cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalsosains@gmail.com
Phone
+6285703065636
Journal Mail Official
jurnalsosains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangeran Cakrabuana, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Sains
ISSN : 27747018     EISSN : 2774700x     DOI : 10.36418
Core Subject : Science, Social,
Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and science fields. The journal is published monthly by Green Publisher Indonesia. Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering social included : Management, Economics, Culture, Law, Geography, and Education and sciences included : Astronomy, Biology, Ecology, Physics, Geology, Geography, Geography, Chemical. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books. This journal publishes research articles covering social and science. Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN 2774-700x and Print ISSN 2774-7018
Articles 1,041 Documents
Analisis Pengetahuan dan Sikap Pengawas Menelan Obat (Pmo) Terhadap Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis dan Tinjauannya Vina Monica Robert; Wening Sari; Zuhroni Zuhroni
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2007.992 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.284

Abstract

Latar belakang : PMO adalah komponen DOTS (Directly Observed Treatment Short Course) yang bertugas untuk memantau pengobatan TBC (Tuberkulosis). Pasien TBC memiliki masalah terkait penyakit TBC dan efek samping obat anti tuberkulosis (ESOAT). Terdapat korelasi yang kuat antara tingkat pengetahuan dan sikap PMO tentang TBC dan pengobatannya dengan kepatuhan berobat pasien. Ilmu yang benar akan mendorong seorang muslim untuk beriman kepada Allah SWT, sedangkan sikap diturunkan dari pengetahuan. Seorang muslim yang memiliki pengetahuan baik akan memiliki sikap baik pula dan Allah akan meningkatkan derajatya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap PMO sebelum dan sesudah pelatihan tentang efek samping OAT. Metode : Dilakukan pelatihan tentang ESOAT pada 32 orang PMO. Sebelum dan sesudah pelatihan PMO diberikan kuisioner untuk menilai pengetahuan dan sikap. Hasil pre test dan post test dilakukan scoring. Setelah 2 bulan dilakukan FGD (Focus Group Discussion) untuk mengetahui ESOAT pada pasien dan bagaimana PMO mengatasinya. Analisis data dilakukan secara bivariat dan uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan T Test Paired Sample Correlations dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil : Pengetahuan PMO tentang ESOAT mengalami peningkatan yang bermakna (p = 0,003). Terdapat peningkatan sikap PMO tentang TBC dan ESOAT setelah pelatihan meski tidak bermakna (p = 0,187) karena scoring rerata sikap PMO sebelum pelatihan sudah baik. Hasil FGD menunjukkan bahwa PMO mampu mengenali efek samping OAT ringan dan berat dan mampu mengatasi beberapa efek samping ringan. Menuntut ilmu pengetahuan adalah wajib hukumnya. Pengetahuan yang baik akan menghasilkan sikap yang baik pula baik dalam menunaikan tugasnya sebagai PMO maupun sebagai umat muslim. Kesimpulan : Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap PMO mengenai efek samping OAT setelah pemberian pelatihan tentang tentang efek samping OAT.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Mengenai Penggunaan Human Diploid Cell Dalam Proses Produksi Vaksin Polio Wahyu Fitrah Darwanto Nugroho; Indra Kusuma; Siti Nur Riani
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2225.502 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.285

