cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 465 Documents
Impression Management Selebgram di Media Sosial Instagram Fathya Alissananda; Maman Suherman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.237 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1665

Abstract

Abstract. Le Minerale This study aims to determine the impression management of a celebgram that will be studied by the author here is a student of Fikom Unisba on the front stage and back stage on Instagram social media. Impression management is an impression management that is needed in presenting yourself in front of others in order to be well received. It can be judged from the front stage and backstage of a celebgram. The front stage and backstage that will be researched here is a discussion about the activities carried out by objects in his instagram account including every post uploaded and for the backstage is the preparation made to support his appearance on the front stage and also when in daily life outside of social media instagram. This research was conducted on 2 people who are celebgrams and are undergoing as students at the Faculty of Communication Unisba. This study uses qualitative studies. The approach used in this study is dramaturgy, with the paradigm used is constructivist. Impression management carried out by celebgram on the front stage is to display another side that is fashionable, as done by SA which often displays posts using fashionable clothes. With the selection of fashion can show a self-image that is in accordance with the profession of the informant as a model. As is the case with RA who shows funny videos on the front stage and is willing to do anything to entertain and see his followers laugh. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impression management seorang selebgram yang akan diteliti oleh penulis di sini adalah mahasiswa fikom unisba di panggung depan dan panggung belakang di media sosial Instagram. Impression management merupakan suatu manajemen kesan yang dibutuhkan dalam mempresentasikan diri dihadapan orang lain agar dapat diterima dengan baik. Hal ini dapat dinilai dari panggung depan dan panggung belakang seorang selebgram. Panggung depan dan panggung belakang yang akan diteliti di sini adalah pembahasan mengenai aktifitas yang dilakukan objek di dalam akun instagramnya meliputi setiap postingan yang di upload dan untuk panggung belakangnya ialah persiapan yang dilakukan untuk menunjang penampilannya di panggung depan dan juga ketika di dalam kehidupan sehari-hari di luar media sosial instagram. Penelitian ini dilakukan pada 2 orang yang merupakan selebgram dan tengah menjalani sebagai mahasiswa di Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dramaturgi, dengan paradigma yang digunakan yaitu konstruktivis. Impression management yang dilakukan selebgram pada panggung depan adalah menampilkan sisi lain yang modis, seperti yang dilakukan oleh SA yang sering menampilkan unggahan dengan menggunakan pakaian yang fashionable. Dengan pemilihan busana tersebut dapat menunjukkan citra diri yang sesuai dengan profesi dari informan sebagai seorang model. Seperti halnya dengan RA yang menampilkan video lucu dalam panggung depan dan rela melakukan apapun untuk menghibur serta melihat para followersnya tertawa.
Strategi Kampanye Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Dinas Kesehatan Kota Bandung Mochammad Rafy Raihan; Dadan Mulyana
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.573 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1737

Abstract

Abstract. In every government, including related agencies, including the Bandung City Health Office, of course there are programs that must be implemented that must be directly felt and reach the community and realize these programs effectively and efficiently. community problems and the thing that is very important so that the information or knowledge received must be received properly and intact is Vaccination. There is a lot of confusing information about vaccinations, including for parents. In this study taken from key informants and supporting informants. The Bandung City Health Office program is packaged in the "GERMAS" Program for the Healthy Living Community Movement. In informing the public of the program, vaccination points are carried out differently, namely by involving community organizations that are considered very close to the community to become intermediary communicators in helping agencies deliver the program. This type of research uses qualitative research with a case study approach. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The result of this research is to find a way to choose communicators and also to plan the media used to disseminate messages or information to the public. Abstrak. Di setiap pemerintahan termasuk dinas-dinas yang terkait termasuk Dinas Kesehatan Kota Bandung pastinya mempunyai program yang harus dijalankan yang harus langsung dirasakan dan sampai kepada masyarakat dan menciptakan program tersebut dengan cara efektif, dan efisien. permasalahan masyarakat serta hal sangat penting sehingga informasi atau pengetahuan yang di terima harus di terima dengan baik dan utuh adalah Vaksinasi. Banyaknya informasi yang simpang siur seputar vaksinasi termasuk pada lansia. Dalam penelitian ini yang di ambil dari key informan dan informan pendukung. Program Dinas Kesehatan Kota Bandung yang dikemas dalam Program “GERMAS” Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dalam menginformasikan program kepada masyarakat dalam point vaksinasi dilakukan secara berbeda, yaitu dengan melibatkan organisasi masyarakat yang di anggap sangat dekat dengan masyarakat untuk menjadi komunikator perantara dalam membantu dinas menyampaikan program. Tipe penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus Adapun Teknik pengumpulan data melalui wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yakni menemukan cara pemilihan komunikator dan juga perencanaan media yang digunakan untuk menyebarkan pesan atau informasi kepada masyarakat.
Audit Corporate Social Responsibilty pada Program Rail Clinic Afifah Ekawati; Neni Yulianta
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.067 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1745

