cover
Contact Name
BAMBANG AFRIADI
Contact Email
jggunj345@gmail.com
Phone
+6285692038195
Journal Mail Official
jggunj345@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
ISSN : 23032332     EISSN : 25978020     DOI : https://doi.org/10.21009/jgg
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan (JGG) (E-ISSN: 2597-8020; P:ISSN: 2303-2332) is an electronic sciencetific journal, provides research articles from Environmental Management graduate program of State University of Jakarta. This journal contains articles from results of researches that using one of the various research methods like qualitative, quantitative, policy research, evaluation research, and theoretical research (content analysis) in the field of environmental management which consist of Organizational Behavior, Leadership towards Sustainable Development, Strategies Planning of Area, Evaluation of Public Policy Implementation, Quality of Environment through Management and Development of Natural and Human Resources.
Articles 131 Documents
ANALISIS PENGARUH NILAI IPM DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TIMBUNAN SAMPAH DI TPA SE-PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG: SEBUAH STUDI PENDAHULUAN Muhammad Denny Elyasa
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.892 KB) | DOI: 10.21009/jgg.081.01

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana nilai IPM mempengaruhi jumlah sampah timbunan di Tempat Pembuangan Sampah (TPA) yang terdapat di tiap-tiap kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang didapat dari Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Data dari Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Metode penelitian bersifat kuantitatif deskritif dengan menggunakan regresi sederhana dan metode rasio. Dari hasil pengujian didapat bahwa semakin tinggi nilai IPM suatu daerah semakin tinggi pula timbunan sampah di TPA daerah tersebut, artinya nilai IPM yang tinggi tidak memberikan korelasi positif terhadap penurunan timbunan sampah yang ada di TPA. Selain itu didapat pula bahwa besarnya jumlah penduduk di satu daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum tentu menyebabkan timbunan sampah di TPA daerah tersebut tinggi. Kajian ini merekomendasikan pentingnya untuk memasukkan indikator kebersihan ke dalam IPM.
EVALUATION OF THE GREEN OPEN SPACE POLICY OF BEKASI CITY IN ACHIEVING DEVELOPMENT INDICATORS (SUSTAINABLE SETTLEMENTS) Najmuddin Mamie; Sucahyanto Sucahyanto; Muzani Najmuddin
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.717 KB) | DOI: 10.21009/JGG.092.02

Abstract

The objective of this research was to evaluate the green open space policy of Bekasi City in achieving development indicators (sustainable settlements). It was a qualitative research with evaluation method conducted in the City of Bekasi, West Java in 2018. The data were collected through participant observation using interview, observation, and document study. The data was analysed and interpretated through (1) Data reduction, sorting, concentration and simplification of "rough" data, abstracting, and information that emerge from written records in the field: (2) Display data, try to present data and the whole picture and certain parts of the research; (3) Conclusions and verification, search and find meaning for the data collected by looking for patterns of relationships, similarities, differences and the systems. The findings of the implementation have been carried out but must be revised to adapt the development of the central government, named the National Strategic Project. Green open space in the City of Bekasi will be increased every year to 0.15% in a sustainable manner so that green open space can be consistently distributed throughout the City of Bekasi.
IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD ENVIRONMENTAL GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI INDONESIA Hilmi Alwi Addahlawi; Umi Mustaghfiroh; Lailatul Khoirun Ni'mah; Asfiyatus Sundusiyah; Ahmad Fauzan Hidayatullah
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.314 KB) | DOI: 10.21009/jgg.082.04

Abstract

Sudah menjadi rahasia umum bahwa permasalahan lingkungan hidup yang sering menjadi perbincangan masyarakat saat ini adalah masalah sampah. Sampah merupakan permasalahan kompleks dan serius yang dihadapi oleh banyak negara, baik negara berkembang maupun negara maju. Agar permasalahan sampah ini dapat tertangani dengan baik, maka diperlukan kerjasama antar semua anggota masyarakat baik dari pihak pemerintah, instansi swasta, maupun masyarakat pada umumnya. Kebijakan pemerintah tentang pengelolaan sampah perlu ditegakkan agar permasalahan ini dapat tertangani dengan baik. Salah satunya yaitu dengan penerapan prinsip good environmental governance dalam pengelolaan sampah. Masing-masing daerah dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka pengeloaan sampah agar kelestarian lingkungan hidup tetap terjaga.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM ADIWIYATA DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN DI SDN MODEL BANYUWANGI Griselda Malinda Eliza Putri Mohamad Moklis; Sayu Larasati Nabila; Septa Indra Puspikawati
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.181 KB) | DOI: 10.21009/jgg.082.01

