cover
Contact Name
Sisiia Maria Parinusa
Contact Email
s.parinusa@unipa.ac.id
Phone
+6281248838862
Journal Mail Official
jurnallensaekonomi@unipa.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua Jalan Gunung Salju, Amban, Manokwari, Papua Barat.
Location
Kab. manokwari,
Papua barat
INDONESIA
Lensa Ekonomi
Published by Universitas Papua
ISSN : 18584905     EISSN : 26230895     DOI : https://doi.org/10.30862/lensa
Core Subject : Economy,
Lensa Ekonomi berfokus pada lingkup Ekonomi Pembangunan secara makro serta perencanaan pembangunan yang mencakup analisa ekonomi, ekonomi publik dan Indek pembangunan Manusia.
Articles 75 Documents
Pengaruh Pajak Hotel, Pajak Rumah Makan dan Retribusi Objek Wisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Nabire Tahun 2011 - 2020 Ferderika Yunike Kegou; Marcus Maspaitella; Ketysia Imelda Tewernussa
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.83 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.250

Abstract

This study aims to determine the effect of hotel taxes, restaurant taxes and tourist object levies on local revenue in Nabire Regency in 2011-2022. The method of analysis used is the method of multiple linear regression analysis, classical assumptions with secondary data. Data analysis was carried out using the SPSS version 21 analysis tool. The results of the study show that Hotel Taxes, Restaurant Taxes and Tourist Object Levies show their influence on Regional Original Income. This is based on the results of the significance of hotel taxes, restaurant taxes and tourist attraction levies, each of which is 0.020, 0.039, 0.042 which is smaller with a significance value of 5%.
Analisis Korelasi Antara Lama Usaha, Modal, Lama Jam Kerja dan Tenaga Kerja dengan Pendapatan Pedagang (Studi Kasus Pedagang Mama – Mama Papua di Distrik Elelim Kabupaten Yalimo Provinsi Papua) Mekise Peyon; Dedy Riantoro; Lilyani M Orisu
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1011.007 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.82

Abstract

This study aims to determine the relationship between business length, capital working hours, and labor to merchant income. The sample of this study were 40 respondents who were Mama-mama Papua traders who traded in the Imbi market in Elelim District, Yalimo Regency, Papua Province. Sampling using accidental sampling technique. Data were analyzed using crosstabulation and Microsoft Excel 2007. The analysis showed that all factors analyzed had a relationship, but the relationship varied between low and very low. The relationship between the length of business variables with the income of the vegetable seller is positive and weak. The relationship between the capital variable and the income of the vegetable seller is negative and very weak. The relationship between variable hours of work and income of vegetable sellers is negative and very weak. The relationship between the variable use of labor and the income of vegetable sellers is positive and very weak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan vaiabel lama usaha, modal lama jam kerja, dan tenaga kerja terhadap pendapatan pedagang. Sampel dari penelitian ini sebanyak 40 responden yang merupakan pedagang mama-mama Papua yang berdagang di pasar Imbi Distrik Elelim Kabupaten Yalimo Provinsi Papua. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis dengan mempergunakan crosstabulation dan Microsoft Excel 2007. Hasil analisis menunjukan semua Faktor-faktor yang dianalisis memiliki hubungan, namun hubungannya bervariasi antara rendah dengan sangat rendah. Hubungan antara variabel lama usaha dengan pedapatan penjual sayur bernilai positif dan lemah. Hubungan antara variabel modal dengan pedapatan penjual sayur bernilai negatif dan sangat lemah. Hubungan antara variabel lama jam kerja dengan pedapatan penjual sayur bernilai negatif dan sangat lemah. Hubungan antara variabel penggunaan tenaga kerja dengan pedapatan penjual sayur berniai positif dan sangat lemah.
Analisis Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Provinsi Papua Barat Tahun 2015 - 2020 Ficha Apriliani Msen; Sisilia Maria Parinusa; Magriet Ester Sawaki
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.227 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.221

