cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gamma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 272 Documents
Profitabilitas dan Rentabilitas Kemitraan Ayam Pedaging Kandang Terbuka Dan Tertutup Sutawi .
Jurnal Gamma Vol. 8 No. 2 (2013): Maret
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profitabilitas dan Rentabilitas Kemitraan Ayam Pedaging Kandang Terbuka Dan TertutupProfitability Profitability and Partnership Broiler Cage Open And ClosedSutawiJurusan Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan UMMsutawi@umm.ac.idABSTRACTChicken meat is the biggest contributor to the supply of meat in the country that is equal to 47.66%. The amount of contribution is supported by the pattern of chicken meat production is carried out by a partnership, either with open or closed enclosure models. This research was conducted with the purpose of: (1) analyze the profitability partnership broiler cage open and closed in Malang, and (2) analyze the profitability partnership broiler cage open and closed in Malang. The experiment was conducted with survey methods in Malang with samples of broiler breeder cages open and closed, respectively 11 breeder. Data investments, costs and revenues are used to analyze the level of profitability and the profitability on the farm. The study concluded that: (1) Operating open cage broiler farms generate a profit of Rp 6,687,726.00 / period (USD 1034.00 / tail harvest), is lower than the profit breeders sealed enclosure Rp 15,963,334.00 / period (USD 1515.00 / tail harvest), and (2) the economic profitability of production for the year amounted to 37.58% in open cages and 30.98% in a sealed enclosure. Value greater profitability than bank lending indicates that both broiler chicken farm cage open and closed very feasible if financed by bank loans.Keywords: profitability, open enclosure, sealed enclosureABSTRAKDaging ayam merupakan penyumbang terbesar untuk pasokan daging di dalam negeri yaitu sebesar 47,66%. Jumlah kontribusi didukung oleh pola produksi daging ayam dilakukan dengan kemitraan, baik dengan model kandang terbuka atau tertutup. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) menganalisis kemitraan profitabilitas broiler kandang terbuka dan tertutup di Malang, dan (2) menganalisis kemitraan profitabilitas broiler kandang terbuka dan tertutup di Malang. Penelitian dilakukan dengan metode survei di Malang dengan sampel kandang broiler terbuka dan tertutup, masing-masing 11 peternak. Investasi data, biaya dan pendapatan yang digunakan untuk menganalisis tingkat profitabilitas dan profitabilitas di peternakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Operasi peternakan broiler kandang terbuka menghasilkan keuntungan sebesar Rp 6,687,726.00 / periode (USD 1.034,00 / ekor panen), lebih rendah dari laba peternak kandang Rp 15,963,334.00 / periode (USD 1.515,00 / ekor panen), dan (2) profitabilitas ekonomi produksi pertahun sebesar 37,58% di kandang terbuka dan 30,98% di kandang tertutup. Nilai profitabilitas yang lebih besar dari pinjaman bank menunjukkan bahwa kedua peternak ayam broiler farm kandang terbuka dan tertutup sangat layak jika dibiayai oleh pinjaman bank.Kata kunci:profitabilitas, kandang terbuka, kandang disegel
Daftar Isi Jurnal Gamma Vol.9. No.1, September 2013 Daftar Isi
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain dan Pembuatan Inkubator Berbasis Mikrokontroler dengan Logika FuzzyBudiono (117 - 123)Perancangan Mekanisme Penjepit Cetakan Bola Plastik Proses Blow Molding untuk Home IndustriDaryono & Ali Saifullah (124 - 129)Prototipe Sel Surya Berbahan Tembaga Oksida (Cuo) Dan Seng Oksida (Zno) dengan Dielektrikum H2so4Diding Suhardi (130 - 136)Pembuatan Beton Ringan dari Aggregat Buatan Berbahan Plastik Erwin Rommel (137 - 147)Hubungan Penggunaan Headset pada Saat Menggunakan Handphone Terhadap Tekanan DarahHeri Wijayanto (148 - 154)Potensi dan Model Pengembangan Industri Manufaktur di Kota MalangIda Nuraini (155 - 169)Rancang Bangun Maximum Power Point Tracking (MPPT) Solar Sel untuk Aplikasi pada Sistem Grid Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTAG) Machmud Effendy (170 - 178)Rancang Bangun Electrolyzer Sistem Dry Cell untuk Penghematan Bahan Bakar Kendaraan BermotorMurjito (179 - 186)
Desain dan Pembuatan Inkubator Berbasis Mikrokontroler dengan Logika Fuzzy Budiono .
