cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalsosains@gmail.com
Phone
+6285703065636
Journal Mail Official
jurnalsosains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangeran Cakrabuana, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Sains
ISSN : 27747018     EISSN : 2774700x     DOI : 10.36418
Core Subject : Science, Social,
Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and science fields. The journal is published monthly by Green Publisher Indonesia. Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering social included : Management, Economics, Culture, Law, Geography, and Education and sciences included : Astronomy, Biology, Ecology, Physics, Geology, Geography, Geography, Chemical. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books. This journal publishes research articles covering social and science. Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN 2774-700x and Print ISSN 2774-7018
Articles 1,041 Documents
Analisis Aktivitas Antioksidan Pada Sediaan Masker Wajah Kulit Buah Delima Merah (Punica Granatum L.) Melalui Reaksi Antara Ekstraknya Dengan 1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil (DPPH) Dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Nurul A’fiyah Salsabila; Sri Utami; Arsyad Arsyad
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2160.333 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.273

Abstract

Latar Belakang: Senyawa radikal bebas sering kita jumpai pada kehidupan sehari-hari yang dapat berdampak buruk terhadap kulit. Antioksidan dibutuhkan untuk meredam senyawa radikal bebas terhadap kulit. Buah delima merah merupakan buah yang terdapat dalam Al-Qur’an dengan antoksidan berupa flavonoida, asam fenolat dan tanin. Penuaan kulit dapat dicegah dengan menggunakan masker wajah yang mengandung antioksidan. Tujuan: Mengetahui aktivitas antioksidan pada kulit delima merah dalam bentuk masker wajah bubuk melalui reaksi antara ekstraknya dan mengetahui tinjauannya menurut pandangan Islam terhadap kulit buah delima merah yang diolah menjadi masker wajah dan diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Metode: Kulit delima merah dikeringkan, kemudian digerus dengan blender agar mendapatkan bubuk kulit delima merah. Bubuk kulit delima merah yang telah diperoleh direndam dengan etanol 70%, lalu disaring dan filtratnya dipekatkan menggunakan vacuum rotary evaporator sehingga didapatkan ekstrak kental yang selanjutnya dikeringkan dengan menggunakan oven sehingga didapatkan ekstrak bubuk kulit delima merah. Penetapan aktivitas antioksidan ini dilakukan melalui pendekatan pengukurannya terhadap ekstraknya karena masker wajah yang merupakan bubuk kulit delima merah tidak dapat ditetapkan dengan metode DPPH. Hasil: Aktivitas antioksidan dinyatakan dengan nilai IC50 pada kulit delima merah yang dijadikan masker wajah bubuk mempunyai nilai IC­­50 sebesar 8,33 ppm sedangkan asam askorbat sebagai kontrol positif memiliki nilai IC­­50 sebesar 2,98 ppm. Kesimpulan: Ekstrak kulit delima merah mempunyai aktivitas antioksidan dan termasuk kategori antioksidan yang sangat kuat dan penelitian ini sejalan dengan perintah Allah SWT yang menyarankan umatnya untuk menjaga kesehatan dan kecantikan diri.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perkawinan Usia Dini Di Kecamatan Sukadana Rika Nur Vidalia; Muhammad Azinar
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1849.923 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.274

Abstract

Latar Belakang : Perkawinan usia dini adalah perkawinan pada remaja di bawah usia 19 tahun yang seharusnya belum siap untuk melaksanakan pernikahan. Masalah perkawinan dini juga terjadi di Kecamatan Sukadana. Selama kurun waktu 2020, terjadi sebanyak 283 perkawinan usia dini. Perkawinan usia dini dapat menimbulkan resiko baik bagi remaja yang menikah dini, anak yang akan dilahirkan, dan memiliki risiko perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perkawinan usia dini di Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur tahun 2020. Metode : jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel yang ditetapkan sebanyak 166 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square serta uji regresi logistic menggunakan SPSS versi 20.0. Hasil : variabel yang berhubungan dengan perkawinan usia dini dalam penelitian ini yaitu tingkat pendidikan (p=0,004, RP=0,796), pekerjaan orang tua (p=0,000, RP=0,237), pendapatan keluarga (p=0,001, RP=3,957), dan tingkat pengetahuan (p=0,000, RP=9,913). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan perkawinan usia dini adalah budaya (p=0,710, RP=1,373) dan peran teman sebaya (p=0,163, RP=0,604). Kesimpulan : perkawinan usia dini merupakan salah satu ancaman bagi pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Untuk mengatasi hal ini perlu adanya kejasama dari berbagai pihak untuk mengupayakan pencegahan peningkatan angka kejadian perkawinan usia dini sebagai upaya preventif untuk menurunkan gangguan dan risiko yang dapat terjadi akibat perkawinan usia dini.
Upaya Pendidikan Kesehatan Untuk Peningkatan Pengetahuan Tentang Vaksin Covid-19 Di Wilayah Bogor Timur Kelurahan Sukasari Alex Jeremy Situmeang; Lyna Hutapea
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1611.234 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.276

