cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcspr@unisba.ac.id
Phone
+6285723033508
Journal Mail Official
bcspr@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Public Relations
ISSN : -     EISSN : 28282167     DOI : https://doi.org/10.29313/bcspr.v2i2
Bandung Conference Series: Public Relations (BCSPR) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Public Relations dengan ruang lingkup Strategi Promosi, Brand, Citra, Corporate Social Responbility, Digital Public Relations, Diplomasi Publik, Dramaturgi, Hoax, Humas International, Informasi, Kampanye Public Relations, Transaksi, Krisis, Kinerja, Komunikasi Persuasi, Konseling, Konten, Kredibilitas, Kualitas Pelayanan, Literasi, Media Online, Media Sosial, Membangun Kepercayaan, Minat beli, Motif, Pelayanan, Pemberitaan, Peran Sosial, Perspektif, Pola Komunikasi Perusahaan, Profesionalisme, Publikasi, Rebranding, rebranding, Sikap, Special Event, Strategi media relations, Publikasi, Teknologi Informasi, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 464 Documents
Strategi Impression Management Petugas Public Relations dalam Management Citra: Studi Kasus Pada Kanwil Kemenhumkam Kepulauan Riau Kintan Maharanie Putri; Nurrahmawati
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.738 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.2920

Abstract

Abstract. District office of Ministry of Justice and Human Rights Kepulauan Riau is one of Indonesia Government’s institution that administers laws and human rights, where such things considered to be uncommon in society. Aside that, this institution has achieved several accomplishments for their works, for example: achievement for their public services in 2021 from Ombudsman, Best JDIHN Management in category district office in Pembinaan Satuan Kerja menujunWBK/WBBM in 2020. The main discussion in this research was about to understand the role of public relations officer in District office of Ministry of Justice and Human Rights Kepulauan Riau towards the process of establishing the strategy aspect in impression management, as well as public relations officers’ strategy in managing the institution’s image, and the reason behind the strategy strategy’s implementation. This research uses qualitative method with study case approaches. The theory that used for this research is impression management theory by Erving Goffman. This research focused on the research questions as a guide in conducting a deep interview towards five informants that work as public relations officer in District office of Ministry of Justice and Human Rights Kepulauan Riau. The result of this research shows that impressions management strategy were formed by showing self presentation through the way they dress, but aside that self presentation were also presented through arranging personality and professionalism as a second aspect. Public relations officer strategy uses three strategies with different aims for each strategy. But the sole aim of their strategy is to implement their strategies in order to create appropriate impressions, strategy to establish a competent impression, and strategy to establish integrated impression with a good morality. The reason behind the strategy that were taken up is to create appropriate impressions, to establish a competent impression, and to establish integrated impression with a good morality. Abstrak. Kanwil Kemenhumkam Kepulauan Riau merupakan kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia yang mana masyarakat masih awam dengan jenis pekerjaan ini. Selain itu, banyaknya penghargaan yang diraih seperti penghargaan pelayanan publik tahun 2021 dari Ombudsman, pengelola JDIHN (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional) terbaik I, terbaik Ke-2 dalam Kategori Kanwil dalam Pembinaan Satuan Kerja menuju WBK/WBBM tahun 2020. Pokok bahasan dalam penelitian ini mengenai peran public relations Kanwil Kemenhumkam Kepulauan Riau terhadap proses pembentukan konsep dan kesan yang ingin disampaikan kepada oranglain dengan mengungkapkan aspek strategi pengelolaan kesan yang dibentuk, strategi petugas public relations dalam mengelola citra perusahaan, dan alasan strategi tersebut diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori impression management dari Erving Goffman. Penelitian ini memfokuskan dengan menggunakan pertanyaan penelitian sebagai panduan melakukan wawancara mendalam kepada lima informan sebagai petugas public relations di Kanwil Kemenhumkam Kepulauan Riau. Hasil penelitian ini adalah strategi pengelolaan kesan yang dibentuk dengan menunjukkan penampilan diri melalui cara berbusana, adapun menetapkan kepribadian dan sikap profesionalitas yang kemudian strategi petugas public relations menggunakan tiga strategi yaitu melalui pengimplementasian strategi untuk memperoleh kesan disukai, strategi untuk memperoleh kesan kompeten, dan strategi untuk memperoleh kesan berintegritas dan moral yang baik. Alasan strategi tersebut diimplementasikan untuk mendapatkan kesan disukai, kesan berkompeten, dan kesan berintegritas dan layak secara moral.
Strategi Marketing Public Relations Daily Folks Coffee melalui Media Sosial Instagram Alya Khairunnisa; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.003 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.2973

