Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TekLA)
Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TeKLA) adalah jurnal yang di jadwalkan terbit dua kali setahun. memuat artikel terkait dengan ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, rekayasa hydro dan bangunan air, rekayasa transportasi dan perkerasan jalan, manajemen konstruksi serta ilmu pengukuran dan pemetaan. Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TeKLA) disuport oleh dewan redaksi nasional dan internasional yang merupakan peneliti handal dibidangnya. Selain itu TeKLA menerima paper yang berasal dari peneliti, civitas akademik, dan praktisi yang berhubungan dengan bidang Teknik Sipil. Ruang lingkup jurnal TeKLA: Teknik Struktural Beton pracetak untuk konstruksi laut Bahan Konstruksi Rekayasa Geoteknik Teknik Lingkungan Teknik Sumber Daya Air Perencanaan dan Manajemen Transportasi Desain dan Perkerasan Jalan Struktur Jembatan Manajemen Konstruksi Gempa Bumi dan Tsunami Topik studi lain yang relevan
Articles
73 Documents
PERANCANGAN TEBAL PERKERASAN KAKU MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN 2017 DAN PD T14-2003 (STUDI KASUS : JALAN SUDIRMAN KM 36,4 – KM 39,4 DESA BANTAN TIMUR – MUNTAI BARAT)
Desi Kurniawan;
Marhadi Sastra
Jurnal TeKLA Vol 3, No 1 (2021): TEKLA VOL.3 NO1, 2021
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1314.874 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v3i1.2124
Kondisi eksisting Jalan Jenderal Sudirman Desa Bantan Timur – Muntai Barat merupakan perkerasan kaku dengan lebar 4 meter, dengan bahu jalan dan drainase masih berupa tanah. Jalan Jenderal Sudirman, Desa Bantan Timur – Muntai Barat yang saat ini rusak. Oleh karena itu, perlu direncanakan ketebalan lapisan perkerasan kaku pada ruas jalan tersebut guna meningkatkan pelayanan jalan bagi masyarakat. Rencana ini menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi September 2017 dan metode Binamarga 2003. Setelah dilakukan perhitungan tebal perkerasan kaku yang diperoleh dari metode Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi September 2017 dan metode Pd T-14-2003 maka didapat nilai tebal perkerasan kaku untuk Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi September 2017 adalah 200 mm dan T-14-2003 Pd adalah 190 mm. Dan hasil total rencana anggaran biaya perkerasan uang menggunakan Pedoman Desain Perkerasan Jalan Revisi September 2017 adalah sebesar Rp. 22.947.720.000 dan yang menggunakan Pd T-14-2003 total anggaran yang didapat adalah Rp. 24.547.200.000.
PERBANDINGAN BIAYA TEBAL PERKERASAN JALAN PADA WILAYAH PRIORITAS (Studi Kasus Desa Kuala Penaso, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Riau)
M. Al Ikhsan M. Al Ikhsan;
Muhammad Idham
Jurnal TeKLA Vol 2, No 2 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.051 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v2i2.1827
Jalan Kayu Api Desa Kuala Penaso merupakan jalan poros menuju ibu kota Kecamatan Talang Muandau kondisinya sangat memperihatinkan apabila terjadi hujan maka jalan tersebut akan tergenang air disebabkan banyak lubang – lubang yang berada disepanjang jalannya. Kemudian terjadi ketidaksepakatan antara Kementerian dan Dinas PU terkait pengambilan keputusan jenis perkerasan yang digunakan pada jalan tersebut. Untuk menjawab pertanyaan diatas, Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan yang baik untuk mendapatkan jenis perkerasan mana yang paling efektif dan efesien untuk dipilih sesuai pada Jl. Kayu Api desa Kuala Penaso tersebut. Berdasarkan hasil survei LHR dan CBR pada kondisi eksisting didapat sebesar 10%, sehingga teridentifikasi bahwa tebal perkerasan hasil desain dengan metode Bina Marga 2003/ Pd T-14-2003 yaitu 180 mm dengan estimasi biaya Rp. 23.056.720.000 sedangkan metode Manual Desain Perkerasan Jalan/MDPJ 2017 dengan tebal sebesar 220 mm Rp.21.671.03
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
Fahrul Ahmadi;
Indriyani Puluhulawa
Jurnal TeKLA Vol 2, No 2 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1104.557 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v2i2.1818
Jembatan Jalan Datuk Laksamana dengan panjang 20 m dan lebar 3 m, yang menghubungkan antara Desa Bukit Batu dan Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu merupakan jembatan beton bertulang dengan lantai kayu yang mengalami kerusakan, diantaranya pada balok yang keropos/retak dan lantai jembatan yang mengalami pelapukan. Untuk itu direncanakanlah struktur atas jembatan dengan tipeT-Girder, yang mengacukepadaSNI1725-2016 tentang pembebanan untukjembatandanSNIT-12-2004tentangperencanaanstrukturbeton untukjembatan.Hasil desain, perhitungan plat lantai jembatan diperoleh dimensi tulangan utama D16 - 200 mm dan tulangan bagi D13 - 300 mm.Slab trotoar diperoleh tulangan pokok D16 - 200 mm, dan tulangan longitudinal D13- 400 mm. Dinding railing diperoleh tulangan lentur 2ɸ12dan tulangan geserØ8 - 100 mm.Plat injak arah memanjang dan arah melintang diperoleh dimensi tulangan D16 - 200 mm. Balok girder untuk tulangan lentur diperoleh tulangan tarik 18D32 mm dan tulangan tekan 5D32, Sedangkan tulangan geser Ø12 - 100 mmdan tulangan badan diperoleh 8Ø12.Balok diafragma diperoleh tulangan tarik dan tulangan tekan sama 3D16, Sedangkan tulangan geser Ø12 - 150 mm dan tulangan badan diperoleh 2Ø12 mm. Sementara itu untuk perletakan diperoleh dimensi 440 mm x 400mm x 129 mm.
