cover
Contact Name
Lukni Maulana
Contact Email
semnas.lppmump@gmail.com
Phone
+6285173303665
Journal Mail Official
semnas.lppmump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202, Purwokerto Telp. (0281) 636751, Ext. 231 - 232
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29632145     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan wadah artikel-artikel prosiding seminar nasional hasil-hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 330 Documents
MENGHITUNG WAKTU PANEN ENAM VARIETAS TANAMAN CABAI MERAH(CAPSICUM ANNUM) MENGGUNAKAN PENDEKATAN HEAT UNIT Afif Fadhlullah Azis; Teguh Pribadi; Agus Mulyadi Purnawanto; Oetami Dwi Hajoeningtijas
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi tanaman tergantung pada kondisi lingkungan, terutama aspek agroklimatologi. Untuk setiap spesies tanaman temperatur untuk tumbuhnya berbeda-beda. Indeks suhu umum dapat digunakan untuk memperkirakan perkembangan dan pertumbuhan tanaman di setiap harinya (Growing Degree Day/GDD atau Heat Unit/HU). Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan enam varietas cabai sebagai perlakuanya. Setiap perlakuan diulang lima kali dengan tiga tanaman sampel tiap perlakuan. Variebel yang diamati waktu bercabang, waktu berbunga, tingkat kematangan buah 25%, 50%, 100% dan buah busuk. Heat unit pertamakali bercabang 939,50 °C hari sampai 1102.90 °C hari. Heat unit pertama kali berbunga 996,70 °C hari sampai 1181,70 °C hari. Heat unit pertama kali berbuah 1288,60 °C hari sampai 1526,00 °C hari. Heat unit tanaman cabai pada fase generatif matang 25% 1935,70 °C hari sampai 2112,70 °C. Heat unit tanaman cabai pada fase generatif matang 50% 2299,90 °C hari sampai 2451,90 °C hari. Heat Unit fase generatif matang 100% 2823, °C  hari sampai 2926,20 °C hari. Heat unit tanaman cabai pada fase generatif buah busuk 3708,60 °C hari sampai 3959,60 °C hari.
PEMIJAHAN INDUK IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) MENGGUNAKAN MEDIA SANGGA BAMBU APUNG
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemijahan ikan gurami (Osphronemus gouramy) merupakan langkah awal kegiatan pembenihan ikan gurami. Keberhasilan pemijahan ikan gurami menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembenihan ikan gurami. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Bangkit di Desa Bukateja, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga. Permasalahan yang dialami mitra adalah masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan Pokdakan Mina Bangkit dalam pemijahan ikan gurami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pokdakan Mina Bangkit dalam pemijahan ikan gurami secara alami menggunakan media sangga bambu apung. Sangga bambu apung berfungsi sebagai media tempat pembuatan sarang induk ikan gurami untuk menyimpan telurnya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode partisipasi aktif dalam pemberdayaan masyarakat dengan cara alih teknologi melalui kegiatan pelatihan, praktik langsung, dan  pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pokdakan Mina Bangkit dalam pemijahan ikan gurami menggunakan media sangga bambu apung. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan anggota Pokdakan Mina Bangkit memijahkan induk ikan gurami dengan baik. Jumlah induk yang berhasil dipijahkan sebanyak 5 pasang. Induk ikan gurami memijah sekitar 40 hari sekali dengan jumlah telur yang dihasilkan masing-masing induk antara 1.500 – 2.500 butir. Daya tetas telur ikan gurami menjadi larva berkisar antara 75 – 85%.
