cover
Contact Name
Nur Asni Setiani
Contact Email
nur.asni@stfi.ac.id
Phone
+6285718360277
Journal Mail Official
jurnal@stfi.ac.id
Editorial Address
Gedung 1 Kampus Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Jl. Soekarno Hatta no. 354 (Parakan Resik) Bandung, 40266 West Java, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Indonesia
ISSN : 23032138     EISSN : 2830201X     DOI : http://dx.doi.org/10.58327/jstfi
Core Subject : Health, Science,
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA (P-ISSN: 2303-2138) is open access and peer-reviewed (double-blind) Scientific Journal that publishes all research articles/reviews/ short communication related to the pharmacy research. The focus of JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA is to publish articles in pharmacy. Scope of this journal are: 1. Pharmacology, 2. Pharmaceutical biology, 3. Pharmacy, 4. Pharmaceutical chemistry, 5. Community pharmacy, 6. Biotechnology and biomolecular sciences.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 6 Documents clear
[REVIEW] KONTAMINASI TIMBAL PADA BERBAGAI JENIS MAKANAN DAN MINUMAN Rimadani - Pratiwi; Jessica - Tristi; Febrina Amelia Saputri
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.027 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v7i1.75

Abstract

AbstrakTimbal merupakan salah satu logam berat yang keberadaannya melimpah di alam. Paparan dan serapan unsur timbal di alam menjadi masalah karena dapat mengkontaminasi makanan dan air. Kontaminasi timbal pada makanan dan air dapat menyebabkan efek yang merugikan bagi kesehatan. Berbagai jenis sampel dari berbagai daerah di Indonesia telah dilakukan analisis kandungan timbal. Metode yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan instrumen spektroskopi serapan atom. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar sampel yang banyak terkontaminasi oleh timbal adalah makanan yang berasal dari perairan karena wilayah perairan tersebut telah menjadi alternatif untuk pembuangan limbah industri, pertanian, dan rumah tangga.  Kata Kunci: timbal, kontaminasi, analisis, spektroskopi serapan atom  AbstractLead is one of the heavy metal that is abundant in the environment. Exposure and absorption of lead elements in nature become a problem because it can contaminate food and water. Lead contamination in food and water can cause adverse health effects. Lead contamination in various types of samples from various regions in Indonesia has been analyzed. A widely used method to lead determination is atomic absorption spectroscopy. The result shows that the most samples that are heavily contaminated by lead is food that comes from water. It causes the water has been an alternative way to industrial, agricultural, and household waste disposal.  Keywords: lead, contamination, analysis, atomic absorption spectroscopy
STUDI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA WANITA HAMIL YANG DIDIAGNOSIS HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PMI KOTA BOGOR Lidya - Indhayani
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.303 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v7i1.70

