cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285885852706
Journal Mail Official
febri@stie-trianandra.ac.id
Editorial Address
POLITEKNIK PRATAMA PURWOKERTO Alamat : Komplek Purwokerto City Walk (PCW) Jl. H.R. Bunyamin Blok A 11-12 Purwokerto 53121 email : admisi@politeknikpratama.ac.id, website : www.politeknikpratama.ac.id
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
ISSN : 28279212     EISSN : 28279204     DOI : 10.55606
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIKes) mencakup pengabdian kepada masyarakat di bidang ilmu kesehatan
Articles 185 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS DENGAN KEPATUHAN MENJALANI PENGOBATAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI KECAMATAN KERTASEMAYA TAHUN 2021 Priyanto Priyanto; Nengsih Yulianingsih; Hasim Asyari
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.839 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.337

Abstract

Prevalensi diabetes di dunia semakin meningkat dari tahun ke tahun. WHO memperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia akan meningkat secara signifikan dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030 (Perkeni, 2006). Prevalensi penyakit diabetes melitus di Provinsi Jawa Barat menempati urutan terbesar  kedua setelah hipertensi yaitu  sebesar  16,53%.  Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang disebabkan kelenjar pankreas tidak dapat memproduksi hormone insulin secara kuat. Insulin berpengaruh besar dalam proses metabolisme  glukosa  menjadi energi.  Pasien  diabetes  mellitus  yang  tidak  menjalani pengobatan dengan baik dapat berakibat fatal terhadap kesehatannya, yaitu hiperglikemia yang dapat menyebabkan koma diabetikum bahkan kematian. Pengetahuan tentang Diabetes Mellitus sangat penting diketahui oleh pasien Diabetes Mellitus sehingga ia dapat menjalani pengobatan dengan patuh. Kepatuhan menjalani pengobatan dengan baik dapat mencegah  komplikasi  akibat   Diabetes  Mellitus.  Penelitian  ini  ingin  mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Diabetes Mellitus dengan kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien Diabetes Mellitus di Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu.
EDUKASI DETEKSI DINI KANKER LEHER RAHIM PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN SAMAPUIN KABUPATEN SUMBAWA Luh Putu Sri Yuliastuti; Gladeva Yugi Antari
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1680.352 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i1.367

Abstract

Cancer of the cervix or cervix is ​​the second most common cancer in women living in less developed areas. Prevention that can be done for cervical cancer include delaying sexual activity, using barrier contraception, using the HPV vaccine and screening/early detection. The purpose of this activity is to provide insight to women of childbearing age about early detection of cervical cancer in Samapuin Village, Sumbawa Regency. This service activity plan is carried out with lectures and discussions. This activity was carried out for 1 day on May 20, 2022. The participants of the activity were 10 women of childbearing age located in Samapuin Village, Sumbawa Regency. The achievement of the material in general is good, seen from the evaluations carried out on the participants. So it can be concluded that the purpose of this service activity has been achieved.
PENYULUHAN PROGRAM PENGUATAN OTOT EKSTREMITAS BAWAH PADA BURUH PABRIK BATIK NUR HASIDA Arif Pristianto; Adinda Dela Nastiti; Muhammad Faris Fatahillah; Irvan Prasetya; Aulia Rahman; Salma Hira Ayu Setyara
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.774 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.424

Abstract

Batik is one of the works and cultural heritage of Indonesia which is a combination of art and technology by the ancestors of the Indonesian nation. Batik has various types and various ways of making such as written, stamped, dyed, and many more. With so many existing batik-making processes, the scope of human movement is certainly very broad. This can cause various complaints, especially in the lower extremity body because the position of the body when working is not in an ergonomic position. In this case, of course, the role of physiotherapy is needed to provide direction and solutions to complaints that occur. This is what happened to the batik craftsmen of Nur Hasida who felt a complaint in the form of achy pain in the lower extremities of the body. Therefore, several exercises were carried out such as warming-up (sprinting in place and jumping jacks), strengthening (squats, split squats, side leg raises and reverse lunges), and stretching (quad stretches, inner thigh stretches, and toe extensions). to strengthen the muscles of the lower extremities as well as education about ergonomic positions while working.
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN SELF ASSESSMEN SADARI BERBASIS APLIKASI ANDROID PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN INDRAMAYU Nurohmat Nurohmat; Hasim Asyari; Marsono Marsono; Moh.Ali Fikri
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1123.333 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.476

