang menjelaskan mengenai Arsip dinamis seperti lokasi penempatan arsip, prosedur registrasi, prioritas penanganan arsip, prosedur pengorganisasian dan pemeliharaan file, pemilihan peralatan kearsipan, implementasi sistem penelusuran file, lamanya arsip disimpan dalam system (JRA), teknologi untuk mendesain dan mengoperasikan sistem penyimpanan. Hasil Penelitian bahwa untuk pengelolaan arsip masih belum optimal dan tidak berjalan dengan baik karena belum terpenuhinya indikator dalam pengelolaan serta indikator-indikator pada setiap aspek-aspek tersebut juga masih ditemukan adanya hambatan yang menjadikan proses berjalannya pengelolaan arsip sedikit terganggu. Penelitian ini menemukan pula bahwa pada setiap hambatan tersebut telah dilakukan upaya-upaya untuk tindak lanjut dan meminimalisir dampaknya. Adapun saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah untuk pengelolaan arsip aktif anggota dapat mengunakan sistem pengelolaan arsip dinamis. Selain itu diperlukan program bimbingan teknik (BIMTEK), membuat aplikasi baru selain SIGOTA yang khusus untuk keluar masuk surat, menunjuk pengelola arsip yaitu sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan supaya lebih terfokus. Kata kunci : Pengelolaan, Arsip, Bagian Keanggotaan dan Kesekretariatan Fraksi
Penerapan Penyusutan Arsip Pada Unit Pengolah di Direktorat Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi Dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Hidayah, Khoirul; Suhartono, Bambang
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.1 (2023): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusutan arsip merupakan upaya untuk megurangi jumlah arsip yang dihasilkan oleh suatu organisasi dengan tujuan efisiensi dan penghematan ruang simpan arsip. Jika organisasi tersebut tidak melakukan penyusutan arsip maka arsip-arsipnya akan selalu bertambah dan berkembang sehingga dapat memenuhi ruang kerja dan menganggu aktivitas kegiatan sehari-hari. Kegiatan penyusutan arsip terdiri atas pemindahan arsip, pemusnahan arsip, dan penyerahan arsip. Arsip yang sudah memasuki masa retensi inaktif sesuai dengan Jadwal Retensi Arsipnya perlu dilakukan pemindahan arsip dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian terkait penerapan penyusutan arsip yang dilakukan oleh Unit Pengolah di Direktorat Perencanaan Teknis PEI. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyusutan arsip di Unit Pengolah sudah berjalan dengan baik, namun belum optimal. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan penyusutan arsip, peneliti menyarankan: 1) Perlu adanya pengembangan kompetensi SDM berupa pelatihan pengelolaan arsip dinamis; 2) Perlu adanya penunjukan tim kerja Pengelolaan Arsip Dinamis agar dapat mengerjakan arsipnya secara maksimal; 3) Dibutuhkan standar operasional prosedur pemindahan arsip di lingkungan Kementerian Desa, PDT, Transmigrasi sehingga Unit Pengolah dapat mempedomani dalam melakukan pemindahan arsipnya. Kata kunci: Pengelolaan Arsip Dinamis; Penyusutan Arsip; Pemindahan Arsip; Direktorat Perencanaan Teknis PEI
Pengaruh Penerapan E-Layanan Sains (ELSA) Terhadap Peningkatan Kualitas Layanan Pengujian Laboratorium Imaging Fisika Maju BRIN Dzumalex, Ahmad Rezza; Solihati, Keisha Dinya
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.1 (2023): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-layanan Sains (ELSA) merupakan terobosan inovasi layanan e-government BRIN yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan akses terhadap pemanfaatan fasilitas penelitian, pengembangan dan/ pengkajian. Pengajuan layanan pengujian melalui ELSA masih dianggap belum sesuai dengan yang harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penerapan aplikasi E-layanan Sains (ELSA) terhadap peningkatan kualitas layanan pengujian Laboratorium Imaging Fisika Maju sebagai salah laboratorium yang dimiliki oleh BRIN. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan survei berbasis kuesioner yang diolah dengan SPSS. Temuan dari penelitian serta analisis statistik yang telah dilakukan mengindikasikan bahwa pelaksanaan sistem e-government melalui aplikasi ELSA telah berjalan dengan baik. Selain itu, hasil dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini menegaskan adanya korelasi positif yang signifikan antara penerapan e-government melalui aplikasi ELSA dengan peningkatan mutu layanan pengujian Laboratorium Imaging Fisika Maju yang dikelola oleh BRIN. Secara singkat, penelitian ini memverifikasi kontribusi positif ELSA dalam meningkatkan kualitas layanan pengujian Laboratorium Imaging Fisika Maju BRIN. Kata Kunci: e-government, e-layanan sains, pelayanan publik
