cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcses@unisba.ac.id
Phone
+6285776688054
Journal Mail Official
bcses@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Economics Studies
ISSN : -     EISSN : 28282558     DOI : https://doi.org/10.29313/bcses.v2i2
Core Subject : Economy,
Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data Envelopment Analysis. Demand, Efisiensi, Ekspektasi Inflasi, Era Digital UMKM, Etika bisnis islam, Faktor Penarik dan Migrasi Internasional, Faktor Pendorong, fathanah, FDR, Frontier Stokastik, Fungsi Produksi, Good Coorporate Governance (GCG), Hearing, Inflasi, IPM Maqashid syariah, istiqamah, Jumlah Uang Beredar, Kecukupan Modal, Konfeksi, Kualitas Aset, Lembaga Pengelola Zakat, Likuiditas. Mudharabah, NOM, NPF, Output Nasional, Nilai Tukar Jumlah, Penduduk Miskin, PAD, PDRB, Pegawai, Mudharabah, Pendayagunaan Zakat, Pengelola, Perspektif Masyarakat Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Profitabilitas, Program Edukasi, Rentabilitas, RGEC, ROA, shiddiq, tabligh, Upah Minimum, Upah Strategi Pengembangan Usaha, Usaha Mikro, Zakat. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 267 Documents
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Investasi Swasta, Jumlah UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Bandung Periode 2008-2022 Alexa Agustine; Dewi Rahmi
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.9969

Abstract

Abstract. This research aims to examine the influence of local revenue, private investment and the number of MSMEs on the economy in Bandung City for the 2008-2022 period. Economic growth is part of the development of a region, both directly and indirectly reflecting the successful implementation of regional policies. Regional original income (PAD), private investment (PMDN and PMA) and the number of MSMEs are also factors that play an important role in determining the ups and downs of economic growth. The research method used. The research method used is a quantitative approach method using secondary data in the 2011-2020 observation period. The data collected was analyzed using semi-log multiple linear regression analysis. The research results show that regional original income, private investment and the number of MSMEs simultaneously influence economic growth in the city of Bandung. Partially, local original income influences economic growth in the city of Bandung. Private investment influences economic growth in the city of Bandung. And the number of MSMEs influences economic growth in the city of Bandung. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah, investasi swasta dan jumlah UMKM terhadap Ekonomi di Kota Bandung Periode 2008-2022. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu pembanguna suatu daerah, baik secara langsung maupun tidak langsung mencerminkan keberhasilan implementasi kebijakan daerah. Pendapatan asli daerah (PAD), investasi swasta (PMDN dan PMA) serta jumlah UMKM juga merupakan faktor-faktor yang berperan penting dalam menentukan naik turunnya pertumbuhan ekonomi. Metode penelitian yang dengan digunakan Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dalam periode pengamatan 2011-2020, data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda semi log. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pendapatan asli daerah, investasi swasta dan jumlah UMKM berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung. Secara parsial Pendapatan asli daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung. Investasi swasta berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung. Dan Jumlah UMKM berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung.
Dampak Program Corporate Social Responsibility Dalam Meningkatkan Usaha Banati Ahadiyah Nur Ahya; Dewi Rahmi
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10047

