cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 464 Documents
Peran Public Relations dalam Meningkatkan Brand Image The Great Asia Africa Lembang Tevi Tevani; Dadan Mulyana
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.196 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1033

Abstract

Abstract. This research is entitled "The Role of Public Relations in Improving the Brand Image of The Great Asia Africa Lembang". This study aims to determine how the role of Public Relations in improving the brand image of The Great Asia Africa Lembang. This study describes two parts, namely the role of public relations and efforts in improving the brand image of The Great Asia Africa Lembang. This study uses qualitative research methods through a case study approach. Data collection techniques used are in-depth interviews, observation, literature study, and documentation related to research. The subject of this research is Intania who represents as Public Relations of The Great Asia Africa Lembang and the supporting informant is Novi as staff of Public Relations Officer of The Great Asia Africa Lembang. The theory used in this research is Public Relations Theory and Brand Image Theory. The results showed that the role of public relations in improving brand image was carried out according to the four categories of the role of public relations, namely expert adviser (expert prescriber), communication facilitator (communication facilitator), problem solving process facilitator, and communication technician. ). Efforts made by public relations in improving the brand image of The Great Asia Africa Lembang are doing promotions through print, electronic and online media. Also making efforts with PR Digital Marketing, establishing relationships with press relations, and forming public opinion by holding social events. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Peran Public Relations Dalam Meningkatkan Brand Image The Great Asia Africa Lembang”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Public Relations dalam meningkatkan brand image The Great Asia Africa Lembang. Penelitian ini menjelaskan dua bagian, yaitu peran public relations dan upaya dalam meningkatkan brand image The Great Asia Africa Lembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi yang berhubungan dengan penelitian. Subjek penelitian ini ialah Anugerah yang mewakili sebagai Public Relations dari The Great Asia Africa Lembang dan informan pendukung nya yaitu Novi sebagai staff dari Divisi Public Relations dan Marketing dari The Great Asia Africa Lembang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah Teori Public Relations dan Teori Brand Image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran public relations dalam meningkatkan brand image dilakukan sesuai keempat kategori peran public relations yaitu penasehat ahli (expert prescriber), fasilitator komunikasi (communication facilitator), fasilitator proses pemecahan masalah (problem solving process facilitator), dan teknisi komunikasi (communication technician). Upaya yang dilakukan public relations dalam meningkatkan brand image The Great Asia Africa Lembang yaitu melakukan promosi melalui media cetak, elektonik dan online. Juga melakukan upaya dengan PR Digital Marketing, menjalin hubungan dengan press relations, dan pembentukan opini publik dengan melaksanakan event social.
Word Of Mouth as Media Luthfi Febri; Dadan Mulyana
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.584 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1090

