Bandung Conference Series: Economics Studies
Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data Envelopment Analysis. Demand, Efisiensi, Ekspektasi Inflasi, Era Digital UMKM, Etika bisnis islam, Faktor Penarik dan Migrasi Internasional, Faktor Pendorong, fathanah, FDR, Frontier Stokastik, Fungsi Produksi, Good Coorporate Governance (GCG), Hearing, Inflasi, IPM Maqashid syariah, istiqamah, Jumlah Uang Beredar, Kecukupan Modal, Konfeksi, Kualitas Aset, Lembaga Pengelola Zakat, Likuiditas. Mudharabah, NOM, NPF, Output Nasional, Nilai Tukar Jumlah, Penduduk Miskin, PAD, PDRB, Pegawai, Mudharabah, Pendayagunaan Zakat, Pengelola, Perspektif Masyarakat Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Profitabilitas, Program Edukasi, Rentabilitas, RGEC, ROA, shiddiq, tabligh, Upah Minimum, Upah Strategi Pengembangan Usaha, Usaha Mikro, Zakat. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
267 Documents
Strategi Pengembangan Bisnis Digital Menggunakan Metode Blue Ocean Strategy (Studi Kasus Aplikasi X)
Teuku Muhammad Abidzar Saddam;
Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8805
Abstract. The development of industry 4.0 has had an impact on people's behavior, one of the influences that has arisen is the emergence of a cashless society. In a cashless society, people prefer to use e-wallets as a medium of exchange when making transactions. The large number of demands from the public for e-wallet has made many companies compete in offering their e-wallet services, including one of the biggest and oldest expedition companies that launch application X as a new business direction to take. The data used is the result of interviews conducted with 7 (seven) managerial team members who are responsible for application X. Based on the research results, it can be seen that the blue ocean strategy method can be used to determine application X’s external and internal conditions. Based on the results of the analysis conducted on the application X strategy canvas, it can be seen that some application X are lagging behind in terms of trends, bonuses and promos, as well as the variety of merchants. To increase these lagging factors, application X can create a good marketing strategy so that its products can be widely known and used by various groups, especially those who are application X target market. With a good marketing strategy, application X can get new customers and get more income. Abstrak. Perkembangan industri 4.0 berdampak pada perilaku masyarakat, salah satu pengaruh yang muncul adalah timbulnya perilaku cashless society. Pada cashless society, masyarakat lebih memilih untuk menggunakan e-wallet sebagai alat tukar saat melakukan transaksi. Banyaknya permintaan dari masyarakat tentang e-wallet membuat banyak perusahaan berlomba-lomba dalam menawarkan layanan e-wallet yang mereka miliki, tak terkecuali salah satu perusahaan ekspedisi terbesar dan tertua yang meluncurkan aplikasi X sebagai arah bisnis baru yang akan di ambil. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa metode blue ocean strategy dapat digunakan untuk mengetahui kondisi eksternal dan internal aplikasi X. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada kanvas strategi aplikasi X, dapat diketahui bahwa beberapa aplikasi X tertinggal pada faktor tren, bonus dan promo, serta ragam merchant. Untuk meningkatkan faktor-faktor yang tertinggal tersebut, aplikasi X bisa membuat strategi pemasaran yang baik agar produknya bisa dikenal dan digunakan secara luas oleh berbagai kalangan, terutama yang menjadi target pasar aplikasi X. Dengan strategi Pemasaran yang baik, aplikasi X bisa mendapatkan konsumen baru sehingga penghasilan yang didapat menjadi lebih banyak. Kata kunci: E-wallet, Aplikasi X, Blue Ocean Strategy.