Abstract

Pendidikan lingkungan hidup merupakan alternatif upaya yang dilakukan untuk menanamkan karakter peduli lingkungan pada usia dini. Pendidikan lingkungan hidup dapat diberikan melalui program Adiwiyata. Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi penyelenggaraan program Adiwiyata dalam mewudujkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan di SDN Model Banyuwangi. Jenis penelitian adalah penelitian observasional yang dilakukan pada 20 & 22 April 2019 di SDN Model Banyuwangi. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data didapatkan dari dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penilaian penyelenggaraan Adiwiyata di SDN Model Banyuwangi berdasarkan komponen adiwiyata yang tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 05 tahun 2013. Indikator evaluasi dalam penelitian ini terdiri dari 4 komponen yaitu kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa SDN Model Banyuwangi termasuk dalam kategori sekolah adiwiyata mandiri berdasarkan capaian nilai yang diperoleh dan jumlah binaan sekolah yang telah memenuhi persyaratan namun terdapat hambatan yaitu sarana biopori yang tidak difungsikan secara optimal dan berkurangnya fasilitas ruang kelas sebagai tempat hasil kreasi siswa. Saran kedepannya adalah hasil kreasi siswa dapat diletakkan di masing-masing kelas maupun di lorong sekolah.
GAMBARAN RUMAH SAKIT RAMAH LINGKUNGAN Brando Harison Parlindungan Sigalingging; Nadiroh Nadiroh; Sucahyanto Sucahyanto
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.572 KB) | DOI: 10.21009/JGG.092.03

Abstract

Rumah sakit ramah lingkungan saat ini menjadi salah satu kebutuhan dalam manajemen perubahan yang sedang dikembangkan di banyak rumah sakit. Rumah sakit ramah lingkungan atau dikenal dengan istilah green hospital adalah rumah sakit yang didesain, dibangun/direnovasi dan dioperasikan serta dipelihara dengan mempertimbangkan prinsip kesehatan dan lingkungan berkelanjutan. Dalam rangka mewujudkan rumah sakit yang antisipatif terhadap dampak pemanasan dan perubahan iklim global. Rumah sakit di masa mendatang harus menjadi tempat yang sehat baik di dalam maupun di lingkungan sekitarnya, mengurangi tingkat toksisitas pada bahan-bahan yang digunakan oleh rumah sakit, rumah sakit harus sesedikit mungkin menggunakan sumber daya energi dan air, serta mengurangi produksi limbah yang dihasilkan, mensejajarkan kesehatan lingkungan dalam mempertimbangkan prioritas sistem kesehatan sesuai ketentuan bangunan hijau, dan mengutamakan “konsep berkelanjutan” dalam pelayanan kesehatan
EVALUASI PROGRAM PENYEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU WILAYAH DKI JAKARTA Riyawati Ika Dewi; Ahmansya; Diana Vivanti Sigit
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.481 KB) | DOI: 10.21009/jgg.091.05

Abstract

The reality, must be faced by DKI Jakarta as the National Capital of Indonesia is population. The estimation data from the Jakarta Central Statistics Agency (BPS) in 2025, will be 11,034,000 people. This population is quite dense resulting in increased utilization of Natural Resources, and declining the Jakarta Environmental Quality Index (IKLH). The 2016 IKLH is 38.69 and 2017 is 35.78 and this is the lowest IKLH among 33 Indonesian Provinces. The Provision Green Open Space Program is one of the methods used by the DKI Jakarta Government to maintain the environmental quality of DKI Jakarta. For 2017 and 2018 did not reach the target for this program so it needs to be evaluated for the program that has been carried out in order to obtain in-depth findings. This research uses the evaluation method as Context, Input, Process Product (CIPP). Result: For the Context and Input components are in accordance with the expectations set while the Process and Product components do not meet the expectations set. Conclusion: Success of the program can be achieved if using innovative and creative ways and program evaluation must be done thoroughly by involving various supporting parties to find out the obstacles of program implementation
PEMANFAATAN RUANG TERBUKA KAMPUS SEBAGAI POTENSI MENJAGA LINGKUNGAN Imas Gandasari; Oot Hotimah; Mieke Miarsyah
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.871 KB) | DOI: 10.21009/JGG.092.04