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain dan Pembuatan Inkubator Berbasis Mikrokontroler dengan Logika FuzzyDesign and Making Incubator Based Microcontroller with Fuzzy LogicBudionoJurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah MalangE-mail: budiono_ssi_mt_umm@yahoo.comABSTRACTWhile still in the womb, premature infants living in the mother's abdomen with a temperature equal to the mother's body temperature (36oC-37oC). When the newborn, premature infants have not been able to adjust to the temperature outside the mother's abdomen because it .Therefore newborns should be helped to adjust to the new environment by putting it into the baby inkubator.Inkubator lower the temperature slowly so as to make a baby feel comfortable. Incubator that there is still much that is conventional means tempeatur and humidity controlled so that a constant. While automatic incubator was very expensive, so in penelelitian provide solutions to design and create mikrokontoler bebasis incubator. In the incubator temperature and humidity incubator is the main parameters needed by the baby in an incubator. To maintain a stable temperature and humidity control system design needed to make control decisions. Fuzzy Logic is one method that can provide a control system that resembles human decision-making and as the brain used ATMEGA8535 microcontroller.Key word : incubator, mikrokontroller, fuzzy logicABSTRAKKetika masih dalam kandungan, bayi prematur hidup dalam perut ibunya dengan temperatur yang sama dengan temperatur tubuh ibunya (36oC-37oC). Ketika baru dilahirkan, bayi prematur belum dapat menyesuaikan diri terhadap temperatur di luar lingkungan perut ibunya.Oleh sebab itu bayi yang baru lahir harus dibantu untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya yang baru dengan meletakkannya ke dalam inkubator.Inkubator bayi menurunkan suhu secara perlahan sehingga dapat membuat bayi merasa nyaman. Inkubator yang ada saat ini masih banyak yang bersifat konvensional artinya tempeatur dan kelembaban tidak terkontrol agar konstan. Sedangkan inkubator yang otomatis harganya sangat mahal, maka pada penelelitian memberikan solusi untuk mendesain dan membuat inkubator yang bebasis mikrokontoler. Pada inkubator temperatur dan kelembaban inkubator merupakan parameter utama yang dibutuhkan oleh bayi di dalam inkubator.Untuk menjaga kestabilan temperature dan kelembaban dibutuhkan perancangan sistem kendali untuk membuat keputusan pengendalian.Fuzzy Logic merupakan salah satu metode sistem kendali yang dapat memberikan keputusan yang menyerupai keputusan manusia dan sebagai otaknya digunakan mikrokontroler ATMEGA8535.Kata kunci : inkubator, mikrokontroler, fuzzy logic
Perancangan Mekanisme Penjepit Cetakan Bola Plastik Proses Blow Molding untuk Home Industri Daryono .; Ali Saifullah
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Mekanisme Penjepit Cetakan Bola Plastik Proses Blow Molding untuk Home IndustriThe clamp mechanism Ball Mold Design Plastic Blow Molding Process for Home IndustryDaryono1 & Ali Saifullah21,2Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah MalangJl. Raya Tlogomas Km 8 Malang / 0341464318-128E-mail : daryono@umm.ac.id /daryono_umm@yahoo.comABSTRACTIn meeting the needs of bath toy ball in poor regions and other regions in eastern Java required production capacity of over 250,000 per week for one salty balls printer. Existing conditions can not meet the target because it can only produce an average of approximately 75,000 balls alone. In the first year results are known or inferred while that for products made from plastic ball HSDPE required heating temperature 215 0 C with the blowing pressure approaching 2.5 kg / cm2. In the second year of this research is focused on the design of the mechanisms folusing an broce. By using the design procedure Pahl and Beitz has obtained mold clamp construction that provides easy settings sat mold and compression force required when the operator clamping lighter. This is because the use of plain bearings are mounted on the steering plate that previously did not exist. Thus the operator is expected to not get tired and ultimately production capacity can be increased. The results of the new clamp mechanism design using circuit models as part of the driving link to the process as a component clamping while sliding on the steering plate using plain bearings that can take into small friction occurs.Keywords: Mechanism, Tweezers, mold, DisabilityABSTRAKDalam memenuhi kebutuhan mainan mandi bola di wilayah malang