cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Editorial Address
STKIP Citra Bakti Jl. Trans Bajawa-Ende Desa Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Flores-NTT Kode Pos: 86461
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.38048/jcpa.v1i4
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 532 Documents
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAKNA SYAIR LAGU O UWI DALAM TRADISI ADAT REBA PADA MASYARAKAT LANGA DESA BORADHO KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Susana Lembu; Dedy Setyawan; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.835 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran umum tradisi reba Langa, 2) makna syair lagu o uwi dalam tradisi adat reba pada masyarakat Langa Desa Boradho Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, 3) implementasi makna syair lagu o uwi dalam pendidikan karater. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berlokasi di Langa Desa Boradho, dengan waktu pelaksanaan penelitian 19 Juni sampai 19 Juli 2020. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan alatperekam. Subjek penelitian adalah tua-tua adat, tokoh masyarakat, penyair, dan kaum muda. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dengan menggunakan dua teknik yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model interaktif dari Patton dalam Moleong dengan komponennya yakni pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tradisi reba Langa, menggabungkan inkulturasi antara budaya dan agama dan memiliki tiga upacara inti yakni kobhe dheke, kobhe doi dan kobhe su’i. Syair-syair lagu o uwi mengandung makna yang dapat dijadikan pedoman dan ajaran hidup bagi generasi muda. Adapun beberapa makna yang terkandung dalam syair lagu o uwi diantaranya : makna historis/sejarah, makna persaudaraan, persahabatan, ajakan atau himbauan, rintihan , percintaan, sumber kehidupan. Makna syair lagu o uwi dapat diimplementasi dalam pendidikan karakter. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa syair lagu o uwi mengandung makna yang mendalam, serta dapat diimplementasikan ke dalam pendidikan.
MUSIK GO LABA DAN PENYAJIANNYA DALAM RITUAL PEMBUATAN RUMAH ADAT KAMPUNG NGEDUME’E DESA WATUNAY KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA Egidius Milo; Florentianus Dopo; Wilfridus Muga
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.567 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Struktur musik go laba dalam ritual pembuatan rumah adat, 2) Penyajian musik go laba dalam ritual pembuatan rumah adat, 3) fungsi penyajian musik go laba dalam ritual pembuatan rumah adat pada masyarakat Watunay. Penelitian ini dilakukan di Kampung Ngedume’e Desa Watunay dengan jumlah narasumber tiga orang. Waktu pelaksanaan penelitian 19 Juni sampai 19 Juli 2020. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini yakni berupa pedoman wawancara dan rekaman audio dan video. Hasil yang diperoleh berupa struktur musik go laba yakni pola permainan go (gong) dan pola permainan laba (gendang), penyajian musik go laba dan fungsi penyajian musik go laba dalam ritual pembuatan rumah adat Desa Watunay. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa musik go laba memiliki kaitan erat dengan penyajian dalam ritual pembuatan rumah adat.
KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI PERTUNJUKAN MUSIK BETTONG DALAM RITUAL ADAT TENU WAE NUZAN DI KAMPUNG PANDANG MATA KELURAHAN LEMPANG PAJI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Alpius Ras; Dedy Setyawan; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.586 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bentuk Pertunjukan musik bettong, 2) fungsi pertunjukan musik bettong. Penelitian ini berlokasi dikampung Pandang Mata, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan pedomaan wawancara dan pedomaan observasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa, dalam upacara pertunjukan musik bettong memiliki beberapa tahapan ritual yaitu: pasok pangin, kebut kazu, wara-wara tew, dan penyajian musik bettong. Dalam pertunjukanya ditemukan beberapa formasi para pemain, cara memegang alat musik, dan cara memainkanya. Fungsi pertunjukan musik bettong dalam kehidupan masyarakat sebagai salah satu penghubung antara manusia dan roh nenek moyang. Musik bettong juga mempunyai fungsi tambahan yaitu sebagai penghibur individu dan masyarakat pada umumnya.
PROFIL STUNTING ANAK USIA DINI DI KABUPATEN NGADA TAHUN 2019 Lusia Sedho; Elisabeth Tantiana Ngura; Efrida Ita
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.891 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil stunting Anak Usia Dini di Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 2 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan dokumentasi berupa dokumen data profil stunting anak usia dini di Kabupaten Ngada. Metode analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan komponen-komponennya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan data di rekap dari 12 Kecamatan,155 Desa dan 19 Puskesmas yang ada di Kabupaten Ngada bahwa persentase jumlah anak dan balita stunting di Kabupaten Ngada yaitu 15,46% dengan jumlah anak 1.684. Dengan jumlah stunting masing-masing di setiap kecamatan yaitu Kecamatan Bajawa 238 anak, Kecamatan Golewa 136 anak, Kecamatan Golewa Barat 206 anak, Kecamatan Bajawa Utara 28 anak, Kecamatan Jerebuu 87 anak, Kecamatan Aimere 77 anak, kecamatan Soa 139 anak, Kecamatan Wolomeze 163 anak, Kecamatan Riung Barat 140 anak, Kecamatan Inerie 71 anak, dan Kecamatan Golewa Selatan 137 anak. Dengan persentase jumlah stunting yang paling tinggi di kecamatan Riung yaitu 262 anak dan paling rendah di kecamatan Bajawa Utara yaitu 28 anak.