Pengaruh sektor basis dan indeks pembangunan manusia terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis tahun 2012-2021
Nurul Komara;
Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.8854
Abstract. This research is based on the regional expansion that occurred in Ciamis Regency and which made a shift in the basic sector of economic growth in Ciamis Regency in 2012-2021. This means that after the shift in the basic sector this can increase LPE in Ciamis Regency. Another factor that affects economic growth is HDI. This study aims to determine the magnitude of the effect of base deposits and HDI on economic growth in Ciamis Regency. Ordinary Least Square (OLS) method service data for 2012-2021. The data used are GRDP of Ciamis Regency, GRDP of West Java Province, HDI. From the estimation of the economic growth model, the results of the basic sector are statistically insignificant in influencing economic growth in Ciamis Regency. This is because of the 12 dominant basic sectors, namely the agricultural sector and transportation and trade, therefore to encourage economic growth in Ciamis Regency does not depend on the basic sector but must also be followed by human resource development, this can be seen from the results of the HDI model estimation which statistically has a positive effect on economic growth in Ciamis Regency. Abstrak. Penelitian ini didasarkan oleh pemekaran wilayah yang terjadi di Kabupaten Ciamis dan yang membuat terjadinya pergeseran sektor basis terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ciamis pada tahun 2012-2021.Artinya setelah bergesernya sektor basis ini dapat menaikan LPE di Kabupaten Ciamis. Faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu IPM. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui besaran pengaruh setor basis dan IPM terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis. Metode Ordinary Least Square (OLS) data servis tahun 2012-2021. Data yang digunakan PDRB Kabupaten Ciamis, PDRB Provinsi Jawa Barat,IPM. Dari hasil estimasi model pertumbuhan ekonomi mendapatkan hasil sektor basis secara statistik tidak signifikan memerpengaruh pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis. Penyebabnya dari 12 sektor basis yang dominan yaitu sektor pertanian dan transportasi dan perdagangan oleh karena itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ciamis tidak bergantung pada sektor basis tetapi juga harus diikuti pengembangan SDM hal ini terlihat dari hasil estimasi model IPM secara statistik berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis.
Kajian Risk Profile dan Self Assesment pada Bank Umum Syariah yang Listing di BEI
Ade Rizky Anugerah;
Ima Amailah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9065
Abstract. Measurement of the level of soundness using the CAMELS approach is not yet comprehensive in evaluating the level of bank performance. Therefore, it is used to measure banking performance using RGEC, namely bank health assessment by self-assessment of the bank studied. The purpose of this study is to identify and evaluate the Risk Profile, Good Corporate, Earnings, Capital of Islamic Commercial Banks on the IDX. The method used is quantitative descriptive with secondary data collected from the annual financial reports of Islamic Commercial Banks listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019-2022. The banks that are the object of research are BSI, BAS, BTPNS, BPDS. From the results of secondary data classifiers, the results obtained are Risk Profile, GCG, Earnings and capital adequacy of Islamic Commercial Banks listed on the IDX in the good category in 2019, 2021 and 2022. The decline in the performance of Islamic Commercial Banks listed on the IDX occurred in 2020 as an effect the presence of Covid-19. Risk Profile performance reaches two digits, Earning (ROA, ROE, NOM, BOPO) is in poor category, capital availability is less than 6% (poor category) the same thing self assessment for GCG BUS listed on BEI is in bad category at points 3 and 4. Abstrak. Pengukuran tingkat kesehatan dengan menggunakan pendekatan CAMELS belum komperehensif dalam mengevaluasi tingkat kinerja bank. Oleh karena itu, digunakan pengukuran kinerja perbankan menggunakan RGEC yaitu penilaian kesehatan bank dengan self-assessment dari bank yang diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi Risk Profile, Good Corporate, Earnings, Capital dari Bank Umum Syariah di BEI. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah yang listing di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019-2022. Adapun bank yang menjadi objek penelitian adalah BSI, BAS, BTPNS, dan BPDS. Penurunan kinerja Bank Umum Syariah yang listing di BEI terjadi pada tahun 2020 sebagai efek adanya Covid-19. Kinerja Risk Profile mencapai dua digit. Earning (ROA, ROE, NOM dan BOPO) berkategori buruk, ketersediaan modal kurang dari 6% (kategori buruk). Hal yang sama self-assessment untuk GCG BUS yang listing di BEI berkategori buruk, berada di poin 3 dan 4.
Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung Tahun 2012-2021
Riza Octaviola;
Ima Amailah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9076
Abstract. The tourism sector contributes from hotel taxes, restaurant taxes, and entertainment taxes, so that these taxes contribute to government budget provision (PAD). However, the PAD of the City of Bandung has grown very slowly from year to year and even in a few years its growth has declined. This was due to a decrease in contribution from hotel taxes. In 2017, the hotel tax contribution was still recorded at 85.09 billion rupiah, but in 2021 the hotel tax contribution decreased fourfold to 22.6 billion rupiah. The purpose of this study is to see the influence and magnitude of variation from the tourism sector on PAD in the city of Bandung. The data used is time series data in annual data from 2012-2021 obtained from various related institutions, namely the Central Statistics Agency, the Ministry of Finance and other sources such as journals and research results. The analysis model uses Ordinary Least Square (OLS) with the classic assumption test which includes multicollinearity test, linearity test, normality test, heteroscedasticity test, autocorrelation test, T-test, and F-test. From the estimation results of the model, there are only 2 variables that significantly influence PAD in Bandung City, namely the number of tourists and the number of restaurants, restaurants and bars. Meanwhile, the number of hotel rooms and the number of working residents statistically do not affect Bandung City's PAD. The insignificant number of hotel rooms is caused by an oversupply of the number of hotel rooms which causes hotel room prices to fall and the obligation to pay taxes to decrease so that PAD decreases. The insignificant number of working people is due to the fact that some residents are unemployed or have low incomes and do not pay taxes so that the contribution to PAD is ignored. Abstrak. Sektor pariwisata memberikan kontribusi dari pajak hotel, pajak restaurant, dan pajak hiburan, sehingga pajak-pajak ini ada berkontribusi pada pemberian anggaran pemerintah (PAD). Namun, PAD Kota Bandung dari tahun ke tahun pertumbuhannya sangat lambat bahkan dalam beberapa tahun pertumbuhannya menurun. Hal ini disebabkan karena turunnya kontribusi dari pajak hotel. Pada tahun 2017 kontribusi pajak hotel masih tercatat 85.09 miliar rupiah ternyata pada tahun 2021 kontribusi pajak hotel menurun empat kali lipat menjadi 22.6 miliar rupiah, ini menjadikan sektor pariwisata belum berkontribusi sebagai penopang dari PAD Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dan besarnya variasi dari sektor pariwisata terhadap PAD di Kota Bandung. Data yang digunakan yaitu data time series dalam data tahunan dari tahun 2012-2021 yang diperoleh dari berbagai instalansi terkait adalah Badan Pusat Statistika, Kementrian Keuangan dan sumber-sumber lainnya seperti jurnal-jurnal dan hasil penelitian. Model analisis menggunakan Ordinary Least Square (OLS) dengan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinear, uji linearitas, uji normalitas, uji heteroskedasititas, uji autokorelasi, uji-T, dan uji-F. Dari hasil estimasi model hanya ada 2 variabel yang secara signifikan mempengaruhi PAD Kota Bandung yaitu jumlah wisatawan dan jumlah restaurant, rumah makan, serta bar. Sementara, jumlah kamar hotel dan jumlah penduduk bekerja secara statistik tidak mempengaruhi PAD Kota Bandung. Tidak signifikannya jumlah kamar hotel disebabkan oversupply dari jumlah kamar hotel yang menyebabkan harga kamar hotel turun dan kewajiban membayar pajak menurun sehingga PAD menurun. Tidak signifikannya jumlah penduduk bekerja disebabkan adanya sebagian penduduk menganggur atau berpenghasilan rendah dan tidak membayar pajak sehingga kontribusi terhadap PAD diabaikan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Kedelai Domestik di Indonesia
Mutia Azzahra;
Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9086
Abstract. Soybeans are an important vegetable food commodity for the Indonesian people. It has become a staple food for Indonesians as well as rice and corn. Soybean is a cheap protein food raw material, making it reliable for most Indonesians to live a healthy and affordable life. The problem is that Indonesia is still dependent on soybean imports, about 80% of which cover domestic needs. Indonesia cannot escape the problems of the international soybean market, which is heavily contested by importing countries, especially China. Eventually this triggers an increase in soybean prices in the domestic market in Indonesia. Therefore, the purpose of this study is to identify and analyze the factors that affect fluctuations in domestic soybean prices in Indonesia, both partially and jointly. The research method used is descriptive quantitative. The data used is secondary data for the period 1991-2021. The analysis method used is OLS which is used to determine the regression equation so that the actual value can be known from each independent variable to the dependent variable. The results of the analysis show that the quantity of local soybeans, the quantity of imported Chinese soybeans, and international prices have a positive significant effect on domestic soybean prices. Meanwhile, the quantity of imported Indonesian soybeans (positively) and the exchange rate (negatively) have no significant effect on domestic soybean prices. Abstrak. Kedelai menjadi komoditas pangan nabati yang penting ketersediaannya bagi masyarakat Indonesia. Palawija tersebut telah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia sebagaimana halnya padi dan jagung. Kedelai merupakan bahan baku pangan protein yang murah, sehingga dapat diandalkan bagi kebanyakan masyarakat Indonesia untuk hidup sehat dan terjangkau. Masalahnya, Indonesia masih ketergantungan impor kedelai, sekitar 80% telah menutupi kebutuhan dalam negeri. Indonesia tidak dapat terlepas daripada permasalahan pasar internasional kedelai yang banyak diperebutkan ketersediaannya oleh negara-negara pengimpor terutama Cina. Akhirnya hal ini memicu kenaikan harga kedelai di pasar domestik di Indonesia. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga kedelai domestik di Indonesia, baik secara parsial maupun bersama-sama. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam kurun waktu 1991-2021. Metode analisis yang digunakan adalah OLS yang digunakan untuk menentukan persamaan regresi sehingga nilai aktual dapat diketahui dari setiap variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil analisis menunjukkan bahwa kuantitas kedelai lokal, kuantitas impor kedelai Cina, dan harga internasional berpengaruh signifikan secara positif terhadap harga kedelai domestik. Sedangkan, kuantitas impor kedelai Indonesia (secara positif) dan nilai tukar (secara negatif) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga kedelai domestik.