Abstract

Abstract. The development in the culinary field is inseparable from the various changes in globalization factors through the internet which are the triggers, including the increasing emergence of various types of culinary from various countries as well as the expectations of consumers who want a form of culinary with the latest variety . And in this case, with the various business brands that have been circulating, a new business in the culinary field has emerged, namely a cereal shop called the Sunday Bowl Cereal Club. The unique thing Sunday Bowl about thiscase is that they are pioneers and within 1 year of their business journey they did not incur large marketing costs, they only maximized thestrategy word of mouth for their marketing communications, with this strategy they managed to become one of the sufficient food stalls. known in the city of Bandung. Research objectives to understand its promotion done by word of mouth sunday bowl, The a message from word of mouth on Sunday Bowl, why Sunday Bowl the media particular social on implementing a word of mouth. This research used the qualitative method, which is Robert K. Yin case study with type I research design that focused on a case with a unit of analysis using interviewees as the key informants of this research. Drawing conclusions: stage promotion word of mouth conducted by the Sunday Bowl identify activities communication word of mouth directly talked about the negative and positive services and products that is in a tavern Sunday Bowl. Message content promotion which is to create a rational and moral attraction. The reason the use of social media to simplify and accelerate the message information sunday bowl known by users social media as consumers target. Abstrak. Perkembangan di bidang kuliner tidak terlepas dari berbagai perubahan faktor globalisasi melalui internet yang menjadi pemicunya, di antaranya adalah meningkatnya kemunculan macam – macam jenis kuliner dari berbagai negara serta harapan konsumen yang menginginkan suatu bentuk kuliner dengan ragam terbaru. Dan dalam kasus ini dengan ragam merek usaha yang telah beredar munculah salah satu bisnis baru di bidang kuliner yaitu kedai sereal bernama Sunday Bowl Cereal Club. Hal unik dari kasus Sunday Bowl ini adalah dimana mereka adalah pionir dan dalam kurun 1 tahun perjalanan bisnisnya tidak mengeluarkan biaya marketing yang besar, mereka hanya memaksimalkan strategi word of mouth untuk komunikasi pemasaran mereka, dengan strategi tersebut mereka berhasil menjadi salah satu kedai makanan yang cukup dikenal di kota Bandung. Tujuan penelitian untuk mengetahui tahapan promosi word of mouth yang dilakukan oleh Sunday Bowl, isi pesan dari word of mouth pada Sunday Bowl, mengapa Sunday Bowl menggunakan media sosial tertentu dalam mengimplementasikan word of mouth. Metode penelitian kualitatif, studi kasus Robert K. Yin desain penelitian tipe 1 berfokus pada satu kasus dengan satu unit analisis menggunakan wawancara narasumber sebagai key informanpenelitian. Simpulan: tahapan promosi word of mouth yang dilakukan oleh Sunday Bowl yaitu mengidentifikasi kegiatan komunikasi word of mouth yang secara langsung membicarakan tentang nilai positif dan negatif pelayanan dan produk yang ada di kedai Sunday Bowl. Isi pesan promosi yaitu menciptakan daya tarik pesan rasional dan moral, Alasan penggunaan media sosial dapat mempermudah dan mempercepat pesan informasi Sunday Bowl diketahui oleh masyarakat pengguna media sosial sebagai konsumen target.
Peran Public Relations PT. Pos Indonesia dalam Memantau Opini Publik Deskia Putri Harahap; Maman Chatamallah
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.181 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1155

Abstract

Abtract. Every company cannot be separated from the role of public relations which is one very important element in the company structure. This makes the Public Relations PT. X conducts media monitoring activities to control news information about PT. X in monitoring public opinion coupled with the very rapid growth of technology has an effect on communication and the way in which information is disseminated. The purpose of this media monitoring activity is to find out the process of analyzing the monitoring media activities of PT. X in monitoring public opinion, the tools used by public relations PT. X in carrying out media monitoring activities, and knowing the role of public relations PT. X in utilizing media monitoring activities. The method used is qualitative research with a descriptive approach. Data collection techniques were carried out through the stages of interview, observation, and documentation. The results of this study indicate that media monitoring activities carried out in monitoring public opinion can provide an overview of public opinion perceptions of the company and can find out what are the shortcomings or obstacles that occur in the news about the company PT. Indonesian post. So that public relations practitioners PT. X in this monitoring media can be seen how the news or issues that are developing in the community and make public relations practitioners PT. X can determine the strategies and policies that will be implemented in the future. Abstrak. Setiap perusahaan tidak lepas dari peranan public relations yang merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam struktur perusahaan. Hal ini membuat pihak Public Relations PT. X melakukan aktivitas media monitoring guna mengendalikan informasi pemberitaan mengenai PT. X dalam memantau opini publik ditambah dengan pertumbuhan teknologi yang sangat pesat berpengaruh pada komunikasi dan cara penyebaran informasi. Tujuan pelaksanaan aktivitas media monitoring ini bertujuan untuk mengetahui proses analisis aktivitas media monitoring PT. X dalam memantau opini public, tools yang digunakan public relations PT. X dalam melakukan aktivitas media monitoring, dan mengetahui peran public relations PT. X dalam memanfaatkan aktivitas media monitoring. Metode yang digunakan adalah penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tahap wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan media monitoring yang dilakukan dalam memantau opini publik dapat memberikan gambaran persepsi opini publik terhadap perusahaan dan dapat mengetahui apa saja kekurangan atau hambatan yang terjadi pada pemberitaan mengenai perusahaan PT. X. Sehingga praktisi public relations PT. X pada media monitoring ini dapat diketahui bagaimana pemberitaan atau isu yang sedang berkembang di kalangan masyarakat dan membuat praktisi public relations PT. X dapat menentukan strategi dan kebijakan-kebijakan yang akan dilaksanakan untuk selanjutnya.
Brand Positioning Radio Cakra 90.5 FM sebagai Radio Kearifan Budaya Lokal Kota Bandung Rizky Akbar Rossano; Nova Yuliati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.146 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1178