Abstract

Abstract. Daily Folks Coffee is an MSME engaged in the Food and Beverage (F&B) sector. Before the pandemic, in carrying out its Marketing Public Relations Strategy, Daily Folks Coffee always participated in offline events to spread its wings. At the end of 2019, the Covid-19 pandemic occurred which made all MSMEs have to replane a new marketing Public Relations Strategy and follow the protocols determined by the government. This research is entitled “Daily Folks Coffee Marketing Public Relations Strategy Through Instagram Social Media”. The Focus of this research is how the Marketing Public Relations Strategy of Daily Folks Coffee in Marketing in the Pandemic Period through Instagram Sosial Media. The purpose of this research is to find out how the method used by Marketing Public Relations Daily Folks Coffee to still be able to reach the masses despite the pandemic, and what the Marketing Public Relations do to still be able to market Daily Folks Coffee products with very limited when face a pandemic. This study uses a qualitative method with a descriptive study approach. And by using the Public Relations Strategy Three Ways Strategy (Push Strategy, Pull Strategy, and Pass Strategy) according to Thomas L Harris. The subjects in this study were part of the Daily Folks Coffee itself. Data Collection techniques in this study are using interviews, observation, and gathering information and documentation to strengthen research data. The result of this study asses how the marketing public relations process for Daily Folks Coffee can still maintain its existence in the face of a crisis or pandemic that is happening all over the world. In attracting consumers, Daily Folks Coffee uses Instagram social media and makes bundling packages as well as offers interesting promos and content. In addition, Daily Folks Coffe works with its barista’s to encourage product sales. Daily Folks Coffee also provides several free products to influencers or well-known celebrities engaged in social media, especially Instagram to encourage sales of Daily Folks Coffee products. Abstrak. Daily Folks Coffee adalah sebuah UMKM yang bergerak di bidang Food and Beverage (F&B). Sebelum terjadinya pandemic, dalam melakukan Strategi Marketing Public Relations nya, Daily Folks Coffee selalu mengikuti event-event offline untuk melebarkan sayapnya. Pada akhir 2019, terjadi pandemic Covid-19 yang membuat seluruh UMKM harus merencanakan ulang Strategi Marketing Public Relations yang baru dan mengikuti protokol yang telah ditentukan oleh pemerintah. Penelitian ini berjudul “Strategi Marketing Public Relations Daily Folks Coffee Melalui Media Sosial Instagram”. Fokus penelitian ini adalah Bagaimana Strategi Marketing Public Relations Daily Folks Coffee Dalam Pemasaran di Masa Pandemi melalui Media Sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode yang dilakukan Marketing Public Relations Daily Folks Coffee untuk tetap bisa menjangkau massa-nya meskipun adanya pandemi, dan apa yang dilakukan pihak Marketing Public Relations-nya untuk tetap dapat memasarkan produk Daily Folks Coffee dengan sangat terbatas ketika menghadapi pandemi. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif dengan Pendekatan Studi Deskriptif. Dan dengan menggunakan Strategi Public Relations Three Ways Strategy (Push strategy, Pull strategy, dan Pass Strategy) menurut Thomas L Harris. Subjek dalam penelitian ini adalah orang-orang yang menjadi bagian dari Daily Folks Coffee ini sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara, observasi, dan pengumpulan informasi dan dokumentasi untuk memperkuat data penelitian. Hasil dari penelitian ini menilai bagaimana proses Marketing Public Relations Daily Folks Coffee yang tetap bisa mempertahankan eksistensinya dengan kondisi krisis atau pandemi yang terjadi di seluruh dunia ini. Dalam menarik konsumennya, Daily Folks Coffee menggunakan media sosial Instagram dan membuat paketan-paketan bundling serta promo-promo dan konten menarik yang ditawarkan. Selain itu juga, Daily Folks Coffee ini bergerak bersama barista-baristanya untuk mendorong penjualan produk. Daily Folks Coffee juga memberikan beberapa free product kepada influencer atau selebgram ternama yang bergerak dibidang sosial media, khususnya Instagram untuk mendorong penjualan produk Daily Folks Coffee.
Digital Public Relations Raspati Management di Tengah Pandemi Covid-19 indah novianti; Dadi Ahmadi
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.128 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.2978