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menganalisis bagaimana pelaksanaan program Corporate Social Responsibility Rail Clinic yang di lakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan pelaksanaan sampai dengan evaluasi terhadap program yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi langsung. Teknik analisis data adalah analisis kualitatif dengan menggunakan teknik triangulasi sebagai uji keabsahan data. Hasil dari penelitian ini yaitu akan menggunkan melalui model PII (Preparation, Implementation, Impact). Prepartion tentang kecukupan informasi latar belakang, organisasi dan ketetapan program, serta strategi dan taktik pesan. Implementation seperti mencatat kecukupan taktik dan upaya yang digunakan untuk mendukung terlaksananya program perusahaan. Impact mengukur keberhasilan program yang dijalankan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat sebagai pelaksana program CSR Rail Clinic. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan oleh peneliti, melalui analisis menggunakan model PII terdapat kesimpulan bahwa program CSR Rail Clinic yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat dapat dikatakan berhasil. Abstract. using triangulation techniques as a data validity test. The results of this study will use the PII model (Preparation, Implementation, Impact). Prepartion about the adequacy of background information, organization and program provisions, as well as message strategies and tactics. Implementation such as noting the adequacy of tactics and efforts used to support the implementation of company programs. Impact measures the success of the program run by PT Kereta Api Indonesia (Persero) as the executor of the "Rail Clinic" CSR program. Based on the results of the research found by researchers, through analysis using the PII model, it is concluded that the Rail Clinic CSR program conducted by the Central PT Kereta Api Indonesia (Persero) can be said to be successful.
Pengaruh Celebrity Endorsment Deliza di Instagram terhadap Keputusan Pembelaan Produk ERIN Ugaru Raka Akbari; Oji kurnadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.579 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1754

Abstract

Abstract. purpose of this study was to determine the relationship and influence between celebrity endorser and consumer purchasing decisions on Erin Ugaru products. This study uses a quantitative method with a descriptive approach. The unit of analysis used is the product moment correlation. The population in this study amounted to 67,300 followers or active followers from Erini Ugaru's Instagram account with a total sample of 100 respondents. There is a moderate and significant relationship between the Trustworthiness aspect of Celebrity Endorsement Deliza and the Purchase Decision of Erin Ugaru's products. There is a low and significant relationship between Deliza's Expertise Celebrity Endorsement aspect and Erin Ugaru's product purchase decision. There is a low and significant relationship between the Attractiveness Celebrity Endorsement Deliza aspect with Erin Ugaru's product purchasing decisions. There is a low and significant relationship between Deliza's Respect Celebrity Endorsement aspect and Erin Ugaru's product purchase decision. There is a low and significant relationship between aspects of Similarity Celebrity Endorsement Deliza and Erin Ugaru's product purchasing decisions. Abstrak. Bisnisi dii bidangi pakaiani i menjadii berkembangi pesat khususnya di kota Bandung,i sehinggai membuati parai pengusahai distroi menyadarii bahwai terdapati banyaknyai pesaingi yangi tidaki dapati merekai pandangi sebelahi matai untuki dapati ungguli dii pasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara celebrity endorser denga keputusan pembelian konsumen terhadap produk Erin Ugaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriftif. Unit analisis yang digunakan adalah korelasi product moment. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 67.300 followersi ataui pengikuti aktifi darii akuni instagrami Erini Ugaru dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Terdapat hubungan yang sedang dan signifikan antara aspek Trustworthiness Celebrity Endorsement Deliza dengan Keputusan Pembelian produk Erin Ugaru. Terdapat hubungan yang rendah dan signifikan antara aspek Expertise Celebrity Endorsement Deliza dengan Keputusan Pembelian produk Erin Ugaru. Terdapat hubungan yang rendah dan signifikan antara aspek Attractiveness Celebrity Endorsement Deliza dengan Keputusan Pembelian produk Erin Ugaru. Terdapat hubungan yang rendah dan signifikan antara aspek Respect Celebrity Endorsement Deliza dengan Keputusan Pembelian produk Erin Ugaru. Terdapat hubungan yang rendah dan signifikan antara aspek Similarity Celebrity Endorsement Deliza dengan Keputusan Pembelian produk Erin Ugaru.
Hubungan Cyber Public Relations dengan Pembentukan Citra Perusahaan Hary Yady Pratama; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.372 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1768

