cover
Contact Name
Indriyani Puluhulawa
Contact Email
indriyani_p@polbeng.ac.id
Phone
+6285241111108
Journal Mail Official
tekla@polbeng.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Neberi Bengkalis Jl. Bathin Alam, Sungai Alam Bengkalis Riau – 28711
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TekLA)
ISSN : -     EISSN : 2715842X     DOI : https://doi.org/10.35314/tekla.v4i1
Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TeKLA) adalah jurnal yang di jadwalkan terbit dua kali setahun. memuat artikel terkait dengan ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, rekayasa hydro dan bangunan air, rekayasa transportasi dan perkerasan jalan, manajemen konstruksi serta ilmu pengukuran dan pemetaan. Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TeKLA) disuport oleh dewan redaksi nasional dan internasional yang merupakan peneliti handal dibidangnya. Selain itu TeKLA menerima paper yang berasal dari peneliti, civitas akademik, dan praktisi yang berhubungan dengan bidang Teknik Sipil. Ruang lingkup jurnal TeKLA: Teknik Struktural Beton pracetak untuk konstruksi laut Bahan Konstruksi Rekayasa Geoteknik Teknik Lingkungan Teknik Sumber Daya Air Perencanaan dan Manajemen Transportasi Desain dan Perkerasan Jalan Struktur Jembatan Manajemen Konstruksi Gempa Bumi dan Tsunami Topik studi lain yang relevan
Articles 73 Documents
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE Pd T-14-2003 (Studi Kasus: Pos Retribusi Terminal Angkutan Barang) Muhammad Rhestu Anand
Jurnal TeKLA Vol 4, No 2 (2022): TeKLA Vol. 4 No. 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.288 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v4i2.2629

Abstract

Pemerintah Kota Dumai berencana membangun tiga pos retribusi pada jalur keluar masuk Kota Dumai, salah satunya  yang berlokasi di Jalan Soekarno – Hatta Kelurahan Bukit Kayu Kapur. Didalam pos retribusi ini nanti akan terdapat bangunan pos, parkiran, perkerasan jalan, serta sirkulasi lalu lintas, tujuan Pemerintah Kota Dumai dalam membangun pos retribusi tersebut adalah sebagai bentuk peningkatan sarana kinerja dan sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan – kendaraan yang akan melakukan proses retribusi agar nantinya tidak terjadi lagi kendaraan yang berhenti pada ruas jalan.Berdasarkan permasalahan diatas maka perlu direncanakan tebal perkerasan pada area pos retribusi tersebut, mengingat kendaraan yang akan melewati perkerasan di area pos retribusi tersebut merupakan kendaraan yang memiliki beban berat (overload) maka perkerasan yang akan direncanakan adalah perkerasan kaku.Berdasarkan hasil perhitungan LHR dan CBR kondisi eksisting didapati sebesar 15% sehingga tebal perkerasan hasil desain menggunakan metode Pd T-14-2003 yaitu 250 cm dengan anggaran biaya sebesar Rp. 2.611.647.424.-
PENGARUH ASPEK RASIO H/W TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN TERMAL DI DAERAH PESISIR Boby Rahman; Dedy Enda; Oni Febriani
Jurnal TeKLA Vol 2, No 1 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 1
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.858 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v2i1.1448