Abstract

Abstract. Raspati Management is an entertainment management that presents many productions in the entertainment field, founded on the basis of a love for the art of music and accompanied by a high sense of social awareness. In Raspati Management there is an event organizer or commonly called EO such as making music events, Expo, Exhibitionx, productions houses, talents/artists. This research is entitled "Digital Public Relations Raspati Management in the Middle of the Covid-19 Pandemic (Case Study on Creating Events in Events promoted through the Raspati Management Official Youtube Account to increase brand engagement)". The purpose of this research is to find out how Raspati Management's Digital PR works in the midst of a pandemic and also what makes this research unique is the implementation of making events in events that are promoted through the youtube account of Raspati Management. This research uses a qualitative method with a case study approach that aims to find out how Raspati Management's digital PR works in promoting the creation of events in events through Youtube social media accounts. Supporting data in this study is the presence of two key informants and two supporting informants. Among them are Owner and Pr Raspati Management as key informants, and supporting informants are subscribers from Raspati Management's youtube account. The results of this study show that digital PR in an effort to promote events in events takes place effectively with the help of social media. Through social media, Raspati Management can develop its promotion process which usually uses conventional methods and then changes to the use of social media as the main means of promoting the events created. Abstrak. Raspati Management adalah sebuah management entertainment yang menyajikan banyak produksian di bidang entertain didirikan atas dasar kecintaan terhadap seni musik dan disertai rasa kepedulian sosial yang tinggi. Di dalam raspati management terdapat event organizer atau biasa di sebut EO seperti membuat event music, Expo, Exhibitionx, productions house, talent/artist. Penelitian ini berjudul “Digital Public Relations Raspati Management di Tengah Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pada Pembuatan Event dalam Event yang dipromosikan melalui Akun Youtube Raspati Management Official untuk meningkatkan brand engagement)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara kerja Digital PR Raspati Management ditengah pandemic dan juga yang menjadikan penelitian ini unik adalah dengan bentuk pengimplementasian pembuatan event dalam event yang dipromosikan melalui akun youtube dari Raspati Management. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mencari tahu bagaimana cara kerja digital PR Raspati Managemennt dalam mempromosikan pembuatan event dalam event melalui akun sosial media Youtube. Data pendukung dalam penelitian ini adalah dengan adanya dua key informan dan dua informan pendukung. Diantaranya adalah Owner dan Pr Raspati Management sebagai key informan, dan informan pendukung adalah subscribers dari akun youtube Raspati Management. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa dengan digital PR dalam upaya mempromosikan event dalam event berlangsung dengan efektif dengan dibantu melalui media sosial. Melalui media sosial tersebut, Raspati Management bisa mengembangkan proses promosi nya yang biasanya menggunakan cara konvensional lalu diubah dengan penggunaan media sosial sebagai sarana utama dalam mempromosikan event yang dibuat.
Kampanye Public Relations Aksi Cepat Tanggap Cabang Bandung pada Program Warteg Keliling Aurora Alfa Marchella; Wulan Tri Gartanti
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.424 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3023