Abstract

Abstract. Brand positioning plays an important role in maintaining the image, existence and placing a product to the wider community. Is an activity that is able to develop and has a uniqueness in a company. The brand positioning carried out by Radio Cakra 90.5 FM carries out applications that will represent the radio, one of which is a form of activity, as well as the application of information that will become news in radio programs, as a form of credibility that Radio Cakra 90.5 FM does not only present a program related to music only. The context of the problem, the researcher uses the Symbolic Interactional Theory according to George Ritzer and Goodman (2007: 289) in order to strengthen the data from this study and Theory Brand Positioning according to Gelder (in, 2005:110). The purpose of this study was to determine the process and packaging of Verbal and Non-verbal symbols and the application of brand positioning of Cakra 90.5 FM Radio as a Local Cultural Wisdom Radio in the city of Bandung. The research uses a qualitative approach with a case study method. Yin (2009) is a holistic single-case study. From the results of this study it was found that Radio Cakra 90.5 FM uses the application of brand positioning in the form of off air, on air and online activities to maintain its identity as a radio of local cultural wisdom in the city of Bandung. As well as having unique programs, interesting music content, and simple forms of promotion that Radio Cakra 90.5 FM Bandung does in placing its identity to listeners. Abstrak. Brand positioning menjadi peran penting dalam mempertahankan citra, eksistensi serta menempatkaan suatu produk ke masyarakat luas. Merupakan sebuah kegiatan yang mampu mengembangkan serta memiliki keunikan disuatu perusahaan. Brand positioning yang dilakukan oleh pihak Radio Cakra 90.5 FM ini melakukan penerapan yang akan mewakili radio tersebut, salah satunya bentuk kegiatan, serta penerapan informasi yang akan menjadi sebuah berita di dalam program acara radio, sebagai bentuk kredibilitas bahwa Radio Cakra 90.5 FM ini tidak hanya menyajikan sebuah program yang berkaitan dengan musik saja. Konteks permasalahan tersebut peneliti menggunakan Teori Interaksional Simbolik menurut George Ritzer dan Goodman (2007:289) agar memperkuat data dari penelitian ini serta Teori Brand Positioning menurut Gelder (dalam, 2005:110). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses serta pengemasa simbol-simbol Verbal dan Non-verbal dan penerapan brand positioning Radio Cakra 90.5 FM sebagai Radio Kearifan Budaya lok di kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus Penelitian studi kasus tunggal holistik (holistic single-case study) Yin (2009). Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Radio Cakra 90.5 FM menggunakan penerapan brand positioning dalam bentuk kegiatan off air, on air dan online untuk mempertahankan identitas sebagai Radio kearifan budaya lokal di Kota Bandung. Serta memiliki program unik, konten musik yang menarik, dan bentuk promosi secara sederhana yang dilakukan Radio Cakra 90.5 FM Bandung dalam menempatkan identitasnya ke pendengar.
Hubungan antara Tayangan Akun Tiktok @Liputan6.Com dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi dizza firnanda listiyanti; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1246