Abstract

AbstrakHipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian pada ibu hamil, disamping penyebab lainnya seperti infeksi dan pendarahan. Metildopa merupakan agen lini pertama yang dianjurkan untuk terapi hipertensi pada masa kehamilan. Dalam penanganan hipertensi pada masa kehamilan saat ini banyak digunakan obat lini kedua dan ketiga. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan obat antihipertensi pada ibu hamil sudah sesuai dengan panduan terapi hipertensi pada kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional-deskriptif yang dilakukan secara konkuren pada pasien rawat jalan dan rawat inap selama bulan April – Juli 2015 di Rumah Sakit PMI Kota Bogor. \ Dari 89 pasien, terdapat 43 pasien dengan hipertensi tingkat 1 yang tidak mendapatkan pengobatan farmakologi, hanya pengelolaan gaya hidup. Sejumlah 46 pasien mendapatkan terapi farmakologi. Sebanyak 27 pasien mendapatkan terapi tepat regimen obat dan tepat dosis, sedangkan 19 pasien lainnya menggunakan kombinasi obat yang tidak tercantum dalam pedoman terapi baik dalam standar Depkes RI maupun JNC 7. Dari segi outcome tekanan darah yang dikontrol pada pasien rawat inap ketika akan pulang, semua pasien (32 pasien) berhasil diturunkan tekanan darahnya, dan sesuai dengan target terapi penanganan hipertensi yang tercantum pada pedoman terapi NICE. Pemilihan regimen obat antihipertensi pada kehamilan di RS PMI Kota Bogor belum dapat dikatakan sesuai dengan pedoman terapi hipertensi dalam kehamilan. Kata Kunci: Hipertensi, kehamilan, hipertensi dalam kehamilan, penanganan hipertensi, antihipertensi. AbstractHypertension is one of the leading causes of death in pregnant women, in addition to other causes such as infection and bleeding. Methyldopa is the recommended first-line agent used for therapeutic treatment of hypertension during pregnancy. However, in the treatment of hypertension during pregnancy are widely used second and third-line drugs.This study aims to evaluation the use of antihypertensive drugs in pregnant women in accordance with guidelines for treatment of hypertension in pregnancy. This study is an descriptive –observational that conducted concurrently in outpatient and inpatient during April to july 2015 in PMI Hospital Bogor. From the 89 patients, there were 43 patients with stage 1 hypertension who did not receive pharmacological treatment, only a change in lifestyle management. As many as 46 patients received pharmacological therapy, only 27 patients on the proper selection and proper dosage of the drug regimen, while 19 other patients using a combination of drugs that are not listed in either the standard treatment guidelines for MOH and JNC 7. In terms of the output of blood pressure controlled in hospitalized patients when coming home, all of the patients (32 patients) successfully lowered blood pressure, and in accordance with therapeutic target in the treatment of hypertension listed NICE treatment guidelines. The regimen choice of antihypertensive drug during pregnancy has not been in accordance with the guidelines for the treatment of hypertension during pregnancy.  Keywords: Hypertension, pregnancy, hypertension during pregnancy, treatment of hypertension, antihypertensive
UJI AKTIVITAS ANTIOBESITAS DARI EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (Phyllanthus emblica L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR Wistar Seno. Aulia Ardiansyah, D; Saeful - Hidayat; Nurvika S Simbolon
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.871 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v7i1.71

Abstract

AbstrakObesitas merupakan penimbunan lemak yang berlebihan di dalam tubuh yang disebabkan oleh asupan jumlah makanan yang lebih besar dari pada yang dapat digunakan untuk energi. Daun Malaka (Phyllanthus emblica L.) merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang belum banyak diketahui masyarakat digunakan sebagai obat obesitas. Daun malaka mengandung senyawa tanin, flavonoid dan saponin yang mampu menghambat kerja enzim lipase pankreas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun malaka sebagai antiobesitas pada tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi pakan tinggi karbohidrat dan lemak. Daun malaka diekstraksi menggunakan metode maserasi. Pengujian dilakukan dengan membagi 5 kelompok perlakuan yang terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok perlakuan terbagi menjadi kontrol negatif, kontrol positif (Orlistat) dan kelompok dosis ekstrak. Kelompok uji yang diberi ekstrak daun malaka secara oral dengan dosis berbeda (250, 500, dan 750 mg/kg BB), kemudian dilanjut dengan pengukuran kadar kolesterol darah untuk masing-masing kelompok. Data diuji secara statistik menggunakan one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dosis 750 mg/kg BB memiliki aktivitas lebih baik dibandingkan dengan kelompok uji lainnya dan tidak ada korelasi antara penurunan obesitas dengan penurunan kadar kolesterol darah.  Kata kunci : obesitas, Phyllanthus emblica L, orlistat, flavonoid, enzim lipase  AbstractObesity is an excessive accumulation of fat in the body caused by a larger amount of food intake than can be used for energy. Leaves malaka (Phyllanthus emblica L.) is one of the nutritious medicinal plants that have not been widely known to the public that is used as an obesity drug. Malaka leaves contain tannin, flavonoid and saponin compounds that are able to inhibit the action of pancreatic lipase enzymes. This study aims to determine the effect of malaka leaf ethanol extract as antiobesity in white male rats Wistar strain induced high carbohydrate and fat diet. Malaka leaves are extracted using maceration method. The test was conducted by dividing 5 treatment groups consisting of 5 rats. The treatment group was divided into negative control, positive control (Orlistat) and group dose of extract. The test group given oral leaf extract orally with different doses (250, 500, and 750 mg / kg BW), then followed by measurement of blood cholesterol levels for each group. Data were tested statistically using one way ANOVA with a confidence level <0.05. The results showed a dose of 750 mg / kg BW had better activity compared with other test groups and there was no correlation between decreased obesity with decreased blood cholesterol levels.  Keywords: obesity, Phyllanthus emblica L., orlistat, flavonoids, lipase enzyme
AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN (Artocarpus altilis (Park.) Fosberg) KUNING JATUH DAN JATUH KERING PADA MENCIT PUTIH JANTAN GALUR SWISS WEBSTER DENGAN METODE INDUKSI ALOKSAN Hesti - Riasari; Maria - Ulfah; Linda - Audina
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.198 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v7i1.72

