cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnaljcpastkipcitrabakti@gmail.com
Editorial Address
STKIP Citra Bakti Jl. Trans Bajawa-Ende Desa Malanuza Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Flores-NTT Kode Pos: 86461
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan Anak
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.38048/jcpa.v1i4
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 532 Documents
PENINGKATAN KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKALIAN MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD BAGI SISWA KELAS II SD KRAPYAK WETAN KECAMATAN SEWON KABUPATEN BANTUL Eni Wijayanti
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.304 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i3.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa pada muatan matematika materi perkalian dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II SD Krapyak Wetan sebanyak 21 siswa yang terdiri dari 15 laki-laki dan 6 perempuan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terbagi menjadi dua siklus dimana setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan observasi guru dan proses pembelajaran, lembar observasi siswa, lembar observasi kerjasama, dan tes. Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan kerjasama siswa meningkat dari 71,5% pada siklus I menjadi 81,5% pada siklus II. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat pada rata-rata hasil belajar siklus I sebesar 78 dengan persentase siswa yang tuntas sebesar 71% dan rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 90 dengan persentase siswa yang tuntas meningkat menjadi 90%. Kenaikan kerjasama sebesar 10%, kenaikan rata-rata hasil belajar sebesar 12, dan kenaikan ketuntasan belajar sebesar 19%. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa kelas II SD Krapyak Wetan tahun ajaran 2019/2020
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU PADA SISWA KELAS IV SDI WAEIA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Rufina Menge; Ermelinda Yosefa Awe; Maria Patrisia wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.81 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDI Waesia pada mata pelajaran tematik dengan menerapkan model Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggar yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan observasi dan tahap refleksi. Penelitian ini dilakukan di SDI Waesia yang dilaksanakan dalam kelompok belajar, hal ini karena situasi pandemi atau covid-19 yang melanda dunia saat ini, dengan subyek penelitian 8 orang siswa yang terdiri dari 5 orang perempuan dan 3 orang laki-laki, dan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDI Waesia. Metodepengumpulan data menggunakanmetodetes.Tes yang digunakanadalahtes uraian yang dilakukanpadasetiapakhirsiklus.Analisis data menggunakananalisisdeskripsikuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data pada siklus I menunjukan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa 47,37%, ketuntasan klasikal sebesar 12,5%, dan kriteria penggolongan berada pada kategori sangat rendah. Sedangkan hasil analisis data pada siklus II menunjukan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa 80,5%, dan ketuntasan klasikalnya sebesar 100%, dan kriteria penggolongan berada pada kategori baik. Terjadi peningkatan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 33,2%, sedangkan peningkatan ketuntasan klasikalnya dari siklus I ke siklus II sebesar 75%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Projec Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada peseta didik SDI Waesia Kelas IV Tahun Ajaran 2019/2020.
ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA UNTUK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKKN NASARET WERE Arsenia Owa; Marsianus Meka; Elisabeth Tantiana Ngura
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.142 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perkembangan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TKKN Nasareth Were Tahun Ajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukandi TKKN Nasaret Were, Kabupaten Ngada. Waktu yang dilaksanakan pada tanggal 27 januari 2020 sampai dengan 27 April 2020. Subjek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas B. Objek dalam penelitian ini adalah perkembangan kemampuan bahasa.Penelitian menggunakan rancangan penelitian kualitatif. Metode penelitian pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi berupa foto-foto kegiatan. Metode analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan huberman dengan komponen-komponennya yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan kemampuan bahasa pada anak usia dini di TKKNegeri Nasareth Were sangat berbeda-beda atau bervariasi. Walaupun berbeda-beda tetapi secara keseluruhan perkembangan bahasa mereka itu baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil wawancara, observasi serta didukung dengan hasil dokumentasi.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK ASPEK KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI DI TKK NEGERI WUE KECAMATAN WOLOMEZE KABUPATEN NGADA Aurelia Nau; Elisabeth Tantiana Ngura; Josep Marsianus Rewo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.173 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.315