Pengelolaan Aset Daerah Berupa Tanah Dan Bangunan Sebagai Salah Satu Sumber Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kota Depok Feijar, Feijar; Priyono, Budi
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.2 (2023): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan aset daerah yang baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah sebagai sumber pembiayaan daerah. Sebaliknya dengan aset daerah yang tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan optimal, maka akan memboroskan keuangan daerah, yaitu sering ditemukannya masalah pemeliharaan aset daerah yang tidak sebanding dengan keuntungan atau manfaat yang dapat dihasilkan dari keberadaan aset daerah tersebut. Penelitian ini mengguanan metode kualitatif deskriftif, dan bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Aset Daerah berupa Tanah dan Bangunan Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kebijakan Pemerintah Kota Depok yang ditetapkan, sudah sesuai dengan melihat kondisi pengelolaan aset daerah saat ini. Tetapi, pada Penggunaan aset Pemerintah Kota Depok oleh masyarakat masih kurangnya tindakan-tindakan yang tegas terhadap masyarakat yang tidak patuh dalam penggunaan aset daerah, dan pada Pengelolaan Aset Daerah terkait Pemanfaatan aset daerah berupa tanah dan bangunan milik Pemerintah Kota Depok yang diperoleh dari Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utility (PSU) perumahan akan dilaksanakannya cheking on the spot terhadap seluruh aset daerah berupa tanah dan bangunan secara berkelanjutan dan adanya komitmen, sinergitas dan dukungan serta menjaga hubungan dengan seluruh steakholder internal dan eksternal, sehingga terwujud pengelolaan aset yang tertib sesuai peraturan yang berlaku, agar terciptanya potensi Pemanfatan berupa Sewa tanah dan bangunan milik Pemerintah Kota Depok yang optimal sebagai Pendapatan Asli Daerah. Pemanfatan pada bentuk Sewa aset daerah sebagai Sumber Pendapatan Daerah agar dimanfaatkan secara optimal dengan menganut prinsip komersial. Kata kunci: Pengelolaan; Aset Daerah; Pendapatan Asli Daerah
Implementasi Pemungutan PPN Perdagangan Melalui Sistem Elektronik pada Kantor Pelayanan Pajak Badan dan Orang Asing Setiawan, Ade; Sari, Nurmita
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.2 (2023): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet penetration in Indonesia makes the digital economy rapidly developed, and this progress makes a significant change in people's consumption pattern to be a contactless. This consumption pattern enable them to purchase digital services from abroad. The Directorate General of Taxes as the tax authority in Indonesia must be able to take advantage of this momentum to increase state revenue through expanding the tax base through the collection of Value Added Tax (VAT) in Trade through Electronic Systems (PMSE) on Intangible Taxable Goods and Services originating from abroad. The purpose of this study is to understand how the Implementation of PMSE VAT Collection at Permanent Establishment and Expatriates Tax Office, The researcher use Descriptive Qualitative and data collection techniques through Interviews and Documents Review Methods. Based on research conducted, the results of the Implementation of PMSE VAT Collection at Permanent Establishment and Expatriates Tax Office as follows are the implementation of PMSE VAT Collection starting from appointment as VAT Collector to depositing the VAT collection has been running well according to the 3 rules that govern it : Peraturan Menteri Keuangan No 48/PMK.03/2020 as amended by Peraturan Menteri Keuangan No 60/PMK.03/2022, Peraturan Jenderal Pajak No PER-12/PJ/2020 and also the Implementation Instructions contained in the Circular Letter of the Director General of Taxes number SE-44/PJ/2020. The implementation of PMSE VAT collection on tax revenues at KPP Badan dan Orang Asing conducted PMSE VAT collection plays a major role in revenue from KPP Corporate and Foreign Persons. This can be seen from the percentage of the role of VAT PMSE collection on revenue from KPP Badan dan Orang Asing. which continues to increase from 18.88% at the beginning of the PMSE VAT collection regulations being implemented in 2020, to 49.45% in 2021 and again increasing in 2022 to 54.79% of the total KPP revenues of Foreign Entities and Persons Keywords: Value Added Tax (VAT) in Trade through Electronic Systems (PMSE), Electronic Transaction, Foreign Enterprise and Individual Tax Office Directorate General of Taxes
Pengaruh Ketersediaan Informasi KRL Access dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan KRL Commuter Line di Jabodetabek Azzahra, Donna; Priyono, Budi
