cover
Contact Name
Ida Ayu Tary Puspa
Contact Email
lpm@uhnsugriwa.ac.id
Phone
+6281236359112
Journal Mail Official
lpm@uhnsugriwa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ratna No.51, Tonja, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80237
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penjaminan Mutu
ISSN : 2407912X     EISSN : 25483110     DOI : https://doi.org/10.25078/jpm
Core Subject : Education,
Jurnal Penjaminan Mutu yang diterbitkan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar ini didedikasikan sebagai penyebaran ide, gagasan, maupun masukan yang positif terkait peningkatan kualitas pendidikan tinggi, karena proses penjaminan mutu dalam sebuah perguruan tinggi bukan hanya aktivitas untuk memastikan bahwa yang dijanjikan dapat terpenuhi melainkan juga meliputi usaha peningkatan mutu secara berkelanjutan. Fokus Jurnal Penjaminan Mutu : Perencanaan, Pelaksanaan, monitoring/evaluasi, dan Pengembangan Mutu Pembelajaran/Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 02 (2021)" : 12 Documents clear
Evaluating Online Learning Implementation in Teacher Education During Covid-19 Pandemic; A Quality Assurance Cycle in STKIP Al Hikmah Surabaya Ahmad Syafi'i
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.47 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2139

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melaporkan hasil analisis kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan perkuliahan daring atau Belajar dari Rumah (BDH) di STKIP Al Hikmah Surabaya di semester genap tahun akademik 2019/2020. Subyek penelitian ini adalah 33 dosen dari 5 program studi yang ada di STKIP Al Hikmah Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner monitoring dan evaluasi perkuliahan daring harian yang wajib diisi oleh seluruh dosen seusai mengampu mata kuliah. Hasil penelitian ini dikategorikan dalam 5 aspek besar yaitu: 1) aplikasi perkuliahan daring yang paling sering digunakan dosen, 2) aktifitas perkuliahan daring yang paling sering dilaksanakan dosen, 3) persentase tingkat pengumpulan tugas terstruktur/ portofolio, 4) tingkat partisipasi mahasiswa dalam perkuliahan daring, 5) hambatan/tantangan yang paling sering dihadapi dosen dalam pembelajaran daring.
Pendidikan Karakter Memperkuat Eksistensi Pendidikan Agama Hindu pada Era Industri 4.0 Putu Ratni; I Nyoman Sueca
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.958 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2166

Abstract

This article is based on research that aims to align Hindu education with industrial development 4.0, which is an era of disruption in order to make it able to answer challenges also able to overcome the massive obstacles of Hindu education implementation without losing the essence of it. The research has been conducted by a qualitative approach; data were collected by the technique of observation, interview, documentation, and literature study; the data analysis utilized descriptive technique. The result of the research showed there are three important things that Hindu education needs to attempt, those are (1) switching the old mindset which is chained by the bureaucratic become the disruptive mindset that put cooperative ways forward, (2) applying self-driving in order to create reforms as the demand of 4.0 era, (3) has to be able to develop a digital basis new service system. Finally, it can be concluded that science and technology development in the global age delivers challenges and obstacles to Hindu education which also continues to develop and change. Therefore, Hindu education in this disruption revolution era 4.0 has been demanded to be sensitive to community social changing phenomenons, willing to do self-disruption through character education because if it persistence to stay on the old method and management also being sealed from the dynamic world, its existence will be slumped and underdeveloped.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF (MOBELIN) UNTUK MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Andi Baso Kaswar; Nurjannah
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.629 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran interaktif untuk membantu mahasiswa Universitas Negeri Makassar dalam memahami materi algoritma dan pemrograman dasar khususnya pada situasi saat ini yang sedang dilanda pandemic covid-19 yang megharuskan pembelajaran dilakukan secara online. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Untuk mendapatkan modul yang valid dan efektif, maka dilakukan pengujian validitas terhadap instrumen penelitian serta pengujian validitas terhadap modul yang dikembangkan. Modul yang telah dikembangkan kemudian dinilai oleh subjek penelitian untuk menentukan keefktifannya. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa MOBELIN dinyatakan memenuhi kevalidan dan keefektifan. Hasil ini diperoleh setelah dilakukan uji validitas oleh para ahli yang terdiri dari validasi instrumen pada keseluruhan aspek berada pada kategori valid yakni 3,32. Sementara itu, MOBELIN dikatakan efektif digunakan berdasarkan penilaian mahasiswa yang terdiri dari beberapa aspek yaitu pada aspek materi dengan skor 3,48 dengan kategori baik, aspek efektifitas dengan skor 3,41 pada kategori baik, aspek tampilan dengan skor 3,56 dengan kategori sangat baik, aspek kemudahan dalam mengakses dengan skor 3,60 dengan kategori sangat baik dan aspek keoptimalan dalam pembelajaran dengan skor 3,36 dengan kategori baik sehingga rata-rata skor secara keseluruhan adalah 3,45 dengan kategori baik. Sehingga,dapat disimpulkan bahwa MOBELIN dapat digunakan sebagai bahan ajar alternatif untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Pengembangan Model Pendidikan Agama Hindu Berbasis Glokalisasi untuk Peningkatan Mutu Siswa SD Kabupaten Buleleng Ni Nyoman Lisna Handayani; I Putu Suardipa; Ni Ketut Erna Muliastrini
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.056 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2175