Abstract

Abstract. One of the economic sectors that can contribute to economic development is business. Business improvement is not only done by the government but also through government agencies. PT Taspen is a public company (BUMN) that can contribute to economic development through CSR programs. Corporate Social Responsibility is the company's commitment to building a better quality of life for the surrounding community. The aim of this study was to determine the impact of CSR on business performance improvement. In this study, we use descriptive method combined with quantitative method. The data used are primary data obtained through the distribution of questionnaires to 54 respondents from PT Taspen KCU Bandung preferred partners. The analysis was performed quantitatively by scoring the respondent's response results using the Likert scale. The research results show that these 4 aspects all have an impact on the sustainability of their business activities, but the strongest impact on the partner's activities is the business management aspect, as evidenced by the counterpoint. average return is 177.2, meaning PT Taspen not only provides capital but also provides training and coaching to help partners feel the impact of PT Taspen's CSR. The company continues to improve its training and education on the marketing and legal aspects of the business. Abstrak. Salah satu bidang ekonomi yang dapat membantu Pembangunan ekonomi yaitu usaha. Peningkatan usaha tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi melalui instansi pemerintah PT Taspen merupakan Bada Usaha Milik Negara (BUMN) yang dapat membantu Pembangunan ekonomi melalui Program CSR. Corporate Social Responsibility adalah komitmen suatu perusahaan untuk membangun kualitas hidup yang lebih baik bersama masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak CSR dalam meningkatkan usahaMetode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan berasal dari kuesioner yang dibagikan kepada 54 mitra binaan PT Taspen KCU Bandung. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan skala likert untuk menilai tanggapan responden. Hasil penelitian menujukan keempat aspek tersebut berdampak pada keberlangsungan usaha mereka, namun dampak yang paling kuat terhadap usaha mitra adalah aspek pengelolaan usaha, hal ini dibuktikaan dengan hasil rata-rata skor jawaban sebesar 177,2 artinya PT Taspen tidak hanya memberikan modal tetapi juga memberikan pelatihan dan pembinaan untuk membantu mitra merasakan dampak dari CSR PT Taspen. Perusahaan lebih meningkatkan pelatihan & pembinaan pada aspek pemasaran dan legalitas usaha.
Pengaruh Konsumsi Rumah Tangga, Pembangunan Infrastruktur Listrik Serta Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Barat Periode Tahun 2012-2021 Muhammad Hasbi Ashidiqi; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10257

Abstract

Abstract. As a province close to the National Capital, West Java province contributed 12.78% to Indonesia’s economic growth, still lower than the contribution of East Java Province which contributed 14.29%. In fact, geographically, West Java Province is one of the provinces closest to the National Capital which should be able to provide a higher contribution than other regions in the Java region. Based on this, this research aims to determine the influence of household consumption, electricity infrastructure and information and communication tehcnology both partially and simultaneously on economic growth in West Java province in 2012-2021 as well as the variation provided by the independent variables on the dependent variable. The type of research applied is quantitative descriptive using time series data from 2012-2021. Model estimation uses multiple regression models. Data obtained from the publication of the Central Statistics Agency in the form of annual statistical report data for West Java province. The analytical test used are regression model tests, classical assumption test consisting of heteroscedastic, autocorrelation, multicollinearity, lineartiy and normality tests as well as hypothesis tests consisting of t tests and f tests. Abstrak. Sebagai provinsi yang berada dekat dengan Ibu kota Negara, provinsi Jawa Barat memberikan kontribusi sebesar 12,78% untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, masih lebih rendah dari kontribusi Provinsi Jawa Timur yang memberikan kontribusi sebesar 14,29%. Padahal secara geografis, provinsi Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang paling dekat dengan Ibu Kota Negara yang harusnya bisa memberikan kontribusi lebih tinggi dibandingkan dari wilayah lain di wilayah Jawa. Berdasarkan hal tesebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari konsumsi rumah tangga, infrastruktur listrik serta teknologi informasi dan komunikasi baik secara parsial maupun simultan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat tahun 2012-2021 serta variasi yang diberikan dari variabel independen terhadap variabel dependen. Jenis penelitian yang diterapkan berupa deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data time series dari tahun 2012-2021. Estimasi model menggunakan model regresi berganda. Data diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik berupa data laporan tahunan statistik Provinsi Jawa Barat. Uji analisis yang digunakan berupa uji model regresi, uji asumsi klasik yang terdiri atas uji heteroskedastis, autokorelasi, multikolinearitas, linearitas dan normalitas serta uji hipotesis yang terdiri dari uji t dan uji f.
Pemberdayaan ZISWAF pada Sarana Kesehatan Publik untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia Ahyan Nurpalah; Ade Yunita Mafruhat
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10273