Abstract

Latar belakang: Coronavirus Disease merupakan virus yang berbahaya yang hampir 2 tahun lamanya melanda seluruh dunia. Banyak kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran. Vaksin Covid-19 merupakan langkah pemerintah yang mudah dan ekonomis untuk terhindar dari penyebaran Covid-19 yang bergejala berat. Namun, informasi yang diberikan kepada masyarakat membuat mereka enggan untuk melakukan vaksin Covid-19. Metode: The methods used in this activity are lectures, and question and answer discussions, and the media used is leaflet media to increase public knowledge about Covid-19 vaccination. Hasil: penelitian ini  menunjukkan pengetahuan masayarakat mengenai vaksin (85%), vaksin Covid-19 (100%), Tujuan dilakukan vaksin covid-19 (100%), manfaat Vaksin Covid-19 (95%), Bahaya Covid-19 (100%), pencegahan dan protokol kesehatan (90%), serta  antusiasme masyarakat untuk bersedia melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 14 orang (70%). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa dampak dari  upaya pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat secara signifikan.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Mengenai Penggunaan Human Diploid Cell Dalam Proses Produksi Vaksin MR Dan Tinjauannya Menurut Islam Nurfatimah Aprilianda Simatupang; Indra Kusuma; Siti Nur Riani
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1613.776 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.277

Abstract

Latar Belakang :  Vaksin MR merupakan salah satu vaksin yang wajib diberikan kepada anak 0 – 9 bulan. Produksi vaksin MR menggunakan Human Diploid Cell yang berasal dari janin yang sengaja di abortus menimbulkan kontroversi mengenai halal dan haram vaksin MR. Penggawa kesehatan masyarakat musti memahami dan memiliki dasar keilmuan untuk dapat menjawab kerisauan dan kontroversi mengenai kehalalan vaksin MR sehingga masyarakat menerima penggunaan vaksin MR sebagai bentuk preventif dari penyakit Measles. Menurut pandangan Islam, vaksin MR hukumnya mubah karena prinsip dharuriyah untuk menjaga hifdz nasb dan hifdz nafs. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI tahun pertama dan tahun ketiga yang memenuhi definisi operasional yang dipilih dengan teknik simple random sampling.  Hasil : Penelitian yang dilaksanakan menggunakan kuesioner didapatkan dari 100 responden. Persentase jumlah kuesioner Pengetahuan  mengenai Human Diploid Cell  berdasarkan Tingkat Pendidikan didapatkan pengetahuan baik sebanyak 13,51% pada tahun ketiga dan 11,11% pada tahun pertama. Pengetahuan cukup sebanyak 62,16% pada tingkat ketiga dan 44,44% pada tahun pertama. Pengetahuan kurang sebanyak 24,32% pada tingkat ketiga dan 44,44% pada tahun pertama . Persentase jumlah kuesioner Pengetahuan  mengenai Vaksin MR berdasarkan Tingkat Pendidikan didapatkan pengetahuan baik sebanyak 54,05% pada tahun ketiga dan 49,21% pada tahun pertama. Pengetahuan cukup sebanyak 43,24% pada tingkat ketiga dan 42,86% pada tahun pertama. Pengetahuan kurang sebanyak 2,70% pada tingkat ketiga dan 7,94% pada tahun pertama. Simpulan :  Tidak terdapat hubungan antara Tingkat Pendidikan dengan pengetahuan mengenai Penggunaan Human Diploid Cell dalam Proses Produksi Vaksin MR. Menurut Islam, penggunaan vaksin MR menjadi mubah sebagai upaya menegakkan prinsip dharuriyah dalam menjaga keturunan bagi orang tua (hifdz nasb) dan menjaga nyawa anak dari ancaman penyakit Measles (hifdz nafs).
Perbandingan Kadar Flavonoid Serbuk Instan Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) Yang Beredar Di Pasaran Dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS Trirakhma Sofihidayati; Sri Wardatun; Alvia Suraya
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1775.907 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.278

