cover
Contact Name
Ahmad Ashifuddin Aqham
Contact Email
ahmad.ashifuddin@gmail.com
Phone
+6285146303044
Journal Mail Official
bayu.dwisetyo@unimman.ac.id
Editorial Address
Jalan Pandu Pangiang Lingkungan, Pandu, Kec. Bunaken, , Manado, Provinsi Sulawesi Utara, 95249
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Amanah
ISSN : 25804189     EISSN : 29626366     DOI : 10.52714
Core Subject : Health,
Keperawatan Dasar, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Komunitas, Keperawatan keluarga, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Kritis, Manajemen Keperawatan, Ilmu Kebidanan, Ilmu Kefarmasian, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi, dan Fisioteraphy
Articles 272 Documents
PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP KECEMASAN NARAPIDANA DI LAPAS KLAS IIA KOTA MANADO Sumarwan Soleman; Sri Wahyuni; Helly Katuuk
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 6 No. 2 (2022): Oktober: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.111 KB) | DOI: 10.57214/jka.v6i2.161

Abstract

Latar belakang Penyebab kecemasan pada narapidana disebabkan perubahan lingkungan atau kondisi yang di alami selama di Lembaga Permasyarakatan. Cara untuk menurunkan kecemasan yaitu memberikan brain gym, salah satu usaha sehat yang natural dapat digunakan oleh seseorang untuk membantu mengendalikan kecemasan pada narapidana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Brain Gym terhadap kecemasan pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Manado. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini bersifat experiment dengan pendekatan quasy experiment pre and post test. data dikumpul dan diolah untuk dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menggunakan uji wilcoxon didapatkan nilai p value = 0.001 (<0.05), hasil penelitian ini menunjukan bahwa didapatkan maka Ha di terima dan Ho di tolak. Kesimpulan terdapat pengaruh dalam pemberian Brain Gym terhadap kecemasan pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Manado. Saran dalam penelitian ini diharapkam dapat meningkatkan pengetahuan dalam melakukan Brain Gym untuk menurunkan kecemasan.
PENGARUH ELEVASI KEPALA 30 DERAJAT TERHADAP KESADARAN PADA PASIEN CEDERA KEPALA Moh Rizky Y. Abdullah; Suwandi I. Luneto; Sarwan
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 6 No. 2 (2022): Oktober: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.315 KB) | DOI: 10.57214/jka.v6i2.162

Abstract

Pendahuluan cedera kepala merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan akibat trauma di banyak akibat trauma di bnyak negara berkembang. Kejadian Cedera kepala diseluruh dunia terus meningkat, terutama karena adanya peningkatan penggunaan kenderaan bermotor, khususya di negara-negara berkembang.Penilaian awal keparahan cedera kepala biasanya dilakukan melalui penggunaan Glasgow Coma Scale (GCS).GCS dengan cepat membedakan keparahan cedera otak sebagai "ringan","sedang" atau "berat",menggunakan tiga tes, yang mengukur respons mata, verbal, dan motorik. pemberian posisi kepala 30º pada pasien cedera kepala bertujuan memberikan keuntungan dalam meningkatkan oksigenasi.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh elevasi kepala 30 derajat terhadap kesadaran pada pasien cedera kepala di Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Kota Manado. Jenis penelitian ini menggunakan desain quasi expereiment dengan pendekatan one grup prettest – postest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 56 orang dan sampel 15 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang telah terkumpul dengan menggunakan lembar observasi dan diolah dengan uji wilcoxon dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil peneitian didapatkan ada perbedaan tingkat kesadaran pada cedera kepala sebelum dan sesudah diberikan elevasi kepala dengan P-value 0,001 Kesimpulan Diidentifikasi ada pengaruh kesadaran pasien cedera kepala di rumah sakit bhayangkara TK.III kota manado sebelum dan sesudah di berikan perlakuan. Saran diharapkan dapat menjadi tambahan informasi dari pihak RS Bhayangkara Tk. III Manado dan dapat menerapkan tindakan dari penelitian ini
PENGARUH PENDIDIKAN KESETAHAN TENTANG BAHAYA NAPZA MELALUI MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA DI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH MANADO Maryam Amantulu; Zainar Kasim; I Made Rantiasa
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 6 No. 2 (2022): Oktober: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.423 KB) | DOI: 10.57214/jka.v6i2.163