dan daerah lain di jawa timur diperlukan kapasitas produksi diatas 250.000 bola perminggu untuk satu masin pencetak. Kondisi yang ada belum bisa memenuhi target tersebut karena hanya bisa memproduksi rata-rata lebih kurang 75.000 bola saja. Pada hasil tahun pertama diketahui atau disimpulkan sementara bahwa untuk produk bola plastik dari bahan HSDPE diperlukan suhu pemanasan 215 0 C dengan tekanan peniupan mendekati 2,5 kg/cm2. Pada penelitian tahun ke dua ini difokuskan pada perancangan mekanisme penjepitnya. Dengan menggunakan prosedur perancangan Pahl and Beitz telah diperoleh konstruksi penjepit cetakan yang memberikan kemudahan sat setting cetakan serta gaya tekan yang diperlukan operator saat penjepitan yang lebih ringan. Hal ini karena penggunaan bantalan luncur yang dipasang pada plat pengarah yang sebelumnya tidak ada. Dengan demikian operator diharapkan tidak cepat lelah yang pada akhirnya kapasitas produksi bisa ditingkatkan. Hasil rancangan mekanisme penjepit yang baru ini menggunakan model rangkaian link sebagai bagian penggerak untuk proses penjepitan sedangkan sebagai komponen sliding pada plat pengarah menggunakan bantalan luncur yang dapat memper kecil gaya gesek yang terjadi.Kata Kunci : Mekanisme, Penjepit, cetakan, Cacat
Prototipe Sel Surya Berbahan Tembaga Oksida (Cuo) dan Seng Oksida (Zno) dengan Dielektrikum H2SO4 Diding Suhardi
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototipe Sel Surya Berbahan Tembaga Oksida (Cuo) dan Seng Oksida (Zno) dengan Dielektrikum H2SO4Prototype Solar Cells Made of Copper Oxide (Cuo) and Zinc Oxide (ZnO) with dielectric H2SO4Diding Suhardi Jurusan Teknik Elektro, Fakultas TeknikUniversitas Muhammadiyah Malang Email : diding.suhardi@gmail.comABSTRACTOne of the potential energy available and interesting to develop solar or solar energy sources, using solar cells as a component of converting energy into electrical energy source is renewable. During these difficult community to buy solar cells because the price is still expensive, especially that made from silicon, while the manufacturing technique is still not widely known. The high price of solar cells due to the difficulty of treating silica sand into silicon as the base material for solar cells require high technology. Then developed based thin film solar cells (thin film) technology and the price is still expensive. Methods to be used in achieving these goals is descriptive exploratory descriptive analysis. By mimicking the workings of the process of electron-hole fotogenerasi in photocell which has been made public, but was applied to the copper metal as a source of electrons and holes as a source of zinc metal, while the dielectric used to facilitate electron-hole moves from the surface to the anode and the negative pole to the cell solar. The interim results have been achieved is the electric current between 33 and 50 micro-amperes, with a voltage of 0.19 to 0.97 volts, this means that the Solar Cell can generate a power of 6.27 to 48.5 miliWatt to the size of 0.01 m2 or will generate electric power of 0.627 watts to 4.85 watts per m2.Keywords: Solar Cells; CuO; ZnO.ABSTRAKSalah satu energi potensial yang tersedia dan menarik untuk mengembangkan sumber energi surya atau solar, dengan menggunakan sel surya sebagai komponen mengubah energi menjadi sumber energi listrik terbarukan. Selama ini masyarakat sulit untuk membeli sel surya karena harganya yang masih mahal, terutama yang terbuat dari silikon, sedangkan teknik manufaktur masih belum diketahui secara luas. Tingginya harga sel surya karena sulitnya mengobati pasir silika menjadi silikon sebagai bahan dasar untuk sel surya membutuhkan teknologi tinggi. Kemudian dikembangkan berdasarkan solar sel lapisan tipis (thin film) teknologi dan harga masih mahal. Metode yang akan digunakan dalam mencapai tujuan-tujuan ini adalah deskriptif analisis deskriptif eksplorasi. Dengan meniru cara kerja proses elektron-lubang fotogenerasi di photocell yang telah diumumkan, namun diaplikasikan pada logam tembaga sebagai sumber elektron dan lubang sebagai sumber logam seng, sementara dielektrik yang digunakan untuk memfasilitasi elektron-lubang bergerak dari permukaan ke anoda dan kutub negatif ke solar cell. Hasil sementara telah dicapai adalah arus listrik antara 33 dan 50 mikro ampere, dengan tegangan 0,19-0,97 volt, ini berarti bahwa Solar Cell dapat menghasilkan kekuatan 6,27-48,5 miliWatt dengan ukuran 0,01 m2 atau akan menghasilkan tenaga listrik dari 0,627 watt untuk 4,85 watt per m2.Kata kunci: Sel Surya; CuO; ZnO.
