cover
Contact Name
Yuli Andriansyah
Contact Email
yuliandriansyah@uii.ac.id
Phone
+6285369607374
Journal Mail Official
millah@uii.ac.id
Editorial Address
Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang KM 14,5, Besi, Sleman, DI Yogyakarta, Kode Pos 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Millah: Journal of Religious Studies
ISSN : 14120992     EISSN : 2527922X     DOI : 10.20885/millah
Core Subject : Religion,
Millah: Journal of Religious Studies (E-ISSN: 2527-922X) is an international double-blind peer-review journal focusing on original research articles related to religious studies. The journal welcomes contributions on the following topics: Religious studies Islamic studies Christian studies Hindu studies Buddhist studies other relevant religious studies.
Articles 628 Documents
Religion and racism : A Critical Assessment from A Muslim Point of View Ahmad Syarif Maarif
Millah: Journal of Religious Studies Vol. I, No. 1, Agustus 2001
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol1.iss1.art11

Abstract

Rasialisme dilihat dari perspektif al Qur'an bukan hanya sekedar racun bagi dunia yang berperadaban, tetapi juga merupakan bentuk pelecehan terhadap kehormatan dan derafat manusia. Rasialisme menutup spritualitas manusia dalam meraih posisi yang mulia bagi kemanusiaannya. Rasialisme tidak pemah mati dalam komunitas manusia selama berabad-abad dan penentangan atasnya semakin menguat dan terus semarak belakangan ini. Karena secara prinsipil rasialisme itu tidak sesuai dengan fitrah manusia. Dalam tulisan ini akan dilihat secara kritis seputar rasialisme dengan kacamata al Qur'an sebagaimana yang dipahami oleh penuUs. Bagi setiap muslim al-Qur'an merupakan petunjuk moral untuk menjawab pertanyaan bagaimana harus bersikap dalam kehidupan di bumi yang temporal ini.
Rethinking Indonesia: Postcolonial Theory, Authoritarianism and Identity M. Zainal Abidin
Millah: Journal of Religious Studies Vol. I, No. 1, Agustus 2001
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol1.iss1.art12

Abstract

-
Pencucian Citra SDM Warisan Kolonial, Peletakan Paradigma SDM Baru: Mungkinkah? Taufiq Ismail
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art1

Abstract

This article tries to present a new paradigm of human resources, instead of maintaining the old one which is part of colonial heritage. This old paradigm pays more attention or respect to status, rights, and one who is in power. More over this paradigm disregards the importance of education, by giving little attention on it especially in matter of fund. By eliminating many of these outdated ideas, the Indonesians have to work hard to create the new one by respecting the local genius ideas, best tradition, religion and creating the new paradigm which pays respect to the process education instead of the result only. The new paradigm pays more attention to poor, and the needy ones, the duties of the leaden, and providing enough fund to the education.
In Search of an Ideal Islamic Education (The Contribution of Pesantren) M.Nur Kholis Setiawan
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art2

Abstract

Pesantren diakui banyak pengamat melahirkan sistem pendidikan yang menajamkan aspek affektiv dan psikhomotorik peserta didik dengan tidak meninggalkan aspek kognitif-nya. Sistem pendidikan nasional dinilai tidak banyak memberikan solusi bagi problem sosial di mayarakat Indonesia yang plural, tidak saja etnik, budaya, melainkan juga agama. Tulisan ini mengedepankan nilai-nilai masyarakat sipil, civic values, yang diantaranya adalah, kebebasan, tokransi, demokrasi dan isugender,yang sejatinya begitu lekat dalam system pendidikan pesantren. Terlepas dari kekurangan-kekurangan yang ada, pesantren tetap layak untuk dijadikan sebagai penyumbang dalam pengembangan sistem pendidikan nasional yang asli dan mengedepankan moralitas serta sarat dengan nilai-nilai luhur.
As The Model Test of Asian Value System Hee Soo Lee
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art3

Abstract

Artikel sederhana ini ditulis untuk menggali beberapa elemen penting dari dua peradaban, yaitu dunia Islam dan Asia Timur yang berasal dari pernyataan pernyataan dan pemikiran pemikiran Bediuzzaman Said Nursi. Sampai saat ini, Islam dan maryarakat muslim terutama di Asia Timur sering dipersepsikan sebagai pembentuk kebudayaan yang bertentangan dengan budaya bangsa Barat. Seorang pakar terkemuka yaitu Mantington dalam bukunya mengajukan tesis bahwa pada suatu saat nanti akan terjadi benturan peradaban. Namun ini semua akan tertepis dengan pemikiran Bediuzzman Said Nursi. Menurut beliau ada beberapa keterkaitan antara kebudayaan Islam dan masyarakat Asia Timur selain juga kedua kebudayaan tersebut saling berinteraksi secara positif dan sinergis. Belum lagi masiknya nilai-nilai spiritual yang tinggi dengan dibuktikan banyaknya agama yang lahir dan dianut masyarakatnya. Salah satu agama yang mempunyai pengaruh kuat di Asia Timur terhadap kebudayaan adalah Islam. Inilah yang dibuktikan dalam artikel singkat ini.
A Qafiah of Al-Akhtal (Umayyad poet 640-713) and Its Stylistic Analysis Tengku Ghani Tengku Jusoh
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art4

