cover
Contact Name
Novi Rosita Rahmawati
Contact Email
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Sunan Ampel St. No.7, Kediri, East Java, Indonesia, 64127
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education
ISSN : -     EISSN : 25809989     DOI : 10.30762
Core Subject : Education,
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education publishes articles on textual and fieldwork studies with various perspectives of: Islamic Studies Instructional Media of Islamic Studies Instructional Strategy of Islamic Studies Development Curriculum of Islamic Studies Management of Islamic Studies
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020)" : 6 Documents clear
ANALISIS FAKTOR PENERAPAN SOCIAL SHARE REGULATED LEARNING BAGI SANTRI DI PESANTREN Agus Fawait
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2514

Abstract

Abstract: Learning strategies based on shared arrangements have begun to spread widely, this is better known as Social Share Regulated Learning (SSRL). Several theories suggest that individuals should be selective in what, when, and who are learning partners, by following learning strategies based on shared arrangements. Thus, it is necessary to analyze the factors that affect the intensity of learners. This study used a sample of 108 students with different backgrounds. From the results of multiple regression analysis, it was found that of the six factors proposed as variables, there were only two variables that influenced the intensity of the learners, namely the age factor and the educational background of the parents. We suggest further studies for a deeper examination and analysis of these factors. Abstrak: Strategi pembelajaran berdasarkan pengaturan bersama sudah mulai menyebar luas, hal ini lebih dikenal dengan istilah Social Share Regulated Learning (SSRL). Beberapa teori menyarankan bahwa individu harus selektif dalam apa, kapan, dan siapa yang menjadi mitra belajar, dengan mengikuti strategi pembelajaran berdasarkan pengaturan bersama. Dengan demikian, perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas peserta didik. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 108 siswa dengan latar belakang yang berbeda. Dari hasil analisis regresi berganda diketahui bahwa dari enam faktor yang diajukan sebagai variabel, hanya ada dua variabel yang mempengaruhi intensitas peserta didik, yaitu faktor usia dan latar belakang pendidikan orang tua. Kami menyarankan penelitian lebih lanjut untuk pemeriksaan lebih dalam dan analisis faktor-faktor ini.
PENDIDIKAN PROFETIK PESANTREN ROHMATUL UMAM BANTUL PADA REMAJA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Muhammad Nur Adnan Saputra
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2553

Abstract

Abstract: Islamic boarding schools are at the forefront of instilling prophetic values. In an era where human jobs are replaced by machines, pesantren will still be responsible for maintaining the morals of this nation's generation. One of the pesantren that has made innovations in instilling prophetic values is the Rohamatul Umam Kretek Bantul Islamic boarding school. Teenage students are directly educated by the Kyai with a wide and deep variety of religious knowledge, then the students share religious knowledge with children and adolescents in a mosque not far from the pesantren. In Islamic Personal Development activities, students are given the freedom to use methods when teaching Islamic religious knowledge. The right method can make the atmosphere of the activity fun and the material presented can be well received by the youth around the boarding school. The Rohmatul Umam Islamic boarding school instills Islamic values, the role of the prophet through the figure of a Kyai. Rohmatul Umam Islamic boarding school in providing prophetic values cannot be separated from three pillars, namely: first, calling for good can be translated into the spirit of fighting for humanity (humanization), second, preventing what is wrong, can be translated with the spirit of rejecting all forms of oppression (liberation), third, faith in Allah can be translated into the spirit of perennial philosophy (transcendence). Become a teenager with an Islamic personality full of confidence, so that he can be skilled in facing changes in the revolutionary era. Abstrak: Pesantren berada di garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai profetik. Di era di mana pekerjaan manusia digantikan oleh mesin, pesantren akan tetap bertanggung jawab menjaga moral generasi bangsa ini. Salah satu pesantren yang melakukan inovasi dalam menanamkan nilai-nilai profetik adalah Pesantren Rohamatul Umam Kretek Bantul. Pelajar remaja dididik langsung oleh Kyai dengan ragam ilmu agama yang luas dan mendalam, kemudian para santri berbagi ilmu agama dengan anak-anak dan remaja di sebuah masjid yang tidak jauh dari pesantren. Dalam kegiatan Islamic Personal Development, siswa diberikan kebebasan untuk menggunakan metode dalam mengajarkan ilmu agama Islam. Metode yang tepat dapat membuat suasana kegiatan menjadi menyenangkan dan materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para remaja di sekitar pondok pesantren. Pesantren Rohmatul Umam menanamkan nilai-nilai Islam, peran nabi melalui sosok seorang Kyai. Pesantren Rohmatul Umam dalam memberikan nilai-nilai kenabian tidak lepas dari tiga pilar, yaitu: pertama, menyeru kepada kebaikan dapat diterjemahkan ke dalam semangat memperjuangkan kemanusiaan (humanisasi), kedua, mencegah yang salah, dapat diterjemahkan dengan semangat. menolak segala bentuk penindasan (pembebasan), ketiga, iman kepada Allah dapat diterjemahkan ke dalam semangat filsafat abadi (transendensi). Menjadi remaja berkepribadian Islami yang penuh percaya diri, sehingga mampu terampil menghadapi perubahan di era revolusi.
Pengaruh Pembelajaran Online terhadap Kemampuan Literasi, Keaktifan, dan Tingkat Pemahaman Mahasiswa pada Mata Kuliah Sains dalam Al-Qur'an di IAIN Tulungagung Ahmad Fahrudin; Arbaul Fauziah
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2354