Abstract

Abstract. Corona virus disease (COVID-19) is an infectious disease caused by the recently discovered coronavirus. With the rapid spread of the virus from human to human. So this virus is very dangerous for health and community economy, so fast and appropriate steps are needed in Handling this virus is one of the efforts that the government can and needs to make is by building public health facilities that are capable of handling and control the spread of COVID-19, before it claims more victims. One thing that can be utilized in this case is ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh and Waqf) as one of the instruments for distributing Muslim finances which is the majority in Indonesia, so that it can be used in provision public health facilities. With a potential of up to IDR 217 trillion in 2011, you can Judging by the size of the ZISWAF number, it can be very helpful in handling corona virus so that the economy and public health can return to normal. Abstrak. Penyakit virus corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan. Dengan penyebaran virus yang cepat dari manusia ke manusia. Maka virus ini begitu berbahaya bagi Kesehatan dan ekonomi masyarakat, sehingga diperlukan langkah cepat dan tepat dalam penangan virus ini, salah satu upaya yang dapat dan perlu dilakukan pemerintah adalah dengan membangun sarana Kesehatan public yang mampu menangani dan mengendalikan persebaran COVID-19, sebelum memakan korban lebih banyak. Salah satu yang bisa dimanfaatkan dalam hal ini adalah ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf) sebagai salah satu instrumen distribusi keunagan muslim yang merupakan mayoritas di Indonesia, agar dapat digunakan dalam penyediaan sarana kesahatan publik. Dengan potensi hingga Rp 217 Triliun pada 2011, dapat dilihat besaran angka ZISWAF bisa sangat membantu dalam penangan corona virus agar ekonomi dan kesehatan masyarakat dapat kembali seperti sedia kala.
Pengaruh Pengeluaran Per Kapita, Angka Kesakitan, Angka Perceraian, dan Persentase Penerima Kredit Usaha Rakyat terhadap Tingkat Kemiskinan di Jawa Barat Tahun 2010-2022 Ravi Anugrah Akbar; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10398

Abstract

Abstract. Poverty Poverty is a global challenge faced by most countries, including Indonesia, with significant disparities in poverty levels between provinces, especially in western Indonesia, including West Java. The aim of this research is to identify and analyze how per capita expenditure, morbidity rates, divorce rates, and the percentage of people's business credit recipients influence poverty levels in West Java from 2010 to 2022. Apart from that, this research also attempts to measure how big the influence of these variables is. these variables on the level of poverty in the region in the same period. This research uses multiple linear regression Ordinary Least Squares (OLS) to analyze the influence of per capita expenditure, morbidity rates, divorce rates, and the percentage of people's business credit recipients on poverty levels in West Java. Secondary data was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) in the 2010-2022 period. The research approach is descriptive and quantitative, with a focus on time series data. The research results show that per capita expenditure has a significant negative effect on poverty levels in West Java, which means that increasing per capita expenditure can help reduce poverty levels. Morbidity rates have a significant positive effect on poverty levels, indicating that increasing morbidity rates can contribute to increasing poverty rates. The percentage of people receiving people's business credit also has a significant negative influence on the poverty level, indicating that the higher the percentage of individuals receiving people's business credit, the lower the poverty level in the region. However, the divorce rate does not have a significant effect on poverty levels. Keywords: Poverty, Pain Rates, Divorce Rates, KUR Abstrak. Kemiskinan adalah tantangan global yang dihadapi sebagian besar negara, termasuk Indonesia, dengan disparitas tingkat kemiskinan yang signifikan antar provinsi, terutama di wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Jawa Barat. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana pengeluaran per kapita, angka kesakitan, angka perceraian, dan persentase penerima kredit usaha rakyat memengaruhi tingkat kemiskinan di Jawa Barat dari tahun 2010 hingga 2022. Selain itu, penelitian ini juga berupaya mengukur seberapa besar pengaruh dari variabel-variabel tersebut terhadap tingkat kemiskinan di wilayah tersebut dalam periode yang sama. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda Ordinary Least Squares (OLS) untuk menganalisis pengaruh pengeluaran per kapita, angka kesakitan, angka perceraian, dan persentase penerima kredit usaha rakyat terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Barat. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam periode 2010-2022. Pendekatan penelitian bersifat deskriptif dan kuantitatif, dengan fokus pada data time series. Hasil penelitian menunjukkan pengeluaran per kapita berpengaruh negatif yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Barat, yang berarti peningkatan pengeluaran per kapita dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan. Angka kesakitan berpengaruh positif yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan, mengindikasikan bahwa peningkatan angka kesakitan dapat berkontribusi pada peningkatan tingkat kemiskinan. Persentase penerima kredit usaha rakyat juga memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan, menandakan semakin tinggi persentase individu yang menerima kredit usaha rakyat, semakin rendah tingkat kemiskinan di wilayah tersebut. Namun, angka perceraian tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Kata Kunci: Kemiskinan, Angka Kesakitan Angka Perceraian, KUR.
Pengaruh Teknologi Aceptance Model Aplikasi Sambara terhadap Minat Masyarakat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor di Wilayah I Pajajaran Kota Bandung Widjaya Handoyo; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10442