Abstract

Abstract. The reason for this research is to find out is there a relationship between cyber public relations activities by PT.Ordivo Teknologi Indonesia and the formation of corporate image. The theory used in this research is several Cyber ​​Public Relations activities and the theory of Corporate Image. Cyber ​​Public Relations activities as variable x include aspects of activities on the Website, Social Media and Forums or Online Communities. Meanwhile, according to the theory of Corporate Image (Corporate Image) as a variable y there are 4 (four) elements that make up the company's image, namely: Personality, Reputation, Value, Corporate Identity. The method used is a quantitative correlational method. The population of this research are PT.Ordivo Teknologi Indonesia product users who join the orderonline.id facebook group. With a total sample of 98 people from the total population. The method of data collection was done by distributing questionnaires, interviews, and literature studies. This study aims to determine the relationship of Cyber ​​Public Relations with the formation of the corporate image of PT.Ordivo Teknologi Indonesia. The results of this study from each derivative variable have a relationship, each of the 4 items has a relationship based on the results of the correlation value between the subvarieble and variable, and there is a strong relationship between cyber public relations activities and the formation of the corporate image of PT.Ordivo Teknologi Indonesia. Abstrak. Alasan yang mendasari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kegiatan cyber public relations yang dilakukan oleh PT.Ordivo Teknologi Indonesia dengan pembentukan citra perusahaan. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah beberapa kegiatan Cyber Public Relations dan teori Corporate Image (Citra Perusahaan). Kegiatan Cyber Public relations sebagai variable x meliputi aspek kegiatan pada Website,Media Sosial dan Forum atau Komunitas Online. Sedangkan menurut teori Corporate Image ( Citra Perusahaan ) sebagai variabel y ada 4 (empat) elemen yang membentuk citra perusahaan, yaitu: Personality, Reputation, Value, Corporate Identity. Metode yang digunakan adalah metode korelasional kuantitatif. Yang menjadi populasi dari penelitian ini yaitu Pengguna produk PT.Ordivo Teknologi Indonesia yang bergabung di grub facebook orderonline.id. Dengan jumlah sampel sebanyak 98 orang orang dari total populasi yang ada. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner, wawancara,serta studi pustaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Cyber Public Relations dengan pembentukan citra perusahaan PT.Ordivo Teknologi Indonesia. Hasil penelitian ini dari setiap turunan variabel memiliki keterkaitan, masing masing dari 3 item terdapat hubungan berdasarkan hasil nilai korelasi antara subvariabel dengan variabel, dan terdapat hubungan yang kuat antara kegiatan cyber public relations dengan Pembentukan citra perusahaan PT.Ordivo Teknologi Indonesia.
Kegiatan Employee Relations yang dilakukan oleh Kedai Lyke Eat Muhammad Arie Syahrial Sadikin
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.941 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1791