Abstract

Pusat kota Selatpanjang mengalami peningkatan dari segi fungsi kawasan. Peningkatan tersebut menyebabkan munculnya bangunan-bangunan dengan ketinggian berbeda sehingga memiliki dampak tidak adanya ruang yang cukup di dalam proses pelepasan panas melalui aliran udara. Dari fenomena tersebut, penelitian ini mencoba mengevaluasi pengaruh perubahan ketinggian bangunan berbanding lebar jalan (H/W) terhadap kinerja lingkungan termal dengan berpedoman kepada peraturan Ditjen Cipta Karya dan peraturan pemerintah kota Selatpanjang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan simulasi software ENVI-met V3.1. Hasil penelitian menunjukkan desain canyon dengan nilai H/W rendah (1.05 dan 0.9) menghasilkan temperatur udara sebesar 34,7°C dan 35,4°C. Terdapat selisih 1-2.4°C lebih tinggi jika dibandingkan desain canyon dengan nilai H/W tinggi. Sementara itu desain canyon bangunan didalam kondisi diterapkannya peraturan Ditjen Cipta Karya (2000), shallow canyon (H/W rendah) tetap menghasilkan nilai temperatur udara yang lebih tinggi jika dibandingkan deep canyon (H/W tinggi) namun dengan selisih nilai yang kecil yaitu 0.1°C-0.37°C.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PEMBANGUNAN PUSKESMAS MESKOM TERHADAP KINERJA RUAS JALAN UTAMA Afrizal Afrizal
Jurnal TeKLA Vol 4, No 1 (2022): TEKLA VOL.4 NO1, 2022
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.708 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v4i1.2624

Abstract

Pusat  kesehatan masyarakat (Puskesmas) tentunya memiliki berbagai  macam obat  yang akan diberikan kepada pasien yang berobat di puskesmas meskom. puskesmas meskom merupakan suatu hal yang tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa meskom. dan puskesmas meskom juga   dibangun  untuk   menjawab  kebutuhan  tersebut.   Tujuan  penelitian  ini   adalah  untuk menentukan tarikan lalu lintas puskesmas meskom,dan pengaruhnya pada kinerja lalu lintas di ruas jalan utama desa meskom, Data yang digunakan yaitu data tarikan pengunjung puskesmas meskom,dan volume lalu lintas yang ada di ruas jalan utama desa meskom. Data dikumpulkan menggunakan metode survey. Kinerja jalan diukur dengan menggunakan standar MKJI 1997, dan kinerja ruas jalan tersebut di 5  tahun mendatang,dianalisis menggunakan analisa regresi. Besarnya bangkitan puskesmas kemudian dibebankan pada masing-masing ruas jalan, setelah mendapatkan volume kendaraan terbebani bangkitan dilakukan analisis kinerja ruas jalan. Angka pertumbuhan lalu lintas digunakan untuk memprediksi kondisi 10 tahun yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas hari (senin) terjadi pada pukul 09.00-10.00 WIB pagi yaitu160 smp/jam, sedangkan sore terjadi pada pukul 16.00-17.00 WIB yaitu 172 smp/jam, sedangkan volume lalu lintas hari (Minggu) terjadi pada pukul 10.00-11.00 WIB pagi yaitu 167 smp/jam, sedangkan sore terjadi pada pukul  16.00-17.00 WIB yaitu 192 smp/jam. Kapasitas ruas jl. Utama Desa Meskom adalah 157,923 smp/jam. Kondisi eksisting tahun 2021 jumlah lalu lintas kendaraan yaitu 8577 smp/jam. dan untuk 10 tahun yang akan datang tahun 2031 jumlah lalu lintas sebesar 157,923 smp/jam.
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTALATE) TERHADAP NILAI MARSHALL ASPAL PORI indi Anastasia Erita; Guswandi Guswandi; Lizar Lizar
Jurnal TeKLA Vol 1, No 1 (2019): Jurnal TeKLA
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.355 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v1i1.1224

Abstract

Mencampurkan plastik jenis PET pada campuran aspal pori diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang timbul akibat penggunaansampah plastik dan genangan air pada perkerasan jalan saat musim hujan yang dapat menyebabkan slip pada roda kendaraan. Karena PET merupakan resinyang tahan lama, kuat, ringan, dan mudah dibentuk ketika panas, serta memiliki daya serap uap air yang rendah. Tujuan utamanya adalah ingin mengetahui nilaimarshall pada aspal pori akibat adanya pencampuran plastik jenis PET tersebut pada campuran. Metode yang digunakan mengacu pada Australian AsphaltPavement Association (AAPA) 2004, dengan menggunakan variasi kadar aspal 4%, 4.5%, 5%, 5.5% dan 6%, sebanyak 5 sampel untuk setiap kadarnya agardiperoleh KAO. Kemudian dari KAO tersebut dibuat lagi sample yang dicampurkan dengan PET sebanyak 2%, 4% dan 6% dari berat aspal. Hasilnya, terjadipenurunan nilai VIM dan FLOW campuran seiring dengan peningkatan persentase kadar PET, tetapi untuk nilai stabilitas dan MQ cenderung mengalamipeningkatan.
ANALISIS PENGARUH DERAJAT KEJENUHAN DAN KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP TINGKAT PELAYANAN JALAN ARIFIN AHMAD PEKANBARU Elianora Elianora; Horas Saut; Chelsy Safira
Jurnal TeKLA Vol 3, No 1 (2021): TEKLA VOL.3 NO1, 2021
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.525 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v3i1.2127