Abstract

Abstract. This research was conducted with the aim of identifying and analyzing the influence of the technology acceptance model on people's interest in paying motorized vehicle tax online. And to identify and analyze the magnitude of the influence of the acceptance model technology on public interest in paying Motor Vehicle Tax online. This study uses a descriptive quantitative approach, the population used is people who use the SAMBARA application to pay for PKB online. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires to 100 respondents online and analyzed. The data analysis technique used is the Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM) approach. The results of this study indicate that Perceived Usefulness has a positive and significant effect on Perceived Ease Of Use. Perceived Ease of Use has a positive and significant effect on Attitude Toward Using. Toward Using has a positive and significant effect on continuity intention. Continuity Intention has a positive and significant effect on Public Interest in Paying PKB Online Through the SAMBARA Application. Abstrak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan Untuk menggidentifikasi dan menganalisis pengaruh teknologi aceptance model terhadap minat masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor secara online. Dan untuk mengidentifikasi dan menganalisis besarnya pengaruh teknologi aceptance model terhadap minat masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor secara online. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan dengan cara memferivkasi data yang telah diperoleh , populasi yang digunakan adalah masyarakat yang menggunakan aplikasi SAMBARA untuk membayar PKB secara online. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden secara online dan dianalisis. Analisis data memggunakan pendekatan Partial Least Square Structural Equation Model (PLS SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan Perceived Usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Ease Of Use. Perceived Eease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap Attitude Toward Using. Toward Using berpengaruh positif dan signifikan terhadap continuity intention. Continuity Intention berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Masyarakat dalam Membayar PKB Secara Online Melalui Aplikasi SAMBARA.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Nasabah dalam Perspektif Islam pada Bank Syariah Indonesia di Kota Bandung Mohammad Faishal Ramadhani Iskandar; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10498

Abstract

Abstract. Customer satisfaction is a feeling that arises after comparing the expected product performance with the actual after purchasing a product or service. Customer satisfaction in the Islamic view refers to conformity with Islamic law. Service quality and corporate image play an important role in shaping consumer satisfaction in banking companies. Bank BSI is the largest Islamic bank in Indonesia at present., so it is fitting if Bank BSI can provide maximum customer satisfaction This study aims to determine how the factors that affect Bank BSI customer satisfaction in Bandung City, as well as to determine the influence and magnitude of variations in service quality and company image on Bank BSI customer satisfaction in Bandung City. This research is included in the type of descriptive research with quantitative methods. The sampling technique used is nonprobability sampling, namely incidental sampling. The population in this study is customers of Bank BSI in Bandung City. Then samples were obtained as many as 100 people using the slovin technique with a tolerance of 10%. The estimation model used is multiple linear regression analysis analysis, F test, T test and coefficient of determination. The results of this study show that partial service quality has a significant effect on customer satisfaction by 29.6%, company image partially has a significant effect on customer satisfaction by 41.8%. Then simultaneously the quality of service and the company's image have a significant effect on customer satisfaction with a variation of 71.4%.). Abstrak. Kepuasan nasabah merupakan perasaan yang muncul setelah membandingkan kinerja produk yang diharapkan dengan yang sebenarnya terjadi setelah penggunaan produk atau jasa. Kepuasan nasabah dalam pandangan islam merujuk pada kesesuaian dengan syariat islam. Kualitas pelayanan dan citra perusahaan memegang peranan penting dalam membentuk kepuasan nasabah dalam perusahaan perbankan. Bank BSI merupakan bank syariah terbesar diIndonesia pada saat ini., maka sudah sepatutnya jika Bank BSI dapat memberikan kepuasan nasabah yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan nasabah Bank BSI di Kota Bandung,serta untuk mengetahui pengaruh dan besaran variasi dari kualitas pelayanan dan citra perusahaan terhadap kepuasan nasabah Bank BSI di Kota Bandung Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu insidental sampling. Populasi pada penelitian ini adalah nasabah Bank BSI di Kota Bandung. Kemudian didapatkan sampel sebanyak 100 orang menggunakan teknik slovin dengan toleransi 10%. Model estimasi yang digunakan adalah model analisis regresi linier berganda, uji F,uji T dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah sebesar 29,6%, citra perusahaan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan nasabah sebesar 41,8%. Lalu secara simultan kualitas pelayanan dan citra perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan besaran variasi sebesar 71,4%.
Identifikasi Tingkat Kekumuhan Pemukiman di Kelurahan Sukahaji Kota Bandung Rahmat Hidayat; Aan Julia
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10525