Abstract

Abstract. The previous investigation of this object is to determine the impact of the news transmissions in the account tiktok @liputan6.com in the satisfaction of the information needs of the students. There are four types of information needs, namely the Current need approach, the Everyday need approach, the Exhaustic need approach, and the Catching-up need approach. It takes a way to catch up. This research used types of research include quantitative research using relevant research methods. The main data for this research object were obtained by distributing questionnaires to 82 respondents from the student of Communication Sciences in Bandung Islamic University. The sampling techniques used in the objects studied here currently using simple random sampling techniques. In addition to the reliability test, the data obtained by a single validity analysis is then used. This research object used to have a purpose to determine the relationship between the impression of the tiktok@liputan6.com account and the satisfaction of students' information needs. Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tayangan berita pada akun TikTok @Liputan6.com terhadap pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa berdasarkan empat jenis kebutuhan terhadap informasi yaitu Current need approach, Everyday need approach, Exhaustic need approach, Catching-up need approach. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Studi Korelasional. Data primer pada penelitian ini diambil melalui penyebaran kuisioner kepada 82 responden mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung. Tektik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Probably Sampling dengan Teknik Simple Random Sampling. Data yang diperoleh lalu dianalisis dengan menggunakan uni validitas dan uji reliabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara tayangan akun TikTok @Liputan6.com dengan pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa.
Pola Komunikasi Mahasiswa Muslim di Kampus Kristen Dina Fauziyah; Erik Setiawan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.481 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1322

Abstract

Abstract. Researchers are interested in doing this research because of the phenomenon of Muslim students who decide to study at one of the private universities in the city of Bandung which is affiliated with Christianity. science development. The purposes of this study are 1) To find out the motives of communication by Muslim students of the Faculty of Economics at Maranatha Christian University, 2) To find out the meaning of communication by Muslim students from the Faculty of Economics at Maranatha Christian University. This study uses qualitative research with a phenomenological study approach method that functions to deepen information from individual experiences obtained from the speakers regarding the communication patterns of Muslim students of the Faculty of Economics at Maranatha Christian University. Data collection techniques in this study were in the form of observation, in-depth interviews with 4 informants, and literature study. By using source triangulation collection techniques. The result of this research is that the communication motives of Muslim students of the Faculty of Economics at Maranatha Christian University are divided into 2 (two) types, namely Because of Motive or the "cause" motive and In Order to Motive or the "goal" motive. In Because Of Motive, there are motives owned by Muslim students such as the influence of friends, good campus accreditation and majors, included in the favorite campus category and because they did not pass the PTN. While in the In Order to Motive type, that is because of the interest, encouragement and direction of parents, friend relations, and there is a sense of wanting to socialize in the majority environment. Then on the meaning of communication, namely the existence of a high level of tolerance for non-Muslim majority students towards minority Muslim students, and there is new cultural knowledge in the majority environment. Abstrak. Peneliti tertarik melakukan penelitian ini dikarenakan adanya fenomena terhadap mahasiswa muslim yang memutuskan untuk berkuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bandung yang berafiliasi dengan kristen.salah satunya pada Fakultas Ekonomi di Universitas Kristen Maranatha terdapat cukup peminat mahasiswa yang memilih Kampus ini sebagai tempat belajar dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Untuk mengetahui motif komunikasi yang dilakukan mahasiswa muslim Fakultas Ekonomi di Universitas Kristen Maranatha, 2) Untuk mengetahui makna komunikasi mahasiswa muslim Fakultas Ekonomi di Universitas Kristen Maranatha.. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan studi fenomenologi yang berfungsi untuk memperdalam informasi dari pengalaman – pengalaman individu yang didapat dari para narasumber mengenai pola komunikasi mahasiswa muslim Fakultas Ekonomi di Universitas Kristen Maranatha. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara secara mendalam terhadap 4 informan, dan studi pustaka. Dengan menggunakan teknik pengumpulan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini bahwa motif komunikasi mahasiswa muslim Fakultas Ekonomi di Univeritas Kristen Maranatha yang terbagi menjadi 2 (dua) tipe yaitu Because of Motive atau motif “sebab” dan In Order to Motive atau motif “tujuan”. Pada Because Of Motive yaitu terdapat motif yang dimiliki oleh mahasiswa muslim seperti pengaruh teman, Akreditasi kampus dan jurusan yang baik, termasuk dalam kategori kampus favorite dan dikarenakan tidak lolos PTN. Sedangkan dalam tipe In Order to Motive yaitu karena adanya ketertarikan, dorongan dan arahan orangtua, relasi teman, dan ada rasa ingin bersosialisasi di lingkungan mayoritas. Lalu pada makna komunikasi yaitu adanya tingkat toleransi yang tinggi mahasiswa non – muslim mayoritas terhadap mahasiswa muslim minoritas, dan terdapat pengetahuan budaya baru di lingkungan mayoritas.
Strategi Promosi melalui Instagram Donat Bahagia dengan Memanfaatkan Fitur Reels Mutia Aprillia; Maya Amalia Oesman
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.656 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1357