MENDESAIN DENSITY AKHIR TIMBUNAN PONDASI JALAN AGREGAT KELAS B DI LAPANGAN PADA JENIS TANAH DASAR LEMPUNG DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL
Junaidi Junaidi;
Rizqi Nabila
Jurnal TeKLA Vol 4, No 1 (2022): TEKLA VOL.4 NO1, 2022
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1017.94 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v4i1.2619
Di Pulau Bengkalis sebagian besar memiliki jenis tanah yang lunak atau tanah lempung. Dengan kondisi tersebut mengakibatkan kekurangan pada material yang sudah direncanakan. Sehingga perlu dilakukan desain berat volume (density) akhir timbunan lapis pondasi jalan untuk menemukan koefisien yang mencukupi dengan melakukan pengujian agregat kelas B agar dapat menghasilkan suatu modifikasi desain timbunan pondasi jalan pada tanah lempung yang menggunakan geotekstil.Desain density akhir timbunan dilakukan dengan metode pengujian di laboratorium dan pengujian di lapangan. Pengujian laboratorium meliputi pengujian propertis agregat, pengujian kepadatan berat (proctor), pengujian CBR laboratorium. Sedangkan pengujian di lapangan meliputi pengujian CBR tanah dasar menggunakan alat DCP, menghitung berat volume gembur sebelum pemadatan, penghamparan dan pemadatan dengan alat padat baby roller pada pemadatan menggunakan geotekstil, pengujian kepadatan dengan alat Sand cone.Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa pada pemadatan mendapatkan nilai berat volume padat dibawah nilai berat volume padat pada pemadatan di laboratorium.
DESAIN JEMBATAN T-GIRDER PADA SUNGAI JALAN ANTARA MENGGUNAKAN SNI 1725 2016
Ardi Muhamad R;
Indriyani Puluhulawa
Jurnal TeKLA Vol 1, No 1 (2019): Jurnal TeKLA
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.455 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v1i1.1226
Jembatan adalah bagian dari sistem transportasi nasional yang mempunyai peranan penting. Di Desa Putri Sembilan Kecamatan Rupat Utaraterdapat satu jembatan yang sangat penting dimana jembatan ini merupakan satu-satunya alternatif warga Desa Putri Sembilan menuju pelabuhannelayan dan perkebunan. Kondisi jembatan pada saat ini sudah rusak dengan material kayu yang sudah lapuk dan berlubang. Untuk itudirencanakanlah jembatan baru dengan menggunakan struktur beton bertulang. Perencanaan ini mengacu pada SNI 1725-2016 tentang pembebananjembatan dan SNI T-12-2004 tentang perencanaan struktur beton untuk jembatan dengan harapan untuk mendapatkan struktur jembatan yang amandan sesuai dengan standar yang berlaku. Desain terdiri atas slab jembatan, trotoar, plat injak, balok girder dan balok diafragma.Setelah dilakukan perencanaan diperoleh tulangan pokok slab D16-200 mm dan tulangan bagi D13-300 mm. Tulangan arah memanjang platinjak diperoleh tulangan D16-200 mm sedangkan untuk yang melintang diperoleh tulangan D16-250 mm. Untuk tulangan utama balok girderdiperoleh tulangan 28D32 mm, tulangan tekan digunakan tulangan 8D32 mm dan tulangan geser digunakan tulangan Ø13-100 mm. Sedangkantulangan utama balok diafragma menggunakan 3D16 mm dan tulangan geser diperoleh tulangan Ø13-200 mm.