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.2 (2023): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan informasi dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan KRL Commuter Line di Jabodetabek. Peneliti memutuskan untuk menggunakan KRL Commuter Line sebagai bahan penelitian disebabkan KRL Commuter Line merupakan salah satu transportasi yang digunakan dalam melakukan commuting. Tidak hanya itu, penulispun melihat masih banyak hal yang perlu diperbaiki oleh perusahaan dalam segi kualitas sarana maupun prasarana, salah satunya yaitu eskalator yang terkadang tidak dapat digunakan dan kegagalan pada saat memasuki aplikasi KRL Access. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Selain itu, peneliti melakukan penyebaran kuesioner untuk mencari data yang dibutuhkan, penyebaran kuesioner dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan menyebarkan link gform pada sosial media dan mencari responden sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna KRL Commuter Line sedangkan sampel yang digunakan ialah pengguna KRL Commuter Line di Jabodetabek dengan jumlah sampel 105 responden. Analisis pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang ada pada penelitian yaitu Ketersediaan Informasi berpengaruh secara positif terhadap Kepuasan Pelanggan, Kualitas Pelayanan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel Kepuasan Pelanggan, dan yang terakhir Ketersediaan Informasi dan Kualitas Pelayanan secara bersama-sama memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan.Kata Kunci: ketersediaan informasi; kualitas pelayanan; kepuasan pelanggan
Strategi Pemasaran Wisma Handayani Remanicka, Intan; Adriwati, Adriwati
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.2 (2023): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan Wisma Handayani sebagai barang milik negara yang dapat disewakan kepada masyarakat merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penerimaan negara bukan pajak. Namun, tingkat hunian kamar di Wisma Handayani masih rendah jika dibandingkan dengan hotel bintang di sekitarnya. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah perlu mengoptimalkan strategi pemasaran untuk meningkatkan hunian kamar Wisma Handayani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Strategi Pemasaran Wisma Handayani Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik studi kasus dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penelaahan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh Wisma Handayani masih belum cukup baik. Salah satu aspek yang perlu dikembangkan adalah aspek promosi. Aktivitas pemasaran yang minim, hanya menggunakan brosur, menyebabkan terbatasnya informasi tentang Wisma Handayani dan rendahnya kesadaran masyarakat tentang keberadaannya. Oleh karena itu, disarankan untuk merekrut petugas pemasaran dan memanfaatkan media sosial dalam melakukan promosi. Selain itu, aspek price khususnya metode pembayaran juga perlu diperbarui. Metode pembayaran yang belum mengikuti perkembangan zaman menjadi salah satu kekurangan yang perlu diperhatikan. Disarankan untuk menyediakan metode pembayaran yang lebih beragam, seperti QRIS dari dompet digital selain DANA. Dalam hal produk, Wisma Handayani telah memenuhi ekspektasi pelanggan dengan rating bintang 4,5 dari 5 berdasarkan ulasan Google. Namun, aspek place atau saluran distribusi masih memiliki kekurangan. Dalam penelitian ini, ditemukan beberapa kekurangan dari saluran distribusi langsung yang diterapkan oleh Wisma Handayani. Dalam rangka meningkatkan hunian kamar Wisma Handayani, perlu melakukan perbaikan pada aspek-aspek yang telah disebutkan di atas. Dengan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan optimal, diharapkan Wisma Handayani dapat meningkatkan penerimaan negara bukan pajak dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi negara. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Bauran Pemasaran, Wisma Handayani
Analisis Pemanfaatan Media Sosial Instagram Terhadap Respons Masyarakat Pengguna Layanan Informasi Direktorat Jenderal Pajak Anita, Anita; Harsyeno, Ade
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 5, No.2 (2023): Oktober