Abstract

Pada dasarnya, Qafiab Qaf mempunyai 41 bait. Secara puitis, Qafiah Qaf ini melukiskan dinamika perkemahan padang pasir (bait 1-6), wanita berjalan dalam sekedup (bait 7-14), binatang tunggangan, (bait 15-17), lembu jantan liar (bait 18-23), anjing pemburuan (bait 24-29), ulangan deskripsi tentang binatang tunggangan (bait 30-35) dan bagian syair pujian (bait 36-41). Dinamika kehidupan al-Akhtal mencerminkan tokransi bermakna kehidupan sehari-hari umat Islam. Pendidikan toleransi tidak sekedar dijadikan wacana, topi terlihat dari kenyataan dan tercermin berbagai karya sastrawan pemeluk Nasrani yang utuh. Apalagi al-Akhfal dikenal sebagai salah seorang sastrawan Nasrani yang dapat menikmati berbagai fasilitas yang cukup menggiurkan dalam istana Dinasti Umayyah pada saat itu
Politik Pendidikan Islam Paku Buwana X Hermanu Joebagio
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art5

Abstract

The kratons of Java were at times themselves leading agents of Islamisation. Sultan Agung's the great kings of Mataram dynastic has been reputation as reconciler of courtly culture and Islamic piety. Islamisation in Java has been stagnancy after the death of Sultan Agung, and continued centuries later by kings of Kasunanan, that is Sunan Paku Buwana (PBJ II, PB IV, PB VI, and PBX. This articles tries to analysis Islamic education politics in the reign of Sunan PBX. The background of Sunan's political thinking was to restored the power that has been disappeared by penetration of Dutch colonial The strategy to restored the power that is built Islamic School in 1905, named Madrasah Mambaul ‘Ulum. This madrasah consists of elementary school level (ibtidayah), secondary school level (tsanawiyah), and senior high school level (aliyah). For ibtidaiyah level expanded in seven regencies, i.e. Klaten, Boyolali, Kartosuro, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, and Surakarta. The expanded Ibtidaiyah level has been provoked revivalism and Islam solidarity, this phenomenon was exceptionally beneficial to the Sarekat Islam.
Dimensi Kearifan Lokal Dalam Serat Bima Suci (Akulturasi Harmonis Ajaran Islam dengan Budaya Jawa) Purwadi -
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art6

Abstract

One of the literatures that fill ethics and mysticism is Serat Bima Suci. It was created by Yasadipura I in the earlier period of Surakarta. Historically Serat Bima Suci, is still related with Serat Nawaruci that was created by Empu Siwamurti in the end period of Majapahit Kingdom. Serat Bima Suci is a literature that has acculturation between Javaism, Hinduism and Islamism. The harmony of relation between God, human, and nature become focal of Serat Bima Suci.
Peranan Media Massa Dalam Pembentukan Kepribadian Pelajar Muslim (Kajian Perbandingan di Kajang dan Sabak Bernam) Kamarudin Salleh
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art7

Abstract

This article intends to delineate the role and impact of mass media, whether electronic or printed toward the forming and developing the Muslim adolescent personality. This study is run in comparison between two areas; town (Kajang) and rural (Sahak Bernam) in Selangor, Malaysia. The findings of research show that, some students confess that they are attract and eager to the advertisements and programmes airing on TV, radio, magazine, newspaper and so on. Then, to certain extent, trying to imitate or follow that artists. Finally, some suggestions are putting in order to control and avoid the spread of social ills among adolescent.
Humanisasi-Inklusifisasi Pendidikan Islam Dalam Konteks Multikulturalisme sholahuddin -
Millah: Journal of Religious Studies Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani
Publisher : Program Studi Ilmu Agama Islam Program Magister, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/millah.vol5.iss1.art8

Abstract

After the fall of Soeharto regime, educational academic discourses colored by the humanization and pluralistic ^stem. The pluralistic and humanization educational ^stem are necessary to enhance the democratic state and empower civil society from state intervention. In this case, Islamic educational system should be grow and changed from the normative and emphasize on the transferring knowledge from teacher to student to more than that. The participation of student in terms of Islamic educational system is the new construction of that. With student's participation the relationship between teacher and student become more egaliter and equal This paper tries to criticize Islamic educational system within the Islamic institution like, Madrasah, Pesantren and many others. Actually the writer will emphasis^ how to apply humanistic values in the sense of Islamic educational system, such us, inclusivism, tolerance, trust and many others. Finally, the writer emphasizes the important of inter-religious education in term of Islamic education.

