cover
Contact Name
Moh Yusuf Dawud
Contact Email
yusufdaud20.yd@gmail.com
Phone
+628563458446
Journal Mail Official
oryzaunigoro@gmail.com
Editorial Address
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Published by Universitas Bojoneoro Address Jl. Lettu Sujitno No 2 Telp/Fax.0353-881984,885444 Bojonegoro, Jawa Timur
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Published by Universitas Bojonegoro
ISSN : -     EISSN : 24776963     DOI : -
Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan (e-ISSN: 2477-6963) memiliki bidang keahlian yang terdiri dari Manajemen Pemiulian Tanaman, Agribisnis Tanaman Hortikultura, Agribisnis Peternakan, Agribisnis Tanaman Selekta, Manajemen Agribisnis, Ilmu Usaha Tani, Ekonomi Pertanian dan Ilmu Pertanian. Oryza menerima kiriman dari seluruh dunia, artikel yang diterima akan diterbitkan dengan akses terbuka dan akan tersedia secara bebas untuk semua pembaca dengan visibilitas dan cakupan di seluruh dunia. Oryza diterbitkan dua kali dalam setahun, pada bulan Juli dan Desember yang dapat diakses secara online. Artikel ini dapat berupa produk penelitian, pemikiran ilmiah atau studi kasus, dalam Agribinisn dan Ilmu Pertanian dan tidak dibentuk oleh politik, komersialisme, dan subjektivitas. Jurnal ilmiah ini berisi artikel pemikiran dan hasil penelitian di bidang Pertanian yang belum pernah dipublikasikan di jurnal ilmiah atau media lainnya. Format penulisan artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal ilmiah harus mengikuti pedoman penulisan artikel ilmiah, yang terletak di bagian belakang jurnal ilmiah ini.
Articles 114 Documents
Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Pedapatan Petani Jagung Rahayu Triadmajani
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 6 No. 2 (2021): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v6i2.919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor sosial ekonomi terhadap pendapatan petani jagung di Desa Sumberjo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. Metode penarikan sampel menggunakan metode primer dan sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian berdasarkan pada hasil analisis regresi linear berganda pendapatan usahatani jagung dipengaruhi oleh umur, tingkat pendidikan dan pengalaman bertani berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani jagung secara parsial hanya tingkat pendidikan yang berpengaruh secara nyata.
Studi Komparasi Usahatani Padi dengan Penerapan Mesin Rice Transplanter dan Konvensional di Desa Padang Mentoyo Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Bahtiar Budi Satria
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 9 No. 2 (2024): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v9i2.921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan biaya usahatani pada satu musim tanam. Hasil dari penelitian ini berupa biaya usahatani untuk mesin rice transplanter sebesar Rp. 11.243.512/Ha dan penanaman konvensional sebesar Rp. 12.314.850. Penerimaan pada penanaman ricee transplanter sebesar Rp. 22.882.913 sedangkan penanaman konvensional sebesar Rp. 22.856.455, produktivitas pada kedua penanaman tersebut adalah 60,22 kw/ha sedangkan penanaman konvensional 60,15kw/ha. Pendapatan yang didapatkan untuk penanaman rice translanter adalah Rp 11.639.4 01/ha sedangkan konvensional sebesar Rp. 10.541.605, untuk nilai efisiensinya adalah 3 untuk rice transplanter dan 2 untuk konvensional. Kedua penanaman tersebut selanjutnya di bandingkan melalui uji t-test dengan menggunakan SPSS. Hasil perbandingan pendapatan menunjukan nilai t-hitung (7,436) lebih besar dari t-tabel (1,671). Hal ini menunjukkan hipotetis diterima, nilai perbandingan produktivitas dihasilkan nilai t-hitung sebesar (2,773) lebih besar dari t-tabel (1,671), sehingga hipotetis diterima, sedangkan perbandingan efisiensi nilai t-hitung (2,298) lebih besar dari t-tabel (1,671) sehingga hipotesis diterima. Dari kesimpulan diatas menunjukkan bahwa penanaman secara modern lebih efektif dibandingkan penanaman secara konvensional.
Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan ke Perumahan Terhadap Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Lubuk Empelas Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Safety A, Iqro Kurnia
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 9 No. 2 (2024): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v9i2.928

