cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Editorial Address
STKIP Citra Bakti Jl. Trans Bajawa-Ende Desa Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Flores-NTT Kode Pos: 86461
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.38048/jcpa.v1i4
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 532 Documents
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA BERBAGAI PEKERJAAN BERMEDIA LKS BUDAYA LOKAL NGADA BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN INERIE Seso, Flafianus; Laksana, Dek Ngurah Laba; Kaka, Pelipus Wungo
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.147

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan desain pembelajaran yang berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tematik tema berbagai pekerjaan bermedia LKS budaya lokal Ngada berorientasi model pembelajaran berbasis masalah untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV,(2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan yang berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) temati tema berbagai pekerjaan bermedia LKS budaya lokal Ngada berorientasi model pembelajaran berbasis masalah untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV. Penelitian ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah yaitu : (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation dan (5) Evaluation. Komponen yang dinilai oleh para ahli dengan menggunakan lembar kuisioner untuk mengetahui kelayakan penggunaan produk. Kelayakan penggunaan produk yang dikembangkan dari hasil penilaian para ahli atau hasil validasi adalah 1) hasil validasi ahli konten/materi mendapat skor 128 dengan rata-rata 4,26, sehingga penilaian dari ahli konten/materi dengan kategori “sangat baik”. 2) hasil validasi dari ahli bahasa Indonesia mendapat skor 32 dengan rata-rata 3,55 , sehingga penilaian dari ahli bahasa Indonesia dengan kategori “baik”. 3) hasi validasi dari ahli desain mendapat skor 44 dengan rata-rata 4,00 , sehingga penilaian dari ahli Desain dengan kategori “baik”. Berdasarkan analisis di atas, maka Rencana pelaksanan Pembelajaran (RPP) tematik tema berbagai pekerjaan bermedia LKS budaya lokal Ngada berorientasi model pembelajaran berbasis masalah layak untuk digunakan. Kata kunci : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), LKS Budaya Lokal Ngada, Model Pembelajaran Berbasis Masalah
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA PERISTIWA ALAM UNTUK SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Remba, Veronika; Noge, Maria Desidaria; Wau, Maria Patrisia
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dan mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema peristiwa alam untuk siswa kelas 1 sekolah dasar. Bahan ajar ini menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah Bajawa. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas I sebagai ahli konten/materi yang diambil dari guru SDI Turekisa, guru SMA Seminari Mataloko sebagai ahli bahasa Indonesia dan ahli desain prodak buku yang dikembangkan, seorang tokoh penulis buku bahasa daerah Bajawa sebagai ahli bahasa daerah. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas I SD pada tema peristiwa alam untuk dijadikan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,72 (2) Uji coba ahli bahasa Indonesia ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,88 (3) Uji coba ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,66 (4) Uji coba ahli desain produk pengembangan ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,09. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar multilingual yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa sekolah dasar kelas I.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 8 “LINGKUNGAN SAHABAT KITA” PADA SISWA KELAS V SDI RUTOSORO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020 Bozu, Monika; Lawe, Yosefina Uge; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Tematik siswa kelas V SDI Rutosoro menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart, berdasarkan dua siklus serta per siklusnya dengan prosedur adalah perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDI Rutosoro yang dibentuk dalam kelompok belajar mandiri sebanyak 10 orang, terdiri dari 7 siswa perempuan dan 3 siswa laki-laki. Penelitian ini dilakukan hanya dengan menggunakan kelompok belajar saja karena adanya Covid 19. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Perolehan penelitian tindakan siklus I dengan nilai rata-rata hasil belajar tematik sebesar 60, setelah diperoleh (M) persen sebesar 60% berada pada kategori cukup serta ketuntasan klasikalnya 20%. Pada kegiatan siklus II rata-rata hasil belajar tematik sebesar 87 setelah diperoleh (M) persen sebesar 87% berada pada kategori sangat baik dan ketuntasan klasikalnya 100%. Kenaikan rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 27 dengan persentase 27% Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada peserta didik SDI Rutosoro kelas V Tahun Ajaran 2019/2020.
HUBUNGAN ANTARA STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI KABUPATEN NGADA TAHUN 2020 Longa, Karsiana; Ita, Efrida; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah anak stunting usia 4-6 tahun di Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 anak usia 4-6 tahun yang tergolong stunting. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi perkembangan anak stunting usia 4-6 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi logistik multinomial dengan bantuan program SPSS26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan perkembangan bahasa anak stunting usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai Sig .178 lebih kecil dari , 2) terdapat hubungan antara status gizi dengan perkembangan bahasa anak stunting usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai Sig .012 lebih kecil dari , 3) terdapat hubungan antara usia dengan perkembangan bahasa anak stunting usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai Sig .001 lebih kecil dari , 4) Interaksi antara tiga indikator yaitu jenis kelamin (X1), status gizi (X2), dan usia (X3) memiliki sifat sedang, tinggi dan sedang terhadap perkembangan bahasa anak stunting usia 4-6 tahun. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikansi antara stunting dengan perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai jenis kelamin (X1) sig .178, status gizi (X2) sig .012, dan usia (X3) sig .001 yang artinya semua variabel Sig. lebih kecil dari .
