cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bestari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
POLITIK IDENTITAS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP INTEGRASI BANGSA DAN PENATAAN PEMERINTAHAN DAERAH Hadi, Krishno
Jurnal Bestari No 38 (2008)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3577.291 KB)

Abstract

The general indication of the local political dynamic relates to the existence of national political entity. In other words, all politics is local. In our context, there are two fundamental considerations why this local politics are important. First, the construction of our national political system seems to be weak compared to that of local political system established many years or hundred years ago. Second, the reality set in local issues, such as race and ethnicity tend to be permanent, so that we need to manage the local issue and use it the energy of politics to enhance the political dynamics and government of Indonesia. In this case. we do not need to cover the local issue. Decentralization and region autonomy provides the people a space to arrange their own government based on their wants and characteristics. This topic becomes the basic reason of politics identity.
PENGELOLAAN HARUS PROFESSIONAL Harun, Lukman
Jurnal Bestari No 4 (1990)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.869 KB)

Abstract

Untuk dapat memahami kondisi muhammadiyah, kita perlu mendengar berbagai pendapat dari para cendikiawan, pengamat dan praktisi yang foraml tidak terlibat dalam organisasi itu. Saya sendiri melihat bahwa bentuk organisasi muhammadiyah sampai kini masih bersifat kolegial dan belum dikelola secara professional.
AKTUALISASI NILAI KEIMANAN DALAM KONTEKS MASYARAKAT BERKEADILAN Masyhadi, Anisia Kumala
Jurnal Bestari No 35 (2003)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2155.169 KB)

Abstract

Agama, dalam pengertian tradisional yang sering dipresentasikan dalam ensiklopedi, kamus maupun sejarah agama-agarna, identik dengan sebuah kekuatan supernatural, magic, ritual, persembahan, dogma, kitab suci, ataupun tempat-rempat suci. Akan tetapi Islam sebagai agama, nampaknya tidak tepat jika sekadar dideskripsikan dalam frame kategori-kategori tradisional tersebul. Islam lebih cocok dengan apa yang kemudian hari dikenalkan oleh filsafat modem, yaitu agama kehidupan (a religion of nature), bukan supernatural, agama yang dapat dicerna oleh akal manusia (a religion of reason), dan bukan agama Tuhan yang tak terjangkau akal manusia (super-reason). Dalam Islam, wahyu dan kehidupan adalah sejajar, sebab wahyu diturunkan untuk kehidupan, sebagai ajakan untuk melakukan perubahan sosial (social change) dan gerakan pembebasan. Dalam Islam, wahyu dan akal adalah sejawat, sebab tidak ada satupun wahyu yang kontradiktif terhadap akal. Tidak ada misteri dalam keyakinan Islam. wahyu, akal dan kehidupan merupakan tiga esensi Islam yang saling berdialektika.
DESAKAN JURNALISME BARU DAN TANTANGAN MEDIA CETAK Nurudin, Nurudin
Jurnal Bestari No 41 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.52 KB)

Abstract

PERKEMBANGAN ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang luar biasa cepatnya harus diakui membawa dampak positif luar biasa besar dalam bidang komunikasi masyarakat. Sekarang, pola komunikasi dan penyampaian informasi setiap orang bisa dilakukan di mana saja tanpa takut terhalang jarak maupun waktu. Kondisi itu berkat ditemukannya alat komunikasi --  seperti handphone maupun internet --  yang membuat setiap orang semakin praktis dalam berinteraksi maupun berkomunikasi dengan orang lain, meski berbeda kota, pulau, maupun negara sekalipun. Dengan munculnya teknologi informasi yang sedemikian canggih tersebut, juga turut berimbas pada penyampain berita yang dimiliki media massa (cetak maupun elektronik) kepada masyarakat. Jika dulu koran, radio, dan televisi, selalu berpatok pada aturan baku yang membuat informasi disampaikan secara kaku mengikuti kaidah manual yang sudah berjalan apa adanya seperti itu, maka kini hal itu tak bisa terus diterapkan.
KETERGANTUNGAN SISTEM MONETER NEGARA-NEGARA MUSLIM DAN UPAYA MENGATASINYA Juanda, Ahmad
Jurnal Bestari No 34 (2002)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3293.888 KB)

