Articles
75 Documents
Faktor - Faktor Penentu Eksistensi Penjual Pinang di Kabupaten Nabire (Studi Kasus Distrik Nabire Barat)
Yoni Degei;
Siti Aisah Bauw;
Rumas Alma Yap
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (911.485 KB)
|
DOI: 10.30862/lensa.v16i02.259
Abstract The purpose of this study was to analyze the determinants of income, employment, hereditary business, and the most dominant factor in determining the survival of punang sales in West Nabire district. The data analysis method used in this study is multiple linear regression analysis. The results of the F test calculations show an F value of 12,434 with a significance of 0.001 < 0.05. Furthermore, the partial test shows that family factors have a major influence on existence. This is evidenced by a significant t value of 4,688 or greater than t table 1,295. While the income and employment pull factors are not significantly affected by existence. This is proven by the results of the calculation of the t test, significant t values of income and employment are 1.014 and 0.82 which is larger than 0.05. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor penentu pendapatan, lapangan kerja, usaha turun temurun, dan faktor yang paling dominan dalam menentukan bertahannya penjualan punang di distrik Nabire Barat. Metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil perhitungan uji F yang menunjukkan nilai F sebesar 12.434 dengan signifikansi sebesar 0,001 < dari 0,05. Selanjutnya, untuk pengujian secara parsial menunjukkan bahwa faktor keluarga memiliki pengaruh besar terhadap eksistensi. Hal ini di buktikan dengan nilai t signifikan sebesar 4.688 atau lebih besar dari t tabel 1.295. Sedangkan faktor tarikan pendapatan dan lapangan kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap eksistensi. Hal ini di buktikan dengan hasil perhitungan uji t, nilai t signifikan sebesar 1.014 (pendapatan) dan 0.82 (lapangan kerja) atau lebih dari 0,05.
Pengaruh Dana Desa, Pengangguran dan Pendidikan Terhadap Kondisi Kemiskinan di Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa
Safha Adetasya Kamila;
Muhammad Sri Wahyudi Suliswanto;
Novi Primita Sari
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.537 KB)
|
DOI: 10.30862/lensa.v15i01.143
Village funds sourced from the State Revenue and Expenditure Budget, which are transferred through regional budgets and expenditures to be distributed to each village, assist villages in financing government needs, regional sustainable development, as well as coaching and empowering village communities, and it is identified that Village Funds have an impact for the economic growth of a region, namely the problem of poverty. This study was used to determine how the influence of village funds in overcoming the problem of poverty. The variables used to determine the condition of poverty in this study are village funds, unemployment and education. As well as this study took samples and populations of 10 villages in the Empang sub-district, Sumbawa district. This study uses the best panel data regression model is the Random Effect Model (REM), to measure how the influence of village funds on poverty conditions. The results of this study indicate that village funds have an influence on poverty conditions. Dana desa yang bersumber dari Anggaran pendapatan dan belanja negara, yang di transfer melalui anggaran dan belanja daerah untuk dibagikan ke setiap desa, membantu desa dalam membiayai keperluan pemerintah, pembangunan berkelanjutan daerah, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, dan teridentifikasi bahwa Dana desa memiliki dampak bagi pertumbuhan ekonomi suatu wilayah yaitu masalah kemiskinan. Penelitian ini adalah digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dana desa dalam mengatasi masalah kemiskinan. Variabel yang digunakan untuk mengetahui kondisi kemiskinan dalam penelitian ini yaitu Dana desa, Pengangguran dan pendidikan. Serta penelitian ini mengambil sampel dan populasi 10 desa di kecamatan Empang kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel terbaik adalah Random Effect Model (REM), untuk mengukur bagaimana pengaruh Dana desa terhadap kondisi kemiskinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana desa memiliki pengaruh terhadap kondisi kemiskinan.