Abstract

Oryza : Agribusiness and Sustainable Agriculture is a journal published by the department of agriculture for The objectives of this study are: (1) To identify the factors that cause the community to change the function of agricultural food land to housing in Lubuk Empelas Village, Muara Enim District, Muara Enim Regency. (2) Identifying the socio-economic and geo- physical impacts of the community after the activity of changing the function of agricultural food land to housing in Lubuk Empelas Village, Muara Enim District, Muara Enim Regency. (3) Analyze the steps that have been taken by the regional government in facing the threat of changing the function of agricultural food land to housing in Lubuk Empelas Village, Muara Enim District, Muara Enim Regency. The research method used is a qualitative method. The sampling method in this study used a simple random sampling method (Simple Random Sampling), which is a random sampling method with a sample size of 44 farmers. Data were collected by taking primary data and secondary data. The results of the study show that (1) The factors that influence the conversion of land to housing in the village are demography, economy, Myopi behavior, the statutory system. Of the 44 respondent farmers, 10 people stated that population density was a factor in the occurrence of land conversion, 13 people stated that economic factors were the reason for land conversion, 10 out of 44 respondent farmers stated that the farmers paid less attention to what would happen in the long term, causing it to occur. 10 other people stated that the farmers still did not know the legal system regarding the transfer of land functions. (2) The land conversion has an impact on education in the village, after the land conversion occurs the community realizes the importance of education so that the level of education increases. The land conversion has increased farmers 'income, but some also admit that farmers' income has decreased. (3) An institutional approach by issuing Perbup No. 14 of 2018 concerning the Plan for the Protection of LP2B Sustainable Food Agricultural Land in Muara Enim Regency and a social approach by providing counseling to farmers regarding land conversion.
Program UPPO: Kajian Partisipasi Petani Gurem dalam Pengolahan Pupuk Organik di Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang Hernowo, Hernowo
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 9 No. 2 (2024): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v9i2.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat partisipasi petani gurem dalam Program UPPO di Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Lokasi penelitian dipilih secara purposive dengan pertimbangan Desa Sugihmas merupakan salah satu desa yang memperoleh program UPPO dan masih aktif dalam melaksanakan program. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei. Pengumpulan data penelitian dengan observasi, studi literatur, wawancara menggunakan angket kuesioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan simple random sampling dan diperoleh 30 responden petani gurem dari populasi sebesar 74 yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Rejeki dan Ngudi Laras. Variabel partisipasi petani gurem dalam program UPPO yaitu: 1) Tahap Perencanaan Program UPPO, 2) Tahap Pelaksanaan Program UPPO, 3) Tahap Evaluasi yang terdiri dari: evaluasi pada tahap perencanaan dan evaluasi pada tahap pelaksanaan Program UPPO, 4) Tahap Menikmati Hasil Program UPPO. Metode analisis yang digunakan pada penelitian adalah analisis deskriptif dengan skala likert lima poin. Hasil analisis pada penelitian menyimpulkan bahwa petani gurem yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Rejeki dan Ngudi Dadi di Desa Sugihmas, Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang memiliki tingkat partisipasi tinggi pada tahap pelaksanaan (3,76) dan menikmati hasil pada Program UPPO (3,71). Partisipasi petani gurem pada tahap perencanaan masuk kategori sedang (2,90) dan pada tahap evaluasi masuk kategori rendah (1,21).
Determinan Permintaan Konsumen terhadap Beras Premium di Desa Tanjung Pering, Indralaya Utara Purbiyanti, Erni
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 1 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v9i2.939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap beras premium di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir dan 2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap beras premium di Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini dilakukan di Desa Tanjung Pering, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Penentuan lokasi ini dilakukan secara sengaja dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pendataan dilakukan pada Mei-Juni 2023. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling, yaitu sampel tidak dipilih secara acak dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Karakteristik konsumen rumah tangga beras premium terdiri dari ibu rumah tangga yang memiliki usia rata-rata 31 tahun, dengan jenjang pendidikan terakhir SMA dan memiliki keluarga 5 orang dengan pendapatan keluarga rata-rata Rp. 4.862.233/bulan. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen terhadap beras premium adalah Harga Beras Premium, Harga Beras Sedang (Barang Pengganti), Pendapatan Rumah Tangga, dan Jumlah Anggota Keluarga. (3) Dan untuk hasil rata-rata proporsi pengeluaran makanan dari 30 responden, ditemukan ada 7 orang yang pengeluaran makanannya lebih kecil dari pengeluaran non-makanan dan ada 23 orang yang pengeluaran makanannya lebih besar dari pengeluaran non-makanan sebesar 77 persen. Artinya, konsumen beras premium di Desa Tanjung Pering memiliki pengeluaran makanan yang lebih besar dibandingkan non-makanan mereka.
POLA KEMITRAAN PETERNAK AYAM BROILER DENGAN PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA TBK Ulfia Nur Aini
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2021): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v6i1.910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kemitraan yang terjadi antara peternak Barra Farm dengan PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk dan untuk mengetahui pendapatan peternak ayam broiler yang melakukan kemitraan dengan PT. Phokpand Corporation yang berada di peternakan Barra Farm di Desa Pilangsari Kecamatan Kalitidu selama satu periode. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif, analisis data yang digunakan merupakan analisis pendapatan dan analisis kelayakan usaha R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa penelitian pola kemitraan yang dilakukan antara peternak mitra Barra Farm dengan PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk adalah dapat digolongkan sebagai pola inti plasma. PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk berperan sebagai inti dan peternak mitra sebagai plasma. Dan biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp.298.421.676/periode, penerimaan peternak sebesar Rp.318.307.210/periode, pendapatan peternak sebesar Rp.19.885.534/periode, dengan nilai R/C ratio sebesar 1,06. ROI sebesar 6,67%, BEP harga sebesar Rp.18159,90/kg, BEP produk sebesar 14.672,29/kg., dan untuk nilai FCR nya sebesar 0,5. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha peternakan ayam broiler sistem kemitraa ini untung dan layak untuk diusahakan.
Strategi Pemasaran Mentimun Baby di PT. Pancasaka Natha Persada Kabupaten Tuban Diky Manda Saputra
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 2 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v7i1.911