STUDI KASUS KURANG VOLUME CAIRAN DAN ELEKTROLIT DENGAN GASTROENTERITIS DEHIDRASI SEDANG
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Gastroenteritis atau disebut juga diare merupakan masalah kesehatan dengan drajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara terutama di negara berkembang dan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian anak di dunia. Diagnosis keperawatan yang sering muncul pada pasien yang menderita diare adalah kekurangan volume cairan dan ketidakseimbangan nutrisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Kurang Volume dengan Gastroenteritis Dehidrasi Sedang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus yang mengeksplorasi suatu kejadian, proses, dan aktivitas. Peran perawat dalam penanganan diare adalah memberikan tindakan keperawatan yang baik dan benar. Tindakan keperawatan yang harus dilakukan selanjutnya yaitu menimbang berat badan anak secara akurat, memantau input dan output yang tepat dengan meneruskan pemberian nutrisi per oral dan parenteral serta melakukan pemeriksaan laboratorium. Selain dari tindakan keperawatan, orang tua dan keluarga juga ikut memberikan perawatan seperti memberikan perhatian, semangat dan mendampingi anak selama dirawat dirumah sakit. Evaluasi yang dilakukan sampai dengan studi kasus ini selesai ketiga diagnosa keperawatan dalam studi kasus ini sudah teratasi
KESIAPAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH DASAR
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru, peserta didik dan orang tua dalam pembelajaran berbasis e-learning. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif merupakan penelitian yang berbeda dengan penelitian yang lain, dimana didalamnya membahas mengenai pemahaman sosial. Penelitian ini dapat menghasilkan penemuan yang ada secara menyeluruh atau mendalam. Partisipan pada penelitian ini terdapat Responden 46 guru, responden 178 peserta didik, responden 117 orangtua peserta didik. Tahap pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi adalah kegiatan pengamatan terhadap suatu objek yang dilakukan oleh peneliti, kuesioner merupakan pemberian pertanyaan kepada responden, wawancara adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk memperkuat jawaban yang diberikan oleh responden. Penelitian ini menghasilkan data bahwa guru sudah siap menggunakan e-learning dalam pembelajaran dilihat dari banyaknya guru yang sudah memahami e-learning dan menerapkan pembelajaran e- learning dan kegiatan pembelajaran e-learning ini berjalan dengan baik dan keberhasilan dilihat dari banyaknya peserta didik yang merasa lebih senang mengikuti pembelajaran berbasis e-learning dan orang tua belum siap dilihat dari banyak orang tua yang sibuk dengan bekerja sehingga tidak dapat mendampingi peserta didik dalam proses pembelajaran. 
MODEL PROTOTYPE PENGEMBANGAN SISTEM UJI KOMPETENSI CALON LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI SMK MUHAMMADIYAH SUMPIUH
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat bertujuan mengembangan Sistem Uji Kompetensi bagi Calon Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK Muhammadiyah Sumpiuh menggunakan model pengembangan ProtoType. Tahapan yang dilakukan dalam pengembangan Sistem Uji Kompetensi adalah : 1) Fase communication, 2) Fase quick plan, 3) pengembangan prototipe Sistem Uji Kompetensi sebagai implementasi tahap Construction of prototype, dan 4) pengujian untuk mendapatkan evaluasi, mencari kelemahan aplikasi, serta mendapatkan umpan balik terkait penyesuaian aplikasi dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari pengujian adalah iterasi penyempurnaan pengembangan Sistem Uji Kompetensi untuk mendapatkan hasil yang sesuai keinginan dan kebutuhan pengguna. Sistem Uji Kompetensi dikembangkan dalam waktu 2 (dua) bulan, terdiri dari 3 (tiga) iterasi. Iterasi pertamadilakukan selama 1 (satu) bulan, iterasi kedua membutuhkan 20 (dua puluh) hari, dan 10 (sepuluh) hari untukmenyelesaikan iterasi ketiga. Sesuai jumlah day in sprint pada iterasi pertama, kedua, dan ketiga, model Prototypemerupakan salah model pengembangan perangkat lunak yang dapat mempersingkat waktu pengembangan aplikasi. Hasil pengujian pada aspek tampilan adalah 86,9 dan 88,1, aspek informasi adalah 89,6 dan 88,5, nilai rata-rata aspek navigasi adalah 87,4 dan 87,1, sedangkan nilai rata-rata aspek keamanan adalah 85,5 dan 89,6, dan dari aspek performa, dengan nilai rata-rata 86,7 dan 89,1.Kkeseluruhan aspek di dalam Sistem Uji Kompetensi sangat baik dengan nilai rata-rata hasil pengujian adalah 87,64.
PENYULUHAN QUR’ANIC PARENTING PADA MASYARAKAT PESISIR RANTING MUHAMMADIYAH CILACAP
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan anak dan remaja menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat pesisir Cilacap. Hal ini menambah kompleks permasalahan dalam kehidupan masyarakat pesisir Cilacap. Salah satu penyebab kenakalan anak dan remaja pada masyarakat pesisir yakni kurangnya pemahaman masyarakat tentang pola asuh yang baik. Kurangnya pemahaman ini akan berdampak pada buruknya pola asuh orang tua. Dan buruknya pola asuh orang tua akan berdampak pada buruknya karakter anak yang pada akhirnya menjadi muara dari kasus-kasus kenakalan remaja. Kondisi ini mendorong tim pengabdian masyarakat untuk memilih tema Qur’anic Parenting pada Masyarakat Pesisir Ranting Muhammadiyah Cilacap. Tujuan kegiatan ini yaitu (1) memberikan pengetahuan pada masyarakat pesisir Ranting Muhammadiyah Cilacap tentang parenting; (2) memberikan pemahaman tentang figur orang tua ideal di dalam Al-Qur’an; (3) meningkatkan kesadaran menjadi orang tua yang baik sesuai nilai-nilai Al-Quran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan penyuluhan ini yaitu (1) meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang parenting; (2) meningkatnya pengetahuan dan pemahaman menjadi orang tua ideal di dalam Al-Quran; (3) menumbuhkan kesadaran menjadi orang tua yang baik sesuai nilai-nilai Al-Qur’an.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA FRAKTUR DAN PERDARAHAN UNTUK MASYARAKAT AWAM