Pembuatan Beton Ringan Dari Aggregat Buatan Berbahan Plastik Erwin Rommel
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan Beton Ringan Dari Aggregat Buatan Berbahan Plastik Making Lightweight Aggregate Concrete From Artificial PlasticErwin Rommel Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah MalangJalan Raya Tlogomas 246 Malang 65144email : erwin67pro@yahoo.com ABSTRACTPlastic is the type of waste non-biodegradable, although in the long term. It is therefore necessary to use plastic waste soon This research begins with the manufacture of aggregate through the choppe process, heating and molding of High Density Polyethylene plastic waste into piece of aggregate size of 20 mm. Then test the characteristics of aggregate, mix design and provide concrete with heat treatment at each temperature 30, 45, 60, 75, 90 and 1100 C. The test of results obtained plastic aggregate specific gravity 1.15; bulk density 1378 kg/m3; aggregate abrasion 29.64% explained that the aggregate can be used as the lightweight concrete. Lightweight concrete made with a mix design ratio of cement: sand: aggregate of plastic 1:2:1,5 and fas 0.35 obtained maximum compressive strength of 13.16 MPa so that the concrete in the category for the use of lightweight structures such as wall panels, concrete sills , cladding. Appropriate use of lightweight concrete for structures that are protected because of the high temperatures can reduce the strength of concrete. High absorption rate of 8.043% and a porosity of 10.7% suggested the use of lightweight concrete in areas that have low levels of humidity.Keywords: Lightweight concrete, plastic artificial aggregate, compressive strength ABSTRAKPlastik adalah jenis sampah non-biodegradable, meskipun dalam jangka panjang. Oleh karena itu perlu menggunakan sampah plastik segera Penelitian ini dimulai dengan pembuatan agregat melalui proses Choppe, pemanasan dan molding dari High Density Polyethylene sampah plastik menjadi bagian dari ukuran agregat dari 20 mm. Kemudian menguji karakteristik agregat, campuran desain dan menyediakan beton dengan perlakuan panas pada setiap suhu 30, 45, 60, 75, 90 dan 1100 C. Pengujian hasil yang diperoleh plastik berat jenis agregat 1,15; bulk density 1378 kg / m3; abrasi agregat 29,64% menjelaskan bahwa agregat dapat digunakan sebagai beton ringan. Beton ringan dibuat dengan rasio desain campuran semen: pasir: agregat plastik 1: 2: 1,5 dan fas 0,35 diperoleh kuat tekan maksimum 13,16 MPa sehingga beton dalam kategori penggunaan struktur ringan seperti panel dinding , kusen beton, cladding. Penggunaan yang tepat beton ringan untuk struktur yang dilindungi karena suhu tinggi dapat mengurangi kekuatan beton. Tingkat penyerapan tinggi 8,043% dan porositas 10,7% menyarankan penggunaan beton ringan di daerah yang memiliki tingkat kelembaban yang rendah.Kunci-kata: Beton ringan, plastik agregat buatan, kuat tekan
HUBUNGAN PENGGUNAAN HEADSET PADA SAAT MENGGUNAKAN HANDPHONE TERHADAP TEKANAN DARAH Heri Wijayanto
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN PENGGUNAAN HEADSET PADA SAAT MENGGUNAKAN HANDPHONE TERHADAP TEKANAN DARAHRelationship of Use While Using The HeadsetMobile on Blood PressureHeri Wijayanto Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah PonorogoEmail : ok_coi@yahoo.comABSTRACTMobile is not only used as a communication tool, but is also used to exploit (utilizing mobile technology to excess) himself. The amount of things that can do with mobile phones (telephone, SMS, MMS, Internet, photos, audio and video), coupled with the more modest rate call by using Mobile, making interaction with Mobile more frequent and longer, however unwitting that side effects or effect on the health effects of mobile phones. Design research is causal experimental research, it is because in this study no treatment (treatment) to the object under study, in this case the treatment aims to measure the effect of the use of a headset to mobile phone radiation. The results showed that by using headsets reduce radiation effects, from measurements of blood pressure, pulse, and a sensation of dizziness.Keywords: Mobile, Headset, Radiation, and healthABSTRAKHandphone tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tapi juga digunakan untuk mengeksploitasi (memanfaatkan teknologi Handphone secara berlebihan) dirinya. Banyaknya hal yang bisa dilakukan dengan Handphone (telephone, SMS, MMS, Internet, Foto, audio dan Video), dibarengi dengan semakin murahnya tarip bertelpon dengan menggunakan Handphone, menjadikan interaksi dengan Handphone semakin sering dan lama, namun demikian tanpa disadari bahwa efek samping atau dampak Handphone berpengaruh pada kesehatan. Design riset adalah riset kausal eksperimental, hal ini karena dalam penelitian ini ada perlakuan (treatment) kepada obyek yang diteliti, dalam hal ini treatment bertujuan untuk mengukur pengaruh penggunaan headset terhadap radiasi handphone. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dengan menggunakan headset mengurangi dampak radiasi, dari hasil pengukuran tekanan darah, denyut nadi, dan sensasi pusing.Kata kunci: Handphone, Headset, Radiasi, dan kesehatan.