Abstract

Secara umum tujuan penelitian ini adalah dihasilkannya model pendidikan agama hindu berbasis glokalisasi untuk peningkatan mutu siswa SD Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan tipe “Prototipycal Studies. Data dalam penelitian ini akan dikumpulkan dengan: (1) pedoman observasi, (2) pedoman wawancara, (3) kuisioner, (4) pedoman studi dokumen, (5) fokus groups discussion, dan (6) interrater validity. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, Nilai- nilai karakter global yang visibel dan relevan untuk diintegrasikan dalam pendidikan karakter berdasarkan spektrum teori rekonstruksi sosial Vygotsky dalam pembelajaran pendidikan agama hindu bagi siswa sekolah dasar kelas V, yaitu: kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, objektivitas, multikultur, berpikir terbuka, kepedulian sosial, opened culture, pendidikan seks, anti rasisme, anti pelecehan, kesetaraan gender, kepemimpinan, kehormatan diri, kehormatan bangsa dan negara, peduli lingkungan, hak azazi manusia, morality dignity, dan penghargaan pada minoritas. Kedua, rekonstruksi struktur muatan kurikulum pendidikan agama hindu Sekolah Dasar kelas V yaitu: mantram dainika upasana, ahimsa, satya dan tat tvam asi, moksha sebagai tujuan akhir, keharmonisan hidup melalui tri hita karana, catur guru, melihat dan mengenal tempat suci dalam agama hindu, kitab suci veda.
Kepercayaan dan Kepuasan Penggunaan LMS Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring Teguh Prasetyo; Arita Marini; Mohamad Syarif Sumantri
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.547 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2349

Abstract

The implementation of online learning through the Learning Management System (LMS) is universal in higher education. The presentation of learning at the LMS is expected to facilitate student learning during the Covid-19 pandemic. This aims of research to determine the effect of belief in the use of LMS on learning satisfaction in LMS carried out by students. The research approach uses a quantitative type of correlation. This study used a research sample of 101 students. The research instrument is an online questionnaire that has been tested for validity and reliability and is analyzing by regression. The results showed that the regression formulation was: Y = 1.535 + 0.706. Is the influence of the belief variable using LMS significant on LMS learning satisfaction? Result of the regression analysis, the significance value of 0.000 is smaller than 0.05, it can be concluded that belief in the use of LMS affects LMS learning satisfaction. How much trust do the beliefs of LMS affect learning satisfaction at the LMS (r-square), namely 55.8%, while the remaining 44.2% is another variable and is not researched?. Belief in using LMS on learning satisfaction in LMS is based on aspects of content quality, learning success, ease, and behavior.
MGA Kwento NG Guro At Kwentong Mag-Aaral: Student Assessment Processes, Challenges And Solutions In The New Normal Setup Leading To Quality Assurance Inputs Aljon Delmo Galang; Rosie Lopez Conde; I Ketut Sudarsana
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.742 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2351

Abstract

This qualitative research study used narrative approach to retell the narratives of twelve (12) high school teachers on the processes, challenges, and solutions of student assessment. The investigation identifies that teachers assess the students by utilizing modules and other activities as alternatives of face-to-face instruction and assessment, using rubrics and providing feedbacks, utilizing online platforms, and involving parents. The participants also encountered challenges such as academic dishonesty, students’ attitude towards learning tasks, and lack of ICT resources. These are solved by communicating with parents, feedbacking, and alternatives means of distributing learning tasks. The findings provide insights specifically for teachers who struggle in assessing student learning in the New Normal Setup and who aim to use distance learning even in the post-pandemic class setting; and contribute inputs to quality assurance in education, considering the pandemic-impacted educational landscape
Efektivitas Pemanfaatan Media E-learning dengan Moodle dalam Menjaga Mutu Pembelajaran Saat Belajar dari Rumah Ramen Antonov Purba
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.105 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2424