Abstract

Abstract. Lyke Eat shop is a micro, small and medium enterprise or commonly abbreviated as MSME. Lyke Eat shop is one of the SMEs that has good employee relations. Employee relations here is the relationship between the owners and their employees. The owners choose employee relations through interpersonal communication. Because interpersonal communication is personal and involves feelings. Therefore, the purpose of this study is to determine employee relations activities through interpersonal communication by the owners to their employees. The approach used in this research is a qualitative approach with a case study method. The theory used is the theory of social interaction and internal communication. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The last process is to test the validity of the data or the validity of the data through triangulation of sources. The result of the research is that interpersonal communication steps in employee relations activities, the owners approach character by using social interaction. Integrating the employee relations activity plan they have with their interpersonal communication implementation plan, the owners use internal communication, specifically vertical communication, to overcome the bad effects. The reason for using interpersonal communication in employee relations activities is because the owners consider this interpersonal communication important because it is a form of communication that can make employee relations well formed, very effective, easy to implement, and can also accelerate the process of closeness and trust. Abstrak. Kedai Lyke Eat merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah atau biasa disingkat UMKM. Kedai Lyke Eat merupakan salah satu UMKM yang memiliki employee relations yang baik. Employee relations disini merupakan hubungan antara para owner dengan para pegawainya. Para owner memilih employee relations melalui komunikasi interpersonal. Karena komunikasi interpersonal bersifat pribadi serta melibatkan perasaan. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kegiatan employee relations melalui komunikasi interpersonal oleh para owner terhadap para pegawainya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori interaksi sosial dan komunikasi internal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses terakhir yaitu uji keabsahan data atau validitas data melalui triangulasi sumber. Hasil dari penelitian adalah langkah komunikasi interpersonal dalam kegiatan employee relations para owner melakukan pendekatan karakter dengan menggunakan interaksi sosial. Mempadukan rencana kegiatan employee relations yang dimiliki dengan rencana pelaksanaan komunikasi interpersonalnya, para owner menggunakan komunikasi internal tepatnya komunikasi vertikal untuk mengatasi dampak buruknya. Alasan menggunakan komunikasi interpersonal dalam kegiatan employee relations dikarenakan para owner menganggap komunikasi interpersonal ini penting karena salah satu bentuk komunikasi yang dapat membuat employee relations terbentuk dengan baik, sangat efektif, mudah untuk dilaksanakan, dan juga dapat mempercepat proses kedekatan serta kepercayaan.
Strategi Komunikasi Persuasif dalam Menarik Publik untuk Menjadi Affiliate Dinda Anissa Ulfah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.898 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1804

Abstract

Abstrak. Kegiatan berwirausaha saat ini merupakan bidang yang sangat diminati, namun masih ada beberapa calon wirausahawan merasa ragu untuk menghadapi dunia bisnis. Dari keraguan ini, Komunitas Millennial Anti Bokek (MAB) muncul untuk menjadi solusi kepada publik untuk berwirausaha. Dengan memanfaatkan media sosial komunitas berusaha untuk meyakinkan dan menarik publiknya agar menjadi anggota komunitas untuk mempengaruhi sikap dan perilaku secara persuasif. Komunikasi persuasif yang dilakukan tentu membutuhkan strategi yang tepat agar sesuai dengan tujuan dilakukannya komunikasi persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan pesan, teknik komunikasi persuasif, cara melakukan komunikasi persuasif, dan alasan Pimpinan Komunitas MAB memilih media sosial sebagai media untuk mempersuasif. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu Komunitas MAB melakukan beberapa tahap pengelolaan pesan salah satunya dimulai dari brainstorming, pelaksanaan perencanaan, hingga evaluasi. Melakukan sepuluh teknik komunikasi persuasif yang telah disesuaikan dengan target pesan. Melakukan persuasif dengan membangun kredibilitas yang baik. Memilih Instagram dan Youtube sebagai media karena merupakan media yang mudah dipahami, memiliki banyak pengguna aktif, tidak membutuhkan biaya yang besar, dan memiliki fitur yang sesuai dengan kebutuhan komunitas. Abstrack. Entrepreneurship is currently a very attractive field, but there are still some aspiring entrepreneurs who are hesitant to face the business world. From this doubt, the Anti Bokek Millennial Community (MAB) emerged to be a solution for the public for entrepreneurship. By utilizing social media, the community tries to convince and attract the public to become members of the community to influence attitudes and behavior in a persuasive manner. Persuasive communication that is carried out certainly requires the right strategy to fit the purpose of doing persuasive communication. This study aims to determine message management, persuasive communication techniques, how to carry out persuasive communication, and the reasons why MAB Community Leaders choose social media as a medium to be persuasive. The research method used is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques through interviews, observation, literature study and documentation. The result of this research is that the MAB Community carries out several stages of message management, one of which starts from brainstorming, planning implementation, to evaluation. Perform ten persuasive communication techniques that have been adapted to the target message. Be persuasive by building good credibility. Choose Instagram and Youtube as media because they are easy to understand media, have many active users, don't cost a lot, and have features that suit the needs of the community.
Impression Management Dokter di RSUD Kab Tangerang Wiyanie Putri Pangesty; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.674 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1895