Abstract

Latar Belakang : Vaksin merupakan suspensi mikroorganisme yang dilemahkan atau dimatikan, atau protein antikgenik dari berbagai organisme tadi yang diberikan untuk mencegah, meringankan, atau mengobati penyakit-penyakit menular. Vaksin pertama kali tercatat pada tahun 1769, yang dipublikasikan oleh Edward Jenner, yaitu specimen yang berasal dari lesi lengan seseorang yang terinfeksi Cowpox. Human Diploid Cells (HDC) merupakan salah satu sel yang digunakan untuk mengkultur virus yang akan dijadikan vaksin. HDC yang berasal dari aborsi manusia ini banyak digunakan untuk mengkultur virus Polio IPV dan OPV, Rabies, Rubella, Measles, Varicella-Zooster, dan Hepatitis A. Tujuan : Vaksin polio merupakan vaksin yang diwajibkan pada anak yang dijadwalkan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang dibagi menjadi dua jenis, IPV (Inactivated Polio Vaccine) dan OPV (Oral Polio Vaccine). Metode : Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner. Populasi yang digunakan adalah mahasisa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI tahun pertama dan tahun ketiga yang memenuhi syarat. Cara pemilihan sampel dengan simple random sampling. Hasil : Penelitian yang dilaksanakan selama 3 hari dengan menggunakan kuesioner, dari 100 responden didapatkan persentase jumlah kuesioner Pengetahuan mengenai Human Diploid Cell berdasarkan Tingkat Pendidikan didapatkan pengetahuan baik sebanyak 5% pada tahun ketiga dan 7% pada tahun pertama. Pengetahuan cukup sebanyak 23% pada tingkat ketiga dan 28% pada tahun pertama. Pengetahuan kurang sebanyak 9% pada tingkat ketiga dan 28% pada tahun pertama. Persentase jumlah kuesioner Pengetahuan mengenai Polio berdasarkan Tingkat Pendidikan didapatkan pengetahuan baik sebanyak 15% pada tahun ketiga dan 19% pada tahun pertama. Pengetahuan cukup sebanyak 18% pada tingkat ketiga dan 31% pada tahun pertama. Pengetahuan kurang sebanyak 4% pada tingkat ketiga dan 13% pada tahun pertama. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan mengenai Human Diploid Cell dalam vaksin Polio. Dalam pandangan Islam, penggunaan vaksin Polio hukumnya mubah karena prinsip Dharuriyat bertujuan untuk mempertahankan nyawa atau Hifdz an-nafs anak dari ancaman penyakit.
Description Of Nutritional Status And Differences In Stunting Incidence In Acute And Chronic Diseases In Childhood Inpatients At RSUD Klungkung Putu Wiliska Wilasitha; I Gede Catur Wira Natanagara; Kadek Wini Mardewi
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1632.548 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.286

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah gangguan pertumbuhan linier yang ditunjukkan dengan nilai Z-score tinggi badan menurut usia (TB/U) kurang dari -2 standar deviasi (SD) berdasarkan standar World Health Organization (WHO). Stunting tetap menjadi salah satu masalah gizi utama di dunia dan mencerminkan efek kumulatif dari malnutrisi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kejadian stunting pada penyakit akut dan kronis pada pasien rawat inap di RSUD Klungkung. Metode: Desain penelitian analitik cross sectional. Pengumpulan data melalui rekam medik anak yang di rawat di RSUD Klungkung periode 1 Januari sampai 31 Desember 2018 dengan metode total sampling yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yaitu anak usia 0-60 bulan. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Selama periode penelitian tercatat 404 orang anak dirawat di RSUD Klungkung dengan 356 anak (88,1%) menderita penyakit akut dan 48 anak (11,9%) menderita penyakit kronis. Gambaran status gizi anak berdasarkan BB per TB/PB sebagai berikut: status gizi kurus (<-2SD) sebanyak 45 (11,1%) dan status gizi normal (≥ -2SD) sebanyak 359 (88,9%). Sedangkan gambaran TB/PB per Usia: status gizi pendek (<-2SD) sebanyak 45 (11,1%) dan status gizi normal (≥-2SD) sebanyak 359 (88,9%) anak. Hasil pengolahan data bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna terhadap kejadian stunting pada penyakit akut dan kronis pasien rawat inap di RSUD Klungkung. (p=0,074) OR=2,051 (95% CI 0,919 – 4,577). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan kejadian stunting pada penyakit akut dan kronis pasien rawat inap di RSUD Klungkung.
Relevansi Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Cahaya Cinta Pesantren Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Shirley Khumaidah; M. Andik Susanto; Muhammad Yuda; Mohammad ilham ma'ruf
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1711.929 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.287

Abstract

Latar belakang: Penanaman karakter merupakan bagian dari proses pembelajaran di satuan pendidikan itu sendiri, yangmana dimulai dari masa pra-sekolah, SD, SMP, SMA, sampai universitas. Tujuan : Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang ada dalam film Cahaya Cinta Pesantren adopsi dari novel karya Ira Madan yang diproduksi oleh Fullframe Pictures dan menghubungkannya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti tingkat Sekolah Menengah Atas Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil: Dalam film tersebut terdapat 17 nilai pendidikan karakter yang terdiri dari religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratif, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, ramah / komunikatif, cinta damai, cinta membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kesimpulan: Nilai-nilai tersebut tercermin dalam sikap dan tingkah laku para pemain di dalam film. Dan semua nilai tersebut berkaitan erat dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti yang ada di tingkat sekolah menengan atas (SMA), baik dalam tujuan dan fungsi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, serta pada standart bahan kajian dan standart kompetensi dasar pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Efektifitas Permainan Mono-Aksi Terhadap Skor Kecemasan Sosial Pada Anak Nofathana Saputra; Warih Andan Puspitasari
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1527.803 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.288