Abstract

Latar belakang: Minuman herbal siap saji merupakan produk bahan minuman berbentuk serbuk atau granula yang biasa dibuat dari gula dan rempah-rempah yang dicampur menjadi satu dengan atau tanpa penambahan bahan makanan lain. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan kadar Flavonoid dari berbagai serbuk instan kunyit putih yang beredar di pasaran dengan merek (I), (II), (III), (IV) dan (V) dengan 2 Batch yang berbeda pada setiap merek dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil: Hasil kadar flavonoid dari serbuk instan kunyit putih berbagai merek yang beredar di pasaran yaitu kadar flavonoid yang paling tinggi terdapat pada sampel merek (I)pada (batch A) dengan kadar sebanyak 5,366% dan (II) pada (batch B) dengan kadar sebanyak 5,423%. Kesimpulan: kadar flavonoid terendah terdapat pada merek (IV) 2,851% (batch B) dan 3,024% (batch A).
Pengaruh Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Leverage (Solvabilitas) Terhadap Rasio Profitabilitas Suharna Suharna
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1787.213 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.279

Abstract

Latar Belakang : Bisnis ritel (perdagangan eceran) adalah bisnis yang menjual produk secara eceran langsung kepada end user (konsumen) yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan bukan untuk dijadikan barang baru atau untuk dijual kembali. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio leverage terhadap Profitabilitas (Perusahaan Sub Sektor Perdagangan Eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder periode tahun 2015 – 2019 yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublis di BEI dan Web site (internet). Hasil: Untuk melakukan pengujian hipotesis digunakan model regresi linear berganda dengan melihat nilai uji t-statistik. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa Rasio Likuiditas dan Rasio Aktivitas berpengaruh significan terhadap Rasio Profitabilitas (ROE) sedangkan Rasio Sovabilitas (Leverage) berpengaruh positif terhadap Rasio Profitabilias. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini variabel rasio likuiditas, aktivitas dan rasio solvabiliats secara simultan berpengaruh terhadap peningkatan Rasio Profitabilitas (ROE).
Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Lansia Tentang Penyakit Pandemi Covid-19 dikecamatan Uluan Kabupaten Toba Misi Doloksaribu; Novita verayanti manalu
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.158 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.280

Abstract

Latar belakang: COVID-19 datang melanda seluruh dunia penyakit ini sangat di takuti  semua kalangan bahkan lansia juga jika seseorang telah positif terkena COVID-19 orang tersebut mampu menularkan kepada orang lain melalui orang tersebut batuk-batuk dan bersin-bersin dari cairan tubuh mereka dapan menularkan COVID-19 ini. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan kecemasan lansia tentang  COVID-19 dikecamatan uluan kabupaten toba,dan untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Metode: Metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif  korelatif jenis data didapatkan berdasarkan surve menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan kecemasan. Populasinya lansia dengan sampel 76 orang. Hasil: Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada lansia.analisis data menggunakan SPSS.Di dapati bahwa tingkat pengetahuan lansia Rata-Rata  pengetahuan secara keseluruhan (16,17% )(pengetahuan tinggi). Dan pada kecemasan Rata-Rata kecemasan secara keseluruhan (26,84 %) (kecemasan sedang). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan dan kecemasaan lansia tentang COVID-19 dikecamatan uluan kabupaten toba dalam kategori keeratannya sangat lemah sehingga mengindikasikan Tidak terdapat hubungan yang siginifkan antara pengetahuan dan kecemasan lansia dikecamatan uluan kabupaten toba.
Tingkat Kecemasan Perawat Ruang Isolasi Terhadap Risiko Paparan Covid-19 di RS Advent Medan Waslen Naibaho; Untung Sudharmono
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1472.183 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.281

Abstract

Latar belakang: COVID-19 adalah penyakit pernapasan (respiration) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2. Angka kematian pada petugas kesehatan akibat COVID-19 baik dokter, perawat, apoteker dan petugas kesehatan lainnya terus meningkat. Rumah sakit memerlukan tambahan pekerja khususnya perawat untuk menangani kasus COVID-19. Hal ini menyebabkan semakin tingginya resiko perawat terpapar COVID-19. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat kecemasan perawat ruang isolasi terhadap risiko paparan COVID-19 di Rumah Sakit Advent Medan. Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan tingkat kecemasan perawat yang bekerja di ruang isolasi COVID-19. Subjek dalam penelitian ini 21 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel sampling jenuh. Instrumen untuk mengukur tanda kecemasan baik psikis maupun somatic menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang terdiri dari 14 item pertanyaan. Hasil : Hasil penelitian ini didapati bahwa perawat yang bekerja di ruang isolasi COVID-19 dalam tingkat kecemasan berat sekali dengan nilai rata-rata 43.33 dan nilai Std. Deviation 31.261. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah perawat di ruang isolasi COVID-19 mempunyai kecemasan yang tinggi terhadap resiko paparan COVID-19. Saran yang dapat diberikan adalah mencoba Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dialami perawat yang bertugas di ruang isolasi.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Mengenai Penggunaan Tripsin Dalam Proses Produksi Vaksin Polio Yolandha Tannia; Indra Kusuma; Siti Nur Riani
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2045.613 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.282

