cover
Contact Name
Rengki Afria
Contact Email
snh@unja.ac.id
Phone
+6282268070067
Journal Mail Official
snh@unja.ac.id
Editorial Address
Jalan Jambi - Ma Bulian, KM 15, Mendalo Indah, Gedung G, Jurusan Sejarah, Seni dan Arkeologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, Universitas Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 29641780     EISSN : 29641217     DOI : -
Seminar Nasional Humaniora adalah kumpulan artikel ilmiah prosiding pada konferensi Nasional tentang budaya Melayu secara lokal dan global yang diselenggarakan oleh Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi. Prosiding meliputi bidang studi humaniora (budaya) yang meliputi kajian Sejarah, Budaya, Hukum, Antropologi, Bahasa (linguistik), Sastra, Seni (Kesenian), Kearifan lokal. Penerbitan Prosiding ini terbuka untuk mempublikasikan berbagai artikel penelitian, studi literatur, studi lapangan, ide konseptual, studi aplikasi dalam perspektif teori humaniora. Prosiding ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab.
Articles 52 Documents
Akhlak Islami dalam Hikayat Iskandar Zulkarnain: Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Milenial Karim, Maizar
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 4 (2025): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplanasi wujud akhlak islami dalam Hikayat Iskandar Zulkarnain sebagai basis penguatan pendidikan karakter generasi milenial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode deskriptif-analitik. Objek penelitian ini adalah Hikayat Iskandar Zulkarnain, Suntingan Teks (Soeratno, 1992). Penelitian ini menemukan berbagai akhlak islami sebagai penguatan pendidikan karakter generasi milenial, antara lain: (1) keberanian: kemauan keras, tegas dalam bersikap, perkasa dan terampil berperang, tidak takut menghadapi berbagai tantangan, dan mengakui kesalahan. (2) Amanah: menepati janji, melaksanakan tugas dengan baik, bersemangat, dan penuh tanggung jawab; mementingkan kemaslahatan umat. (3) Pemurah: memberikan hadiah dan imbalan kepada orang lain, sesuai prestasi dan pengabdiannya; bersedekah, simpati dan empati, dan tolong menolong. (4) Keadilan: memberi pertimbangan dalam menghukum, mendudukkan sesuatu pada posisi dan proposisinya, membela kebenaran, dan mempertimbangkan pendapat orang lain. (5) Kesabaran: tidak mengikuti hasrat syahwat, tidak berlebih-lebihan, tidak emosional, tidak tergesa-gesa, suka memaafkan, menghargai orang lain, menjaga kesucian dan kemuliaan, dan mempertahankan harga diri. (6) Ketaatan: menjalankan perintah Allah, tidak melanggar hukum dan etika, setia kepada pemimpin, dan harmonisasi.
Analisis Leksikal pada Artikel “Patriarki dan Kekerasan terhadap Perempuan Adat” di Situs Kemitraan.or.id Salsabila, Tasqia; Afria, Rengki
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 4 (2025): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the lexical choices in the article "Patriarchy and Violence against Indigenous Women" published on the Kemitraan.or.id website. The focus of this research is to identify and describe vocabulary that represents patriarchal ideology and gender inequality. This research uses a descriptive qualitative approach with data sources in the form of one online article. The results of the analysis show that vocabulary such as patriarchy, violence, resistance, and marginalization have strong ideological content, reflecting resistance to patriarchal domination. The findings of this study confirm that lexicon selection functions as a linguistic tool in shaping social reality and fighting for the empowerment of indigenous women. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan leksikal dalam artikel “Patriarki dan Kekerasan terhadap Perempuan Adat” yang diterbitkan di situs Kemitraan.or.id. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan kosakata yang merepresentasikan ideologi patriarki dan ketimpangan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa satu artikel daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa kosakata seperti patriarki, kekerasan, perlawanan, dan marginalisasi memiliki muatan ideologis yang kuat, mencerminkan perlawanan terhadap dominasi patriarki. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan leksikon berfungsi sebagai alat linguistik dalam membentuk realitas sosial serta memperjuangkan pemberdayaan perempuan adat.