Dampak Ekonomi Pengembangan Kawasan Wisata di Kabupaten Manokwari (Studi Kasus pada Kawasan Wisata Tanjung Papaya - Amban Pantai)
Alvany T Wanma;
Rosmina Sasarari;
Yomima D. Salamuk
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1178.594 KB)
|
DOI: 10.30862/lensa.v16i02.240
The research was conducted in the tourist area of Tanjung Papaya-Amban Pantai, Manokwari Regency. The tourism area began to develop rapidly since 2018 until now. In its development, several new businesses emerged such as homestays and cafes. The progress of the area certainly affects the lives of local people therefore this research was conducted to find out what kind of economic impact is felt by local residents from the use of this tourism area. The research was conducted using a qualitative (descriptive) method with the type of data collection through interviews with residents, residents are divided into two categories, they are entrepreneur and non-entrepreneur categories. The result of the research is the development of the tourism area has a positive economic impact on all residents. It showed by the increase of income for all resident of Tanjung Papaya - Amban Pantai.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Perempuan Asli Papua di Pasar Wosi Kabupaten Manokwari
Husni Husni;
Achmad Rochani;
Sarce Babra Awom
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1229.099 KB)
|
DOI: 10.30862/lensa.v11i01.89
This study aims to determine the factors that influence the entrepreneurial interest of indigenous Papuan women in Pasar Wosi, Manokwari Regency. This research is a quantitative study with an associative method. Data sources include primary and secondary data. The population of this study were all Papuan Mama - Mama in Pasar Wosi, totaling 118 people. The number of samples is 54 people. The sampling technique uses probability sampling method with the sampling technique using simple random sampling. Multiple linear regression is applied in this study to measure the influence of attitude and contextual factors on entrepreneurial intention. Based on the results of data testing, it is known that simultaneously the attitude and contextual factors influence the entrepreneurial intentions variable of indigenous Papuan women. Meanwhile, it is partially proven that attitude and contextual factors have a positive and significant effect on interest in entrepreneurship. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha Perempuan Asli Papua di Pasar Wosi Kabupaten Manokwari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif. Sumber data meliputi data primer dan sekunder. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Mama – mama papua di Pasar Wosi, yang berjumlah 118 orang. Jumlah sampel adalah 54 orang. Teknik pengambilan sampel menggunalan metode probability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Regresi linier berganda diaplikasikan dalam penelitian ini untuk mengukur pengaruh faktor sikap dan faktor kontekstual terhadap niat berwirausaha. Berdasarkan hasil pengujian data, diketahui bahwa secara simultan faktor sikap dan faktor kontekstual mempengaruhi variabel minta berwirausaha Perempuan Asli Papua. Sedangkan secara parsial terbukti bahwa faktor sikap dan faktor kontekstual berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Aparat Pemerintah Daerah (Studi Kasus pada Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Manokwari)
Anik Wuriasih;
Grace M Sirande;
Simson Werimon;
Marlina Malino
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (957.387 KB)
|
DOI: 10.30862/lensa.v16i01.210
This study was conducted to answer the existing problems, namely whether budget participation,clarity of budget targets, quality of human resources, functional supervision on performance.Performance tested was the performance of government officials in Manokwari Regency. The research was conducted by survei by distributing questionnaires to officials directly involved in the budgeting process, the three officials in each the regional work units (OPD). The questionnaire can be used amounted to 84 questionnaire. Instrument test and classical test show that all data are valid and reliable and meet the testing criteria so that research can be continued with multiple linear regression of the data. The result showed budget participation and quality of human resources has postive influence on the performance of government officials.While the clarity of budget targets and functional supervision was not influenced on the performance of government officials. The determination coefficient test states that the four variables are able to have an effect on performance of government officials by 60,2%, while the remaining 39,8% is influenced by other variables outside the research. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan yang ada, yaitu apakah partisipasi penyusunan anggaran, kejelasan sasaran anggaran, kualitas sumberdaya manusia dan pengawasan fungsional berpengaruh terhadap kinerja. Kinerja yang diuji adalah kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada para pejabat yang terlibat langsung dalam proses penyusunan anggaran, yaitu tiga orang pejabat di tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kuesioner yang dapat digunakan berjumlah 84 kuesioner. Uji instrumen dan uji klasik menunjukkan semua data valid dan reliabel dalam memenuhi kriteria pengujian, sehingga penelitian dapat dilanjutkan dengan meregresi linear berganda data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi penyusunan anggaran dan kualitas sumberdaya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari akan tetapi kejelasan sasaran anggaran dan pengawasan fungsional tidak berpengaruh terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari. Uji koefisien determinasi menyebutkan bahwa keempat variabel mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah sebesar 60,2% sedangkan sisanya sebesar 39,8% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian.
Analisis Tingkat Pendidikan dan Jenis Pekerjaan Terhadap Pendapatan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Manbesak Distrik Biak Utara Provinsi Papua
Mateus Benyamin Kapisa;
Siti Aisah Bauw;
Rumas Alma Yap
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (910.605 KB)
|
DOI: 10.30862/lensa.v15i01.145
This study aims to determine the effect of education level and occupation on the family income in Manbesak Village, North Biak District, Biak Regency, Papua Province. The number of samples used in this study were 77 families in Manbesak Village and the data analysis used was multiple linear regression quantitative analysis with education level and occupation as independent variables and income as the dependent variable. Based on the discussion of the research result, it can be concluded that there is a positive and significant influence between the level of education and occupation on family income in Manbesak Village with the coefficient of determination obtained at 73.3 percent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan terhadap pendapatan kepala keluarga (KK) di Kampung Manbesak Distrik Biak Utara Kabupaten Biak Provinsi Papua. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 77 kepala keluarga di Kampung Manbesak dan analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif regresi linear berganda dengan tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan sebagai variabel independen dan pendapatan sebagai variabel dependen. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan terhadap pendapatan kepala keluarga di Kampung Manbesak dengan nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 73,3 persen.