PENGEMBANGAN TUJUAN PEMBELAJARAN ASPEK SENI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MORRISON, ROSS DAN KEMP PADA KURIKULUM K13 DI PAUD TERPADU CITRA BAKTI Deghe, Marianus; Dhiu, Konstantinus Dua; Dopo, Florentianus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.162

Abstract

Deghe, Marianus (2020), Pengembangan Tujuan Pembelajaran Aspek Seni Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Morrison, Ross Dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Skripsi, Program Studi PG-PAUD STKIP CITRA BAKTI. Skripsi ini sudah disetujui dan diperiksa oleh Pembimbing I : Konstantinus Dua Dhiu, SH., M.Pd dan Pembimbing II : Florentianus Dopo, SS.,M.Pd Kata-kata kunci : Tujuan Pembelajaran, Seni, Morrison, Ross dan Kemp. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa Sedangkan objek yang diteliti adalah aspek seni Anak Usia Dini yang dilakukan dengan berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp. Tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini dikembangkan dengan menggunakan model Rowntree. Model ini terdiri atas tiga langkah, yaitu: (1) perencanaan, (2) pengembangan, (3) evaluasi. Hasil penelitian pengembangan tujuan pembelajaran aspek berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, (3) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan tujuan pembelajaran aspek seni berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini layak digunakan pada Anak Usia Dini kelompok A dan B.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN ASPEK FISIK DENGAN MODEL MORRISON, ROSS DAN KEMP KURIKULUM K13 DI TKK RUTOSORO Wunu, Beatrix; Dhiu, Konstantinus Dua; Natal, Yanuarius Ricardus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran mengenai tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di PAUD Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp pada Kurikulum K13 di Paud Terpadu Citra Bakti. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAUD kelompok A dan B yang ada di Kecamatan Golewa Sedangkan objek yang diteliti adalah aspek Fisik Motorik Anak Usia Dini yang dilakukan dengan berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp. Tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini dikembangkan dengan menggunakan model Rowntree. Model ini terdiri atas tiga langkah, yaitu: (1) perencanaan, (2) pengembangan, (3) evaluasi. Hasil penelitian pengembangan tujuan pembelajaran aspek berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli materi ada pada kategori sangat baik, (2) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik, (3) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan tujuan pembelajaran aspek Fisik Motorik berdasarkan model Morrison, Ross dan Kemp ini layak digunakan pada Anak Usia Dini kelompok A dan B
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI KABUPATEN NGADA Doy, Emirensiana; Ngura, Elisabeth Tantiana; Ita, Efrida
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya stunting pada anak usia dini di Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada, Pegawai Puskesmas, Bidan Desa, orang tua anak stunting. Analisis Data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman dengan komponen-komponennya, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pada point stunting pada anak terdapat 10 Orang tua yang memahami tentang masalah stunting pada anak dengan jumlah 50%, sedangkan 10 orang tua yang tidak memahami stunting pada anak dengan jumlah 50 %. Kemudian pada point berikut tentang asupan zat gizi diperoleh 7 orang tua yang tidak bermasalah dengan asupan gizi anak dengan jumlah 35% , dan 13 orang tua yang bermasalah dengan jumlah 65%. Kemudian untuk point pola asuh orang tua diperoleh 4 orang tua yang menerapkan pola asuh dengan jumlah 20%, dan 16 orang tua yang tidak menerapkan pola asuh dengan jumlah 80%, dan pada point sanitasi lingkungan diperoleh 8 orang tua yang memahami kebersihan lingkungan dengan jumlah 40% dan 12 orang tua yang bermasalah dengan jumlah 60%.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN GERAK DAN TARI KEARIFAN LOKAL NGADA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKK ST. SKOLASTIKA MATAIA Sola, Maria Efrida; Oka, Gde Putu Arya; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui rancangan atau desain media video pembelajaran gerak dan tari kearifan lokal untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anakusia5-6 tahun di TKK St. Skolastika Mataia. 2) Mengetahui tingkat kelayakan video pembelajaran gerak dan tari kearifan lokal untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar anak usia5-6 tahun di TKK St. Skolastika Mataia.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis,Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara,observasi, dan angket. Analisis data menggunaan metode deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian pengembangan dideskripsikan dalam langkah-langkah sistematis pengembangan media pembelajaran gerak dan tari yakni: 1) Analysis; (a)analisis kurikulum; (b) analisis kebutuhan peserta didik; (c) analisis kompetensi. 2) Design; (a) perancangan desain produk;(b) penyusunan materi; (c) penyusunan instrument. 