Abstract

Latar belakang: Manusia adalah makhluk sosial, artinya bahwa manusia membutuhkan interaksi dengan sesamanya, hal inilah yang menyebabkan terjadinya hubungan sosial antar satu orang dengan yang lainnya. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari Permainan Mono-Aksi (Monopoli Interaksi) terhadap skor kecemasan sosial pada anak di SD Muhammadiyah Tamantirto Kasihan Bantul Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Experiment/eksperimen semu dengan rancangan Pre test-Post test(Non-Equivalent Control Group Design). Hasil: Pada penelitian ini, sampel yang digunakan berjumlah 40 sampel, dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada pretest dan postest pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol serta tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kedua kelompok. Kesimpulan: Uji Paired Sample T-test : kelas intervensi pretest – postest Sig (.060), kelas kontrol pretest – postest Sig (.368). Hasil Berdasarkan Uji Independent T-test : kelas intervensi – kontrol Sig (.108) maka pada penelitian ini h0 diterima dan h1 ditolak, peneliti beranggapan hal ini terjadi sebagai efek kurangnya waktu pemberian intervensi permainan mono-aksi yaitu hanya dalam waktu 45 menit.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Kota Pematangsiantar Melalui Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (Ctl) Restar Revolita Tambunan
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1393.365 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.289

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika yaitu pendekatan pembelajaran menekankan pada hal menghadapkan peserta didik berlatih melakukan pemecahan masalah dan berpikir analitik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara empirik tentang (1) perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran CTL dibandingkan dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran biasa, (2) interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa, terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Metode : Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri berakreditasi B di kota Pematangsiantar. Secara acak dipilih 2 buah sekolah sebagai objek penelitian yaitu SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 8. Selajutnya dipilih masing masing dua kelas VII yang paralel dari tiap sekolah dan terpilih 2 kelas dari SMP Negeri 7 yaitu kelas VII-4 dan VII-5 sedangkan dari SMP Negeri 8 kelas VII-5 dan VII-6 sebagai sampel penelitian. Hasil : Hasil utama penelitian ini adalah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran CTL dibandingkan dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran biasa dan dapat dikatakan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada aspek memahami masalah lebih baik dari aspek yang lainnya. Kesimpulan : Peneliti menyarankan agar pembelajaran CTL dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi guru SMP dalam mengajar matematika.
Pengembangan Desain Pembelajaran Model Addie Mata Pelajaran Bahasa Inggris Puji Astuti
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2053.087 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.290

Abstract

Latar belakang: Pengembangan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan materi, kebutuhan siswa, dan memuat hal yang berkaitan langsung dengan aktivitas pembelajaran sangatlah diperlukan. Untuk itu diperlukan suatu perubahan dalam mendesain perangkat pembelajaran yaitu dengan menerapkan salah satu model pembelajaran sebagai upaya pencapaian dan penguasaan kompetensi siswa. Tujuan : Tujuan penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa rencana pelaksanaan pembelajaran model Analisis Desain Develop Implementasi Evaluasi (ADDIE) mata pelajaran bahasa Inggris yang teruji validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya serta memiliki dampak terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa di MTs Subulussalam Kayuagung. Metode: Penelitian ini menggunakan Menggunakan desain penelitian pengembangan yaitu suatu proses dalam mengembangkan dan validasi produk melalui beberapa tahap. Pertama, self evaluation meliputi analisis siswa, materi, dan tahap melakukan perancangan perangkat pembelajaran model Analisis Desain Develop Implementasi Evaluasi (ADDIE). Kedua, melakukan uji validasi produk kepada expert review dan one-to-one. Ketiga, uji validasi produk kepada Small Group. Produk yang telah dihasilkan berdasarkan uji validasi oleh expert, one-to-one, dan small group selanjutnya digunakan pada subjek penelitian yang sebenarnya atau field test. Hasil: Produk yang diberikan pada field test merupakan produk yang telah memenuhi standar validitas, kepraktisan dan keefektifan. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran model Analisis Desain Develop Implementasi Evaluasi (ADDIE) mata pelajaran bahasa Inggris yang teruji validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya dan memiliki dampak dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa di MTs Subulussalam Kayuagung.
Kewenangan Pengaturan Dan Pengawasan Perbankan Dalam Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan Oleh Direktorat Jenderal Pajak Lisa Novita Sirait
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1804 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i11.291