Faktor-Faktor yang Menentukan Keputusan Nasabah Pembiyaan Mitraguna Berkah Bank Syariah Indonesia : Studi Kasus di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Bandung Asia Afrika
Sekar Nadia Lestari;
Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9190
Abstract. The growth in disbursement of consumer financing at BSI Bandung City Area, which occupies the top ranking position is at the BSI Bandung Asia Africa Branch Office. This happened because the disbursement of financing for BSI's Mitraguna Berkah products was very significant, dominated by customers, especially non PNS teachers, who had middle to lower incomes of 1,500,000 to 2,400,000, felt they met the classification to apply for Mitraguna financing at BSI, as well as opinions and interests that make customers prefer applying for Mitraguna BSI. In addition, BUMN customers who have taken over to BSI feel that margins and installments at BSI are lighter and more consistent than conventional banks. The purpose of this study is to identify and analyze what factors determine customer decisions and analyze what factors are most dominant in determining customer decisions for Mitraguna Berkah Financing. The method used in this research is quantitative descriptive and the analysis model is Principal Compenents Analysis. Sources of data in this study are primary and secondary. The data collection technique is by distributing questionnaires to 100 respondents of 21 statements. The sampling technique uses non-probability sampling with a purposive sampling technique. The results of this study indicate that there are factors that determine the customer's decision to finance Mitraguna Berkah BSI KC Bandung Asia Africa, which consists of personal factors, economic factors, psychological factors and social factors. The most dominant factor in determining the customer's decision to finance Mitraguna Berkah BSI KC Bandung Asia Africa is personal factors. Abstrak. Pertumbuhan pencairan pembiayaan consumer pada Bank Syariah Indonesia Area Bandung Kota, yang menempati posisi peringkat teratas adalah di BSI Kantor Cabang Bandung Asia Afrika. Hal ini terjadi karena peningkatan pencairan pembiayaan produk Mitraguna Berkah BSI, sangat signifikan didominasi oleh nasabah khususnya guru non PNS, yang memiliki pendapatan menengah kebawah sebesar 1.500.000 s/d 2.400.000, merasa memenuhi klasifikasi untuk mengajukan pembiayaan Mitraguna di BSI, serta opini dan minat yang membuat nasabah untuk prefer mengajukan Mitraguna BSI. Selain itu, nasabah BUMN yang melakukan take over ke BSI merasa margin dan angsuran di BSI lebih ringan dan tetap dibandingkan bank konvensional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengindentifikasi dan menganalisis faktor-faktor apa yang menentukan keputusan nasabah dan menganalisis faktor apa yang paling dominan dalam mementukan keputusan nasabah Pembiayaan Mitraguna Berkah di BSI KC Bandung Asia Afrika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan model analisis yaitu Principal Compenents Analysis. Sumber data dalam penelitian ini yaitu primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu dengan penyebaran kuesioner pada 100 responden dengan jumlah sebanyak 21 pernyataan. Teknik penarikan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor yang menentukan keputusan nasabah pembiayaan Mitraguna berkah BSI KC Bandung Asia Afrika yaitu terdiri dari faktor pribadi, faktor ekonomi, faktor psikologis dan faktor sosial. Faktor yang paling dominan dalam menentukan menentukan keputusan nasabah pembiayaan Mitraguna berkah BSI KC Bandung Asia Afrika adalah faktor pertama yaitu faktor pribadi.
