cover
Contact Name
Nurwahyudi
Contact Email
lp2m@staimaarifkalirejo.ac.id
Phone
+6285658937781
Journal Mail Official
nurwahyudi@staimaarifkalirejo.ac.id
Editorial Address
STAI Ma'arif Kalirejo Lampung Tengah Jl. Jendral Sudirman No. 50 Kaliwungu, Kalirejo, Lampung Tengah, Lampung 34174
Location
Kab. lampung tengah,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 28094557     DOI : 10.58561
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Pendidikan Islam adalah media publikasi ilmiah peer-review yang berfokus pada hasil penelitian di bidang Pendidikan Karakter, Pendidikan Islam untuk Transformasi Sosial, Kepemimpinan Pendidikan Islam, Kebijakan Pendidikan Islam, Inovasi Pendidikan Islam, Filsafat Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Multikultural, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pesantren. Jurnal ini diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah dengan EISSN: 2809-4557 dan terbit berkala dalam dua kali setiap tahun pada Januari dan Juli.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 1 Januari 2023" : 7 Documents clear
Pemimpin Pendidikan Islam Sebagai Interprenaurship Muhamad Qomarudinul Huda; Susanto Susanto
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.3

Abstract

A leader. The person's behavior and deeds are exemplary, in other words being role models. The prevalence of our society sees that understanding is the meaning and purpose of the uswatun hasanah words contained in the Qur'an. The meaning is to imitate the Prophet Muhammad (sallallahu 'alaihi wa sallam). We have understood that education is a series of efforts that guide, direct the human potential of life in the form of basic abilities and learning ability, so that there is a change in his personal life, as individual mujluq, and social and in relation to the natural environment in which he lives . The process is always in the Islamic values, the values ​​that gave birth to the norms of shari'ah and akhlak al-karimah.
Pendidikan Karakater Menurut Abdul Majid Dan Dian Andayani Dalam Perspektif Islam Zulkifli Agus
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.56

Abstract

Istilah karakter dan kepribadian atau watak sering digunakan secara bertukar-tukar, tetapi menurut Allport seperti yang ditulis oleh Abdul Majid dan Dian adayani dalam bukunya bahwa menunjukan kata watak berarti normatif atau berpegang teguh pada norma atau aturan dan ketentuan serta mengatakan bahwa watak adalah pengertian yang menyatakan bahwa character is personality evaluated and personality is character devaluated (watak adalah kepribadian dinilai dan kepribadian adalah watak yang tak dinilai). Adapun sebutan karakter ini adalah sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan perbuatannya. Banyak yang memandang atau mengartikannya dengan kepribadian. Karakter ini lebih sempit dari kepribadian, karakter dapat ditemukan dalam sikap seseorang terhadap dirinya, terhadap orang lain, terhadap tugas-tugas yang dipercayakan padanya dan dalam situasi-situasi yang lainnya.  
Kapitalisme Pendidikan Dan Pendidikan Islam abdhillah shafrianto
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.57

Abstract

Saat ini banyak sekali lembaga pendidikan yang tanpa disadari telah berubah tujuannya ke arah yang kapitalis (hanya menjadikan pendidikan sebagai sebuah komoditas semata), hal tersebut biasanya ditandai dengan pandangan bahwa pendidikan yang berkualitas harus diiringi dengan fasilitas yang bagus (mewah) dan bayaran yang mahal, padahal pada kenyataannya tidak setiap orang mampu memasukkan anak mereka ke dalam suatu lembaga pendidikan yang notabene mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian kapitalisme pendidikan dan pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan bersifat bersifat library research dengan menggunakan pendekatan secara phenomenology. Hasil yang didapatkan adalah faktor munculnya  kapitalisme pendidikan antara lain sebagai berikut: pengingkaran terhadap makna “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, belum optimalnya apresiasi profesionalitas pendidik, terbatasnya alokasi dana pendidikan dari pemerintah dan paradigma “kompetisi” yang berlebihan. Kemudian, pendidikan Islam sangat menentang kapitalisme pendidikan dikarenakan tujuan akhir dari pendidikan Islam adalah terciptanya akhlak yang baik pada peserta didik.
Hadits Dalam Tinjauan Historis Bahosin Sihombing; Muhammad Fitriyadi; Yuliharti Yuliharti
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, memahami, dan mendeskripsikan tentang mempelajari sejarah hadis dari masa ke masa., Tulisan ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk dalam mengkaji perihal ilmu-ilmu hadis lainya, baik pembagianya, yang dilihat dari kuantitas periwayat atau kualitasnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka atau library research dengan berbagai pengumpulan buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya. Hasil dari pembahasan ini yaitu perkembangan hadis pada masa ini masyarakat umat Islam masih terbilang kurang memahami hadis maupun menulis hadis. Kesimpulan dari pembahasan ini yaitu Rasulullah selalu menekankan kepada sahabat agar selalu memahami hadis dan menyampaikanya kepada umat Islam. Para sahabat sendiri terbilang ada yang banyak menerima hadis dan juga ada yang sedikit dikarenakan faktor tempat tinggal, daerah, usia dan sebagainya. Salah satu kebijakan terbesar Nabi terkait pemeliharaan kedunya adalah dengan memerintahkan para shahabat untuk menghafal dan menulis Al Qur’an,. Para sahabat Nabi sudah banyak yang mengoleksi hadis-hadis Nabi, maka para tabi’in yang notabenya para murid sahabat juga banyak mengoleksi hadis-hadis Nabi bahkan pengoleksian ini disusun di dalam kita- kitab yang beraturan.
Pengaruh Keteladanan Orang Tua Terhadap Akhlak Santri Di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan Asmuni Asmuni; Toto Dwi Pamudi; Nanang Abdul Jamal
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.61