Abstract

Abstract. Public relations campaign is a very important activity in growing the image of an organization, company or institution for either promotion or publicity purposes. Programming activities carried out for PR campaigns cannot be separated from the current situation of society. For example, the Aksi Cepat Tanggap (ACT) Social and Humanitarian Institution Foundation has created a program of activities to help people who are experiencing food difficulties. So that ACT Bandung branch created a Warteg Keliling program in a campaign to share food with the community. The purpose of this study was to determine the process of Warteg Keliling program activities and the background of ACT Bandung making Warteg Keliling program as part of a public relations campaign. The author uses a descriptive method with a quantitative approach. This research also uses data collection techniques through observation first, after that the researchers conducted in-depth interviews with the Bandung branch of ACT team. The results of this study indicate that 1). The process of defining the problem by means of an assessment in the field through a situation analysis of what social problems are happening in the community and how this Mobile Warteg can be formed. 2). The planning process starts from analysis, setting goals, determining resources starting from the implementation team (HR), budget, and transportation, then the next planning stage is implementation tactics that begins with action before donations and final planning using media as activity reporting. campaigns and mediators in inviting donations to the public or partners. 3). The process of implementing the Bandung branch of the ACT program is based on Action-Communication-Trust. 4). The evaluation process is carried out by monitoring the successes and failures during the campaign program. Abstrak. Kampanye public relations adalah aktivitas yang sangat penting dalam menumbuhkan citra organisasi, perusahaan atau Lembaga baik untuk keperluan promosi ataupun publisitas. Pembuatan program kegiatan yang dilakukan untuk kampanye PR tidak terlepas dari situasi masyarakat saat ini. Seperti salah satunya Yayasan Lembaga sosial dan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membuat program kegiatan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan pangan. Sehingga ACT cabang Bandung membuat program Warteg Keliling dalam kampanye berbagi makanan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini guna mengetahui proses kegiatan program Warteg Keliling dan latar belakang ACT Bandung membuat program Warteg Keliling sebagai bagian kampanye public relations. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini pun menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi terlebih dahulu, setelah itu peneliti melakukan wawancara mendalam kepada tim ACT cabang Bandung. kampanye berjalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Proses mendefinisikan masalah dengan cara assessment dilapangan melalui analisis situasi permasalahan sosial apa yang terjadi di masyarakat dan bagaiamana Warteg Keliling ini bisa terbentuk. 2). Proses perencanaan yaitu dimulai dari Analisis, menentukan sasaran, menentukan Resource (sumber Daya) mulai dari tim pelaksana (SDM), anggaran, dan transportasi kemudian tahapan perencanaan selanjutnya taktik pelaksanaan yang diawali dengan aksi terlebih dahulu sebelum donasi dan perencanaan terakhir memanfaatkan media sebagai reporting kegiatan kampanye dan mediator dalam mengajak berdonasi kepada publik atau mitra. 3). Proses pelaksanaan program ACT cabang Bandung berlandaskan pada Aksi-Komunikasi-Trust. 4). Proses mengevaluasi dilakukan dengan cara monitoring keberhasilan dan kegagalan selama program kampanye berjalan.
Strategi Komunikasi Bisnis BritCham Indonesia dalam Mewadahi Kerjasama Perdagangan Bilateral Inggris dan Indonesia: (Studi Deskriptif Data Kualitatif pada BritCham Business Centre melalui Business Support Services) Dena Rizky Syahira; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.973 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3108