Konsekuensi Dana Alokasi Khusus Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Papua Barat
Victor Rumere;
Ted M Suruan
Lensa Ekonomi Vol 15 No 02 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30862/lensa.v15i02.263
One of the various mechanisms for intergovernmental fiscal transfers is to reduce regional fiscal limitations such as special allocation funds. Special allocation funds are intended to improve community welfare and accelerate regional economic growth. The aim of this research is to analyze the effect of special allocation funds on economic growth in West Papua. The study used district/city level panel data in West Papua from 2017 to 2021. Data were analyzed using a random effect model and processed with Stata software version 16. The results showed that special allocation funds had a significant effect, but had the opposite direction and/or negative relationship on economic growth in West Papua. Satu dari berbagai mekanisme transfer fiskal antar pemerintahan yaitu mengurangi keterbatasan fiskal daerah seperti halnya dana alokasi khusus. Dana alokasi khusus diperuntukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Tujuan penelitian yaitu menganalisis pengaruh dana alokasi khusus terhadap pertumbuhan ekonomi di Papua Barat. Penelitian menggunakan data panel level kabupaten/kota di Papua Barat tahun 2017 s.d 2021. Data dianalisis menggunakan random effect model dan diolah dengan software stata versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana alokasi khusus berpengaruh signifikan, namun memiliki arah hubungan yang berlawanan dan /atau negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Papua Barat.
Analisis Net Interest Margin (NIM) pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia (ARFINDO) di Manokwari
Nurwidianto Nurwidianto
Lensa Ekonomi Vol 15 No 02 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30862/lensa.v15i02.264
Rural Bank Arfak Indonesia (ARFINDO) is the first Rural Bank in Manokwari established since 2010. The aims of this study is to determine how much interest income, interest expense and Net Interest Margin (NIM) at Rural Bank Arfak Indonesia (ARFINDO) in Manokwari.This research is descriptive quantitative and data source covering primary and secondary data. Sampling technique using nonprobability sampling with purposive sampling technique. Data analysis techniques use Net Interest Margin (NIM) based on financial statements from 2014-2017.The result showed of Rural Bank Arfak Indonesia (ARFINDO) the net interest Margin (NIM) in 2014 was 12.73%, decreased in 2015 to 10.50%, an increase of 11.09% in 2016 and again experienced a decline in 2017 of 9.42% This means that the Net Intetest Margin (NIM) can meet the minimum standards set by Bank Indonesia. Based on the results of research Rural Bank Arfak Indonesia (ARFINDO) can prevent a decline in the value of Net Interest Margin to remain significant. Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia (ARFINDO) merupakan Bank Perkreditan Rakyat pertama di Manokwari. Didirikan sejak tahun 2010. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar pendapatan bunga, beban bunga dan Net Interest Margin (NIM) pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia (ARFINDO) Manokwari.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif, sumber data meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan teknik penentuan sampel purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis Net Interest margin (NIM) berdasarkan laporan keuangan dari tahun 2014-2017.Hasil penelitian menunjukan Net Interest Margin (NIM) PT.Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia (ARFINDO) tahun 2014 adalah sebesar 12,73%, turun di tahun 2015 menjadi 10,50% , terjadi peningkatan sebesar 11,09% ditahun 2016 dan kembali mengalami penurunan ditahun 2017 sebesar 9,42%. Hasil Net Intetest Margin (NIM) memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian PT.Bank Perkreditan Rakyat Arfak Indonesia (ARFINDO) dapat mencegah terjadi penurunan nilai Net Interest Margin agar tetap signifikan.