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan media kartu angka bergambar pada anak usia dini di TKK Negeri Wue. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan dideskripsikan dalam langkah-langkah sistematis pengembangan media pembelajaran kartu bilangan yakni: 1) Analysis; (a) analisis kurikulum; (b) analisis kebutuhan peserta didik; (c) analisis kompetensi. 2) Design; (a) perancangan desain produk; (b) penyusunan materi; (c) penyusunan instrument. 3) Development; (a) pengembangan produk; (b) validasi ahli; (c) revisi ahli 4) Implementation; (a) uji kelayakan para ahli; (b) uji kelayakan pengguna media 5) Evaluation dari kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil. Kelayakan media pembelajaran kartu angka bergambar adalah. 1) review ahli materi memperoleh nilai rata-rata 73% dengan kriteria (valid); 2) review ahli media memperoleh nilai rata-rata 73% dengan krteria (valid); 3) review ahli desain memperoleh nilai rata-rata 73% dengan kriteria (valid); 4) uji coba kelayakan perorangan memperoleh nilai rata-rata 100% dengan kriteria (sangat valid); 5) uji coba kelayakan kelompok kecil memperoleh nilai rata-rata 100% dengan kriteria (sangat valid).
PASANG RI KAJANG SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER BERWAWASAN LINGKUNGAN DI KAWASAN ADAT AMMATOA Ahmad Fadhel; Miftahul Amalia Akhmad; Andi Miftahul Jannah; Riska Azizah
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.778 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.321

Abstract

Pasang ri kajang merupakan pedoman hidup yang di terapkan masyarakat dari dahulu yang mengandung nilai-nilai kehidupan serta arif dalam menjaga lingkungan hutan. Maraknya kasus pengrusakan hutan di berbagai daerah di Indonesia sehingga pendidikan karakter berwawasan lingkungan perlu terus dikembangkan untuk mencegah kerusakan lingkungan hutan di masa depan. Pendidikan karakter berwawasan lingkungan ini telah diterapkan oleh masyarakat dalam kawasan adat ammatoa menggunakan pasang, sehingga menarik untuk diteliti untuk dijadikan sebagai media pendidikan di masa depan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan pengetuhuan masyarakat pasang dijadikan sebagai pedoman hidup masyarakat dan wajib untuk dilaksanakan. Pasang utama tentang pengelolaan lingkungan terdiri dari tiga jenis yang memiiki fungsi utama dalam menyampaikan dampak pofitif dan negatif pengrusakan hutan. Bagi masyarakat adat ammatoa siapapun yang melanggar pasang ri kajang akan di jatuhi hukum adat. hingga hari ini pasang tersebut masih di wariskan kepada generasi muda dan menjadi bagian dari pendidikan karakter berwawasan lingkungan bagi generasi muda dengan tujuan menumbuhkan karakter konservasi bagi generasi muda. pasang tersebut bukan hanya sebuah kebudayaan yag diwariskan kepada generasi di dalam Kawasan Adat Ammatoa namun dapat juga diadopsi sebagai media pendidikan karakter berwawasan lingkungan di sekolah formal khususnya yang berada di Kecamatan Kajang.
ANALISIS BENTUK MUSIK PENGIRING TARIAN DERO PADA MASYARAKAT KAMPUNG NAGEMI DESA RIGI KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Maria Claudia Deku; Ferdinandus Bate Dopo; Sena Radya Iswara Samino
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1222.017 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk musik pengiring pada tarian dero masyarakat kampungNagemi Desa Rigi Kecamatan Boawae KabupatenNagekeo. Penelitian ini dilakukan di kampung Nagemi Desa Rigi Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo dengan memanfaatkan enam orang warga Desa Rigi sebagai narasumber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nyanyian dero merupakan bentuk lagu dengan dua bagian dimana setiap bagiannya memiliki pola AB. Bagian pertama terdiri atas enga dan tau pata bagian kedua terdiri atas sadhi. Nyanyian ini terdiri atas 131 birama, serta memiliki dua motif nyanyian dengan mengalami perubahan pada setiap motifnya. Penelitian ini juga ditemukan bahwa music pengiring Dero termasuk dalam kelompok musik tradisional yang memiliki kekhasan yaitu pada bahasa daerahnya, dinyanyikan secara berkelompok antara pria dan wanita tanpa iringan musik serta menggunakan progresi akor I dan IV dengan interval tangga nada mayor serta memiliki melodi yang teratur dengan menggunakan tangga nada mulai dari do re mi fa dan sol dengan frase konsekuen yang lebih dominan dibandingkan frase antaseden pada kalimat nyanyian dero tersebut.
PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 4 BERBAGAI PEKERJAAN SUB TEMA I JENIS-JENIS PEKERJAAN PADA SISWA KELAS IV SDN WATUWULA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Maria Angela Marici Tanggo; Pelipus Wungo Kaka; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.261 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v2i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tematik siswa dengan menerapkan model Contextual Teaching and Learning pada siswa kelas IV SDN Watuwula Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang didesain oleh Kemmis dan Mc Taggart dan terdiri dari tiga tahapan, yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Watuwula. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes objektif yang dilakukan pada akhir siklus. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata siklus I diperoleh 66,4 dan nilai rata-rata persentase sebesar 66,4%, sedangkan ketuntasan klasikalnya 20%, berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 92,8 dan nilai rata-rata persentase mencapai 92,8%, hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 100%. berada pada kategori sangat baik, persentase peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II yaitu 26,6%.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES HIGHER ORDER THINKING SKILL DENGAN REAL WORLD PROBLEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA PADA MATA PELAJARAN IPA SMP KELAS VII Lidwina Marista Ule; Maria Yuliana Kua; Dek Ngurah Laba Laksana; Josep Marsianus Rewo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.793 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan instrumen tes higher order thinking skill dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada mata pelajaran IPA SMP kelas VII. Instrumen tes yang dihasilkan mencakup materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Instrumen tes tersebut dikembangkan dengan mengadopsi tujuh tahap pengembangan menurut Sugiyono yaitu tahap; 1) melihat masalah, 2) mengumpulkan informasi, 3) mendesain produk, 4) memvalidasi desain, 5) merevisi desain, 6) uji coba produk dan, 7) merevisi produk yang diuji cobakan. Hasil penelitian menunjukan uji kevalidan instrumen tes oleh ahli materi dikategorikan valid dengan presentase kevalidannya 72%, uji kevalidan oleh ahli evaluasi pembelajaran dikategorikan sangat valid dengan presentase kevalidannya 90% dan, 3) uji kevalidan oleh ahli bahasa dikategorikan valid dengan presentase kevalidannya 80%. Tingkat kevalidan pada instrumen tes didukung juga dengan perolehan tingkat reliabilitas, tingkat daya beda dan tingkat kesukaran pada instrumen tes yang dikembangkan berada pada kategori baik. Dengan demikian instrumen tes higher order thinking skill dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada mata pelajaran IPA SMP kelas VII dikatakan valid.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA DENGAN REAL WORLD PROBLEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA UNTUK SISWA SMP KELAS VII Florentina Nonggi; Maria Yuliana Kua; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.009 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.335