Abstract

Abstract. Indonesia is a country that has a lot of natural wealth but still needs help from other countries to be able to develop optimally, therefore, Indonesia cooperates with other countries, one of which is the UK. This bilateral trade cooperation relationship between the UK and Indonesia encourages researchers to conduct research on "BritCham Indonesia's Business Communication Strategy in Accommodating UK and Indonesia Bilateral Trade Cooperation". The purpose of this research is to determine the business communication strategy based on the business communication variable according to Rossenbalt which is used by BritCham Indonesia in facilitating the British-Indonesian bilateral trade cooperation. This research uses a descriptive qualitative data study method with the data obtained as primary data based on the results of interviews and observations and descriptive studies for secondary data compiled qualitatively. The results of this study explain that BritCham Indonesia through the BritCham Business Center provides Business Support Services as a forum for British and Indonesian bilateral trade cooperation which is carried out as a business communication strategy using the context of interpersonal communication, organizational communication, group communication and mass communication to accommodate and assist clients in achieving goals. This results in significant effects such as being a bridge between companies that have foreign language barriers, increasing company profits and acting as a facilitator in business match-making. Abstrak. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak kekayaan alam namun masih memerlukan bantuan dari negara lain untuk dapat berkembang secara maksimal, maka, Indonesia melakukan kerjasama dengan negara lainnya, salah satunya dengan Inggris. Hubungan kerjasama perdagangan bilateral Inggris dan Indonesia ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian mengenai “Strategi Komunikasi Bisnis BritCham Indonesia dalam Mewadahi Kerjasama Perdagangan Bilateral Inggris dan Indonesia”. Tujuan dari penelitan ini adalah mengetahui strategi komunikasi bisnis berdasarkan variabel komunikasi bisnis menurut Rossenbalt yang digunakan oleh BritCham Indonesia dalam mewadahi kerjasama perdangangan bilateral Inggris-Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif data kualitatif dengan data yang diperoleh merupakan data primer berdasarkan hasil wawancara serta observasi dan studi deskriptif untuk data sekunder yang disusun secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa BritCham Indonesia melalui BritCham Business Centre memberikan Business Support Services sebagai wadah kerjasama perdagangan bilateral Inggris dan Indonesia yang dijalankan sebagai strategi komunikasi bisnis dengan menggunakan konteks komunikasi interpersonal, komunikasi organisasi, komunikasi kelompok dan komunikasi massa guna mewadahi dan membantu client dalam mencapai tujuan. Hal tersebut menghasilkan efek yang signifikan seperti menjadi jembatan antara perusahaan yang memiliki kendala dalam berbahasa asing, meningkatkan keuntungan perusahaan dan sebagai fasilitator dalam business match-making.
Represemtasi Komunikasi Politik dalam Film The Trial of Chicago 7 Mohammad Fakhruddin Arrazi; M. E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.302 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3125

Abstract

Abstract. This research is entitled 'Representation of Political Communication in the Film 'The Trial Of Chicago 7'. To achieve the research objectives, the researcher uses an interpretive paradigm, with a qualitative approach and John Fiske's semiotic analysis based on the level of reality with the code of speech and appearance, the level of representation with the camera and dialogue, and the level of ideology. The results of the study show that there is a representation of political communication in the film 'The Trial Of Chicago 7' which is seen from the three levels proposed by John Fiske. At the level of reality, the representation of political communication is seen from the aspect of speech and appearance. At the level of representation, camera codes that describe political communication through camera and dialogue aspects. The ideological level that can be locked, the depiction of political communication and political communication behavior carried out by the actors in predetermined scenes so that the key ideologies are class ideology, materialism, individualism, and race. Abstrak. Penelitian ini berjudul ‘Representasi Komunikasi Politik dalam Film ‘The Trial Of Chicago 7’. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan paradigma interpretif, dengan pendekatan kualitatif dan analisis semiotika John Fiske berdasarkan level realitas dengan kode ucapan dan penampilan, level representasi dengan kode kamera dan dialog, dan level ideologi. Dari hasil penelitian menunjukan ada representasi komunikasi politik dalam film ‘The Trial Of Chicago 7’ yang dilihat dari tiga level yang dikemukakan John Fiske. Pada level realitas, representasi komunikasi politik dilihat dari aspek ucapan dan penampilan. Pada level representasi, kode kamera yang menggambarkan komunikasi politik tercermin melalui aspek kamera dan dialog. Level ideologi yang dapat disimpulkan, penggambaran komunikasi politik dan perilaku komunikasi poltik yang dilakukan oleh para pemeran dalam scene-scene yang sudah ditentukan peneliti sehingga ideologi yang disimpulkan adalah ideologi kelas, materialism, individualism dan ras.
Pengaruh Konten Media Sosial Instagram terhadap Gaya Komunikasi: Studi Korelasional Kuantitatif tentang Pengaruh Konten Media Sosial Instagram @loveyourself_indonesia Terhadap Gaya Komunikasi Followers Salma Syifa Puspita Yenti Afnidar; Dadan Mulyana
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.884 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3143