Abstract

Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan keganasan yang tumbuh di jaringan payudara, sama seperti halnya jenis kanker lainnya, seringkali tidak terdeteksi dan baru disadari oleh penderitanya saat sudah terlanjur masuk stadium lanjut. Kanker Payudara adalah penyebab utama kematian kedua pada wanita saat ini, menempati posisi tertinggi (bersama kanker paru-paru). Untuk penambahan jumlah kasus terbanyak, sebanyak 16,5% atau 65.858 kasus baru kanker payudara telah terdeteksi dan kasus ini merupakan yang terbanyak di Indonesia. Adapun angka kematian akibat kanker ini menempati posisi kedua, dengan jumlah kasus sebanyak 22.430 atau 9,6% dari seluruh total kematian akibat kanker. Faktor pencetus kanker umumnya tidak diketahui, dihubungkan dengan riwayat keluarga kanker payudara, menstruasi dini atau kemungkinan faktor risiko lainnya. Sulit untuk memastikan, salah satu dari kita bisa beresiko, terutama saat kita berusia 40 ke atas. Salah satu cara paling mudah untuk mendeteksi kanker payudara adalah dengan periksa payudara sendiri (SADARI) (Indria Desanti & Sunarsih, 2010). Lantas, kapan gerakan SADARI harus dilakukan dan bagaimana caranya? Hal ini seringkali menjadi kendala karena ketidaktahuan dan kekhawatiran akibat ketidaksiapan menerima vonis bila dirinya mengalami kanker. Dengan adanya bantuan teknologi informasi, segala proses pengolahan data dalam sistem bisa dilakukan di berbagai tempat yang berbeda sehingga bisa lebih efektif dan efisien. Oleh sebab itu, maka kami mengembangkan suatu sistem yang diharapkan dapat membantu masyarakat dapat melakukan deteksi dini secara sederhana, untuk mengenali tanda dan gejala kanker payudara melalui pemeriksaan payudaya sendiri (SADARI) menggunakan aplikasi berbasis android. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mengetahui mengenai tanda dan gejala yang mengarah pada indikasi kanker payudara menggunakan aplikasi berbasis android, yang didalamnya dapat memberikan informasi tentang pengetahuan kanker payudara dan Sadari, mengenal cara pemeriksaan payudara sendiri, menggunakan daftar tilik yang sudah terintegrasi dalam aplikasi, sehingga secara dini dapat melakukan deteksi secara sederhana terhadap indikasi keganasan untuk dapat ditindaklanjuti segera pada fasilitas esehatan terdekat
PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI TENGAH PANDEMI COVID 19 Momen Amalia; Era Pratiwi
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.241 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v1i2.495

Abstract

               Rendahnya cakupan pemberian ASI di dunia bahkan di Indonesia. Menurut data WHO tahun 2014, secara global hanya 38% bayi yang mendapat ASI eksklusif. Adanya pandemi Covid 19 yang menyebabkan terganggunya akses layanan kesehatan esensial seperti konseling menyusui di rumah sakit, klinik kesehatan, dan melalui kun.jungan ke rumah. Beredarnya informasi tidak tepat tentang keamanan menyusui selama pandemi ini juga menyebabkan turunnya angka ibu menyusui akibat takut menularkan penyakit kepada bayi. Salah satu faktor rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif adalah karena masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran para ibu. Melakukan promosi kesehatan melalui kegiatan penyuluhan diharapkan dapat mengatasi persoalan terkait dengan rendahnya pemberian ASI eksklusif akibat rendahnya motivasi ibu. Dari hasil kegiatan penyuluhan kepada masyarakat ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil pengetahuan dan sikap menunjukan hasil yang sama dimana untuk pengetahuan ada perbedaan sebelum dan sesudah penyuluhan begitupun dangan sikap sebelum dan sesudah
PENCEGAHAN VIRUS COVID-19 DI PUSKESMAS ANTANG KOTA MAKASSAR A.Awaliya Anwar; Ebigael Ebigael; Patmi Patmi; Karmila Karmila
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.084 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v1i1.511

Abstract

Corona virus is a virus that attacks the respiratory tract and causes high fever, cough, flu, shortness of breath and sore throat. The spread of this virus is so fast that it takes many lives in various countries. The spread of this virus is so fast that every day there are people who are exposed to or infected with this virus. So that an intensive understanding of the corona virus is needed so that counseling is carried out to provide education to them about preventing COVID-19 so that they can also know the impact of COVID-19. From the results of outreach activities to the community, it can be concluded that the community is able to carry out clean and healthy living behavior (PHBS) so that there is no transmission of disease and viruses.
Program Preventif Kelainan Postur pada Siswa dan Siswi di MIM Digdaya Bolon Arif Pristianto; Khairi Rizqi Fadhlika; Eri Fersiana Safitri; Pramudita Setya Widya Utami; Yngvie Salma Kirani; Sabina Nadhirah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1605.285 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.521