Abstract

Latar Belakang NAPZA merupakan akronim dari Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya yang merupakan jenis obat-obatan yang dapat mempengaruhi gangguan kesehatan dan kejiwaan.Upaya pencegahan penyalagunaan Napza dapat dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang bahaya Napza.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media poster terhadap pengetahuan remaja di SMA Muhammadiyah Manado.Metode yang digunakan pra eksperimen, dengan jenis rancangan penelitian one group pre and post test design.Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 17 dengan menggunakan Proposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan SAP dan lembar kuisioner. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan computer computer program SPSS versi 16.0 untuk analisa uji Mc.Nemar dengan tingkat kemaknaan (α) ≤ 0,05. Hasil uji statistic Mc.Nemar didaptkan nilai ρ = (α<0,001). Artinya ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh pendidikan kesehatan tentang bahaya Napza melalui media poster terhadap pengetahuan remaja diSMA Muhammadiyah Manado.Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang bahaya Napza melalui media poster terhadap pengetahuan remaja di SMA Muhammadiyah Manado.Saran hasil penelitian ini agar remaja dapat menghindari penyalagunaan Napza
HUBUNGAN FUNGSI MANAJERIAL KEPALA RUANGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGENDALIAN INFEKSI NOSOKOMIAL Nelfa Fitria Takahepis; Sri Wahyuni
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.119 KB) | DOI: 10.57214/jka.v4i2.172

Abstract

Nosocomial infection or also called hospital acquired infections (HAIS) is a hospital-acquired infection that occurs in patients who have been hospitalized for at least 72 hours and the patient shows no symptoms of infection at hospital admission Purpose to analyze the Relationship of Managerial Functions of the Head of Room With the Level of Nurse Compliance in the Control of Nosocomial Infection in Rsu Gmim Pancaran Kasih Manado.Descriptive analytic research method that is cross sectional. The sampling technique in this study used accidental sampling. Data collection was carried out by questionnaire and assisted by Observation. Furthermore, the data collected has been processed using SPSS Version 16.0.Chi-square Test results obtained a significant value of p = 0,000 which indicates that p value is smaller than α 0.05.The conclusion in this study there is a relationship between the Managerial Function of the Head of the Room with the Level of Compliance of Nurses in the Control of Nosocomial Infection in the Inpatient Room at the GMIM General Hospital Pancaran Kasih Manado, indicated by the Chi-square Test Results obtained (p) = 0.000 <0.05. The value of 0,000 is below the Alpha value of 5% (0.05).
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN RAWAT INAP DENGAN PERILAKU PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL DI ERA PANDEMI COVID-19 DI RSUD DR. HASRI AHINUN HABIBIE GORONTALO Arifandi Pelealu; Sabirin B. Syukur; Frianda Bukoting; Riskawati Abuna
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 5 No. 1 (2021): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.988 KB) | DOI: 10.57214/jka.v5i1.182

Abstract

Pengetahuan spiritual pasien sangat penting dalam memenuhi kebutuhan spiritual, hal ini menjadi salah satu indikator unuk meningkatkan kualitas hidup seseorang termasuk pasien. Metode Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien spiritual dengan perilaku pemenuhan kebutuhan spiritual di ruang rawat inap RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo. Metode Penelitian iyaitu kuantitafi korelasi menggunakan pendekatan Cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Hasil didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara p engetahuan paasien rawat inap dengan perilaku pemenuhan kebutuhan spiritual di era pandemi covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan spiritual pasien singga bisa menunjukkan sikap dan perilaku dalam memenuhi kebutuhan spiritual.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI RSUD DR. HASRI AINUN HABIBIE PROVINSI GORONTALO Arifin Umar; Firmawati Firmawati; Cicin S. Kodu; Rimawati Polontalo
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 5 No. 1 (2021): Mei : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.177 KB) | DOI: 10.57214/jka.v5i1.186

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan ialah derajat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai standar pelayanan yang telah berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan. Desain penelitian yaitu deskriptif dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Tangible dengan mutu pelayanan, ada hubungan antara Reability dengan mutu pelayanan, ada hubungan antara responsiveness dengan mutu pelayanan, tidak ada hubungan antara Emphaty dengan mutu pelayanan, ada hubungan antara Assurance dengan mutu pelayanan. Sehingga bisa di simpulkan adanya pengaruh antara Reability, Responsiveness, Asurance dengan mutu pelayanan kesehatan selama masa pandemi covid 19.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Masalah Ketergantungan Minuman Alkohol Pada Siswa SMK Nasional Molompar Minahasa Tenggara Teti Rini Wawointana; Kristine Dareda; Agust A. Laya
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v4i2.189

Abstract

Pola asuh orang tua menentukan perilaku anak sehari-hari, Pola asuh orang tua menjadi kunci utama anak dalam berperilaku terutama perilaku kenakalan remaja yang mengkonsumsi alkohol. Tujuan : Peneliti menganalisis Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Masalah Ketergantungan Minuman Alkohol Pada Siswa SMK Nasional Molompar. Penelitian ini menggunakan Deskriptif Kuantitatif yang bersifat Cross Sectional. Sampel di ambil berdasarkan jumlah responden 46 dengan menggunakantotal sampling Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Selanjutnya data yang terkumpul di olah dengan menggunakan uji Chi-square dengan hasil a ≤ 0,05 Hasil Uji Chi-square didapatkan 1 sel yang memiliki nilai frekuensi (Expected count) hitungan yang di harapkan kurang dari 5 maka pembacaan hasil di lanjutkan pada Fisher’S Exact Test di dapatkan nilai p= 0,007 yang berarti lebih kecil dari nilai a ≤ 0,05 dengan demikian maka dapat di katakana bahwa Ho ditolak Ha diterima, artinya terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan masalah ketergantungan minuman alkohol pada siswa SMK Nasional Molompar. Dalam penelitian ada hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan masalah ketergantungan minuman alkohol pada siswa SMK Nasional Molompar. Saran : Diharapkan agar pola asuh orang tua yang sesuai dalam pembentukan karakteristik remaja.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Perilaku Kepatuhan Melaksanakan Prinsip Pemberian Obat di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado Tirza Olgarni Mampuk; Sri Wahyuni; Kristine Dareda
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v4i2.190