STUDI KOMPARASI STANDAR PEMBEBANAN PADA JEMBATAN KOMPOSIT DIREKTORAT BINA MARGA BENTANG JEMBATAN 20 METER SESUAI DENGAN SNI PEMBEBANAN 2016
Aldi Mu’amar;
Juli Ardita Pribadi R
Jurnal TeKLA Vol 3, No 2 (2021): TEKLA VOL.3 NO2, 2021
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1163.554 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v3i2.2299
Pemerintah Indonesia mengeluarkan Standarisasi untuk perhitungaan struktur jembatan yakni Standar dan Pedoman Jembatan Direktorat Jendral Bina Marga. Seiring berjalannya waktu peraturan-peraturan untuk perhitungan mengalami perubahan. Akan tetapi, aturan perhitungan di Standarisasi Bina Marga tidak diperbarui. Oleh karena itu dibutuhkan perhitungan struktur jembatan yang sesuai dengan peraturan-peraturan terbaru. Perencanaan yang dilakukan adalah perencanaan jembatan struktur atas jembatan komposit terhadap perhitungan yang sudah ada dengan menggunakan SNI pembebanan 2016 pada jembatan dengan bentang 20 meter. Struktur atas yang direncanakan meliputi slab, girder, diafragma, trotoar, tiang sandaran, stud connector dan sambungan. Perencanaan dilakukan dengan metode LFRD dan tanpa perancah. Berdasarkan hasil perencanaan diperoleh tebal slab 200 mm dengan tulangan utama pada tumpuan dan lapangan menggunakan besi D 32, sedangkan tulangan bagi pada tumpuan dan lapangan menggunakan besi D 29. Girder menggunakan profil IWF 900.300.16.28 yang direncanakan dengan jarak 1,2 m. Diafragma menggunakan profil IWF 500.200.10.16. Trotoar dengan lebar 1 m dan tebal 0,25 m menggunakan tulangan utama D 16 dan tulangan bagi D 10.
EVALUASI KEANDALAN EMBUNG DI KOMPLEK PERKANTORAN PEMERINTAH KOTA PEKANBARU AKIBAT PEMEKARAN KECAMATAN TENAYAN RAYA
Desi Yasri;
Sjelly Haniza;
Adam Priyo Cahyono
Jurnal TeKLA Vol 3, No 1 (2021): TEKLA VOL.3 NO1, 2021
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.65 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v3i1.2008
Pengalihan fungsi lahan menjadi Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru menyebabkan masuknya air kedalam tanah menjadi berkurang dan limpasan permukaan (surface runoff) dari wilayah Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru menjadi meningkat.Pembangunan embung di kawasan tersebut bertujuan sebagai resapan air, pengendali banjir dan sumber air baku bagi daerah sekitar Kelurahan Bencah Lesung.Pertumbuhan penduduk dan perubahan batas wilayah berdasarkan Peraturan Wali Kota Pekanbaru Nomor 188 Tahun 2017 tentang Penetapan Batas Wilayah Kelurahan menjadi dasar perlunya evaluasi keandalan embung. Penelitian dilakukan dengan melakukan analisa kebutuhan air bersih dan analisa hidrologi dan klimatologi untuk mendapatkan keandalan debit embung dengan metode NRECA. Data kependudukan dan hidrologi diambil dengan kurun tahun 2010-2019. Hasil analisa kebutuhan air bersih untuk proyeksi jumlah penduduk 50 tahun mendatang sebesar 0,49 m3/dtk dimana debit keandalan 90% dari data hidrologi dan klimatologi untuk kebutuhan air baku sebesar 1,79 m3/dtk. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa kapasitas tampungan embung di Kelurahan Bencah Lesung sebesar 884.990 m3dengan debit banjir rencana kala ulang 50 tahun sebesar 133,352 m3/dtk dinyatakan masih memadai.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) MENGGUNAKAN METODE BM - 2017
Rahmatullah Darmawan;
Lizar Lizar
Jurnal TeKLA Vol 2, No 2 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.063 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v2i2.1823
Akses jalan antara Desa Mariman Teluk Papal menuju Desa Ondan dan Desa Bantan Sari di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis perlu diperbaiki. Dari beberapa pengamatan, kondisi dexisting menunjukkan lebar perkerasan 6 m dan tidak terdapat perkerasan untuk bahu jalan atau hanya terdiri dari lapisan tanah saja. Badan jalan akan tergenang air dengan banyak lubang di sepanjang jalan. Kondisi ini sangat berbahaya dan sulit dilalui jalan ini. Dengan kondisi tersebut maka perlu dilakukan perancangan ulang jalan tersebut untuk menjamin kelancaran aktivitas transportasi dan keamanan berkendara sesuai dengan perkiraan biaya yang dikeluarkan pemerintah. Makalah ini akan membahas desain perkerasan jalan berdasarkan standar BM - 2017. Hasil penelitian didapatkan bahwa tebal perkerasan kaku adalah 195 mm dengan menggunakan agregat base A setebal 12,5 cm, serta total biaya yang diperkirakan sebesar Rp. 7.833.860.000