Abstract

Abstract. Life according to dramaturgy theory is like a theater, a social interaction similar to a drama show, which presents a role. In playing the role of using verbal language and non-verbal behavior and wearing certain attributes. Social life is divided into the front region (front region), which refers to social events in which the individual is stylish in displaying his role and the back region. In this study, who were taken as informants were 2 doctors on duty at the RSUD Kab Tangerang Hospital. This research is limited to studying and analyzing the front stage and back stage in dramaturgy theory to determine the impression management that is formed. This type of research uses qualitative research with a dramaturgy approach. The result of this research is that the front stage is very influential when building impression management, because it is the first thing that can be seen and judged by the public. The front stage is also related to personal branding which is supported by the credibility and skills of a doctor to build impression management. The strategy carried out by the two informants was based on the aspect of self promotion, favor doing. Abstrak. Kehidupan menurut teori dramaturgi adalah ibarat teather, interaksi sosial yang mirip pertunjukan drama, yang menampilkan peran. Dalam memainkan peran menggunakan bahasa verbal dan perilaku non verbal dan mengenakan atribut tertentu. kehidupan sosial dibagi menjadi wilayah depan” (front region) yang merujuk peristiwa sosial bahwa individu bergaya menampilkan perannya dan wilayah belakang (back region). Dalam penelitian ini, yang diambil sebagai informan adalah 2 Dokter yang bertugas di RSUD Kab Tangerang . Penelitian ini dibatasi untuk mengkaji dan menganalisis panggung depan dan panggung belakang pada teori dramaturgi untuk mengetahu impression management yang terbentuk. Tipe penelitian ini memakai penelitian kualitatif dengan pendekatan dramaturgi. Hasil penelitian ini adalah panggung depan sangat mempengaruhi saat membangun impression management, karena hal itu menjadi hal yang pertama dapat dilihat dan dinilai oleh khalayak. Dalam panggung depan ini juga berkaitan dengan personal branding yang didukung dengan kredibilitas dan keterampilan seorang dokter untuk membangun impression management. Strategi yang dilakukan oleh kedua informan berdasarkan dari segi aspek self promotion, favor doing.
Komunikasi Hiperpersonal dalam Presentasi Diri Annisa Divia Zaliyanti; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.968 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1920