3) Development; (a) pengembangan produk; (b) validasiahli; (c) revisi ahli 4) Implementation; (a) uji kelayakan para ahli; (b) uji kelayakan pengguna media 5) Evaluation dari kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil. Berdasarkan uji coba ahli konten pembelajaran ada pada kategori “ valid”, hasil uji coba ahli media ada poada kategori “valid”,uji coba ahli desain pemelajaran“sangat valid” uji coba pengguna produk kepada (anak) ada pada kategori “sangat valid”. Melalui uji coba yang telah dilakukan oleh ahli dan anak sebagai pengguna produk maka video pembelajaran gerak dan tari dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran pengembangan aspek fisik motorik kasar Anak Usia Dini.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP RESUME UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK DENGAN TEMA INDAHNYA KEBERAGAMAN DI NEGERIKU PADA SISWA KELAS IV SDI RUTOSORO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020. Balandis, Lidwinda Valeri; Kaka, Pelipus Wungo; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.173

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar Tematik Tema Indahnya Keberagaman di Negeriku dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif tipe Group Resume pada siswa kelas IV SDI Rutosoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain model Kemmis dan MC Tagart dalam (Kusuma Dwitagama yang terdiri atas tiga komponen yang berurutan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi yang dalam pelaksanaan dan pengamatannya dilakukan bersamaan artinya pengamatan dilakukan pada saat proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian adalah siswa-siswa SDI Rutosoro yang berjumlah 7 orang, yaitu 2 orang siswa laki-laki dan 5 orang siswa perempuan. Hal ini dikarenakan oleh situasi dan kondisi sekarang yaitu dengan munculnya pandemi covid 19 sehingga segala proses pembelajaran dilakukan di rumah atau secara online dan pemerintah menghimbau ketat agar tetap jaga jarak antar sesama maka peneliti memutuskan untuk memilih subjek dalam penelitian hanya 7 orang siswa saja dengan melakukan bimbingan belajar dilingkungan Ekoroka. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar Tematik dengan Tema Indahnya Keberagaman di Negeriku dalam bentuk tes objektif. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, hasil analisis data pada siklus I yaitu dari 7 siswa yang mengikuti tes hasil belajar hanya 2 orang yang tuntas dengan rata-rata hasil belajar yaitu 67,85 dengan persentase 67,85% pada kategori cukup dengan ketuntasan klasikal 28,57%. Hasil analisis data pada siklus II yaitu terdiri dari 7 orang siswa yang mengikuti tes hasil belajar yang tuntas 7 siswa. Hal tersebut terlihat bahwa rata-rata hasil belajar tematik Tema Indahnya Keberagaman di Negeriku 82,85 dengan persentase 82,85% berada pada kategori tinggi dengan ketuntasan klasikal 100%. Peningkatan rata-rata hasil belajar tematik dari siklus I ke siklus II sebesar 15%. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Resume dapat meningkatkan hasil belajar tematik tema Indahnya Keberagaman di Negeriku pada siswa kelas IV SDI Rutosoro Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 2019/2020.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS SPIRIT MEDA MAZI PADA SISWA KELAS V SDK PIGA KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020 Dugo Towary, Maria Y. Deu; Kaka, Pelipus Wungo; Lawe, Yosefina Uge
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tematik dengan menggunakan model kontekstual berbasis spirit meda mazi pada siswa kelas V SDK Piga. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain yang dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart terdiri dari 3 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang dibentuk dalam kelompok belajar mandiri sebanyak 5 siswa, yang terdiri dari*1 orang siswa laki-laki serta 4 siswa perempuan dan objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar tematik tema lingkungan sahabat kita dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis spirit meda mazi. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Analisis data menggunakan analisis deskripsi kuantitatif. Hasil penelitian siklus 1 diperoleh rata-rata hasil belajar tematik sebesar 66,4 dan persentase 66,4% berada pada kategori cukup dan ketuntasan klasikalnya 20%. Penelitian siklus I belum dikatakan tuntas karena belum*mencapai KKM yang sudah ditetapkan, dan dilanjutkan pada siklus berikutnya pada tindakan siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar tematik sebesar 92,8 dan persentase 92,8% berada pada ketegori sangat baik dan ketuntasan klasikalnya 100%. Hasil analisis pada kegiatan siklus II telah mencapai KKM yang sudah ditetapkan yaitu 75%. Berdasarkan data hasil belajar siswa di siklus I dengan siklus II menemukan bahwa hasil belajar tematik mengalami peningkatan sebesar 26,6%. Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kontekstual berbasis spirit meda mazi dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas V SDK Piga tahun ajaran 2019/2020. Kata kunci: : Kontekstual,^ Spirit Meda Mazi, Hasil Belajar Tematik.