Abstract

Ruang terbuka hijau kini bukan hanya sekadar peraturan yang dicanangkan pemerintah akan tetapi sudah menjadi kebutuhan di perkotaan. Kampus-kampus kini sudah banyak menerapkan konsep ruang terbuka hijau untuk menciptakan kenyamanan dalam kegiatan belajar mngajar. Pola pemanfaatan dan pengembangan ruang terbuka hijau di kampus kini makin beragam. Penelitian ini untuk mengetahui fungsi dan manfaat ruang terbuka hijau di kampus dan arahan yang tepat dalam penerapan konsep ruang terbuka hijau di kampus. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur yaitu dengan membahas beberapa jurnal dan penelitian tentang ruang terbuka hijau di kampus yang ada di Indonesia. Dari pembahasan jurnal dan penelitian yang ada dapat diambil kesimpulan bahwa konsep ruang terbuka hijau memiliki banyak manfaat terutama memberikan keindahan dan kenyamanan di kampus selain manfaat jangka panjangnya yaitu sebagai taman obat, penyerap udara kotor, memelihara ketersediaan air dan melestarikan ragam flora dan fauna.
Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dalam Mitigasi Perubahan Iklim: Suatu Telaah Sistematik Anti Ahsanti; Husen, Achmad; Samadi
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.17 KB)

Abstract

Climate change presents a major attention worldwide due to its threat to the environment. One of the contributors to climate change is greenhouse gas that elevates global temperature. Methane (CH4) is the second most important greenhouse gas after carbon dioxide. An important source of CH4 generation is anaerobic decomposition of organic municipal solid wastes (MSW) in landfill sites. Some control measures are in need to be undertaken, and reducing a number of MSW in landfill sites being one of them. Integrated Waste Management System is a systems approach that should be used as a solution to the waste problem solving. Society’s active participation is needed to create a more comprehensive system of municipal wa te management, based on “reduce, reuse, recycle” principle. The objectives of this literatur research work were to describe the development of variety research occurred with Community Based Waste Management (CBWM) systems as the alternative approach to the typical MSW management techniques reducing greenhouse gas emission.
Pengaruh Environmental Personality dan Sikap Pencegahan Pandemi Covid-19 terhadap Pro-Environmental Behavior Berkaitan Green Architecture Hakim Hakim; Tri Endangsih
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.567 KB) | DOI: 10.21009/jgg.101.02

Abstract

The research objective was to analyze and determine the effect of environmental personality and attitudes to prevent the COVID-19 pandemic on pro environmental behavior (PEB) in relation to green architecture. The research used a survey method, the research approach used quantitative with an explanatory format. Data collection techniques used a questionnaire or questionnaire. The calculation of data analysis requirements used the normality test (Kolmogorov-Smirnov) and the homogeneity test (Levene). Analysis of research data using partial and simultaneous regression analysis, correlation test with Pearson product moment correlation, t-test, and the coefficient of determination. The results showed that there was a positive and significant partial effect of Environmental Personality on Pro Environmental Behavior (PEB) related to Green Architecture with a t count of 9,717. The positive and significant partial influence of the COVID-19 Pandemic Prevention Attitude towards Pro Environmental Behavior (PEB) is related to Green Architecture, with a t count of 9.745. The simultaneous influence of Environmental Personality and Attitude to Prevent the COVID-19 Pandemic on Pro Environmental Behavior (PEB) related to a positive and significant Green Architecture with an F count of 62.159. The greatest influence on the COVID-19 Pandemic Prevention Attitude towards Pro Environmental Behavior (PEB) is related to Green Architecture.
Green Retail Model Berbasis Jejak Karbon di Kabupaten Sleman D.I.YOGYAKARTA Feris Firdaus
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.255 KB) | DOI: 10.21009/jgg.101.01

Abstract

The increase in the number of retail on urban roads in Sleman D.I. Yogyakarta Regency has been very fast in recent years. The large number of retail visitors who use motorized vehicles and park in the area causes the emission of exhaust gas (CO2) to increase coupled with air conditioning exhaust gas from retail. In fact, many street vendors who cook food in the area use LPG gas so that there is an abundance of CO2 gas in the air in the retail area. On the other hand, it is very rare to find vegetation (trees) as an absorber of CO2 gas in the air in the retail area. Therefore, it is necessary to calculate the carbon footprint generated from activities in the retail area so that it can be seen how many trees need to be planted to absorb CO2 gas. Based on the results of carbon footprint analysis, it can be concluded that each retailer contributes to carbon emissions in the air (CO2) at different levels so that the number of trees that need to be planted is also different. The recommended tree should have a strategic function as an absorber of CO2 emissions in addition to other aesthetic and strategic functions. The recommended trees can be planted in motorized vehicle parking areas and street vendors that cook food.

Page 7 of 14 | Total Record : 131


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 3 No 1 (2014): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 2 No 1 (2013): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan More Issue