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) dalam pemasaran mentimun baby di PT. Pancasaka Natha Persada. 2) Untuk mengetahui strategi pemasaran mentimun baby di PT. Pancasaka Natha Persada. Penelitian ini dilakukan di PT. Pancasaka Natha Persada, yang beralamat di Kabupaten Tuban. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pada penelitian kualitatif tidak menggunakan istilah populasi, tetapi social situation atau situasi social yaitu kesinambungan antara tempat (place), pelaku (actors), dan aktivitas (activity) yang berinteraksi secara sinergis. Pada situasi social peneliti dapat mengamati secara mendalam aktivitas orang-orang yang ada pada tempat tertentu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2023 sampai bulan Juli 2023 di PT. Pancasaka Natha Persada. Populasi dalam penelitian ini adalah manajer pemasaran dan karyawan PT. Pancasaka Natha Persada. Populasi dalam penelitian ini adalah manajer pemasaran dan karyawan PT. Pancasaka Natha Persada. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode pengambilan data menggunakan wawancara, dokumentasi dan pustaka. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Analisis SWOT merupakan salah satu cara mengidentifikasi dan menyimpulkan faktor-faktor strategis yaitu mendaftarkan item-item IFAS-EFAS Yang paling penting dalam kolom faktor strategis kunci dengan menunjukkan mana yang merupakan Kekuatan (S), Kelemahan (W), Peluang (O), Ancaman (T). Berdasarkan hasil dari pembahasan 1) Strategi dengan diagram SWOT menjelaskan bahwa hasil analisis SWOT yang telah peneliti lakukan, berdasarkan faktor internal, kekuatan (strength) memiliki nilai rata-rata 2,24 kelemahan (weakness) memiliki nilai rata-rata 1.33 dan kedua faktor internal tersebut berselisih 0,91. Sedangkan faktor eksternal nilai peluang (opportunities) yaitu 2,44 dan ancaman (threats) memiliki nilai rata-rata 1,18 dan berselisih 1.26. Ini merupakan posisi yang paling menguntungkan sehingga dengan kekuatan yang ada dapat memungkinkan mengurangi ancaman. Perbaikan pemasaran yang mendukung strategi difersivikasi yaitu memperbanyak atau menambah produk mentimun baby baik dari kuantitas produksi atau jenis tanaman mentimun lainnya. 2) Strategi yang di gunakan oleh PT. Pancasaka Natha Persada adalah strategi S-T (Strenght dan Treats).
Peranan Industri Kerajinan Pelepah Pisang “Pa’e Debog” Terhadap Penghasilan Keluarga dan Penyerapan Tenaga Kerja di Desa Balenrejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro umi badriyah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 8 No. 1 (2023): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v8i1.920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan industry kerajinan pelepah pisang “Pa’E Debog” terhadap penghasilan keluarga dan penyerapan tenaga kerja. Dalam penelitian ini peranan kerajinan pelepah pisang “Pa’E Debog” terhadap penghasilan keluarga yang dihitung menggunakan persentase penghasilan keluarga memperoleh hasil 60,6% dimana apabila membuat kerajinan dijadikan sebagai pekerjaan sampingan, penghasilan yang di peroleh dari kerajinan pelepah pisang sangat membantu menambah penghasilan keluarga, dan apabila membuat kerajinan dijadikan pekerjaan utama penghasilan yang diperoleh kurang membantu karena sistem produksi di kerajinan “Pa’E Debog” menyesusikan dengan permintaan konsumen atau sistem borongan. Sedangkan peranan kerajinan pelepah pisang “Pa’E Debog” terhadap penyerapan tenaga kerja yang dihitung dengan persentase penyerapan tenaga memperoleh hasil 0,42% masih dikatakan belum menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran karena jumlah tenaga kerja yang terserap hanya sedikit dibandingkan dengan jumlah tenaga kerja yang ada di Desa Balenrejo
Pengaruh Penyuluhan Pertanian Terhadap Perilaku Sosial Ekonomi dan Adopsi Teknologi Petani Padi di Desa Sambong Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro fimarotus sofiati zuhro
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 9 No. 1 (2024): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v9i1.1039