Abstract

AbstrakDiabetes melitus atau yang lebih dikenal dengan penyakit gula diakibatkan oleh kekurangan hormon insulin. Sukun merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan masyarakat sebagai obat untuk penyakit diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol dari daun sukun jatuh kering dan kuning jatuh sebagai antihiperglikemia pada mencit putih jantan galur Swiss Webster yang diinduksi aloksan. Uji aktivitas antihiperglikemia dilakukan dengan menggunakan 27 ekor mencit yang dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor mencit. Kelompok perlakuan terbagi menjadi kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif dan kelompok uji, kelompok uji terdiri dari Kuning Jatuh 200, 400 dan 600 mg/KgBB, Jatuh Kering 200, 400 dan 600 mg/KgBB. Semua kadar gula darah awal diukur sebelum di induksi aloksan. Semua kelompok diinduksi aloksan sebesar 70mg/KgBB kecuali kelompok normal dan kontrol negatif. Setelah 7 hari diinduksi, hewan dipuasakan lalu diukur kadar gula darah. Kadar gula darah dicek pada hari ke-7, ke-14 dan ke-21. Data diuji secara statistik menggunakan one way ANOVA dengan tahap kepercayaan p<0,05. Hasil pengujian menunjukkan Ekstrak etanol daun sukun kuning jatuh dan jatuh kering memiliki aktivitas antihiperglikemia, daun sukun jatuh kering dosis 600mg/KgBB menunjukkan aktivitas antihiperglikemia yang paling baik diantara semua kelompok uji secara bermakna jika dibandingkan dengan kelompok kontrol.  Kata kunci : Antihiperglikemia, Daun Sukun, Aloksan, Swiss Webster  AbstractDiabetes mellitus or more commonly known as diabetes caused by insulin deficiency. Breadfruit (Artocapus altilis (Park.) Fosberg) is one of the plant that used by native people as diabetics medicin. This study aimed to determine the effect of ethanol extract of dried breadfruit leaf fall and yellow fall as antihyperglycemia in mice white male Swiss Webster strain induced alloxan. Antihyperglycemia activity test was performed using 27 mice were divided into 9 groups. Each group consisted of three mice. The treatment group was divided into normal control group, negative control, positive control and test group, test group consisted of Fallen dry 200, 400 and 600 mg/KgBW, Falen Yellowl 200, 400 and 600 mg / KgBW. All initial blood sugar levels were measured before induction of alloxan. All groups alloxan induced by 70mg/KgBW except the normal group and negative control. After 7 days induced, the animals were fasted and then measured blood sugar levels. Blood sugar levels are calculated on the 7th, 14th and 21st. Data were statistically tested using one-way ANOVA with the stage of confidence p<0.05. The test results showed the ethanol extract of leaves of breadfruit has antihyperglycemia activity, breadfruit leaves tumble drier dose of 600mg/KgBW showed activity antihyperglycemia the best among all of the test groups were significantly when compared with the control group.  Keywords: Antihyperglycemia, Breadfruit Leaves, Alloxan, Swiss Webster
DETERMINASI KADAR KAFEIN PRODUK TEH HITAM INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER FOURIER TRANSFORM INFRARED Melvia - Sundalian; Ilma - Nugrahani
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.816 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v7i1.73

