cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bestari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
GENERASI BARU GERAKAN PEMIKIRAN ISLAM DI INDONESIA Qodir, Zuly
Jurnal Bestari No 35 (2003)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3422.076 KB)

Abstract

Berbagai Varian gerakan Islam muncul ke permukaan Islam formalis, Islam akomodatif-realis,Islam transformatif-sosial humanis, Islam liberal dan lain-lain. Kemunculannya mengisi ruang gerakan Islam bagi genersai baru dalam melakukan improvisasi nilai-nilai Islam ke dalam bentuk sosial yang ada. Gerakan Islam generasai baru di atas sebenarnya bisa menjadi sebuah gerakan sosial baru jika mampu menterjemahkan problem-problem sosial kemasyarakatan yang riil terjadi di tengah-tengah masyarakat,mampu meng-creat istilah-istilah kunci dalam kitab suci sesuai dengan konteks zamannya ;tidak menjadikan tafsir dan pijakan teoritik sebagai ?berhala? yang tidak bisa dikritik. Kemunculan gerakan Islam generasi baru setidaknya akan memberi pengaruh pada khazanah perubahan sosial,kalau gerakan itu mampu mengorganisir diri secara sistematik.
MENAGIH REALISASI JANJI-JANJI PRESIDEN YANG PEDULI PERTANIAN Sutawi, Sutawi
Jurnal Bestari No 41 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.038 KB)

Abstract

The development of agriculture still bear on three broad agendas, those are firming of food tenacity, escalation of competitive potency, and farmer's welfare. Those three are not the new agendas in development of agriculture, but parts of president's promise that is unproved yet. Now, agriculture society waits and asks for the realization of what the elected president had promised of caring the agriculture aspect. Care means giving facilities, service, protection, advocate, empowerment, and support to agriculture sector and the farmer. The promises are only ca be realized by a president who has vision on it.
HIGH POLITIES SEBAGAI KERANGKA MORAL PEMIKIRAN POLITIK MUHAMMADIYAH Adam, Auri
Jurnal Bestari No 28 (1999)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3719.473 KB)

Abstract

Tak Dalam Muhammadiyah konsep high politic bisa diterjemahkan menjadi dua macam ciri yakni sekularisme konsep yang diaplikasikan di luar struktur kekuasaan dan ciri modernisme sebagai konsep yang diaplikasikan dalam struktur kekuasaan. Meskipun sama-sama bertujuan baik dan mempunyai persamaan, namun ia juga menyimpan masalah yang perlu mendapat perhatian serius. Lalu high politic mana yang bergerak dalam kawasan moral ? 
OTONOMI DAERAH SEBAGAI WUJUD DEMOKRASI DAN UPAYA MENCEGAH DISINTEGRASI BANGSA Saiman, Saiman
Jurnal Bestari No 27 (1998)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3418.534 KB)

Abstract

Dalam upaya mencegah terjadinya disintegrasi bangsa, kiranya sudah saatnya pemerintah pusat melaksanakan perluasan otonomi daerah dengan sebenar-benarnya tanpa alasan apa pun. Pemerintah daerah dengan sendirinya diberi kebebasan untuk menentukan kebijakan dan melaksanakan pembangunan daerah tanpa adanya rasa curiga dan khawatir terhadap pemerintah daerah.
MENGUKUHKAN POSISI DAN JATI DIRI WANITA EMANSIPASI, GERAKAN DAN REALITAS SOSIAL ISLAM Ishomuddin, Ishomuddin
Jurnal Bestari No 16 (1994)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4066.051 KB)

Abstract

In the middle century, the number of seminar was held in some roman churches to discuss the existance of women. The seminar concluded that all women had no soul, and they differed form women are men's partness. Women and men should make  a harmonious family and make their dream come true.
MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DI INDONESIA DAN KENDALA-KENDALANYA Soetrisno, Loekman
Jurnal Bestari No 20 (1995)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1626.45 KB)