Abstract

Abstract. This research was conducted with the aim of identifying the level of slums that occur in Sukahaji Village, Bandung City, using qualitative methods and analytical methods using data triangulation and observation and interviews with informants in Sukahaji Village. The informants in this research are representatives from each RW and the Head of the Economic Section. and Development of Sukahaji Village. Then data processing was carried out along with classification of each RW in Sukahaji Village, Bandung City. The results of this research show that of the 10 RWs in Sukahaji sub-district, 5 RWs are indicated to be in slum areas, and in accordance with what is said, Sukahaji Sub-district, Bandung City is included in the slum area category. Abstrak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengindentifikasi tingkat kekumuhan yang terjadi di Kelurahan Sukahaji Kota Bandung, menggunakan metode kualitatif dan dengan metode analisis menggunakan triangulasi data dan observasi serta wawancara terhadap informan di Kelurahan Sukahaji, Informan pada penelitian ini merupakan Perwakilan dari setiap RW dan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Sukahaji. Kemudian dilakukan pengolahan data beserta pengklasifikasian tiap RW yang ada di Kelurahan Sukahaji Kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 10 RW yang terdapat di kelurahan Sukahaji 5 RW terindikasi masuk dalam kawasan kumuh, dan sesuai dengan apa yang dikatakan bahwa Kelurahan Sukahaji Kota Bandung masuk kedalam kategori kawasan kumuh.
Strategi Pengembangan Wisata Sungai Pingit di Desa Purbahayu, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Syahrani Chantika Pratiwi; Atih Rohaeti Dariah
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10552

Abstract

Abstract. The Pingit Rivers in Purbahayu Village, Pangandaran District, Pangandaran Regency, West Java Province is a natural object that has the potential to be developed into one of the characteristics of village tourism in Purbahayu. This research aims to find out the actual conditions of the Pingit Rivers tourist attractions through the 5A perspective (Attractions, Amenities, Activities, Accommodation and Accessibility) using value chain analysis as a basis for thinking about detailed tourist attraction development strategies. This research uses a descriptive qualitative approach, with primary and secondary data with interviews, observations and documentation obtained. The results of this research produced several strategies, namely 1) Strategy related to attractions by promoting tourist attractions through social media, print media, and strategic meeting forums between agencies. Collaboration with travel agents so that the Pingit Rivers is included in the tour packages. Facilitate training in developing community capacity in managing tourism promotional media. 2) Strategy related to amenities, namely improving the quality of prayer rooms, toilets and rinse rooms. 3) Strategy related to activities by offering tour packages in the form of swimming, fishing, using hammock, take photos at the terraced rock wall spot along with security guarantees. 4) Strategy related to accommodation, namely creating leisure facilities. Promoting processed food and drinks typical of Purbahayu Village through print media and social media, as well as facilitating training on processing, packaging, branding and product marketing. 5) Strategies related to accessibility, namely improving road access to tourist locations and completing information on signs and maps of tourist locations. Abstrak. Sungai Pingit di Desa Purbahayu, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat adalah objek alam yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi salah satu ciri khas wisata desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran aktual dari objek wisata Sungai Pingit di Desa Purbahayu melalui perspektif 5A (Atraksi, Amenitas, Aktivitas, Akomodasi, dan Aksesibilitas) dengan menggunakan analisis rantai nilai sebagai landasan berpikir untuk mendetailkan strategi pengembangan objek wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis data yang digunakan terdiri dari data primer (wawancara, observasi, dokumentasi) dan sekunder yang diperoleh melalui informan kunci. Hasil penelitian ini menghasilkan beberapa strategi yaitu 1) Strategi terkait atraksi melakukan promosi daya tarik wisata melalui media sosial, media cetak, dan forum-forum pertemuan strategis antar instansi. Kerjasama dengan pihak agen perjalanan agar Sungai Pingit masuk bagian paket wisata. Melakukan fasilitasi pelatihan dalam pengembangan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan media promosi wisata. 2) Strategi terkait amenitas yaitu meningkatkan kualitas sarana mushola, wc, dan kamar bilas. 3) Strategi terkait aktivitas dengan menawarkan paket wisata berupa aktivitas berenang, memancing, bersantai di tepian Sungai Pingit, berfoto pada spot dinding batuan berundak disertai jaminan keamanan. 4) Strategi terkait akomodasi yaitu pembuatan fasilitas bersantai. Mempromosikan makanan dan minuman olahan khas Desa Purbahayu melalui media cetak dan media sosial, serta fasilitasi pelatihan pengolahan, pengemasan, branding, dan pemasaran produk. 5) Strategi terkait aksesibilitas yaitu memperbaiki akses jalan menuju lokasi wisata serta melengkapi informasi rambu-rambu maupun peta lokasi wisata.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Petani Jagung Muhamad Firmansyah; Meidy Haviz
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v4i1.10566