POTENSI DAN MODEL PENGEMBANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR DI KOTA MALANG Ida Nuraini
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

POTENSI DAN MODEL PENGEMBANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR DI KOTA MALANGModel Development Potential and Manufacturing Industry in MalangIda Nuraini Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Muhammadiyah Malang nurainiida@yahoo.comABSTRACTThe results of an analysis of the potential map of Malang industrial sector, showed the following results: (a) the furniture industry in Malang are mostly concentrated in the District Blimbing. (b) pottery and ceramics industries is concentrated in District Sukun and Lowokwaru. (c) industry and the car body repair shops are concentrated in the District Blimbing and Klojen. (d) the handicraft industry is concentrated in District Blimbing and Sukun. (e) the chemical industry is concentrated in District Blimbing and Sukun. (f) the metal industry is mostly concentrated in the District of Sukun and Klojen. (g) the food and beverage industry is concentrated in District Klojen and Sukun. (h) the furniture industry, textile printing and concentrated in District Blimbing and Klojen (i) the tobacco industry is concentrated in District Kedungkandang and Sukun. Based on the analysis results show that the competitiveness of the food and beverage industry Malang has a comparative advantage compared Malang, Batu and East Java Province. While the results of the analysis of the factors influencing the growth of the industrial sector, the results indicate that capital, the value of raw materials and value-added positive effect on manufacturing production variables. As for the variable labor negatively affect production.Key wood : Manufacturing industry, the potential of the industrial sector, Malang City.ABSTRAKHasil analisis peta potensi sektor industri Malang, menunjukkan hasil sebagai berikut: (a) industri mebel di Malang sebagian besar terkonsentrasi di Kabupaten Blimbing. (b) tembikar dan keramik industri terkonsentrasi di Kecamatan Sukun dan Lowokwaru. (c) industri dan perbaikan bodi mobil toko terkonsentrasi di Kecamatan Blimbing dan Klojen. (d) industri kerajinan terkonsentrasi di Kecamatan Blimbing dan sukun. (e) industri kimia terkonsentrasi di Kecamatan Blimbing dan sukun. (f) industri logam sebagian besar terkonsentrasi di Kecamatan Sukun dan Klojen. (g) industri makanan dan minuman terkonsentrasi di Kecamatan Klojen dan sukun. (h) industri mebel, pencetakan tekstil dan terkonsentrasi di Kecamatan Blimbing dan Klojen (i) industri tembakau terkonsentrasi di Kecamatan Kedungkandang dan sukun. Berdasarkan analisis hasil menunjukkan bahwa daya saing industri makanan dan minuman Malang memiliki keunggulan komparatif dibandingkan Malang, Batu dan Provinsi Jawa Timur. Sedangkan hasil analisis faktor yang mempengaruhi pertumbuhan sektor industri, hasil menunjukkan bahwa modal, nilai bahan baku dan nilai tambah efek positif pada manufaktur variabel produksi. Adapun tenaga kerja variabel negatif mempengaruhi produksi.Kata kunci: Manufaktur industri, potensi sektor industri, Kota Malang
RANCANG BANGUN MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) SOLAR SEL UNTUK APLIKASI PADA SISTEM GRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN (PLTAg) Machmud Effendy
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RANCANG BANGUN MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) SOLAR SEL UNTUK APLIKASI PADA SISTEM GRID PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN (PLTAg) Maximum Power Point Design and Tracking (Mppt) Solar Cell System for Applications in Wind Power Grid (PLTAg)Machmud EffendyJurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik , Universitas Muhammadiyah MalangEmail: machmudeffendy@yahoo.comABSTRACTMPPT is a technology to get the maximum power output of solar and PLTAg flukutasi irradiation occurs when the sun or wind speed fluctuations. In the first study, made models and models MPPT solar cells consisting