Abstract

Abstract. Self-presentation usually individuals will do impression management (impression management). The goal is that we can influence other people, so that we are liked by others, want to improve our position, maintain status and so on. Self-presentation identifies two components in impression management, first, impression-motivation, which describes how our motivation is to control other people who see us or to create certain impressions in other people's minds. In this study, researchers used qualitative research methods with a phenomenological approach. The theory used in this research is the theory of computer mediated communication (CMC), which is in accordance with the focus of the problem of social media activities in it. This study took the research subject of pontianak city youth with the object of research being activities on Instagram social media accounts with anonymous username. The results of this study, the intertwined communication process builds and responds to statements from communication opponents and creates relationships without distraction from the reality environment. Abstrak. Presentasi diri biasanya individu akan melakukan impression management (pengelolaan kesan). Tujuannya adalah supaya seorang individu dapat mempengaruhi orang lain, supaya kita disukai orang lain, ingin memperbaiki posisi, memelihara status dan sebagainya. Presentasi diri mengidentifikasikan dua komponen dalam pengelolaan kesan yaitu pertama, impression-motivation (motivasi pengelolaan), yang menggambarkan bagaimana motivasi yang kita miliki untuk mengendalikan orang lain yang melihat kita atau untuk menciptakan kesan tertentu dalam pikiran orang lain. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori computer mediated communication (CMC), yang sesuai dengan fokus permasalahan kegiatan bermedia sos perbaiki ial didalamnya. Penelitian ini mengambil subjek penelitian mahasiswa kota pontianak dengan objek penelitiannya adalah aktivitas dalam akun media sosial Instagram dengan username anonym. Penelitian ini akan menghasilkan model proses komunikasi yang terjalin antara satu dengan yang lain dan menciptakan hubungan tanpa gangguan dari lingkungan realitas.
Konstruksi Citra Keluarga melalui Public Relation Organisasi Ahmad Nadhim Ayatullah; Oji Kurniadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.805 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1970

Abstract

Abstract. Drama is an audio-visual work that uses television as its transmission medium. The average duration per episode is 60 – 90 minutes and airs once a week. The story in the drama is usually interesting and ends with a certain memory statement so that the audience can continue the next episode to understand the ending of the drama. South Korea is one of the developed countries that doubles its creative industry, such as K-pop music dramas and films, the Korean government also contributes to the creative arts industry. And in 2020 until now there has been an increase in Korean drama audiences in the world, judging by the effects of the pandemic, which makes people have to do everything at home. This study aims to describe the construction of the family image represented in the Korean drama "Graceful Family" The focus of this research is how TOP's public relations construct the family image of MC Group in the drama "Graceful Family" which has 16 episodes and a duration of 65-78 minutes / 108 minutes in the last episode. This study uses qualitative research, where data analysis uses the semiotic model of Charles Sander Peirce, Pierce categorizes the triangle theory of meaning, namely signs, objects, and interpretants. The researcher conducted an analysis of the selection of texts and images related to the construction of the MC Group family image. The results of this study indicate that the drama "Graceful Family" contains a lot of image construction in the form of strategies, roles, and meanings built by a Public Relations. Image construction is an image formation process that is formed to describe the perception of an individual, organization, company as a public image of it. Abstrak. Drama merupakan karya audio visual yang menggunakan televisi sebagai media transmisinya. Rata rata durasi per episodenya 60 – 90 menit dan tayang 1 minggu 1kali. Cerita di drama biasanya menarik dan di akhiri dengan pernyataan memori tertentu sehingga penonton dapat melanjutkan episode selanjutnyta untuk memahami alhir dari drama itu. Korea selatan adalah salah satu negara maju yang mengandakan industri kreatifnya, seperti drama musik Kpop dan film, pemerintah korea juga turut kontibutif dalam industri kreatif seni. Dan pada tahun 2020 sampai sekarang adanya peningkatan penonton drama koraa di dunia, di lihat dari efek pandemi juga yang membuat org harus melakukan segala sesuatu di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi citra keluarga yang direpesentasikan dalam drama Korea “Graceful Family” fokus penelitian ini adalah bagaimana cara public relation TOP mengonstruksi citra keluarga MC Group dalam drama “Graceful Family” yang memiliki 16 episode dan durasi 65-78menit / 108menit diepisode terakhir. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yang dimana analisis data mengunakan semiotika model Charles Sander Peirce, Pierce mengkategorikan teori segitiga makna yaitu tanda, objek, dan interpretan. Peneliti melakukan analisis terhadap pemilihan teks dan gambar yang berhubungan dengan konstruksi citra keluarga MC Group. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa drama “Graceful Family” banyak mengandung konstruksi citra berupa strategi, peran, dan makna yang dibangun oleh seorang Public Relation. Konstruksi citra adalah suatu proses pembentukan citra yang dibentuk muntuk menggambarkan persepsi dari suatu individu, organisasi, perusahaan sebagai gambaran publik terhdadapnya

Page 8 of 47 | Total Record : 465