Pengaruh Financial Technology terhadap Pendapatan Asli Daerah Pada 34 Provinsi di Indonesia Periode 2020-2022
Amalia Risti Rahayu;
Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9383
Abstract. This study aims to find out how the development of financial technology and local own-source revenue, and to find out how financial technology affects regionally-generated income in provinces in Indonesia for the 2020-2022 period. The factors tested in this study are financial technology as the independent variable, while local revenue is the dependent variable. The research method used in this research is descriptive and verification method. The population in this study are provinces in Indonesia for the 2020-2022 period, totaling 34 companies. The sampling technique used in this study is non-probability sampling with saturated sampling technique. The data analysis used was panel data regression analysis using Eviews 10. The results showed that financial technology had a positive and significant effect on regional original income. In addition, the magnitude of the influence of financial technology on local revenue is 91.1%. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan financial technology dan pendapatan asli daerah, serta untuk mengetahui bagaimana pengaruh financial technology terhadap pendapatan asli daerah pada Provinsi di Indonesia periode 2020-2022. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah financial technology sebagai variabel independen, sedangkan pendapatan asli daerah sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Provinsi di Indonesia periode 2020-2022 yang berjumlah 34 perusahaan. Teknik penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel menggunakan Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Selain itu besarnya pengaruh financial technology terhadap pendapatan asli daerah sebesar 91,1%.
Pengaruh Technology Acceptance Model Terhadap Minat Masyarakat Dalam Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Secara Online (Kantor Uptd Pengelola Pendapatan Daerah Kota Sukabumi)
Banavsa Puan Lira;
Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9385
Abstract. This study aims to determine what factors influence public interest in the online land and building tax payment system in Sukabumi City. The model used is Technology Acceptance Model (TAM) with 5 main constructs (perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, and actual system use). The type of method used in this research is explanatory research using a quantitative approach. The type of data used is primary data obtained from questionnaires. The number of samples was 100 people. This study uses Partial Least Square SEM (PLS-SEM) analysis. Researchers used SmartPLS 3.2.9 software for data processing. Based on data analysis, the following results were obtained: (1) perceived ease of use has a significant effect on perceived usefulness; (2) perceived usefulness has a significant effect on attitude toward using; (3) perceived ease has a significant effect on attitude toward using; (4) attitude toward using has a significant effect on behavioral intention to use; (5) perceived usefulness has a significant effect on behavioral intention to use; (6) behavioral intention to use has a significant effect on actual system use; (7) use of the system as intended Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat terhadap sistem pembayaran pajak bumi dan bangunan secara online di Kota Sukabumi. Model yang digunakan adalah Technology Acceptance Model (TAM) dengan 5 konstruk utama (perceived ease of use, perceived usefulness, attitude toward using, behavioral intention to use, dan actual system use). Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian explanatory research dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner. Jumlah sampel sebanyak 100 orang, dihitung menggunakan rumus slovin dengan signifikansi 10%. Penelitian ini menggunakan analisis Partial Least Square SEM (PLS-SEM). Peneliti menggunakan software SmartPLS 3.2.9 untuk olah data. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut: (1) persepsi kemudahan (perceived ease of use) berpengaruh signifikan terhadap persepsi kemanfaatan (perceived usefulness); (2) persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) berpengaruh signifikan sikap penggunaan (attitude toward using); (3) persepsi kemudahan berpengaruh signifikan terhadap sikap penggunaan (attitude toward using); (4) sikap penggunaan (attitude toward using) berpengaruh signifikan terhadap niat perilaku (behavioral intention to use); (5) persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) berpengaruh signifikan niat perilaku (behavioral intention to use); (6) niat perilaku (behavioral intention to use) berpengaruh signifikan terhadap penggunaan sistem sesungguhnya (actual system use); (7) penggunaan sistem sesungguhnya (actual system use) berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat dalam membayar PBB secara online.paja
Pengaruh Angka Partisipasi Sekolah dan Kepadatan Penduduk Terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat Tahun 2012-2021
Sayyid Mujaddid Fikri;
Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9413