Abstract

This study in Sambong Village, Bojonegoro Regency, evaluates the impact of agricultural extension on rice farmers. It finds that extension agents' roles as educators significantly enhance farmers' skills and adoption of new technologies, improving their socio-economic conditions. However, the roles of extension agents as motivators and facilitators do not significantly impact these outcomes. The model shows an R² of 0.806, indicating that the educator role explains 80.6% of the impact, with the overall model being significant. This highlights the importance of strengthening the educational role of extension agents to support farmers effectively.
Analisis Perilaku Produksi Kelapa Sawit di Provinsi Sumatera Selatan Analysis Of Oil Palm Production Behavior In The Province Of South Sumatera Aisyah
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 9 No. 1 (2024): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v9i1.1126

Abstract

The objectives of this study were: (1) To analyze the influence of the development of production and land productivity on oil palm plants in the province of South Sumatra. (2) To analyze the factors that affect the area of oil palm land in South Sumatra province. and (3) To analyze the factors that influence oil palm production in the province of South Sumatra. This research will be conducted in January to February 2021. The method used in this research is historical method of data sources or secondary data. The data used in this study are secondary data, which is taken from 2005 to 2019. Data was collected from various agencies. such as the Central Statistics Agency, the South Sumatra Plantation Service and other agencies. It is suspected that the factors that indicate the development of oil palm production are the area of oil palm plantations and the productivity of oil palm lands.The results of this study are the development of productivity, area, and production of oil palm plantations in South Sumatra Province from 2005 to 2019 which has increased every year with growth rates of 2.3%, 4.71%, and 7,11% by year although it tends to fluctuate. The productivity of oil palm in South Sumatra is determined by the area and production of oil palm in South Sumatra. The area of oil palm plantations in the province of South Sumatra is significantly influenced by the production factor of the price of rubber and the production factor of the minimum wage for labor in South Sumatra. The production of oil palm plantations in the province of South Sumatra is significantly influenced by the production factor for the area of oil palm plantations and the minimum wage for labor in South Sumatra Province.

Page 10 of 12 | Total Record : 114