Abstract

Jalan Arifin Ahmad merupakan jalan empat lajur dua arah terbagi (4/2 T). Jalan ini menghubungkan zona pemukiman padat dengan zona pusat erkantoran dan perdagangan dan arus lalulintas cukup padat khususnya pada jam sibuk. Perlu diketahui tingkat pelayanan pada jalan ini dengan cara menghitung kapasitas, volume arus lalu lintas, derajat kejenuhan dan kecepatan kendaraan. Kesimpulan yang diperoleh adalah Kinerja Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru termasuk kedalam tingkat pelayanan B, arus stabil dengan hasil Dj < 0.85 dan kecepatan rata-rata >20 Mph, sesuai dengan PKJI 2014.
Kover Dan Daftar ISI Admin Admin
Jurnal TeKLA Vol 2, No 2 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.374 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v2i2.1830

Abstract

Kover Dan Daftar ISI
PERANCANGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE MANUAL DESAIN PERKERASAN JALAN/NO.02/M/BM/2017 Rizky Azwanda.H; Lizar Lizar
Jurnal TeKLA Vol 2, No 2 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.196 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v2i2.1821

Abstract

Jalan Simpang Ayam merupakan jalan yang menuju kesalah satu kampus Politeknik Negeri Bengkalis Jurusan Kemaritiman dan juga kesalah satu lokasi tempat wisata yang dikenal dengan sebutan Pantai Sesai, yang berada dipenghujung jalan. Untuk menuju kesana terdapat beberapa permasalahan, diantaranya jalan rusak, tergenang air di kala musim penghujan serta kendaraan yang melewati pun terasa kurang nyaman.melihat kondisi jalan tersebut  mengalami kerusakan oleh karna itu perlu adanya perencanaan ulang perkerasan lentur (Flexible Pavement)  pada Jalan Simpang Ayam untuk mempermudahkan akses masyarakat dalam berlalu lintas.Penelitian ini menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan Revisi September 2017 Nomor 02/M/BM/2017 dan rencana anggaran biaya berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tahun 2016.Berdasarkan hasil perhitungan tebal perkerasan yang didapat dari metode Manual Desain Perkerasan Jalan revisi September 2017 Nomor 02/M/BM/2017, dibutuhkan dana sebesar Rp 20.195.950,00(Duapuluh milyar seratus sembilan puluh lima juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).
PREDIKSI KERUSAKAN KINERJA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN DENGAN METODE PURELIN Muhammad Gala Garcya; Faisal Ananda; Armada Sukri
Jurnal TeKLA Vol 4, No 2 (2022): TeKLA Vol. 4 No. 2
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (847.351 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v4i2.2944

Abstract

An earthquake is one of the natural events whose magnitude cannot be predicted. This is can happen because the direction of the earthquake work depends on the movement of the soil that supports it. This is generally the biggest threat to construction, especially buildings. Buildings are expected to be built because they can use even a small area of land. However, over time, it is common for buildings to collapse due to earthquakes, so a more detailed analysis is needed to design a better earthquake-resistant building. Time history analysis is one of the analyzes used to evaluate buildings against earthquakes. However, time history analysis has a weakness, namely the duration of the analysis tends to be long, so determining whether a structure is still able to function according to plan is difficult to measure. Analysis of artificial neural networks by utilizing structural response data is expected to be able to predict the structural performance of building structures. The purelin method reads data linearly but in this case, predicts based on previous data or is known as the Backpropagation Analysis method.
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK BETON SERAT KAWAT BENDRAT f’c 20 MPa DENGAN CAMPURAN AIR GAMBUT DAN AIR SUMUR BOR Zev Al Jauhari; Fia Apriani
Jurnal TeKLA Vol 2, No 1 (2020): TEKLA VOL. 2 N0 1
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.867 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v2i1.1432