Abstract

Abstract. The term promotion is very familiar to business people. When an epidemic phenomenon like this occurs, business actors show their creativity, namely by using promotions with internet media. An online platform that makes it easy for business actors to sell their products on an online site, namely Instagram. One of these online platforms provides the reels feature. Covid 19 made the Happy Donut business experience a decline in sales. For this reason, Happy Donuts need to make promotional breakthroughs in order to survive in a situation like this. Happy Donat takes advantage of the reels feature so that it can inform many people who use the Instagram application. The purpose of this research is to find out how the planning, implementation and obstacles through promotional strategies on Instagram reels are. The theory used in this study is three ways, namely pull, push, and pass. This research was structured using a qualitative method with a case study approach. While the data collection techniques were carried out by means of interviews, observations, documentation, literature studies and documentation. The results of this study found that in carrying out promotions through Instagram reels, several points were explained, namely content creation planning, talent selection, place selection and in its implementation, namely interaction with followers and selecting captions and showtimes for uploading video reels. This is optimized by using the Instagram application by utilizing existing features, namely the reels feature. The obstacles and how Donat Bahagia overcomes them and evaluates in carrying out the promotion of Happy Donuts on Instagram reels to introduce this product to Instagram users. Abstrak. Istilah promosi sangat tidak asing terdengar oleh para pelaku usaha. Saat sedang terjadi fenomena wabah seperti ini pelaku usaha menunjukkan kreatifitasnya yaitu dengan pemanfaatan promosi dengan media internet. Platform daring yang memudahkan pelaku usaha untuk menjajakan produknya di situs online yaitu Instagram. Platform daring ini salah satunya menyediakan fitur reels. Covid 19 membuat usaha Donat Bahagia mengalami penurunan penjualan. Untuk itu Donat Bahagia perlu melakukan gebrakan promosi agar dapat bertahan pada situasi seperti ini. Donat Bahagia memanfaatkan fitur reels agar dapat menginformasikan produknya ke banyak orang yang menggunakan aplikasi Instagram. Tujuan adanya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan hambatan melalui strategi promosi di Instagram reels ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Three ways yaitu pull, push, dan pass. Penelitian ini disusun menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengana wawancara, observasi, dokumentasi, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dalam melaksanakan promosi melalui Instagram reels tersebut beberapa poin dijelaskan yaitu perencanaan pembuatan konten, pemilihan talent, pemilihan tempat dan pada pelaksanaan nya yaitu dilakukan interaksi dengan followers serta pemilihan caption dan jam tayang untuk mengunggah video reels. Hal tersebut dipotimalkan dengan menggunakan aplikasi Instagram dengan memanfaatkan fitur yang ada yaitu fitur reels. Adapun hambatan dan bagaimana Donat Bahagia menanggulanginya dan evaluasi dalam melaksanakan promosi Donat Bahagia di Instagram reels untuk memperkenalkan produk ini kepada pengguna Instagram.
Strategi Manajemen Public Relations dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Aziz Setiyawan; Husen Fahmi; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.923 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1376