Abstract

Abstract. This rsearch is entitled “The Influence of Instagram Social Media Content on Communication Style”. This study aims to determine the effect of Instagram social media content on changes in followers communication stylea. This study uses quantitative methods. The population in this study were followers of the Instagram account @loveyourself_indonesia as many as 10,175 people. Slovin’s formula was used to determine the sample so that a simple of 100 people was obtained. The sampling technique used in this study is using a Likert scale, simple linear regression and correlation analysis with conclusions drawn using the test, and hypothesis testing using SPSS version 25. Overall Instagram Content (Photos, Videos, and Captions) mutually correlated to variable Y (Communication Style) with a moderate degree of relationship and positive value. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Konten Media Sosial Instagram Terhadap Gaya Komunikasi”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konten media social Instagram terhadap perubahan gaya komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah followers akun Instagram @loveyourself_indonesia sebanyak 10.175 orang. Penentuan sampel digunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 orang. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menggunakan skala likert, regresi linear sederhana dan analisis korelasi dengan penarikan kesimpulan menggunakan uji t dan uji f, serta uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 25. Secara keseluruhan konten Instagram (Foto, Video, dan Caption) saling berkolerasi terhadap Variabel Y (Gaya Komunikasi) dengan derajat hubungan sedang dan bernilai positif.
Komunikasi antar Budaya Mahasiswa Etnik Sunda di Universitas Musamus Merauke : (Studi Fenomenologi Tentang Proses Adaptasi Speech Code Mahasiswa Etnik Sunda di Universitas Musamus Merauke) Aliffia Azzahra; Erik Setiawan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.169 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3199

Abstract

Abstract. Culture greatly affects communication as well as communication which is certainly very influential on culture. These two things can not be separated, because everyone who communicates will be influenced by the culture that is the basis of his life. Intecultutal communication is a communication process that involved many people and comes from different cultural backgrounds. This research was conducted to determine the language style, processes and ways of adaptation carried out by immigrants from Sundanese ethnic who moved to Merauke. This refers to the process of adaptation the speech code which is characterized or becomes an answer for those nomands living in a new culture. This study uses speech code theory which examines the ability of foreigners to adjust the atmosphere through language style when together with a foreigner’s environtment (Griffin Em, 2006: 454). This research method uses a qualitative method with a phenomenological study approach. The results of this study are evident that they (the informants) carry out several speech code adaptation processes as their way of survival, namely carrying out the honeymoon and assimilation adaptation processes that lead them to form and not construct communication patterns that have been implemented in Merauke until now. Abstrak. Budaya sangat mempengaruhi komunikasi begitupun dengan komunikasi yang tentunya sangat berpengaruh pada budaya. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, karena setiap orang melakukan komunikasi akan dipengaruhi budaya yang menjadi landasan hidupnya. Komunikasi antarbudaya adalah salah satu proses komunikasi yang melibatkan banyak orang dan berasal dari latar belakang budaya yang berbeda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gaya bahasa, proses dan cara adaptasi yang dilakukan pendatang berasal dari etnik Sunda yang berpindah ke Merauke. Hal tersebut mengacu pada proses adaptasi speech code yang dicirikan atau menjadi sebuah jawaban untuk mereka para perantau yang hidup di budaya yang baru. Penelitian ini menggunakan teori speech code dimana meneliti tentang kemampuan orang asing dalam menyesuaikan suasana dalam melalui gaya bahasa ketika bersama dengan lingkungan orang asing (Griffin Em, 2006: 454). Metode penelitian ii menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Hasil dari penelitian ini adalah terbukti bahwa mereka bertahan hidup yaitu menjalankan proses adaptasi honeymoon dan assimilatioin yang menuntun mereka agar bisa membentuk dan tidak mengkonstruksi pola komunikasi yang sudah diterapkan di Merauke saat ini.
Aktivitas Public Relations Polda Jawa Barat dalam Menjalankan Event Bhayangkara Mural Festival 2021: Penelitian metode kualitatif dengan Pendekatan studi kasus mengenai aktivitas Public Relations Polda Jawa Barat dalam menjalankan Event Bhayangkara Mural Festival 2021) Irfan Adi Permana; M. Subur Drajat, Drs., M.Si.
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.932 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3264