Abstract

Pergeseran dari sistem yang ada ke suatu sistem Islam adalah tidak mungkin tanpa sejumlah reformasi sosial-ekonomi, hukum dan kelembagaan. Oleh kerean itu tidaklah mungkin untuk mengahpuskan bunga tanpa melakukan penataan keuangan alternatif dan kelembagaan riil. Hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil, palagi bila ada kecendrungan bahwa sistem konvesional mengalami krisis.
ISLAM, KEBERPIHAKAN TEHADAP DEMOKRASI Faridi, A
Jurnal Bestari No 27 (1998)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3374.495 KB)

Abstract

Keberpihakan islam terhadap demokrasi bukanlah suatu yang mesti disangsikan, terbukti adanya beberapa kriteria pemerintahan dalam perspektif Islam yang dijadikan paradigma bagi kelangsungan demokrasi. Kekuasaan sepenuhnya di tangan rakyat, keikutsertaan rakyat dalam berperan dan bertanggungjawab, kebebasan rakyat, persamaan sesame manusia, kelompok yang berbeda memiliki legalitas dan adanya larangan berbuat dholim.
TIDAK PERNAH ADA KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA winarjo, wahyudi
Jurnal Bestari No 39 (2008)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1201.531 KB)

Abstract

Pada tahun-tahun terkahir ini banyak diperdebatkan persoalan kekerasan atas nama agama, bukan hanya itu Indonesia saja tetapi juga diseluruh penjuru dunia ,  buka hanya di forum diskusi tatap muka saja tetapi juga di alam maya. Kekerasan atas nama agama merupakan suatu tema yang jika dirunut dari dasar-dasar  logika tergolong sebagai  terma yang  contradictory, karena diantara terma yang satu dengan yang lain saling mengingkari.
BHMN PT: MENUJU KAPITALISME PENDIDIKAN sulardi, sulardi
Jurnal Bestari No 37 (2008)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4592.676 KB)

Abstract

Education in Indonesia seems not providing better future for students because the recent policy in education tends to lead on capitalization of higher education through PT BHMN. The autonomy issue is perceived to make the cost of education higher. However, UUD 1945 allows the 25% of national funds for education purpose for making the education reachable ofr every one.May party reject the policy of PT BHMN with the arguments that PT BHMN has changed the visions of education: education to enlighten people is no more achieved, only few parts of people can achieve it. It is assumed that capitalism plays role in this sociable and agricultural country. 
MORALITAS PIMPINAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Yazid, Syamsurizal
Jurnal Bestari No 32 (2001)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2636.89 KB)

Abstract

According to islam, morality is very important in human life for all mankind in general and for their ruler n leader in particural. Prophet muhammad Peace be Upon Him (PBUH) said: ? I was only sent to complete good morality? . it?s not an apology if it is said that islam in the only religion of the world that has clear concept of morality. The morality of islam is based on the revelations of god. Holy Quran and Hadits contain many teachings of morality. The range of morality in islam so inclusive and integrative that is combines at once faith in God, religious rites , spritual observances, social conduct, decision making, intellectual pursuits, habit of consumptions, manner of speech, and all other aspect of human life. All the Muslim, have to manifest good values in these rites in their daily life. The rules and the leader must have good morality if they want to be success in fulfilling their tasks. 
MASYUMI TENTANG PEJABAT PRESIDEN BILA BERHALANGAN Abdullah, Thajib
Jurnal Bestari No 22 (1996)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1439.089 KB)

Abstract

Pada sub. topik bahasan yang berbeda, tentang pejabat presiden bila berhalangan, duusulkan agar ketua kontituante ditunjuk sebagai pejabat yang menjalankan pekerjaan jabatan presiden sehari-hari jika presiden berhalangan. Ini merupakan hasil ijtihad Fraksi Masyumi dalam menyikapi rancunya UUD Proklamasi, UUD RIS, dan UUDS, yang mengatur tentang pengganti presiden bila berhalangan.

Page 8 of 28 | Total Record : 272