cover
Contact Name
Nur Asni Setiani
Contact Email
nur.asni@stfi.ac.id
Phone
+6285718360277
Journal Mail Official
jurnal@stfi.ac.id
Editorial Address
Gedung 1 Kampus Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Jl. Soekarno Hatta no. 354 (Parakan Resik) Bandung, 40266 West Java, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia
ISSN : 23032138     EISSN : 2830201X     DOI : http://dx.doi.org/10.58327/jstfi
Core Subject : Health, Science,
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA (P-ISSN: 2303-2138) is open access and peer-reviewed (double-blind) Scientific Journal that publishes all research articles/reviews/ short communication related to the pharmacy research. The focus of JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA is to publish articles in pharmacy. Scope of this journal are: 1. Pharmacology, 2. Pharmaceutical biology, 3. Pharmacy, 4. Pharmaceutical chemistry, 5. Community pharmacy, 6. Biotechnology and biomolecular sciences.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2023)" : 4 Documents clear
PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG OBAT PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KOTA BATAM Suhaera Suhaera; Reny Haryani; Lilik Sundari; Yunisa Frisicia Yusri; Syofyan Syofyan; Arie Vonikartika; Shinta Sari Dewi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i1.207

Abstract

Pengetahuan tentang obat yang benar bisa dikatakan suatu hal yang penting. Dengan pengetahuan yang benar, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari obat dan dapat mengurangi segala hal yang tidak di inginkan akibat pemakaian suatu obat. Sering terjadi Penyalahgunaan obat pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) karena kurangnya pengetahuan tentang obat. Penelitian ini bertujuan untuk menilai Pengetahuan dan sikap siswa tentang obat kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Batam.Penelitian ini menggunakann metode penelitian Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, Penelitian analitik untuk mencari hubungan antar variabel. Metode Pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling Menggunakan instrumen Kuisioner. Hasil Analisis Data yang telah dilakukan, diperoleh Pengetahuan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tentang Obat termasuk kategori Baik dan Sikap Siswa Sekolah Menegah Atas (SMA) tentang Obat memiliki kategori yang positif. Dimana hasil untuk pengetahuan SMAN (89,9%) dan Sikap (97,0%), sedangkan pengetahuan SMAS pengetahuan (88,9%) dan sikap (98,8%). Hasil uji bivariat karakteristik dengan variabel pengetahuan di dapatkan hasil bahwa SMAN karakteristik kelas,jurusan, jenis kelamin memiliki hubungan yang bermakna dengan varibel pengetahuan, dan memiliki hubungan yang bermakna karakteristik jenis kelamin dengan variabel sikap sedangkan untuk SMAS memiliki hubungan yang bermakna antara jenis kelamin, kelas dengan pengetahuan dan memiliki hubungan yang bermakna antara kelas dengan Sikap. 
KARAKTERISASI KOKRISTAL KRUD MANGOSTIN (Garcinia mangostana, L.) HASIL METODE LIQUID ASSISTED GRINDING MENGGUNAKAN KOFORMER ASAM SITRAT Revika Rachmaniar; Sohadi Warya; Piolani Putri Nurgeofani
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i1.161