KAJIAN MUSIK MBATA PADA UPACARA RITUAL ADAT MASYARAKAT DESA LEKOLEMBO KECAMATAN KOTA KOMBA KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Maria Jenita Nale; Ferdinandus Bate Dopo; Kanzul Fikri
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.634 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana musik Mbata dilaksanakan pada upacara adat masyarakat Desa Lekolembo Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur. Informan dari penelitian ini adalah, pemangku adat, para pemain musik Mbata, dan masyarakat pada umumnya. Setiap informan yang ditentukan oleh peneliti adalah orang-orang yang dianggap mampu memberikan data secara valid dan akurat sehingga mampu menjawab sesuai dengan fokus penellitian. Kemudian metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu; ada metode wawancara, metode observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah mengenai 1) kajian musik Mbata sebagai musik tradisonal pada upacara adat Masyarakat Manggarai Timur, sebagai dalam upacara penti, (syukur panen). 2) Makna dari syair – syair lagu yang dinyanyikan dalam ritual penti. Setelah data-data sudah diperoleh akan diakhiri dengan kesimpulan, bahwa musik Mbata bukan hanya sebagai musik tradisional, melainkan musik Mbata sebagai tanda ucapan syukur kepada para leluhur dan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI DI TKK ADE IRMA MATALOKO Natalia Rosana Tima; Efrida Ita; Elisabeth Tantiana Ngura
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.548 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui desain media pembelajaran flash card untuk meningkatkan kognitif anak di TKK Ade Irma Mataloko, (2) Menghasilkan media flash card yang praktis untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak di TKK Ade Irma Mataloko,. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research Development), yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Subyek dalam penelitian ini adalah anak di TKK Ade Irma Mataloko, Kecematan Golewa, Kabupaten Ngada. Analisis data dengan pendekatan deskrpitif kualitatif dan deskriptif kuantitatif persentase. Hal penelitian dan pengembangan flash card menunjukan bahwa media pembelajaran flash card yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak ini dikategorikan layak berdasarkan semua aspek yang divalidasi dan diujikan. Validasi materi dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh ahli materi mendapatkan skor 100% dengan kategori “sangat valid”, penilaian oleh media mendapatkan skor 80% dengan kategori “valid”, penilaian oleh ahli desain pembelajaran mendapatkan skor 90% dengan kategori “Sangat valid” serta uji coba pada anak di TKK Ade Irma Mataloko sebagai pengguna produk dengan skor 100% untuk uji coba perorangan dengan kategori “sangat valid: dean uji coba kelompok kecil skor 100% dengan kategori “sangat valid “. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran flash card untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia dini di TKK Ade Irma Mataloko layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI RUANG BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP Maria Dolorosa Piu; Natalia Rosalina Rawa; Maria Editha Bela
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.913 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.228

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang ada di SMPN 1 Golewa Barat dimana peserta didik merasa sulit dengan pembelajaran matematika di kelas dan pendidik masih menggunakan metode pembelajaran yang konvensional. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis model Learning Cycle 7e dan mendeskripsikan kelayakan modul yang memenuhi unsur keabsahan dan kebaikan modul pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Metode penelitian menggunakan model R & D (Research and Development). Penelitian ini diperluaskan dengan menggunakan lima langkah model perluasan ADDIE yaitu 1) analyze, 2) design, 3)development, 4) implementation, 5) evaluation. Teknik pengambilan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan kuesioner (angket). Data kuantitatif dan kualitatiff dianalisis dengan menggunakan skala likert. Sasaran utama penelitian ini adalah 5 peserta didik SMP Negeri 1 Golewa Barat di Kabupaten Ngada dengan menerapkan Modul berbasis model Learning Cycle 7e yaitu elicit ,engage, explore, explain, elaborate, evaluation, extend. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tes pakar pokok bahasan/ konten, kualitas/mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 86 dan rerata 4.5 dengan tolak ukur “sangat valid”. Hasil tes oleh pakar Media, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 68 dan rata – rata 3.8 dengan tolak ukur “ Valid”. Hasil tes pakar Desain, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 47 dan rata –rata 4.2 dengan tolak ukur “sangat valid”. Sedangkan rerata yang diperoleh dari angket penilaian terhadap 5 peserta didik SMPN 1 Golewa Barat adalah 4,4 dengan skor rerata keterlaksanaan dalam kategori sangat tinggi dan tanggapan positif peserta didik (80%). Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penelitin ini menghasilkan modul matematika Learning Cycle 7e dengan tolak ukur sangat valid dan sangat baik serta layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA PADA TEMA INDAHNYA KEBERSAMAAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF TINGKAT TINGGI SISWA KELAS IV SDI NIRMALA KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Agustina Mogi; Yosefina Uge Lawe; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.176 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa kelas IV SDI Nirmala dengan menerapkan lembar kerja siswa tematik berbasis budaya lokal Ngada pada tema indahnya kebersamaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan observasi dan tahap refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kognitif siswa dari siklus I ke siklus II. Hal ini dapat dilihat dari presentasi hasil belajar siswa yaitu 67,3% dengan kategori cukup yang berada pada tingkat presentase 65-79% meningkat menjadi 91% dengan kategori sangat tinggi yang berada pada tingkat presentase 90-100%. Peningkatan presentasi kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 23,7%. Berdasarkan hasil rekapan dari masing-masing siklus maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan lembar kerja siswa tematik berbasis budaya lokal Ngada pada tema indahnya kebersamaan dapat meningkatkan kemampuan kognitif tingkat tinggi siswa kelas IV SDI Nirmala pada kelompok belajar Desa Nirmala Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 2019/2020.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK A1 DI TKK WIDIATMIKA KECAMATAN KUTA SELATAN Ketut Fibriana Windawati
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.456 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang upaya meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 27 anak. Hasil analisa data bahwa : 1) perencanaan pembelajaran seperti menentukan bahan pelajaran dan merumuskan tujuan, mengembangkan dan mengorganisasikan media pembelajaran, merencanakan pengelolaan kelas, dan menyiapkan alat penilaian rencana pembelajaran. 2) langkah pembelajaran antara lain : melakukan pembelajaran, melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar, 3) peningkatan kemampuan dengan indikator : menyebutkan angka 1-10, menunjukkan angka 1-10, dan mengurutkan angka 1-10 dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak usia dini dengan menggunakan media kartu angka di PAUD Cahaya Hati Serange yaitu anak mengenal angka 1-10 mencapai 93%.
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON ROOS DAN KEMP PADA KURIKULUM 2013 PAUD KELOMPOK A DAN B DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI TAHUN AJARAN 2019/2020 Marselina Meo Sewu; Konstantinus Dua Dhiu; Karmelia Rosfinda Meo Maku
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.094 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.233

Abstract

ABSTRAK Anak usia dini berada dalam masa keemasan di sepanjang rentang usia perkembangan manusia. Masa ini merupakan periode sensitif karena mudah menerima stimulus-stimulus dari lingkungannya. Pada masa ini anak siap melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memahami dan menguasai lingkungannya. Agar pembelajaran yang diselenggarakan di lembaga pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis maka perlu dilakukan pengembangan tujuan pembelajaran. Pengembangan tujuan pembelajaran adalah salah satu cara penemuan proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran yang baik harus didukung dengan perencanaan yang baik sehingga mulai dari persiapan dan pengevaluasian terhadap proses pembelajaran akan lebih terarah dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek Sosial Emosional berdasarkan Model Pembelajaran Morrison Ross Dan Kemp pada kurikulum 2013 kelompok A dan B di PAUD Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek Sosial Emosional berdasarkan Model Pembelajaran Morrison Ross Dan Kemp pada kurikulum 2013 kelompok A dan B diPAUD Terpadu Citra Bakti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori baik, uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. DEVELOPMENT OF EMOTIONAL SOCIAL ASPECT LEARNING OBJECTIVES BASED ON THE MORRISON ROOS AND KEMP LEARNING MODELS IN THE 2013 CURRICULUM OF KINDERGARTEN IN GROUP A AND B AT DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Abstact The childhood are in gold period in along the age range human development. This period is sensitive period, during this period the children specifically receptive stimulating from the environment. This period is a sensitive period because it easily accepts stimuli from the environment. At this time children are ready to carry out various activities in order to understand and master their environment. In order for learning held at early childhood education institutions to have a strategic role, it is necessary to develop learning objectives. The development of learning objectives is one way of finding a good learning process. Good learning must be supported by good planning so that starting from preparation and evaluating the learning process will be more focused and right on target. This study aims to: (1) produce learning tools regarding the learning objectives of the Social Emotional aspects based on the Morrison Ross and Kemp Learning Model in the 2013 curriculum for groups A and B in PAUD Citra Bakti, (2) determine the quality of product test results for the development of social aspects of learning objectives Emotional based on Morrison Ross and Kemp's Learning Model in the 2013 curriculum for groups A and B at the Citra Bakti Integrated PAUD. The subjects in this study were PAUD teachers groups A and B in Golewa District. The results showed that the material expert trial was in the very good category, the learning design expert trial was in the good category, the linguist trial was in the very good category.

Page 3 of 54 | Total Record : 532