Abstract

Ada suatu keterkaitan yang sulit dipisahkan antara pemberdayaan dengan demokrasi. Pemberdayaan itu selalu diibaratkan dengan peribahasa ?memberi kail bukan ikan?. Tetapi untuk apa diberi kail bila sungai-sungai itu tidak memungkinkan untuk dipancingi karena dimiliki oleh kelompok tertentu? Untuk itu, upaya pemberdayaan masyarakat selain didukung penyediaan modal dan pasar, juga yang terpenting birokrasi yang memihak kepada rakyat bawah. Meskipun demikian, upaya pemberdayaan tidaklah mudah. Kebijakan pemerintah daerah yang melarang kegiatan upaya-upaya pemberdayaan  masyarakat dan para pemimpin organisasi masyarakat yang terlalu mudah untuk diadu domba oleh kelompok lain merupakan kendala utama pemberdayaan masyarakat.
MIKROBA DALAM PERSPEKTIF LINGKUNGAN HIDUP Rofieq, Ainur
Jurnal Bestari No 8 (1991)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2470.58 KB)

Abstract

For periods, microbs was conceived as the great enemy of mankind. Since, its dangerous behaviour to human health. The role of microba is now the vice versa when the scientists found the positive aspects of its behaviour. One of its positive roles is the effective solution to destroy ecoterorism. To make the behaviour of microba usefull for human environment, is only up to mankind
PENGARUH AGAMA TERHADAP KEKUASAAN RAJA-RAJA MATARAM AR, Syukrianto
Jurnal Bestari No 15 (1993)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5938.524 KB)

Abstract

The history of java cannot be separated from the history of Javanese kingdoms. One of them is Mataram. This kingdom has a capital in Yogyakarta and can be considered as ?the last kingdom? exists until recent time. One of the most interesting characteristics of Mataram is the correlation and interaction between Islamic teachings and the Kings.
PENGEMBANGAN BAHAN ADITIF ALAMI UNTUK MENGURANGI KETERGANTUANGAN PENGGUNAAN SENYAWA SINTETIK PADA PRODUK MANISAN BUAH-BUAHAN DI DESA TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Dini Elmiyati Hasanah, Nurchalis, Bayu Aryanti, Herlys Dwi Handayani
Jurnal Bestari No 42 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.088 KB)

Abstract

PKMM ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar zat aditif yang ada dalam manisan basah buah mangga tingkat keamanannya bagi konsumen. Metode yang digunakan bersifat deskriptif, yaitu untuk membuat pencandraan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifatsifat manisan basah buah mangga yang dijual di beberapa lokasi yang biasa dikunjungi konsumen seperti supermarket dan di pinggir-pinggir jalan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kandungan sakarin pada manisan basah buah mangga yang ada di terminal Arjosari (161,674 ppm), terminal Gadang (152,743 ppm) dan terminal Landungsari (170,147 ppm) berada di bawah standart yaitu 200-600 ppm. Sedangkan di Mitra (228,084 ppm), Ramayana (201,52 ppm), Jalan Jakarta (212,97 ppm) dan di Jalan Veteran (232, 664 ppm) masih berada diambang batas, sehingga aman untuk dikonsumsi. Kandungan natrium benzoat pada manisan basah buah mangga yang ada di tujuh lokasi tidak ada yang melebihi standar, yaitu 600-1000 ppm. Kandungan tertinggi terdapat pada manisan yang ada di Mitra (329,4 ppm), sedangkan kandungan terendah terdapat pada manisan yang ada di Jalan Veteran (182,39 ppm). Sedangkan kandungan pewarna tartrazine yang di bawah standar, yaitu 20-100 ppm. Dimana Mitra 38,92 ppm (terendah); Ramayana 44,29 ppm; Jalan Jakarta 65,04 ppm; Jalan Veteran 60,1 ppm; Terminal Arjosari 51,18 ppm; Terminal Gadang 55,7 ppm; Terminal Landungsari 66,34 ppm (tertinggi). Pewarna alami yang dapat digunakan sebagai pewarna pada manisan untuk menggantikan pewarna sintetik adalah ekstrak kunyit, ekstrak bunga mawar dan ekstrak ubi jalar. Sedangkan pemanis alami yang dapat digunakan adalah sirup glukosa dan dekstrose. Penulis adalah mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Muhammadiyah Malang
PENDEKATAN FILSAFAT ILMU DAN FENOMENA COPERNICUS Huda, Atok Miftahul
Jurnal Bestari No 10 (1992)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2413.345 KB)

Abstract

Nicolaus Copernicus often remembered as the leading Poland saint. Sometimes, men referred him as scientist and philosofer. As a great scientist, he once shocked the Church when he offering heliocentrism. This theory supported Galileo's idea and rejected Ptolemy's geocentrism. Every student can refer his scientific achievment and conclude philosophical foundations to widen the range of his research adventure. We can understand the origin and development of of epistemology from his philosopical ideas.

Page 9 of 28 | Total Record : 272