Abstract

AbstrakTeh hitam merupakan salah satu bahan minuman yang sangat diminati di Indonesia. Pada umumnya, penilaian kualitas produk teh hitam dilakukan oleh tea taster menggunakan metode organoleptis. Variabilitas komposisi kandungan kimia merupakan faktor penting yang menentukan rasa, aroma, dan manfaat terhadap kesehatan. Kafein merupakan senyawa alkaloid golongan metilxantin menjadi perhatian khusus, mengingat kandungannya yang cukup tinggi dan berperan pada penentuan kualitas teh hitam. Pada penelitian ini telah dilakukan analisis kadar kafein pada produk teh hitam dengan Spektrofometer FTIR (Fourier Transform Infrared). Sampel teh hitam yang diuji berasal dari 12 produk teh hitam yang beredar di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan metode ini dapat memberikan hasil analisis yang baik dengan nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0,997, Relatif Standar Deviation (RSD) sebesar 1,2743 %, serta nilai persentase rekoveri dengan rentang 97 - 102 %. Selain itu, hasil analisis kadar kafein teh hitam menunjukkan bahwa kadar kafein berada pada rentang 1 – 5%. Sampel BBT_GOL memiliki kadar kafein terendah dengan persentase sebesar 1,56 %, sedangkan sampel BBT_QUA memiliki kadar kafein tertinggi, dengan persentase kadar sebesar 4,44%.  Kata kunci: Teh Hitam, Fourier Transform Infrared, Kafein  AbstractBlack tea is one of the most popular beverage ingredients in Indonesia. Generally, tea quality assessment is done by tea taster using organoleptic method. The variability of chemical composition is an important factor that determines taste, flavor, and health benefits. Caffeine is a type of methylxanthin alkaloid compound of particular concern, given its high content and a role in determining the quality of black tea. The analysis of caffeine content has been done in black tea product with FTIR (Fourier Transform Infrared) Spectrophotometer. The sample of black tea tested from 12 black tea products marketing in Indonesia. The result of the analysis shows that this method can give good analysis result with correlation coefficient value (R2) equal to 0.997, Relative Standard Deviation (RSD) equal to 1.2743%, and value of recovery percentage with range 97 - 102%. The results showed that black tea analysis for caffeine content in range 1 - 5%. In Sample BBT_GOL caffeine content averages at 1.56% (lowest), while in sample BBT_QUA caffeine content averages at 4.44% (highest).  Keywords: Black Tea, Fourier Transform Infrared, Caffeine
REVIEW] ANALISIS RHODAMIN B DALAM MAKANAN Febrina Amelia Saputri; Bella Puteri Irinda; Rimadani - Pratiwi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI FARMASI INDONESIA Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.478 KB) | DOI: 10.58327/jstfi.v7i1.74

Abstract

AbstrakRhodamin B adalah salah satu pewarna sintetis yang biasa digunakan pada industri tekstil dan kertas. Zat ini ditetapkan sebagai zat yang dilarang penggunaannya pada makanan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.239/Menkes/Per/V/85. Rhodamin B sering disalahgunakan sebagai pewarna makanan, terutama makanan jajanan. Meskipun telah ada larangan, namun masih banyak produsen yang menggunakan rhodamin B dalam produk makanannya. Rhodamin B dapat menyebabkan gangguan fungsi hati bahkan dapat menyebabkan kanker hati. Pada percobaan menggunakan mencit, rhodamin B menyebabkan terjadinya perubahan sel hati dari normal menjadi nekrosis dan jaringan di sekitarnya mengalami disintegrasi. Rhodamin B hanya boleh digunakan untuk pewarna teksil dan kertas. Artikel ini berisi studi literatur tentang analisis rhodamin pada berbagai macam makanan.  Kata Kunci : pewarna sintetik, rhodamin B, makanan  AbstractRhodamine B is a synthetic dye used in the textile and paper industries. This substance is defined as substance that is prohibited in food through the Regulation of Minister of Health No. 239/Menkes/Per/V/85. Rhodamine B is often misused as a dye that is often found in the food, especially the street food. Despite it is prohibited to be used in the food, many manufacturers are still using rhodamine B in their products. Rhodamine B can cause liver failure and even can cause liver cancer. In experiments using mice, rhodamine B causes liver cell changes from normal to necrosis and surrounding tissue disintegrating. Rhodamine B can only be used as textiles dye. This article contains literature study of rhodamine analysis in several foods.  Keywords : dyes, rhodamin B, food

Page 1 of 1 | Total Record : 6