Abstract

Latar Belakang : Vaksin diberikan kepada individu yang sehat guna merangsang munculnya antibodi atau kekebalan tubuh guna mencegah dari infeksi penyakit. Pada pembuatan Vaksin Polio, digunakan enzim tripsin. Tripsin menjadi keprihatinan orang- orang dikarenakan produksi Vaksin Polio melibatkan bahan-bahan asal babi. Hal ini membuat vaksin tidak halal untuk umat Islam. Mahasiswa kedokteran sebagai agent of change ditengah masyarakat kelak harus memahami dan memiliki dasar keilmuan sesuai dengan kompetensinya untuk dapat menjawab kerisauan dan kontroversi mengenai kehalalan Vaksin Polio. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI tahun pertama dan tahun ketiga yang memenuhi kriteria. Cara pemilihan sampel dengan simple random sampling. Hasil : Penelitian yang dilaksanakan selama 3 hari dengan menggunakan kuesioner, dari 100 responden didapatkan responden tahun ketiga (2016) dengan pengetahuan tripsin yang cukup yaitu sebanyak 45,95% selanjutnya pada pengetahuan tripsin terkategori kurang sebanyak 37,84% dan pada pengetahuan tripsin yang baik hanya 16,22%. Berbeda halnya dengan tahun pertama (2018), didominasi oleh kategori pengetahuan mengenai tripsin kurang dan cukup, dimana pada kedua kategori ini masing-masing sebanyak 44,44%, sedangkan pada kategori baik hanya 11,11%. Sedangkan responden pada tingkat Pendidikan tahun ketiga (2016) didominasi oleh pengetahuan Vaksin Polio yang cukup yaitu sebanyak 48.65% selanjutnya pada pengetahuan Vaksin Polio terkategori baik sebanyak 40,54% dan pada pengetahuan Vaksin Polio yang kurang hanya 10,81%. Pada tahun pertama (2018), didominasi oleh kategori pengetahuan mengenai Vaksin Polio cukup, dimana pada kedua kategori ini sebanyak 49,21%, sedangkan pada kategori baik dan kurang masing-masing sebanyak 30,16% dan 20,63%. Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan mengenai penggunaan Tripsin dalam proses produksi vaksin polio. Penggunaan vaksin Polio menjadi halal berdasarkan kaidah Istihalah dan Istihlak sebagai upaya pencegahan penyakit dan menegakkan maqashid asy syari'ah yaitu maslahah al-daruriyat dalam hifdz ad-din (memelihara agama), hifdz annafs (memelihara jiwa), hifdz al-aql (memelihara akal), hifdz al-mal (memelihara harta) dan Hifz al-nasl wa al-‘ird (perlindungan terhadap kehormatan dan keturunan).
Kontribusi Media Pembelajaran Online, Lingkungan Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Fajri Andri Putra; Sukardi Sukardi
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1856.114 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.283

Abstract

Latar Belakang : Hasil belajar siswa belum optimal. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya dukungan dari segi media pembelajaran selama daring, lingkungan belajar yang tidak mendukung dan motivasi belajar yang kurang. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kontribusi media pembelajaran online, lingkungan belajar dan motivasi belajar terhadap  hasil belajar siswa pada siswa jurusan TKJ kelas X SMKN 3 Kota Bengkulu. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah 35 orang siswa SMKN 3 Kota Bengkulu. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa terdapat Kontribusi yang signifikan antara media pembelajaran online terhadap hasil belajar, terdapat kontribusi yang signifikan antara lingkungan belajar terhadap hasil belajar, terdapat kontribusi yang signifikan antara motivasi terhadap hasil belajar, terdapat kontribusi media pembelajaran online (X1) lingkungan belajar (X2), dan motivasi belajar (X3) secara bersama-sama terhadap hasil belajar (Y). Kesimpulan : pembelajaran berbasis online lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,000 < 0,005, hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat kontribusi yang signifikan antara pembelajaran berbasis online terhadap hasil belajar; 2) Berdasarkan hasil uji korelasi linier sederhana, didapatkan bahwa nilai sig. dari lingkungan belajar lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,021 < 0,005.

Page 17 of 105 | Total Record : 1041


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 3 (2024): Junral Sosial dan Sains Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Sains More Issue