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur dan perdarahan banyak terjadi pada korban usia produktif yang mengalami kecelakaan. Penanganan pertama yang salah dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Orang yang berada di dekat korban adalah kunci dari penanganan pertama pra-rumah sakit yang memiliki peranan penting. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan pertolongan pertama pada fraktur dan perdarahan untuk masyarakat awam agar angka komplikasi dan kematian akibat kecelakaan dapat menurun. Program ini dilakukan mulai dari persiapan hingga pelaporan dari bulan Februari- Juli 2021. Kami telah melatih 46 peserta dari masyarakat awam di daerah Jakarta Selatan dan Depok. Metode pelatihan yang kami gunakan adalah ceramah, demonstrasi, dan re-demonstrasi dengan menggunakan alat bantu Booklet, Prosedur Operasional Standar, dan peralatan balut bidai. Hasil dari evaluasi menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan mencapai 32,3%. Kelompok masyarakat yang menerima Booklet lebih awal untuk dipelajari dengan dua kali pre-test meningkatkan keterampilan masyarakat 5,5% lebih tinggi dibandingkan pemberian Booklet pada saat pelatihan dengan satu kali pre-test. Program penyuluhan dan pelatihan ini dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan angka pertolongan pertama yang tepat pada fraktur dan perdarahan oleh masyarakat awam dan perlu untuk diperluas cakupannya. 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO KELOMPOK GURU SD UMP
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kegiatan program ini diharapkan memberikan bekal ketrampilan kepada mitra yang merupakan para guru SD UMP, sehingga mereka dapat mengajar dengan model pembelajaran portofolio, yang menyebabkan kelas menjadi hidup, siswa tidak jenuh, dan   terutama dalam melaksanakan profesi mereka sebagai pendidik dan guru, serta dapat meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik. Kelompok Guru SD UMP, sangat berperan dalam pembentukan karakter generasi muda, melalui proses pembelajaran. Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan alternatif cara belajar siswa aktif (CBSA) dan cara mengajar guru aktif (CMGA). Merupakan satu bentuk dari praktek belajar kewarganegaraan, yaitu suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami teori secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik.
PKM BAROS MUDA SIAGA: PENINGKATAN PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN BENCANA DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Banten merupakan daerah multirawan bencana antara lain gempa, tsunami, banjir, longsor, dan abrasi. Pada tahun 2020, Pandemik covid-19 menyebar di Indonesia termasuk Banten dengan jumlah kematian mencapai 280 jiwa. Kesiap-siagaan menjadi prioritas untuk mengurangi korban jiwa maupun angka kesakitan. Kelompok usia muda memiliki potensi yang besar untuk menjadi penggerak masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam menyebarkan informasi dan  meningkatkan kesiap-siagaan bencana di daerahnya.  PKM  Baros  Muda  Siaga  ini  bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok Karang Taruna Baros terkait kesiapsiagaan bencana dan kemampuan mengelola sumber informasi manajemen bencana untuk mewujudkan masyarakat tangguh bencana. Metode: PKM ini mencakup pembuatan website BarosMudaSiaga, pelatihan pengelolaan website, dan pemberian serta pengembangan materi-materi siaga bencana dengan mengakomodasi kearifan lokal. Materi siaga bencana yang disampaikan meliputi: (a) bahaya yang timbul oleh bencana; jenis bencana, dan daerah yang aman untuk menghindari bencana. (b) menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul, (c) adaptasi kebiasaan baru. Hasil: Kegiatan PKM yang diberikan kepada karang taruna menunjukkan pengetahuan karangtaruna meningkat sebanyak 5,04 poin dan anggota karagtaruna yang mampu mengelola website siaga bencana meningkat dari 2 menjadi 4 orang. esimpulan: Dengan keterbatasan mobilisasi dan meningkatnya penggunaan teknologi di masa pandemik, pemberdayaan masyarakat kelompok karang taruna memiliki poten si untuk meningkatkan kesiap-siagaan bencana masyarakat.
PERAN ORANG TUA TERHADAP URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK KAJIAN DALAM IMPLEMENTASI AKUTANSI
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 4 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua memiliki peran dan tanggung jawab penuh terhadap karakter anak dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, estetika, budi pekerti yang baik,dan mendidik karakter anak dalam mengimplementasikan akutansi.Cara menumbuhkan karakter anak dalam mengimplementasikan akutansi dapat dilakukan dengan mengkaitkan antara the habits of mind,habits heart,and action.Metode yang digunakan adalah deskripsi kualitatif, menggunakan teknik validitas, teknik triangulasi,teknik analisis data menngunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.