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 25, No. 1, February 2026 Vol. 24, No. 2, August 2025 Vol. 24, No. 1, February 2025 Vol. 23, No. 2, August 2024 Vol. 23, No. 1, February 2024 Vol. 22, No. 2, August 2023 Vol. 22, No. 1, February 2023 Vol. 21, No. 3, August 2022 Vol. 21, No. 2, February 2022 Vol. 21, No. 1, August 2021 Vol. 20, No. 2, Februari 2021 Vol. 20, No. 1, Agustus 2020 Pendidikan Islam Berkemajuan di Tengah Entitas Kultural Vol. 19, No. 2, Februari 2020 Dinamika Pemikiran Moderasi Islam Vol. 19, No. 1, Agustus 2019 Penegakan Hukum Ekonomi Syariah dalam Pergeseran Paradigma Akad Perbank Vol. 18, No. 2, Februari 2019 Aktualisasi Mashlahah pada Ranah Domestik, Muamalah, Budaya, dan Dasar Vol. 18, No. 1, Agustus 2018 Paham Keagamaan Multikultural Antara Kekerasan dan Resolusi Vol. 17, No. 2, Februari 2018 Pendidikan Karakter untuk Pengembangan Kurikulum dan Pembangunan Berke Vol. XVI, No. 2, Februari 2017 Mendialogkan Kembali Relasi Gerakan Keagamaan dan Negara Vol. XVII, No. 1, Agustus 2017 Sistem Moral dan Keadilan Ekonomi Islam Untuk Kesejahteraan Vol. XV, No. 2, Februari 2016 Dialektika Agama Dan Realitas Sosial Masyarakat Vol. XVI, No. 1, Agustus 2016 Pembelajaran Partisipatif Vol. XIV, No. 2, Februari 2015 Profesionalisme Guru Agama, Tuntutan Model Dan Media Pembelajaran Vol. XV, No. 1, Agustus 2015 Keuangan Islam dan Peran Kesejahteraan Vol. XIII, No. 2, Februari 2014 Pendidikan Karakter Multikultur Vol. XIV, No. 1, Agustus 2014 Agama, Etos Kerja dan Pemberdayaan Ekonomi Vol. XII, No. 2, Februari 2013 Islam dan Dinamika Politik Kenegaraan Vol. XIII, No. 1, Agustus 2013 Politik dan Agama dalam Bingkai Multikulturalisme Vol. XI, No. 2, Februari 2012 Agama dan Keadaban Publik Vol. XII, No. 1, Agustus 2012 Islam dan Hak Asasi Manusia Vol. X, No. 2, Februari 2011 Reformulasi Relasi Agama-Negara Vol. XI, No. 1, Agustus 2011 Pesantren dalam Dinamika Islam Indonesia Vol. IX, No. 2, Februari 2010 Menggugat Pendidikan Nirketeladanan Vol. X, No. 1, Agustus 2010 Islam dalam Bingkai Sastra Edisi Khusus Desember 2010 Studi Islam dalam Multiperspektif Vol. VIII, No. 2, Februari 2009 Islam dan Lokalitas Keindonesiaan Vol. IX, No. 1, Agustus 2009 Islam Dan New Media Vol. VII, No. 2, Februari 2008 Aliran Sempalan Agama di Indonesia Vol. VII, No. 2, February 2008: English Version Vol. VIII, No. 1, August 2008: English Version Vol. VIII, No. 1, Agustus 2008 Pertumbuhan Ekonomi Islam di Indonesia Vol. VI, No. 2, Februari 2007 Ekologi Perspekstif Agama Vol. VII, No. 1, Agustus 2007 Agama dan Good Corporate Governance Vol. VII, No. 1, August 2007: English Version Vol. V, No. 2, Februari 2006 Pemberantasan Korupsi dan Dekonstruksi Budaya Vol. VI, No. 1, Agustus 2006 Kejahatan Terorisme antara Isu dan Praktik Vol. IV, No.2, Januari 2005 Ekonomi Islam Vol. V, No.1 Agustus 2005 Pendidikan Berwajah Insani dan Menajamkan Nurani Vol. III, No. 2, Januari 2004 Spiritualitas Islam Vol. IV, No.1, Agustus 2004 Pluralisme Agama Vol. II, No. 2, Januari 2003 Agama Sumber Kekerasan? Vol. III, No. 1, Agustus 2003 Islam Lokal Vol. I, No. 2, Januari 2002 Vol. II, No.1, Agustus 2002 Vol. I, No. 1, Agustus 2001 More Issue