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penggunaan bahan ajar IPA hasil terbitan suatu penerbit tertentu yang jika dianalisis, isi materi yang termuat dalam bahan ajar yang digunakan belum terpadu dan contoh-contoh yang diangkat masih belum menampilkan masalah dunia nyata siswa atau real world problem. Selain itu, penggunaan bahan ajar yang merupakan hasil terbitan suatu penerbit tersebut belum mengintegrasikan kearifan lokal suatu daerah misalnya daerah Ngada untuk memperjelas materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada yang valid dan praktis untuk diterapkan dalam proses pembelajaran IPA di dalam kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dilakukan di SMP Citra Bakti Ngada dengan jumlah subjek uji coba sebanyak 5 orang dan 1 orang guru. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi dan angket respon untuk siswa dan guru. Data kemudian dianalis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil temuan pengembangan bahan ajar IPA dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada, diperoleh bahan ajar yang valid dan praktis, dengan tingkat kevalidan sebesar 0,86 berkategori layak digunakan. Untuk kepraktisan bahan ajar sebesar 3,76 dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan, bahwa bahan ajar IPA dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP. Kata kunci: Bahan Ajar IPA, real world problem, kearifan lokal Ngada
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA MULTI REPRESENTASE DENGAN REAL WORLD PROBLEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA PADA PEMBELAJARAN IPA UNTUK SISWA SMP KELAS VII Maria Flora Songkares; Maria Yuliana Kua; Ni Wayan Prawita Aryani
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.529 KB) | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.338

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya minat belajar siswa akibat penggunaan LKS yang siap pakai dari penerbit tertentu dan belum disajikan ke dalam bentuk multi representase.Hal ini juga dapat mengakibatkan siswa merasa bosan untuk menggunakan LKS yang disajikan sehingga kemampuan pemahaman konsep materi siswa rendah, dilihat dari pencapaian nilai KKM yang diperoleh siswa masih berada di angka 50 sedangkan KKM untuk mata pelajaran IPA adalah 60. Umumnya sumber belajar berupa LKS yang disajikan belum dihubungkan dengan masalah-masalah dunia nyata. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan LKS multi representase dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada pembelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini dilakukan di SMP Citra Bakti. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah metode pengumpulan data berupa wawancara dan angket respon sedangkan teknik analisis data menggunakan instrumen penilaian validator serta lembar angket respon guru dan siswa. Berdasarkan hasil penilaian validator LKS multi representase memperoleh nilai 3,58 dengan kriteria valid. Sedangkan hasil uji coba ke guru dan siswa LKS multi representase memperoleh nilai3,74dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil penilaian dapat disimpulkan bahwa LKS multi representase dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada pembelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII valid dan praktis serta layak untuk digunakan.

Page 6 of 54 | Total Record : 532