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan kuat tarik beton adalah dengan menambahkan serat. Serat kawat dengan panjang dan jumlah tertentu dapat meningkatkannilai karakteristik beton. Penelitian ini menggunakan serat konvensional (kawat bendrat)dengan panjang 6 cm sebanyak 1% terhadap berat semen padacampuran beton. Nilai kuat tekan dan kuat tarik beton akan dibandingkan terhadap campuran air yang berbeda. Beton dengan campuran air sumur bor dan airgambut menggunakan mutu rencana f’c 20 MPa akan diuji pada hari ke-3, 7, 14, dan 28. Nilai kuat tekan dan kuat tarik rata-rata untuk beton normal (air sumurbor)adalah 22.5 MPa dan 2.35 MPa, sedangkan nilai kuat tekan dan kuat tarik beton menggunakan air gambut adalah 19.8 MPa dan dan 1.9 MPa. Penambahanserat kawat bendrat 1% pada beton menyebabkan penurunan pada nilai kuat tekan dan kuat tarik beton, pada campuran dengan air sumur bor adalah 14.6 MPadan 1.75 MPa, sedangkan pada air gambut adalah 15.75 MPa dan 1.7 MPa. Dari hasil pengujian, disimpulkan bahwa nilai karakteristik awal (hari ke 3-14)beton dengan campuran air gambut memiliki nilai yang lebih besar daripada beton dengan dengan campuran air sumur bor. Nilai kuat tekan dan kuat tarik betonair sumur bor maupun beton air gambut menurun dengan adanya penambahan serat kawat bendrat. Hal ini disebabkan berlebihnya jumlah atau ukuran seratpada campuran beton mengakibatkan beton menjadi sulit untuk homogen.
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN LIMBAH KARBIT DAN SILICA FUME TERHADAP SUBGRADE PERKERASAN JALAN Muhammad Furqan; Prof. Ir. Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D; Ir. Latif Budi Suparma, M.Sc., Ph.D.
Jurnal TeKLA Vol 3, No 2 (2021): TEKLA VOL.3 NO2, 2021
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.4 KB) | DOI: 10.35314/tekla.v3i2.2305

Abstract

Tanah dasar (subgrade) adalah bagian bawah lapisan perkerasan yang akan menerima beban sampai batas-batas yang mampu dipikulnya. Kekuatan struktur perkerasan sangat bergantung pada kondisi kuat dukung tanah. Kuat dukung tanah yang rendah dapat dilakukan berbagai macam stabilisasi salah satunya dengan bahan tambah. Pada penelitian ini dilakukan penambahan bahan kimia berupa limbah karbit dan silica fume sebagai bahan stabilitas perkerasan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik, pengaruh terhadap nilai CBR dan swelling, serta untuk mendapat kadar terbaik dari campuran limbah karbit dan silica fume sebagai lapisan tanah dasar untuk konstruksi jalan. Variasi campuran yang dipakai yaitu 3%,7%,11% dan 15%. Hasilnya untuk nilai CBR setelah diperam selama 7 hari pada kondisi unsoaked didapatkan hasil berturut-turut sebesar 19,33%, 23,81%, 24,24%, dan 36,15%. Pada CBR soaked didapatkan hasil sebesar 6,17%,10,42%,21,69% dan 33,17%. Untuk nilai swelling sebesar 2,81%,2%,0,17% dan 0%. Maka dari itu, untuk kondisi limbah terbaik pada 15% limbah karbit + 8% silica fume dimana perlu dilakukan pemeraman terlebih dahulu agar proses pengikatan antara butiran lebih sempurna.