Abstract. West Java Province is an area with economic growth in the 5th place on the island of Java. In fact, the geographical location which is very close to the National Capital should encourage development which has a positive impact on the Economic Growth Rate. Based on this, this study aims to determine the effect of school enrollment rates and population density in West Java in 2012-2021. This type of research is descriptive quantitative, using panel data from twenty-seven cities/regencies in West Java Province in 2012-2021. The estimated model used is the Fixed Effect Model by looking at the effects of each sector. The results of the study partially show that the school enrollment rate has a negative effect on the rate of economic growth with a coefficient value of -0.196815, which means that if the school enrollment rate increases by one percent, it will reduce the rate of economic growth by 0.196815 percent. Inequality in the distribution of school participation is a factor in the minimal influence of APS on the rate of economic growth in every district/city in West Java. In variation, the school enrollment rate and population density variables have an effect of 12.9196 percent on the economic growth rate of West Java in 2012-2021. While the remaining 87.0804 percent is explained by other variables outside the model in this study. Abstrak. Provinsi Jawa Barat merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi di urutan ke-5 di pulau Jawa. Padahal, letak geografis yang sangat dekat Ibukota Negara seharusnya mendorong pembangunan yang berdampak baik terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh angka partisipasi sekolah dan kepadatan penduduk di Jawa Barat tahun 2012-2021.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan data panel dua puluh tujuh Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012-2021. Estimasi model yang digunakan adalah Fixed Effect Model dengan melihat efek dari setiap sektor. Hasil dari penelitian menunjukkan secara parsial bahwa angka partisipasi sekolah berpengaruh negatif terhadap laju pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien sebesar -0,196815 yang berarti bahwa jika angka partisipasi sekolah terjadi kenaikan sebesar satu persen, maka akan menurunkan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,196815 persen. Ketimpangan dalam penyebaran partisipasi sekolah menjadi faktor minimnya pengaruh APS terhadap laju pertumbuhan ekonomi di setiap Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Secara variasi, variabel angka partisipasi sekolah dan kepadatan penduduk berpengaruh sebesar 12,9196 persen terhadap laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tahun 2012-2021. Sedangkan sisanya yaitu 87.0804 persen dijelaskan oleh variabel lain diluar model pada penelitian ini.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia Periode 2019-2022
Cahyani Wulandari;
Nurfahmiyati
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcses.v3i2.9421
Abstract. Bank Syariah Indonesia and Bank Muamalat Indonesia are among the largest Islamic banks in Indonesia, with the Covid-19 pandemic problem, banks are required to maintain the soundness of the bank. The importance of maintaining the health of the bank aims to keep customers giving their trust to the bank concerned. The purpose of this study is to determine the soundness level of Bank Syariah Indonesia and Bank Muamalat Indonesia using the CAMEL variable in the period 2019 to 2022. As well as to find out whether there are differences between Bank Syariah Indonesia and Bank Muamalat Indonesia in each aspect of CAMEL This research method is descriptive quantitative. The data analysis technique used is the CAMEL method and the Difference Test (ANOVA). The data source used in this research is secondary data obtained from the websites of Bank Syariah Indonesia and Bank Muamalat Indonesia. The results showed that the soundness level at Bank Syariah Indonesia for the 2019 to 2022 period was in the HEALTHY predicate, while at Bank Muamalat Indonesia for the 2019 to 2022 period, it was HEALTHY ENOUGH. In the Different Test (ANOVA) of the six bank financial ratios, only two have significant differences, namely the ROA (Return on Assets) ratio and the BOPO (Operating Costs Operational Income) ratio. Abstrak. Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia termasuk ke dalam bank syariah terbesar di Indonesia, dengan adanya permasalahan pandemi Covid-19, bank dituntut untuk tetap menjaga tingkat kesehatan bank. Pentingnya menjaga kesehatan bank bertujuan agar nasabah tetap memberikan kepercayaan kepada bank yang bersangkutan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia dengan menggunakan variabel CAMEL pada periode 2019 sampai 2022. Serta untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia pada setiap aspek CAMEL. Metode Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode CAMEL dan Uji Beda (ANOVA). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari website Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan pada Bank Syariah Indonesia periode 2019 sampai 2022 berada pada predikat SEHAT, sedangkan pada Bank Muamalat Indonesia periode 2019 sampai 2022 berada pada predikat CUKUP SEHAT. Pada Uji Beda (ANOVA) dari keenam rasio keuangan bank, hanya dua yang memiliki perbedaan signifikan yaitu rasio ROA (Return on Asset) dan rasio BOPO (Biaya Operasional Pendapatan Operasional).