Abstract

Krud mangostin merupakan metabolit sekunder golongan xanton dari kulit buah manggis (Garcinia mangostana, L.). α-mangostin merupakan salah satu komponen terbesar dalam krud mangostin yang memiliki sifat praktis tidak larut di dalam air. Pembentukan kokristal bertujuan untuk mengetahui karakteristik kokristal yang terbentuk dengan koformer asam sitrat pada metode liquid assisted grinding dengan perbandingan mol 1:1. Karakterisasi kokristal dilakukan dengan analisa gugus fungsi pada spektrofotometri infra merah, uji titik leleh dengan automatic melting point, penentuan pola difraksi kristalografi dengan PXRD, dan penentuan morfologi kokristal menggunakan SEM yang selanjutnya diuji kelarutannya dalam air. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa kokristal terbentuk melalui ikatan supramolekul homosinton antara gugus pendonor hidrogen dari asam sitrat dan gugus aseptor dari krud mangostin disertai dengan adanya penurunan titik leleh menjadi 129,7oC. Pola difraksi sinar-X kokristal menunjukkan pola difraktogram yang memiliki kristanilitas rendah sebagai fasa kokristal. Morfologi permukaan kokristal yang teramati menunjukkan perubahan berupa sebuah partikel yang terdiri dari partikel-partikel yang menyatu dengan permukaan kasar dan tepi yang beraturan disertai adanya pori. Kokristal krud mangostin dapat meningkatkan kelarutan krud mangostin dari 2,080±0 µg/mL menjadi 2,228±0,030 µg/ mL. Berdasarkan beberapa karakteristik tersebut krud mangostin dan koformer asam sitrat dapat membentuk kokristal dengan peningkatan kelarutan dari krud mangostin sebesar 1,071±0,014 kalinya.
KAJIAN IN SILICO INTERAKSI ANTARA PIPERIN, MANGOSTIN, DAN KURKUMIN DENGAN KARAGENAN Wiwin Winingsih; Pebry Purnamasari
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i1.175

Abstract

Mangosteen, curcumin and piperine are compounds that have various pharmacological activities but have low solubility in water. To increase their solubility, several methods were available, one of it was inclusion complex formation. Inclusion complex consist of guest molecule and host molecule as complexing agent.  Complexing agents that have been widely used was cyclodextrin, the use of carrageenan as a host for mangosteen, curcumin and piperine has never been reported . This research aimed to study the interaction between carrageenan with mangosteen, curcumin and piperine and compare it with cyclodextrins by in silico method. This research can be used to design inclusion complex of those three compounds with carrageenan.  This study was carried out by molecular docking. USCF Chimera® 1.12 and Autodock® Vina software were used to study the interaction between mangosteen, curcumin and piperine as ligands with kappa carrageenan, iota carrageenan and beta-cyclodextrin as receptors. Docking results showed that these compound had good interaction with carrageenan as well as  cyclodextrin by the formation hydrogen bonds, van der walls and ionic bonds.  
POTENSI DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) SEBAGAI ANTIJAMUR TERHADAP JAMUR KULIT Pityrosporum ovale Nur Asni Setiani; Nur Aisyah Istiqomah; Jaffeta Pradeko Putra
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58327/jstfi.v12i1.216

Abstract

Pityrosporum ovale merupakan flora normal kulit yang dapat berasosiasi pada keadaan ketombe. Penggunaan antijamur alami dapat mengurangi ketidaknyamanan akibat ketombe dan kerusakan kulit lainnya. Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, saponin dan terpenoid yang berpotensi sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antijamur ekstrak dan fraksi daun binahong terhadap jamur Pityrosporum ovale. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian difraksinasi menggunakan n-heksan, etil asetat dan air. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan mengukur daya hambat melalui metode difusi, Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) melalui metode dilusi, dan penentuan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Konsentrasi pada uji daya hambat yaitu 12,5%, 25%, 50% dan 100%. Konsentrasi terendah yang memberikan zona hambat selanjutnya digunakan untuk menentukan nilai KHM dan KBM. Hasil pengukuran zona hambat menunjukkan ekstrak dan fraksi daun binahong memiliki aktivitas antijamur terhadap Pityrosporum ovale. Hasil KHM ekstrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat dan air berturut-turut 3,125%, 40%, 1,5625% dan 25%. Nilai KBM hanya terlihat pada fraksi etil asetat dan fraksi n-heksan yaitu sebesar 25% dan 100%. Hasil ini menunjukkan fraksi etil asetat dan n-heksan bersifat fungistatik dan fungisidal sedangkan ekstrak etanol dan fraksi air hanya bersifat fungistatik.

Page 1 of 1 | Total Record : 4