Abstract

Abstract.Every organization / agency certainly expects a good image and trust from the public, therefore Public Relations becomes an important role in every organization / agency to be able to realize the goals of the organization / agency. To make it happen, Public Relations plans and runs various program activities according to the needs of the organization/agencies. Activities can be carried out in various ways, one of which is by making events. In running the event, of course there are activities carried out by Public Relations. The Police Public Relations Division held the 2021 Bhayangkara Mural Festival event to accommodate mural activists and as evidence that the government and the National Police were not anti-critic in its implementation, which was carried out by each Regional Police. In accordance with the applicable legal area, the West Java Police Public Relations implement the 2021 Bhayangkara Mural festival event. This study uses a qualitative method with a case study approach by interviewing the chief executive of this event, the purpose of this research is to find out the West Java Police Public Relations activities in running the event. Bhayangkara Mural Festival 2021 using interview data collection techniques, observation, documentation and triangulation of data sources. The theory used in this research is Social Interaction Theory, Public Relations, Public Relations Activities and Special Events. The results of the research are that the West Java Regional Police Public Relations carry out Public Relations activities by managing communication and collaboration with mural activists and then to build relationships by doing friendship and embracing muralists. , when running events to accommodate mural activists and also show freedom of expression. Abstrak. Setiap organisasi/instansi tentu mengharapkan adanya citra yang baik dan kepercayaan dari publiknya, maka dari itu Public Relations menjadi peranan penting dalam setiap organisasi/instansi untuk dapat mewujudkan tujuan dari organisasi/instansi tersebut. Untuk mewujudkannya Public Relations merencanakan dan menjalankan berbagai program kegiatan sesuai dengan kebutuhan organisasi/instansi. Kegiatan yang dilakukan dapat dengan berbagai cara salah satunya dengan membuat event, Dalam menjalankan event tentunya terdapat aktivitas yang dilakukan oleh Public Relations. Divisi Humas Polri membuat event Bhayangkara Mural Festival 2021 untuk mewadahi para pegiat mural dan sebagai bukti pemerintah dan Polri yang tidak anti kritik dalam pelaksanaan nya di laksanakan oleh setiap Polda masing-masing. Sesuai dengan wilayah hukum yang berlaku maka Humas Polda Jawa Barat melaksanakan event Bhayangkara Mural festival 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan mewawancarai ketua pelaksana dari event ini , tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas Public Relations Polda Jawa Barat dalam menjalankan event Bhayangkara Mural Festival 2021 dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan tringulasi sumber data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini Teori Interaksi sosial,Public Relations, Aktivitas Public Relations dan Special Event.Hasil penelitian bahwa Public Relations Polda Jawa Barat melakukan aktivitas Public Relations dengan mengelola komunikasi dan kerjasama dengan pegiat mural lalu untuk membangun relasi dengan melalukan silahturahmi dan merangkul pemural, ketika menjalankan event untuk mewadahi pegiat mural dan juga menunjukan kebebasan berekspresi.
Penggunaan Aplikasi Non – Fungible Token (NFT) oleh Pedagang Pelukis di Kota Bandung Dikko Hafiz Sulistio; M.Subur Drajat
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 2 No. 2 (2022): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.053 KB) | DOI: 10.29313/bcspr.v2i2.3310