Abstract

Salah satu gangguan pada tulang belakang adalah gangguan postur tubuh seperti scoliosis, kifosis maupun lordosis. Gangguan tulang belakang pada anak-anak khususnya pada siswa siswi di MIM Digdaya Bolon disebabkan karena duduk yang terlalu lama, posisi belajar yang buruk, penggunaan tas punggung yang baik, faktor fasilitas belajar yang kurang memadai (meja belajar dan kursi), kurangnya aktifitas fisik dan olahraga, serta faktor genetic. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengedukasi mengenai bentuk kelainan postur, cara melakukan core stability exercise di rumah, postur duduk yang baik, dan cara menggunakan tas yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan dengan bentuk edukasi wayang, naskah dialog dan disampaikan dalam bentuk power point mengenai postur serta bentuk latihan core untuk pencegahan kelainan postur. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan pengetahuan anak terkait materi yang diberikan, sebelum penyampain materi dilakukan pre test dan post test dengan jumlah 5 soal pilihan ganda. Hasil didapatkan bahwa rata rata pengetahuan siswa sebelum mendapatkan penyuluhan materi (Pre test) adalah 61,14 dan sesudah mendapatkan penyuluhan materi (Post Test) adalah 72,57. Peningkatan hasil post test ini dipengaruhi oleh ketertarikan dan keantusiasan anak terhadap materi yang disampaikan dengan menggunakan karakter wayang postur.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PANTI GRIA JANNATI PROVINSI GORONTALO Hamna Vonny Lasanuddin
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2021): Maret: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.699 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v1i1.550

Abstract

Hand washing is carried out before and after carrying out nursing actions even though wearing gloves and other personal protective equipment. This action is to reduce the microorganisms on the hands so that the spread of infection can be reduced. when washing hands, is when hands are dirty, when arriving and before leaving the hospital, before and after performing the procedure, contact with patients, the patient's environment, before and after preparing food, and after going to the bathroom. Hand washing indicators are used and must be done to anticipate the transfer of germs through the hands. hand sanitizer that functions as an antiseptic, hand lotion, and under yellow plastic for contaminated or infected waste), dryers such as tissues, hand towels, gloves (gloves), liquid soap or liquid wastefel there are footwear from towel
PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DALAM UPAYA PENANGANAN STUNTING DI DESA PAGEREJO KEC. KERTEK KAB. WONOSOBO Fuat Khafifi; Muhammad Nur Jalil Arif; Qoifatur Rosyida; Deshita Erfani Anggaripta; Hendrika Catur Utami; Fuad Ashari; Ihsani Akmalia; Muhammad Isnani Zanamardani; Lutfiatul Qonita; Bintang Firdaus Fatikhin; Ashief El Qorny
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.851 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.560

Abstract

Setiap tahunnya, Indonesia telah mengalami penurunan angka prevelensi stunting. Prevelensi stunting sendiri merupakan indikator untuk mengukur persentase anak yang tingginya dibawah rata-rata penduduk acuan. Salah satu upaya untuk menurunkan angka prevelensi stunting yaitu dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membuat dan memberikan PMT yang memenuhi syarat khusus tentang jumlah zat gizi yang diperlukan untuk bayi. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis kelompok masyarakat, bersama bidan desa, kader posyandu, kader PKK, didampingi oleh Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan berkerja sama dengan LPTP Danone dimana kegiatan tersebut berlangsung selama 40 hari, terhitung sejak tanggal 13 Agustus 2022 hingga 21 September 2022. Hasil menunjukkan bahwa terdapat sekitar 106 anak terindikasi stunting, 36 diantaranya anak usia bawah dua tahun (baduta) yang merupakan sasaran PMT, peningkatan gizi untuk baduta terindikasi stunting memang dipengaruhi dari pola asupan yang diberikan.
APLIKASI SOFTWARE ASUHAN KEPERAWATAN INDIVIDU BAGI PERAWAT PERKESMAS DI PUSKESMAS WILAYAH KABUPATEN INDRAMAYU Nengsih Yulianingsih; Priyanto, Priyanto; Kayubi, Kayubi
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2022): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.977 KB) | DOI: 10.55606/jpikes.v2i3.689

Abstract

Public Health Nursing (Perkesmas) is one of the health centers' efforts that supports the improvement of public health status by integrating nursing knowledge/practice with public health through the support of active community participation. Perkesmas service activities can be carried out inside and outside the Puskesmas building. Nurses provide nursing care for individuals who come to the puskesmas, provide family nursing care and nursing care for special groups/health-prone groups in the Perkesmas target area (home visits to vulnerable families). The problem for partners who are appointed in this community service program is the Documentation of Individual Nursing Care in the Perkesmas program which is less than optimal. This program offers solutions that are expected to help solve partner problems. The method used is to develop an application system in the documentation of individual nursing care in the health care program. As a result of this community service program, partners have an application system that will make it easier for community health workers in documenting individual nursing care in the community health program. The results of this program will also be published in accredited national or international journals.

Page 3 of 19 | Total Record : 185