Abstract

Abstract: The covid-19 pandemic affected various sectors, one of them was education. In order to break the covid-19 distribution chain, there was a renewal of the learning method from face-to-face to online methods. The aims of this research were to identify the effect of online learning on literacy skills, activeness, and the level of understanding of students in Science in the Qur'an course at IAIN Tulungagung. The research was conducted using survey and observations methods conducted on students who took the Science in the Qur'an course. The results showed that online learning was able to improve literacy skills and the level of student activity in discussion forums. That were indicated by the statement of 88 percent of students about an increase in the ability to compose sentences properly and correctly and an increase in the courage to argue in discussion forums. In addition, as many as 67 percent of students stated that student activity in discussion forums was increasing. However, most of the students stated that in online learning, students' understanding of course material was low. Abstrak: Pandemi covid-19 berpengaruh terhadap berbagai sektor, salah satunya adalah pendidikan. Dalam rangka pemutusan rantai persebaran covid-19, maka terjadi pembaharuan metode pembelajaran dari metode tatap muka menjadi metode online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pembelajaran online terhadap kemampuan literasi, keaktifan, dan tingkat pemahaman mahasiswa pada Mata Kuliah Sains dalam Al-Qur'an di IAIN Tulungagung. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan observasi yang dilakukan terhadap mahasiswa pengambil mata kuliah Sains dalam Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran online mampu meningkatkan kemampuan literasi dan tingkat keaktifan mahasiswa dalam forum diskusi. Hal ini ditunjukkan dengan pernyataan 88 persen mahasiswa tentang adanya peningkatan kemampuan dalam menyusun kalimat dengan baik dan benar serta peningkatan keberanian untuk berpendapat dalam forum diskusi. Selain itu, sebanyak 67 persen mahasiswa menyatakan bahwa keaktifan mahasiswa dalam forum diskusi semakin meningkat. Namun, sebagian besar dari mahasiswa menyatakan bahwa pada pembelajaran online, pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah tergolong rendah.
HUBUNGAN TADARUS AL-QUR'AN DENGAN KELANCARAN MEMBACA AL-QUR'AN Khoerunnisa; E Bahruddin
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2260

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan membaca al-Qur'an sebelum proses pembelajaran di SMAN 1 Kota Bogor, dan untuk mengetahui hubungan kegiatan membaca al-Qur'an sebelum proses pembelajaran dengan kemampuan membaca al-Qur'an siswa SMAN 1 Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif Korelasional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 maret hingga 10 maret 2020 Teknik pengambilan sampel ini adalah simple random sampling kepada 63 siswa. Instrument penelitian adalah angket dan tes kompetensi membaca al-Qur'an. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah korelasi peson setelah terlebih dahulu dilakukan uji persyarat yaitu uji normalitas. Hasil pengujian normalitas data menggunakan uji korelasi dapat dilihat antara variabel X dan variabel Y memiliki koefisien korelasi sebesar 0,378 atau 0,378 ≥ α = 0,04, yang artinya jika dilihat dari interpretasinya ternyata terletak di antara 0.20 hingga 0.399. Maka berdasarkan hipotesis, dalam penilitian ini berarti Ha diterima dan Ho ditolak, yaitu terdapat hubungan kegiatan membaca al-Qur'an sebelum proses pembelajaran dengan kemampuan membaca al-Qur'an siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MOBILE LEARNING BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN AL-QUR'AN HADITS KELAS IV DI MI HIDAYATUL ULUM Ika Wahyu Nurdiana; Husniyatus Salamah Zainiyati
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.621 KB) | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2191