Abstract

Abstract. In today, the creative wedding business is very strong, one of which is wedding organizer. The trend of organizing events also continues to grow. Organizing an event that is "current" and liked by millennials is one of them is marriage, this is inseparable from the help of a creative and professional wedding organizer. With limited resource conditions, using a wedding organizer is the right choice to keep the event memorable. Wedding organizer is a business that applies the concept of management continuously and consistently in exploring the world of entertainment as deeply as possible. For a wedding organizer, it is important for public relations management, both small-scale companies and large-scale companies. Through public relations management, two-way communication between organizations and the public (society) is reciprocal in order to support the functions and objectives of management by improving the development of cooperation and fulfillment of common interests. Including one of them for His Kologdam, is a company that provides services in the field of wedding organizers In this study researchers use qualitative methods using a case study approach that aims to find out how the public relations management strategy of His Kologdam in maintaining customer loyalty. From research that uses interview data collection techniques, observations, and documentation found the conclusion that his Public Relations management strategy is to conduct fact finding up to evaluation and create transactional communication to establish closeness with customers and make innovations and provide one stop service for customers. Abstrak. Di masa kini, bisnis pernikahan kreatif sangatlah kuat yaitu salah satunya Wedding organizer. Tren penyelenggaraan acara juga terus berkembang. Penyelenggaraan acara yang "kekinian" dan disukai para millennial salah satunya adalah pernikahan , ini tidak terlepas dari bantuan Wedding organizer yang kreatif dan profesional. Dengan kondisi sumber daya yang terbatas, menggunakan wedding organizer adalah pilihan tepat agar acara tetap berkesan. Wedding organizer adalah bisnis yang menerapkan konsep manajemen secara berkesinambungan dan konsisten dalam mengeksplorasi dunia entertainment sedalam-dalamnya. Bagi suatu wedding organizer penting adanya manajemen public relation, baik perusahaan yang berskala kecil maupun perusahaan berskala besar. Melalui manajemen public relation, komunikasi dua arah antara organisasi dengan publik (masyarakat) secara timbal balik dalam rangka mendukung fungsi dan tujuan manajemen dengan meningkatkan pembinaan kerja sama serta pemenuhan kepentingan bersama. Termasuk salah satunya bagi His Kologdam, merupakan suatu perusahaan yang menyediakan jasa di bidang wedding Organizer Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahu bagaiamana strategi manajamen Public relations dari His Kologdam dalam mepertahankan loyalitas pelanggan. Dari penelitian yang menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi ditemukan kesimpulan bahwa strategi manajemen Public Relation His adalah dengan melakukan fact finding sampai dengan evaluation dan menciptakan komunikasi transaksional untuk menjalin kedekatan dengan pelanggan serta membuat inovasi dan memberikan layanan one stop service untuk pelanggan.
Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Sarana Corporate Branding Rico Muhamad Zen; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.741 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1386

Abstract

Abstract. PT. X is a media company that was built with the aim of helping young Indonesian businessmen to be able to move up the class to become world-class business people. By utilizing the media as a forum for information, currently PT. X use Instagram social media under their @pebisnismuda account as a means of doing corporate branding. Corporate branding is a way that can be used if a company wants the products or services it offers to always be remembered and become the main choice by consumers from the intense business competition in the market. So the object in this research is PT. X. he purpose of this study is to find out the form of using Instagram social media is carried out by a company in carrying out the company's communication strategy in conducting corporate branding programs. The research method used is a qualitative research method with a case study approach. Data collection techniques in this study were interviews, documentation studies and field observations. The result of this research is that the use of Instagram social media in doing corporate branding is carried out with a series of stages that are communicated in a planned manner to the wider community on the @pebisnismuda account. The company holds a virtual business discussion event that is able to attract the general public who is able to improve the image and sharpen the company's identity as a mentor for young entrepreneurs in the publics. Abstrak. PT. X merupakan suatu perusahaan media yang dibangun dengan tujuan untuk membantu pebisnis-X untuk dapat naik kelas menjadi pebisnis kelas dunia. Dengan memanfaatkan media sebagai wadah informasi, saat ini PT. X memanfaatkan media sosial Instagram dalam akun @pebisnismuda sebagai sarana untuk melakukan corporate branding. Corporate branding menjadi jalan yang bisa digunakan apabila perusahaan menginginkan produk atau jasa yang ditawarkannya selalu diingat dan menjadi pilihan utama oleh konsumen dari ketatnya persaingan bisnis dipasaran. Maka yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah PT. X. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pemanfaatan media sosial Instagram yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam menjalankan strategi komunikasi perusahaan dalam melakukan program corporate branding. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, studi dokumentasi dan observasi dilapangan. Hasil dari penelitian ini adalah Pemanfaatan media sosial Instagram dalam melakukan corporate branding dilakukan dengan rangkaian tahapan yang dikomunikasikan secara terencana kepada masyarakat luas pada akun @pebisnismuda. Perusahaan menyelenggaran event virtual diskusi mengelola bisnis yang mampu menjadi daya tarik khalayak umum yang mampu meningkatkan citra serta mempertajam identitas perusahaan sebagai mentor bagi pengusaha muda dimata publiknya.
Aktivitas Public Relations Hotel Harper by Aston melalui Media Sosial di Masa Pandemi Syifa Almyra; M Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.28 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i1.1396