Analisis Potensi dan Struktur Ekonomi Pendekatan Location Quotient (LQ) dan Shift - Share (SS) di Kabupaten Manokwari Tahun 2014 - 2018
Judika Paskalina Ronsumbre;
Rumas Alma Yap;
Naftali Mansim
Lensa Ekonomi Vol 17 No 01 (2023): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30862/lensa.v17i01.270
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Sektor basis dan non basis di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018, di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018 dan untuk mengetahui Struktur Ekonomi berdasarkan identifikasi pertumbuhan sektor di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018. Metode analisis yang digunakan adalah Metode Dekriptif Kuantitatif yaitu dengan menggambarkan situasi dan keadaan yang ada berdasarkan data Produk Domestik Reginal Bruto (PDRB) yang disediakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manokwari dan Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Location Quotient (LQ) Dan Shift-Share (SS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil Location Quotient (LQ) dalam perekonomian 17 sektor Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018 terdapat lima belas sektor yang termasuk ke dalam sektor basis (LQ > 1) Kelima belas sektor tersebut adalah Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Sektor Pengadaan Listrik dan Gas; Sektor Pengadaan Air, Pengolahan Sampah, Limbah dan Daur Ulang; Sektor Kontruksi; Sektor Perdagangan Besar dan Ecceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Sektor Transportasi dan Pergudangan; Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Sektor Informasi dan Komunikasi; Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi; Sektor Real Estate; Sektor Jasa Perusahaan; Sektor Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Sektor Jasa Pendidikan; Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial; Dan Sektor jasa lainnya Sedangkan dua sektor ekonomi non basis (LQ < 1) adalah sektor pertambangan dan penggalian dan sektor industri pengolahan. Hasil analisis Shift-Share (SS) dari Tujuh Belas sektor di Kabupaten Manokwari tahun 2014-2018 menunjukkan Adanya peningkatan pertumbuhan rill dari tujuh belas sektor perekonomian Kabupaten Manokwari. Hal tersebut memberikan penjelasan bahwa adanya peningkatan kinerja sektor ekonomi Kabupaten Manokwari. Sektor perekonomian Kabupaten Manokwari yang memiliki keunggulan kompetitif pada komoditasnya ialah sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib; Sektor Pertambangan dan Penggalian; Sektor Industri Pengolahan; Real Estate; Kontruksi; Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, limbah dan Daur ulang.
Analisis Peranan Sektor Industri Pengolahan dalam Perekonomian Provinsi Papua Barat Pendekatan Input - Output
Firman Firman;
Sisilia Parinusa;
Marcus R Maspaitella
Lensa Ekonomi Vol 17 No 01 (2023): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30862/lensa.v17i01.277
This study aims to identify and analyze forward linkages and backward linkages, calculate the dispersion coefficient and dispersion sensitivity and calculate the multiplier effect of output, income and employment in the manufacturing sector against other economic sectors in West Papua Province. This research was conducted in Manokwari District, West Papua Province. This research is a descriptive research with a quantitative research paradigm. Based on the results of the analysis of forward and backward linkages that the manufacturing sector has a strong ability to increase the output growth of all economic sectors of West Papua Province because it has a forward linkage value of 1.867 and a backward linkage of 1.683 which is greater than 1 and has a value above the average of all sectors. The dispersion sensitivity value is 1.314014 and the dispersion coefficient is 1.184729 which is greater than one so that it can be used as a leading sector to increase rapid economic growth. Furthermore, the manufacturing industry sector has an output multiplier value of 1.68287 greater than one, meaning that the manufacturing industry sector has a strong ability to create additional output for the economic sectors of West Papua Province. While the income multiplier value is 0.24554 and the labor multiplier is 0.00219 which has a value of less than one. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis forward linkages dan backward linkages, menghitung koefisien penyebaran dan kepekaan penyebaran serta menghitung multiplier effect output, pendapatan dan tenaga kerja sektor industri pengolahan terhadap sektor-sektor perekonomian lain di Provinsi Papua Barat. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan paradigma penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis keterkaitan ke depan dan ke belakang bahwa sektor industri pengolahan memiliki kemampuan yang kuat untuk meningkatkan pertumbuhan output semua sektor-sektor perekonomian Provinsi Papua Barat karena memiliki nilai keterkaitan ke depan 1,867 dan ke belakang 1,683 yang lebih besar dari 1 serta memiliki nilai diatas rata-rata semua sektor. Nilai kepekaan penyebaran 1,314014 dan koefisien penyebaran 1,184729 yang lebih besar dari satu sehingga dapat dijadikan sebagai sektor unggulan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang cepat. Selanjutnya, sektor industri pengolahan memiliki nilai multiplier output 1,68287 lebih besar dari satu artinya bahwa sektor industri pengolahan memilki kemampuan yang kuat untuk menciptakan tambahan output sektor-sektor perekonomian Provinsi Papua Barat. Sedangkan nilai multiplier pendapatan 0,24554 dan multiplier tenaga kerja 0,00219 memiliki nilai kurang dari satu.