Abstract

Abstract: Development of Mobile Learning Media Based on Android Learning in Al-Qur'an Class Hadith in Class IV at MI Hidayatul Ulum is based on the rapid development of technology in this day and age, especially in the field of telecommunications equipment. Among the sophisticated communication tools, namely smartphones that have begun to offer a lot with the aim to support our daily needs. Android-based smartphones are so popular that they reach students. Therefore, students are better off using a smartphone for learning media when at home. In the application in this study contains the material, sample questions, learning videos and evaluation exercises. The research method used is the Research and Development (R&D) method with the process of development using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Development research on this model is only carried out until the Development stage. Because the research objectives are only limited to developing and producing an application in a valid learning media. In reality, in this learning media for al-Qur'an subjects the Hadith is still very minimal. Therefore, it is necessary to develop an Android-based Mobile Learning learning media to answer the challenges of the globalization era that puts information technology in a practical and enjoyable way. This study aims to describe the procedures for developing Android-based mobile learning media in the subjects of the Qur'an grade Hadith IV at MI Hidayatul Ulum and to determine the effectiveness, attractiveness, ease and usefulness of android-based mobile learning learning media on the subjects of the Qur'an Hadith class IV at MI Hidayatul Ulum. The subjects in this study were teachers, students and parents. While the data collection uses a questionnaire, interview guidelines, documentation and observation sheets. Abstrak: Pengembangan Media Pembelajaran Bergerak Berbasis Pembelajaran Android dalam Hadis Kelas Al-Qur'an di Kelas IV di MI Hidayatul Ulum didasarkan pada perkembangan teknologi yang sangat pesat di zaman sekarang ini, terutama di bidang peralatan telekomunikasi. Di antara alat komunikasi canggih, yaitu smartphone yang sudah mulai menawarkan banyak dengan tujuan untuk mendukung kebutuhan kita sehari-hari. Smartphone berbasis Android sangat populer sehingga menjangkau siswa. Oleh karena itu, siswa lebih baik menggunakan smartphone untuk belajar media saat di rumah. Dalam aplikasi dalam penelitian ini berisi materi, pertanyaan sampel, video pembelajaran dan latihan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan proses pengembangan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi). Penelitian pengembangan pada model ini hanya dilakukan sampai tahap Pengembangan. Karena tujuan penelitian hanya sebatas mengembangkan dan memproduksi aplikasi dalam media pembelajaran yang valid. Pada kenyataannya, dalam media pembelajaran ini untuk mata pelajaran al-Qur'an, Hadits masih sangat minim. Oleh karena itu, perlu dikembangkan media pembelajaran Mobile Learning berbasis Android untuk menjawab tantangan era globalisasi yang menempatkan teknologi informasi dalam cara yang praktis dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan media pembelajaran seluler berbasis Android pada mata pelajaran tingkat Hadits IV Qur'an di MI Hidayatul Ulum dan untuk mengetahui efektivitas, daya tarik, kemudahan dan kegunaan media pembelajaran pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran Hadis Qur'an kelas IV di MI Hidayatul Ulum. Subjek dalam penelitian ini adalah guru, siswa dan orang tua. Sedangkan pengumpulan data menggunakan kuesioner, pedoman wawancara, dokumentasi dan lembar observasi.
PERAN MASJID AL-BUSYRO SEBAGAI PUSAT PEMBINAAN UMAT DI DUSUN JABON DESA TANJUNGKALANG KEC. NGRONGGOT KAB. NGANJUK Luthfiana Rosyida; Nurmahmudah Nurmahmudah
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i2.2377

Abstract

Masjid merupakan salah satu tempat ibadah bagi umat muslim. Masjid juga sebagai salah satu sarana yang dapat digunakan dalam proses pembianan umat. Hal ini dikarenakan dalam sejarahnya masjid memiliki arti penting bagi kehidupan umat Islam. Pada masa itu, Rasulullah mendirikan masjid pertama kali di Madinah yang kita kenal dengan nama masjid Nabawi. Dimana masjid Nabawai merupakan salah satu tempat yang dijadikan pusat dalam penyebaran ajaran Islam. Bukan hanya sebagai tempat untuk shalat saja, akan tetapi juga digunakan sebgai tempat dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, tidak heran jika masjid digunakan sebagai pusat dalam pembianan umat. Masjid Al-Busyro merupakan salah satu masjid yang dijadikan sebagai pusat pembianaan umat di Dusun Jabon. Tidak hanya digunakan sebagai tempat shalat, tetapi juga dijadikan sebagai tempat proses pembianaan umat. Dari situlah penulis tertarrik untuk melakukan penelitian mengambil judul Peran Masjid Al-Busyro Sebagai tempat Pembinaan Umat Di Dusun Jabon Desa Tanjungkalang Kec. Ngoronggot Kab. Nganjuk. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai peran masjid Al-Busyro sebagai pusat pembinaan umat. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Metode pengumpulan data melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu setelah data yang dibutuhkan terkumpul kemudian disusun dan diklarifikasiakan. Selanjutnya dianalisa dan dituangkan dengan kata-kata untuk menggambarkan objek yang diteliti, kemudian dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada proses pembinaan umat yang dilakukan dengan baik di masjid Al-Busyro. Peran masjid Al-Busyro sebagai pusat pembinaan umat yaitu sebagai tempat melaksanakan ibadah, tempat berlangsungya proses pendidikan, dan tempat pembinaan umat muslim.

Page 1 of 1 | Total Record : 6