Abstract

Abstract. The business market in Indonesia, especially those engaged in painting, utilizes e-commerce as a communication activity in the current PPKM era. Various painting products are marketed online and packaged as attractively as possible to attract consumer interest. The level of intense competition and the Covid pandemic requires painting traders to create easy communication activities online. Experiences, motives, communication methods, and the meaning of using NFT in Pak Iin's painting shop are research questions that will be investigated. This research uses qualitative research methods. Thus, researchers try to discuss accurately in the various phenomena that exist. Observation and in-depth interviews were used as data collection techniques. In-depth interviews were conducted with informants from Pak Iin's painting shop on Jalan Braga who have used the NFT application to sell their paintings. Data reduction, presentation and verification are used as data analysis techniques - research data. The phenomenon that occurs as a painter in Pak Iin's painting shop is the only phenomenon studied by the researcher. Analyzed by using the theory of phenomenology according to Alfred Schutz as a hope to find data, evidence and information on phenomena more fully. Based on the results of the research that has been formulated on the findings of experience research, motives, ways of communication, and the right meaning in the sale of paintings by painters on Jalan Braga from the use of the NFT application, namely: 1) Experience is based on a work ethic on values ​​such as Pak Iin received direct assistance from Ridwan Kamil, Pak Iin in using the NFT application, Pak Iin's painting sales sold at a high price, and Pak Iin was patient in marketing his painting products online with direct assistance from Ridwan Kamil. 2) The motive is divided into two parts, namely the primary motive and the secondary motif. The motives of work relations and the search for connections carried out by Ridwan Kamil and Pak Iin are included in the types of primary motives and biogenetic motives for the use of scientific disciplines, maximizing self-potential, and interest in NFT applications including secondary motives with sociogenetic motives. 3) The way of communication is done face-to-face or indirectly between Pak Iin and Ridwan Kamil in interacting with each other by sending or receiving messages indirectly with the internet media. 4) The meaning obtained is the concept of being patient at work and self-benefit for the environment around Pak Iin's painting shop. Abstrak. Pasar bisnis di Indonesia khususnya yang bergerak di bidang lukisan, memanfaatkan e – commerce sebagai aktivitas komunikasi di masa PPKM saat ini. Berbagai produk lukisan dipasarkan secara online dan dikemas semenarik mungkin untuk menarik daya tarik minat konsumen. Tingkat persaingan yang ketat dan adanya pandemim Covid menuntut para pedagang lukisan harus menciptakan aktitivtas komunikasi yang memudahkan secara online. Pengalaman, motif, cara komunikasi, dan makna pemanfataan NFT di toko lukisan Pak Iin menjadi pertanyaan – pertanmyaan penelitian yang akan diteliti. Penelitian ini mneggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan demikian, peneliti berusaha membahas secara akurat dalam berbagai fenomena – fenomena yang ada. Observasi dan wawancara mendalam digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Wawancara mendalam dilakukan kepada informan dari toko lukisan Pak Iin di jalan Braga yang telah menggunakan aplikasi NFT sebagai penjualan lukisannya. Reduksi, penyajian dan verifikasi data digunakan sebagai teknik analisis data – data penelitian. Fenomena yang terjadi sebagai seniman pelukis di toko lukisan Pak Iin adalah fenomena satu – satunya peneliti yang diteliti. Dianalisis dengan menggunakan teori fenomenologi menurut Alfred Schutz sebagai harapan dapat menemukan data, bukti serta informasi fenomena secara lebih lengkap. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dirumuskan pada hasil temuan penelitian pengalaman, motif, cara komunikasi, dan makna yang tepat pada penjualan lukisan yang dilakukan seniman pelukis di jalan Braga dari penggunaan aplikasi NFT yakni: 1) Pengalaman didasari oleh adanya etos kerja pada nilai – nilai seperti Pak Iin mendapatkan bantuan langsung dari Ridwan Kamil, Pak Iin pada pemanfaatan aplikasi NFT, penjualan lukisan yang dilakukan Pak Iin laku dengan harga drastis, dan Pak Iin sabar dalam memasarkan produk lukisannya secara online dengan adanya bantuan dari Ridwan Kamil langsung. 2) Motif dibagi menjadi dua bagian yaitu motif primer dan motif sekunder. Motif relasi kerja serta pencarian koneksi yang dilakukan Ridwan Kamil beserta Pak Iin termasuk kedalam jenis motif primer serta motif biogenetis pada pemanfaatan disiplin ilmu, pemaksimalan potensi diri, dan ketertarikan akan aplikasi NFT termasuk pada motif sekunder dengan motif sosiogenetis. 3) Cara komunikasi dilakukan secara tatap muka atau tidak langsung antara Pak Iin dengan Ridwan Kamil dalam berinteraksi satu sama lain dengan mengirim atau menerima pesan secara tidak langsung dengan adanya media internet. 4) Makna yang didapatkan adalah konsep sabar dalam bekerja dan kebermanfaatan diri bagi lingkungan sekkitar toko lukisan Pak Iin yang terjadi.

Page 10 of 47 | Total Record : 464