Abstract

Abstract. Since the outbreak of the corona virus outbreak, people are advised to stay at home and avoid traveling for anything that is not important. In times of crisis like this, Hotel X Purwakarta by Y has had a very significant impact, such as reduced visitor arrivals, reduced meeting activities at X Hotel and reduced employees. Seeing conditions that are very competitive every day it is increasingly difficult, so it requires a Public Relations in optimizing his duties. As well as assisting several activities that can attract customers' interest in the midst of a pandemic through social media. The purpose of this study was to determine the communication activities of X's hotel public relations through social media during the pandemic. The research methodology is qualitative with a case study approach. The paradigm used by Constructivism. Data collection techniques through online and offline interviews, field observations and documentation. The results of this study found that Public Relations communication activities by inviting journalists via Zoom Meeting, holding greetings with hotel guests and disseminating information via Instagram. Public Relations activities by providing free staycations to selected people or agencies (Influencers) and cross-marketing with several parties through tags on social media. The reason for using social media as a marketing strategy is because social media has the power to influence public opinion and create a positive/negative image of the parties it reports on and the great role of social media for the sustainability of an institution. Abstrak. Semenjak merebaknya wabah virus corona, masyarakat diimbau untuk tetap di rumah dan menghindari bepergian untuk sesuatu yang tidak penting. Pada saat kondisi krisis seperti ini, Hotel X Purwakarta by Y memperoleh dampak yang sangat signifikan seperti berkurangnya kedatangan pengunjung, kegiatan rapat yang sering dilaksanakan di Hotel X menjadi berkurang dan pengurangan karyawan. Melihat kondisi yang sangat kompetitif setiap harinya dirasa semakin sulit, sehingga memerlukan seorang Public Relations dalam mengoptimalisasikan tugasnya. Serta membantu beberapa aktivitas yang dapat menarik minat pelanggan ditengah pandemi melalui media sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas komunikasi public relations hotel X melalui media social dimasa pandemic. Metodologi penelitian ini adalah Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Paradigma yang digunakan Konstruktivisme. Teknik pengumpulan data melalui wawancara online dan offline, observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa aktivitas komunikasi Public Relations dengan mengundang para wartawan via Zoom Meeting, mengadakan greeting dengan para tamu hotel serta penyebaran informasi melalui Instagram. Aktivitas Public Relations dengan memberikan staycation free kepada beberapa orang atau instansi yang terpilih (Influencer) serta melakukan cross market dengan beberapa pihak melalu Tag di media sosial. Alasan menggunakan media sosial sebagai strategi marketing karena media sosial memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini khalayak dan menimbulkan citra positif/negatif pihak-pihak yang diberitakannya dan peran media sosial yang besar bagi keberlangsungan suatu institusi.

Page 6 of 47 | Total Record : 464