Abstract

Abstract. Maize is one of the commodities of food crops that can play a role in the development of the agricultural sector in Indonesia and has contributed to raising the income of the state one of efforts in increasing the incomes of the people in Indonesia on the development towards the agriculture sector. Because corn farming in the management process is done in a simple way it becomes the main source of livelihood of the community in the village of Rajamandala Kulon. To measure how much the influence of each independent variable on the dependent variable (income), the study used the double linear regression method, using E-views 10 software. The population used by 28 corn farmers is in Rajamandala Kulon Village, Cipatat district, West Bandung district. Then, the dependent variables are income and the independent variable are land, fertilizer, pesticide, seed, labour, and output prices. The results of the research showed that independent variables (land area, fertilizer, pesticide, seed, labour, and output price) influenced mutually (F test) on income with a probability f-statistic of 0,000 on alpha of 5%. Partially (T test), variable X1 (Land area) had a significant influence on Y (income), and variable Fertilizer (X2), Pesticide (X3), Seed (X4), Workforce (X5) and Output Price (X6) did not influence mutually on income. From the regression results obtained R-Squared value of 0.952926 which means variation variable Y (income) can be explained that variation independent variable soil area, fertilizer, pesticide, seed, labour, and the output price (grass) of 95.3% and the remaining 4.7% explained by other factors not included in the model. Abstrak. Jagung merupakan salah satu komiditi tanaman pangan yang dapat mengambil peran dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia dan memiliki kontribusi meningkatkan pendapatan negara salah satu upaya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Indonesia atas pengembangan terhadap sektor pertanian. Karena pertanian jagung dalam proses pengelola dilakukan secara sederhana hal ini menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat di Desa Rajamandala Kulon. Untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari masing– masing variabel independen terhadap variabel dependen (pendapatan), penelitian menggunakan metode regresi linear berganda, menggunakan sofware E-views 10. Populasi yang digunakan 28 petani jagung yang ada di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Kemudian, variabel dependen yaitu pendapatan dan variabel independen yaitu luas lahan, pupuk, pestisida, benih, tenaga kerja, dan harga output (jagung) Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen (luas lahan, pupuk, pestisida, benih, tenaga kerja, dan harga output (jagung) berpengaruh secara serempak (uji F) terhadap pendapatan dengan probablitias f-statistic sebesar 0,000 pada alpha sebesar 5%. Secara parsial (uji T), variabel X1 (Luas Lahan) berpengaruh signifikan terhadap Y (pendapatan), dan variabel Pupuk (X2), Pestisida (X3), Benih (X4), Tenaga Kerja (X5) dan Harga Output (X6) tidak berpengaruh singifikan terhadap pendapatan. Dari hasil regresi didapatkan nilai R-Squared sebesar 0,952926 yang artinya variasi variabel Y (pendapatan) dapat dijelaskan bahwa variasi variabel independen yaitu luas lahan, pupuk, pestisida, benih, tenaga kerja, dan harga output (jagung) sebesar 95,3% dan sisanya sebesar 4,7% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model.