of a buck boost converter models and algorithms of fuzzy logic controllers (FLC) using Matlab. Modeling results indicate that the solar cells solar cells has been working according to their characteristics and have current and voltage levels liniearitas R2 = 0.9 when the load changes. While the model of the buck boost converter also has worked according to their characteristics and has an error rate of 0.4%. Model MPPT algorithm using FLC with 7 membership functions can improve solar cells in the event of fluctuations in solar irradiation between 100 s / d 1000 W / m 2. When compared with solar cells using MPPT, MPPT solar cell uses comes with FLC algorithm can improve up to 68.82%.Keywords: solar cell, mppt, Fuzzy.ABSTRAKMPPT adalah teknologi untuk mendapatkan output daya maksimum radiasi flukutasi surya dan PLTAg terjadi ketika matahari atau angin fluktuasi kecepatan. Dalam studi pertama, membuat model dan model MPPT sel surya yang terdiri dari model converter meningkatkan buck dan algoritma fuzzy logic controller (FLC) menggunakan Matlab. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa sel surya sel surya telah bekerja sesuai dengan karakteristik mereka dan memiliki tingkat arus dan tegangan liniearitas R2 = 0,9 ketika perubahan beban. Sedangkan model meningkatkan buck converter juga bekerja sesuai dengan karakteristik mereka dan memiliki tingkat kesalahan 0,4%. Algoritma MPPT model dengan menggunakan FLC dengan 7 fungsi keanggotaan dapat meningkatkan pembangkit sel surya dalam hal fluktuasi radiasi matahari antara 100 s / d 1000 W / m 2. Jika dibandingkan dengan sel surya menggunakan MPPT, sel surya MPPT dilengkapi dengan algoritma FLC dapat meningkatkan pembangkit sel surya sampai 68,82%.Kata kunci: sel surya, MPPT, Fuzzy.
Rancang Bangun Electrolyzer Sistem Dry Cell untuk Penghematan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Murjito .
Jurnal Gamma Vol. 9 No. 1 (2013): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang Bangun Electrolyzer Sistem Dry Cell untuk Penghematan Bahan Bakar Kendaraan BermotorElectrolyzer Dry System Design for Saving Fuel Cell VehicleMurjitoJurusan Teknik Mesin, Fakultas teknik, Universitas Muhammadiyah MalangEmail: murjito1967@gmail.comABSTRACTHHO gas is the result of the electrolysis of water which has been used as a fuel mixture in combustion engines. The application of HHO gas injection regardless of the uncontrolled burning can degrade the quality. In this research, design and manufacture of Dry Cell Elektrolyzer system and testing the characteristics of electrolysis HHO gas. This tool uses only pure distilled water medium is inserted into the tube available. In addition, NaOH or KOH is also used as an ingredient. The addition of HHO gas on combustion engines to improve the quality of combustion because gas has a calorific value and high octane. Current setting is done via Pulse Width Modulation (PWM) to vary the gas production. Gas production can be setup became active at rpm above idle and the gas flow rate can be varied based on the spin machine.Keywords: Elektrolyzer, Electrolysis, Dry Cell, HHO Gas ProductionABSTRAKGas HHO adalah hasil dari elektrolisis air yang telah digunakan sebagai campuran bahan bakar dalam mesin pembakaran. Penerapan injeksi gas HHO terlepas dari pembakaran yang tidak terkontrol dapat menurunkan kualitas. Dalam penelitian ini, desain dan pembuatan sistem Dry Cell Elektrolyzer dan menguji karakteristik gas HHO elektrolisis. Alat ini hanya menggunakan media air suling murni dimasukkan ke dalam tabung yang tersedia. Selain itu, NaOH atau KOH juga digunakan sebagai bahan. Penambahan gas HHO pada mesin pembakaran untuk meningkatkan kualitas pembakaran karena gas memiliki nilai kalori dan oktan tinggi. Pengaturan saat ini dilakukan melalui Pulse Width Modulation (PWM) untuk memvariasikan produksi gas. Produksi gas bisa diseting menjadi aktif pada rpm atas menganggur dan laju aliran gas dapat bervariasi berdasarkan putaran mesin.Kata kunci: Elektrolyzer, Elektrolisis, Dry Cell, Produksi Gas HHO