Abstract

Keteladanan menjadi satu-satunya alat menciptakan generasi lebih baik. Benihnya disebar sedari dini bahkan masih dalam bentuk niat sekalipun, dan buahnya dituai tak henti-henti di generasi mendatang. Seseorang yang banyak berbicara melalui sikap dan perilaku yang baik, tentu saja itulah teladan sesungguhnya. Orang tua harus memelihara dan menjaga agar anaknya tidak memiliki akhlak yang tidak baik, maka orang tua memiliki tugas yang sangat berat. Seorang anak tidak mungkin diharapkan dengan sendirinya bertingkah laku sesuai dengan norma-norma yang islmani, keteladanan orang tua sangat berpengaruh terhadap tingkah laku, tutur kata dan kepribadiannya. Hipotesis yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah  Ada pengaruh keteladanan orang tua terhadap akhlak santri di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan. Sifat penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Kemudian untuk membuktikan kebenaran hipotesis, penulis menganalisa data dengan menggunakan rumus:  Jadi setelah penulis mengadakan penelitian, maka Ada pengaruh keteladanan orang tua terhadap akhlak santri di Kampung Banjar Mulia Kec. Baradatu Kab. Way Kanan, dapat dilihat Berdasarkan hasil perhitungan X2 = 9,5295, untuk kritik signifikan 5% = 0,297 dan untuk kritik signifikan 1% = 0,711. Dengan demikian X2 kerja yaitu 0,711 < 9,5295 > 0,297 berarti bahwa antara variabel X (keteladanan orang tua ) dan variabel Y (akhlak santri) terdapat pengaruh. Untuk besar pengaruhnya melalaui penyetaraan nilai pada tabel r diatas yaitu berada di posisi Antara 0,400 sampai dengan 0,600 yaitu Angka Rendah.
Implementasi Kursus Mahir Dasar (KMD) Pada Praktek Ibadah Peserta Didik Dwi Istiqomah; Sundari Astuti; Nurwahyudi Nurwahyudi
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kursus mahir  dasar (KMD) pada praktek ibadah peserta didik. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Pembahasan penelitian kali ini sasarannya adalah peserta didik Mampu menjadi pribadi yang bertaqwa, beriman, sopan, santun, berakhlakul karimah, jujur, dan disiplin, serta berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sekolah. Penelitian ini dilakukan karena melihat peserta didik yang kurang tertarik pada kegiatan praktek ibadah dan sikap yang kurang religius dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Dengan bekal kursus ini disimpulkan bahwa pembina dapat memperhatikan proses belajar peserta didik dengan melalui kemanfaatan seperti hal-hal berikut: menumbuhkan motivasi belajar, membentuk peserta didik yang berkarakter, religius dan semangat dalam melakukan kebaikan. Implementasi kursus pembina mahir tingkat dasar ini sangat menunjang dalam proses pembelajaran. karena itu perlunya guru mempunyai bekal kursus ini sebagai pengembangan dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Perspektif Muhammad Quraish Shihab Fatimatul Zuhroh; Bahroni Bahroni
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.63

Abstract

Orang tua adalah pendidik pertama dan yang paling utama bagi anaknya terutama dalam hal penanaman keimanan. Dikatakan pendidik pertama dan yang paling utama karena orang tua mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap pendidikan anak. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba meneliti Konsep Pendidikan Anak Dalam Keluarga Perspektif Muhammad Quraish Shihab. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian ini adalah buku Muhammad Quraish Shihab yang berjudul “Secercah Cahaya Ilahi”. Sedangkan data sekunder adalah informasi yang berkaitan dengan objek penelitian yang disampaikan orang lain. Data ini digunakan sebagai data penunjang yang relevan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Pendidikan Anak, konsep mendidik anak secara global sudah tersirat dan tersurat di dalam Al-Qur’an dan buku-buku lain yang dilengkapi ilmu psikologi pendidikan dan ilmu-ilmu yang relevan dengan pendidikan anak penting dipakai sebagai rujukan; (2) Pendidikan Agama Anak Dalam Keluarga, orang tua memiliki peran yang utama dan pertama pada pendidikan anak. Karena anak cenderung bersifat imitiatif terhadap orang tua; (3) Mendidik Anak Mengerjakan yang Makruf, akan mencegah perbuatan maksiat yang ingkar pada perintah dan larangan Allah SWT.  Serta dalam menjalankan kehidupannya dibarengi dengan kewajiban takwa serta anjuran untuk mendapatkan keridhaan-Nya; (4) Mendidik anak dengan Al-Qur’an, hendaklah ibu-bapak mendidik anak-anaknya supaya mereka membiasakan diri memperbuat kebajikan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain atau masyarakat. Juga supaya menjauhi perbuatan-perbuatan yang buruk, yang merugikan kepada diri sendiri dan merusak kepada orang lain; dan (5) Kewajiban Orang Tua dan Masyarakat, tujuan pendidikan anak dalam keluarga adalah agar anak memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi diri, bermanfaat untuk orang lain dan masyarakat dan membangun anak yang berakhlak al-karimah

Page 1 of 1 | Total Record : 7