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan dan peraturan terkait perpajakan di Indonesia bersifat dinamis yang dapat berubah mengikuti perkembangan perekonomian dunia. Salah satu perkembangan teknologi yang tengah ramai digunakan masyarakat adalah media sosial. Media sosial menjadi solusi penyampaian informasi yang efektif dan efisien pada saat ini. Selain mudah dijangkau oleh masyarakat, media sosial dapat menjadi sarana komunikasi yang menyenangkan. Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi pemerintah yang bertugas menyusun kebijakan dan standardisasi teknis di bidang perpajakan memanfaatkan media sosial Instagram sebagai salah satu kanal penyedia layanan informasi tentang perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media sosial Instagram @ditjenpajakri terhadap respons masyarakat pengguna layanan informasi Direktorat Jenderal Pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Penelitian Kuantitatif. Penelitian menggunakan Teori 4C (Context, Communication, Collaboration, Connection) untuk mengukur media sosial sebagai variabel bebas. Hasilnya indikator communication memiliki nilai tertinggi dibandingkan dengan indikator lain. Sedangkan untuk mengukur respons masyarakat pengguna layanan informasi Direktorat Jenderal Pajak menggunakan Konsep AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Hasil menunjukan bahwa indikator desire memiliki nilai paling rendah dibanding dengan indikator lainnya. Direktorat Jenderal Pajak melalui akun Instagramnya yaitu @ditjenpajakri melakukan sebuah komunikasi dengan wajib pajak dalam memberikan informasi terkait kewajiban maupun informasi pajak lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, pemanfaatan media sosial Instagram @ditjenpajakri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respons masyarakat pengguna layanan informasi Direktorat Jenderal Pajak. Kata Kunci : media sosial, respons masyarakat, pajak
Pengaruh Digital Marketing dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Perumda Dharma Jaya Provinsi DKI Jakarta Mustakim, Nur; Priyono, Budi Priyono
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 6, No.1 (2024): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan era dari pemasaran tradisional menjadi pemasaran digital harus diikuti oleh perusahaan agar mampu beradaptasi dengan perubahan, dan dapat menjadikan peluang bagi perusahaan. Dengan adanya pemasaran digital mempermudah perusahaan dalam memasarkan produk dan memberikan kesadaran merek kepada calon konsumen. Kesadaran merek yang baik akan memberikan peluang yang besar bagi sebuah produk untuk menjadi alternatif utama pada proses keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing dan brand awareness terhadap keputusan pembelian pada produk Perumda Dharma Jaya Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menetapkan jumlah responden sebanyak 110 orang yang pernah membeli produk Perumda Dharma Jaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digital marketing dan brand awareness memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk Perumda Dharma Jaya. Digital marketing memiliki pengaruh sebesar 49,0% terhadap keputusan pembelian, brand awareness memiliki pengaruh sebesar 61,2% terhadap keputusan pembelian. Lalu secara bersama-sama digital marketing dan brand awareness memiliki pengaruh sebesar 64,2% terhadap keputusan pembelian. Sedangkan sisanya sebesar 35,8% ditentukan oleh varibel lain yang tidak ikut dihitung dalam penelitian ini. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya ialah menambahkan variabel lain yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian, seperti brand image, brand trust, word of mouth (WOM) dan lainnya. Kata Kunci: digital marketing; brand awareness; keputusan pembelian
Brand Experience, Brand Trust, and the Effect on Brand Loyalty (Study of Mie Gacoan Restaurants in Jakarta) Abdullah Azzam, Hamas; Widjayanti, Arifiani
Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship Vol. 6, No.1 (2024): April
Publisher : Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The food industry in Indonesia continues to grow, proven by the increase in gross domestic product (GDP) from the food and beverage industry of IDR 206.19 trillion in the first quarter of 2020. Jakarta as a metropolis has facilities in support of food industry growth, and one of the businesses that provides food and beverages in the form of restaurants in Jakarta is the spicy noodle restaurant Mie Gacoan. This restaurant has a phenomenon of long queues of customers ordering it. This study aims to analyse the impact of brand experience and the trust in the brand on the brand loyalty in Mie Gacoan restaurants in Jakarta. The research data was collected through the distribution of questionnaires to 110 respondents who are customers of Mie Gacoan in Jakarta. Findings indicate that brand experience and brand trust have a positive and significant influence on brand loyalty in Jakarta’s Mie Gacoan restaurants. Brand experience influences brand loyalty 53.4%, while brand trust influences brand loyalty 45.8%. At the same time, the share of brand experience and brand trust in brand loyalty is 57.3%. While other variables not included in this study account for the remaining 42.7%. Keywords: brand experience; brand trust; brand loyalty; restaurant