Abstract

Karakteristik profesi yaitu memiliki ilmu pengetahuan sikap, bertanggung jawab dan akuntabel tenaga kesehatan profesional harus bertanggung gugat, dengan demikian mengurangi resiko pelanggaran keselamatan pasien. Pengetahuan adalah salah satu faktor dari manusia yang berpengaruh terhadap keselamatan pasien. Keselamatan pasien menjadi bagian penting dalam pelayanan keperawatan. Perawat sebagai tenaga terdepan yang bersentuhan langsung dengan pasien bertanggung jawab menyediakan layanan yang menunjang keselamatan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat dengan prilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Jumlah populasi adalah 38 orang. Sampel diambil berdasarkan jumlah responden sebanyak 38 orang dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data di lakukan dengan cara mengisi kuesioner dan dibagikan kepada subjek yang di teliti dengan menekankan pada masalah-masalah etika yaitu informed concent, confidentiality dan anonimity. Selanjutnya data yang telah terkumpul di olah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS versi 16,0 untuk di analisa dengan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan (ɑ) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dapatkan perawat yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 11 responden (28,9%). hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan perilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat p= 0,018. Nilai p ini lebih kecil dari nilai ɑ = 0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan perawat tentang perilaku kepatuhan melaksanakan prinsip pemberian obat. Saran agar supaya perawat selalu menerapkaan prinsip pemberian obat.
Hubungan Lama Menjalani Terapi Hemodialisa Dengan Kualitas Hidup Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) di Ruang Hemodialisa Melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Viny Natalia; Zainar Kasim; Silvia Dewi M. Riu
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v4i2.191

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan kelainan struktur atau fungsi ginjal yang muncul lebih dari 3 bulan dan dapat mempengaruhi kesehatan. Di indonesia tahun 2013 sebanyak 499.800 penduduk menderita penyakit gagal ginjal (Rikesda, 2013). Di ruang hemodialisa melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado saat ini terdapat 367 pasien yang menjalani hemodialisa. Terapi hemodialisa pada membutuhkan waktu yang lama, dan dapat menimbulkan komplikasi. Hal ini akan memberikan stressor fisiologis dan psikologis pada pasien yang kemudian akan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan lama menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) diruang Hemodialisa Melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik bersifat cross sectional, menggunakan total sampling, dengan jumlah responden 55. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuosioner dan observasi. Dan diolah dengan menggunakan spss versi 16 dan menggunakan uji chisquare dengan tingkat kemaknaan α≤0,05. Berdasarkan uji chisquare ditemukan adanya 2 sel yang memiliki nilai frekuensi, dan nilai p = 0,018, maka dapat dikatakan terdapat hubungan bermakna antara lama menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien Chronic Kidney Disease (CKD) di instalasi hemodialisa melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan ada hubungan antara lama menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien chronic kidney disease (CKD) di ruang hemodialisa melati RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat bagi rumah sakit, profesi keperawatan, dan bagi pendidikan.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Robert Wolter Mongisidi Manado Wa Seti Lahaja; Minar Hutauruk; Irama M. Yahya
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober : Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v4i2.192

Abstract

Latar belakang : proses komunikasi terapeutik meliputi kemampuan dan komitmen yang tulus pada pihak perawat untuk membantu pasien mencapai kesembuhan. Salah satu unsur penilaian pasien terhadap pelayanan yang diberikan adalah komunikasi, karena komunikasi mempunyai peran yang besar dalam kepuasan pasien. Tujuan Komunikasi yang dilakukan secara terapeutik akan banyak menghindari resiko yang tidak perlu terjadi dan akan membuat pasien merasa lebih nyaman dan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik yang bersifat Cross Sectional. Cara penarikan sampel dengan menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan ( = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien dengan hasil uji Continuity Correction diperoleh nilai p = 0,002 < nilai  = 0,05. maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima atau ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien. Kesimpulan dalam penelititan ini terdapat hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien rawat jalan.Berdasarkan hasil penelitian, maka perawat perlu mempertahankan sikap keterampilannya dalam berkomunikasi dengan pasien. Hal ini dikarenakan komunikasi berhubungan erat dengan tingkat kepuasan pasien.

Page 11 of 28 | Total Record : 272