Abstract

Education is an effort to gain knowledge, expertise and competence. The journey of education cannot stop. The presence of Covid-19 has resulted in transformations in the education sector. Learning activities have to be done at home. The parameters of each component used in learning activities are expected to produce good results. Thus, the use of e-learning with Moodle. The target is for students to gain knowledge and good results. E-learning with Moodle is an option based on its internet-based work pattern. No place limit and no time limit. A vital evaluation step is carried out. Higher education institutions are required to be professionals. Higher education institutions also face evaluation from LLDIKTI. Internal evaluation is mandatory. All existing elements must be committed to carrying out these obligations. Accommodating agreed targets. Making students understand teaching material. Opening students' insights and thoughts. Students can complete it and get maximum results (sound). The research conducted will look at the effectiveness of using e-learning media with Moodle in maintaining the quality of learning when learning from home. The method used to conduct research is an experiment. The subjects of the Politeknik Unggul LP3M Medan students, the Informatics Management study program are 32 students. Found that the functional level and value accumulation using moodle-based e-learning media with the dynamics of learning from home can maintain and maintain quality. All learning activities go well as expected and targeted.
Pemahaman Ajaran Tat Twam Asi Sebagai Pedoman dalam Upaya Peningkatan Mawas Diri di Era Pandemi Covid-19 Ni Nyoman Suastini; I Ketut Budi Rach Suarjaya
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.075 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2546

Abstract

Peran Tat Twam Asi sangatlah penting bagi kehidupan yang harmonis dan damai. Dari lingkup yang paling kecil dalam sebuah keluarga hingga lingkup yang lebih besar, yaitu dalam sebuah negara, bahkan di dunia. Kehidupan yang damai tidak mungkin dapat diwujudkan tanpa adanya toleransi yaitu sikap saling menghormati, menghargai, memahami, maupun saling menerima adanya perbedaan yang ada. Karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat kita hindari. Susastra Suci Weda mengajarkan tentang sebuah nilai yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan kehidupan yang rukun dan damai. Sebuah nilai luhur yang harus dilestarikan dan patut kita tumbuh suburkan dalam sikap hidup keseharian kita. Ajaran Tat Twan Asi merupakan dasar dari Tata Susila Hindu di dalam usaha untuk mencapai perbaikan moral. Susila adalah tingkah laku yang baik dan mulia untuk membina hubungan yang selaras dan seimbang serta rukun di antara sesama. Sebagai landasan dalam membina hubungan yang selaras, maka kita dapat mengimplementasikan ajaran Tat Twan Asi ini dengan dengan beberapa cara: 1) Melakukan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama maupun norma yang berlaku dalam masyarakat yang timbul dari hati kita sendiri (bukan merupakan paksaan). 2) Bertanggung jawab atas segala tindakan yang kita lakukan. 3) Lebih mendahulukan kepentingkan bersama dari pada kepentingan pribadi.
Membangun Sumber Daya Hindu Melalui Sains dan Teknologi Ni Wayan Sumertini
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.975 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2591

Abstract

Perkembangan sains dan teknologi tidak bertentangan di dalam agama Hindu dan bahkan Hindu sendiri mengajarkan sains. Sains dan teknologi di dalam Hindu pengertiannya lebih luas dibandingkan sains dan teknologi saat ini. Hindu memandang bahwa hal-hal yang membuat manusia nyaman di dunia ini adalah teknologi yang bersifat material. Sementara itu manusia tetap tidak mampu meraih kebahagiaan tertinggi. Hindu lebih menekankan pada sains dan teknologi ini, yakni upaya untuk meraih kebahagiaan abadi. Guna meraih kebahagiaan sejati, orang harus mempelajari dan mempraktikkan berbagai teknik yang diajarkan sehingga akhirnya mengalami kebahagiaan itu sendiri. SDM Hindu yang hendak dikembangkan adalah SDM yang memang expert di bidang sains dan teknologi objektif, tetapi juga mampu menjalankan teknologi bhatin yang diajarkan. SDM Hindu diharapkan mampu melahirkan kesejahteraan dunia dan kemudian terbebas dari segala bentuk kesengsaraan.
Efektivtias Pembelajaran Daring pada Pendidikan Vokasi Ketut Nurhayanti; I.G.A Astri Pramitari; I Made Budiada
Jurnal Penjaminan Mutu Vol 7 No 02 (2021)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.468 KB) | DOI: 10.25078/jpm.v7i2.2623

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of online learning in vocational colleges in Hindu theory courses and electrical installation practices. Assessment indicators are student learning outcomes, learning completion, student interests and motivations as well as attractive learning experiences experienced by students during online learning. Quality research with qualitative descriptive research approach is used in this study. Data collection techniques using questionnaires in the form of essays are disseminated through the google form platform and interviews conducted with google meet. Respondents numbered 50 students. The results of online learning research are effective if reviewed from indicators of the value of learning outcomes and complete materials but are not effective if reviewed from behavior changes. Indicators of attractive learning experience will be fun assuming the media used and lecturers can package materials in an interesting, interest and motivational learning students more to the obligation to get value and no other learning alternatives except online.

Page 1 of 2 | Total Record : 12