Abstract

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan (Perpu Nomor 1 Tahun 2017) yang lebih lanjut disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan Untuk Kepentingan Perpajakan Menjadi Undang-Undang, memberikan kewenangan kepada Direktur Jenderal Pajak untuk mendapatkan akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan dari lembaga jasa keuangan yang melaksanakan kegiatan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, lembaga jasa keuangan lainnya, dan/atau entitas lain. Untuk menjalankan kewenangan tersebut sesuai amanat Perpu Nomor 1 Tahun 2017 untuk ditetapkannya petunjuk teknis, kepada Direktur Jenderal Pajak diberikan wewenang oleh Peraturan Menteri Keuangan untuk membuat pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyampaian akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan tersebut. Penulisan ini dimaksudkan sebagai tinjauan yuridis kewenangan pengaturan dan pengawasan tersebut khususnya terhadap sektor perbankan, mengingat pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan sektor perbankan adalah tugas dan kewenangan Otoritas Jasa Keuangan.
Warehouse Management System Berbasis Android Shiyami Milwandhari
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2782.584 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i1.293

Abstract

Latar Belakang : Sistem manajemen pergudangan yang tradisional dengan berbagai fungsi pergudangan saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan operasional pergudangan, sehingga mendorong lahirnya Warehouse Management System (WMS). Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem manajemen gudang berbasis android. Metode : Metode penelitian ini adalah pengenalan umum pada topik yang dibahas. Termasuk dalam tahap ini adalah melakukan inventarisasi kebutuhan dan menyusun jadwal kegiatan lebih detail. Hasil : Di era teknologi saat ini, ponsel pintar yang diwakili oleh platform Android dan iOS berkembang pesat. Melihat bahwa fungsi utama dari pengembangan WMS adalah untuk meningkatkan hasil dalam kegiatan logistik dan mengarah pada tingkat layanan pelanggan, penelitian ini memberikan ide untuk mengembangkan WMS dengan ponsel pintar sebagai perangkat dalam pengelolaan gudang. Kesimpulan : Penelitian ini akan difokuskan pada perancangan sistem WMS dengan melakukan perbaikan dan pengembangan desain sistem dari ruang lingkup hasil penelitian Wang (2019). Perbaikan akan dilakukan pada perancangan dan pengembangan modul fungsi sistem dengan merancang perilaku sistem, merancang struktur sistem berdasarkan fungsi sesuai kebutuhan sistem dan merancang antarmuka pengguna.
Problematika Pendidikan Era Pandemi Covid-19: Suatu Kajian Psikologi Dan Implementasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen Roy Imbing
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1864.369 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i1.295

Abstract

Latar Belakang : Corona virus mengubah berbagai aspek kehidupan masyarakat saat ini, mulai dari kesehatan, ekonomi dan terkhusus dunia pendidikan. Situasi ini membuat seluruh lapisan pendidikan berpikir keras untuk melanjutkan sisa semester. Tujuan : Menjadi sebuah tatanan perilaku individu dalam peranya sebagai warga Negara. membentuk anak menjadi warga negara yang baik. Metode : Tulisan ini termasuk penelitian kualitatif, yaitu kajian pustaka dari beberapa literature yang berkaitan dengan judul materi serta media-media lainnya seperti berita dari beberapa media online. Penulis menyelidiki problematika pendidikan era pandemic dari sudut pandang psikologi dan implikasinya dalam pendidikan agama Kristen dengan membaca beberapa konsep, teori dan gagasan yang telah dipublikasikan sebelumnya. Hasil : Pengembangan usaha kecil dan mikro syariah, bukan semata-mata langkah yang harus  diambil oleh Pemerintah  dan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah. Pihak usaha kecil dan mikro syariah sendiri sebagai pihak internal yang dikembangkan, dapat mengayunkan langkah bersama-sama dengan Pemerintah. Karena potensi yang mereka miliki mampu menciptakan kreatifitas usaha dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikanoleh pemerintah. Kesimpulan : Sesuai dengan pembahasan materi dan implikasinya terhadap PAK, maka dapat disimpulkan bahwa, pendidikan harus tetap berjalan karena pendidikan adalah kunci untuk membangun pola pikir dan pola hidup naradidik baik secara kognitiif, afektif, psikomotorik dan spiritualitas.

Page 18 of 105 | Total Record : 1041


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 3 (2024): Junral Sosial dan Sains Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Sains More Issue