EVALUASI KINERJA RUTE KENDARAAN ANGKUTAN BARANG KOTA DUMAI DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN APLIKASI PTV VISUM 22
SITI WAH YUNI
Jurnal TeKLA Vol 4, No 2 (2022): TeKLA Vol. 4 No. 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (963.966 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v4i2.2628
Dumai City is a developing area, especially in the industrial sector. This is evidenced by the large number of large industries in Dumai City. The existence of this industry means that there are goods transportation that operates and of course it also affects the condition of the road pavement. Currently, the arrangement is managed by the Dumai City Transportation Service. The current route (the Existing Route) is the Provincial and National Road Routes. It is known that this route is a priority road where this road is the only road that connects the vehicle to a destination such as a factory or PT in Dumai City. So that in this condition causes an increase in the volume of the route traversed. From the problems that occur, it is necessary to evaluate the performance of the freight vehicle route to find out whether the route is still feasible to accommodate the vehicles being passed. The method that can be used to analyze the performance of the freight transport route is the Indonesian net capacity guideline (PKJI) 2014. With the development of technology, it can make it easier to provide a visual description or simulation of the condition of the route being evaluated, the software used as a tool in modeling namely PTV Visum 22. From the performance evaluation of the route of the freight vehicle using the 2014 PKJI method, the route of the freight vehicle is still able to accommodate the volume of passing vehicles. However, on Jalan Soekarno Hatta (Rawa Panjang) there is almost a traffic jam where the service level is D, which is approaching an unstable flow where almost all drivers will be restricted (disturbed). The volume of service is related to the capacity that can be tolerated, and it is recommended to do road widening and the results of modeling using the PTV Visum 22 application show that the highest loading of freight vehicles occurs on Jl. Soekarno Hatta (Rawa Panjang) which connects zone 1 to zone 2 is 246 movements.
PERANCANGAN JEMBATAN BETON BERTULANG T-GIRDER SUNGAI PINANG
Muhammad Nur Fauzan;
Alamsyah Alamsyah
Jurnal TeKLA Vol 2, No 1 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 1
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (536.72 KB)
|
DOI: 10.35314/tekla.v2i1.1434
Jembat an yang t erl et ak pada ruas j alan Si mpang Lago-Si mpang Buat an Siak Mengkapan But on ti dak memi li ki di mensi i deal karenaukurannya lebi h keci l dari badan j alan. Kondi si i ni menyebabkan lalu li nt as macet t erut ama saat kenderaan besar yang bermuat an tanah at ausawit dat ang dari arah yang berlawanan. Untuk menganti sipasi masalah ini maka Pemeri nt ah t elah melakukan pembangunan j embat an barumenggunakan prat egang I-gi rder. Surat edaran ment eri pekerj aan umum menj elaskan bahwa j embatan dengan bent angan 16 met er lebi h ekonomi smenggunakan bet on bert ulang dari pada menggunakan t i pe st ruktur lai n sehingga di lakukan peneli t i an i ni dengan tujuan mendapat kan st rukt uryang ekonomi s. Pada perenca naan ini dilakuka n per encanaan st rukt ur at as dengan T- gi rd er b et on bert ul ang yang a nalisa beban mengac u padastandard pembebanan SNI T-02-2005 dan SNI T-12-2004 untuk perenca naa n struktur beton bertula ng. Hasi lnya, j embat an memi li ki ukuran lebar laluli nt as 7,6 m dan panj ang 16 m. Tebal slab yang di gunakan 200 mm, di mensi gi rder 500/ 1100 dan di afragma 300/500. Penulangan negat i ve danposi t i f slab masi ng-masing D25-110 dan D22-100. Tulangan t arik girder 18D32 dan t ulangan t ekan 16D19 dengan sengkang D13-100. Bi ayaberdasarkan dat a proyek untuk st rukt ur at as sebesar Rp. 1. 622. 061.000,00, sedangkan berdasarkan perhit ungan menggunakan st ruktur TGirdersebesar Rp. 1.182.228.000,00. Struktur at as j embatan dengan bent ang 16 met er lebi h ekonomi s menggunakan T-gi rder di bandingkanprat egang I-gi rder dengan ti dak mempert i mbangkan pengaruh met ode pelaksanaan, kemudahan quali t y cont rol dan kondi si geografi s proyek.