Abstract

This study aims to analyse the effect of population, economic growth and government spending on the inequality of income distribution in West Papua Province. This research was conducted in Manokwari Regency, West Papua Province and is a quantative study. The population used in the research is according to 12 regencies and 1 city. The data analysis method used in this study is pane data regression analysis which is combination of time series data for 6 years and cross section data from 12 districts and 1 city. Based on panel data regression estimation, it is known that population and economic growth have a positive and significant effect on inequality in income distribution. Meanwhile, government spending through capital expenditures has no significant effect on the inequality of income distribution in West Papua Province. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di Provinsi Papua Barat. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat dan merupakan penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian yang di lakukan oleh peneliti adalah data menurut 12 kabupaten dan 1 kota yang berada di Provinsi Papua Barat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel yang merupakan kombinasi dari data time series selama 6 tahun dan data cross section dari 12 kabupaten dan 1 kota. Berdasarkan estimasi regresi data panel diketahui bahwa jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan. Sedangkan pengeluaran pemerintah melalui belanja modal tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketimpangan distribusi pendapatan di wilayah Provinsi Papua Barat.
Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Danau Mooat Sulawesi Utara dengan Menggunakan Analisis SWOT Steven Y Kawatak; Yelly A Walansendow; Dies N.J.C. Repi
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.099 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.72

Abstract

Lake Mooat is a tourism destination that is located in East Bolaang Mongondow Regency, North Sulawesi Province, which has a lot of natural and cultural potentials. These potentials should be developed in accordance with the principles of sustainable tourism in order to improve the economic wellbeing of the local government and community. In the implementation of this development strategy, active participation of all stakeholders, such as the government, local community and tourists, is crucial. This research was aimed to formulate development strategies suitable for Danau Mooat. SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis was used to analyze the supporting and obstructing factors using data gathered from the tourism stakeholders in the area. Then, these factors were analyzed using a strategy matrix that could be used to determine appropriate and useful development strategies for Danau Mooat. Abstrak Danau Mooat merupakan destinasi wisata andalan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara yang memilik potensi alam dan budaya yang sangat potensial. Potensi-potensi yang dimiliki ini perlu untuk dikembangkan dengan mengikuti prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi pemerintah dan masyarakat lokal. Dalam penerapan strategi pengembangan ini, diperlukan partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan pariwisata, seperti pemerintah, masyarakat lokal dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan berbasis pariwisata berkelanjutan di destinasi wisata Danau Mooat. Metode analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) digunakan untuk menganalisis berbagai faktor penunjang maupun faktor penghambat melalui data yang didapatkan dari para pemangku kepentingan pariwisata. Kemudian, faktor-faktor tersebut dianalisis dengan menggunakan matriks strategi yang nantinya dapat digunakan untuk menentukan strategi-strategi yang tepat dan berguna bagi pengembangan destinasi wisata ini.
Valuasi Ekonomi Objek Wisata Pulau Mansinam Kabupaten Manokwari dengan Pendekatan Biaya Perjalanan (Travel Cost Method) Elma Ajoi; Sisilia Parinusa; Siti Aisah Bauw
Lensa Ekonomi Vol 15 No 02 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1197.361 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i02.194

Abstract

This research aim to determine the influence of the independent variabel (age, income, travel cost, distance and duration of visit) on the dependent variabel (number of visit) to the tourist attraction of Mansinam island and the economic potential value of the island of Mansinam. This research is a quantitative descriptive study with data sources including primary and secondary data. The population of this research are the visitor of Mansinam island. The number of samples was determined by accidental sampling method and using the lemeshow formula the result were 96 people. The data analysis technique in this research is multiple linear regression analysis.The result of this research indicate that the variables age and distance have a significant influence while the other variables income, travel costs and duration of visit do not have a significant influence. From the calculation it is known that the economic potential value of the island of Mansinam is Rp.493.028.470 per year with the consumer surplus value is Rp. 1.281.097,6 per individual per year. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh variabel bebas (usia, pendapatan, biaya perjalanan, jarak dan durasi kunjungan) terhadap variabel terikat (jumlah kunjungan) ke objek wisata Pulau Mansinam dan nilai potensi ekonomi yang dimiliki Pulau Mansinam. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif kuantitatif dengan sumber data meliputi data primer dan sekunder. Populasi dari penelitian ini merupakan pengunjung Pulau Mansinam. Jumlah sampel ditentukan dengan metode accidental sampling dan memakai rumus Lemeshow hasilnya 96 orang. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel usia dan jarak berpengaruh secara signifikan sedangkan variabel lainnya pendapatan, biaya perjalanan dan durasi kunjungan tidak berpengaruh secara signifikan. Dari hasil perhitungan diketahui nilai potensi ekonomi dari Pulau Mansinam adalah Rp. 493.028.470 per tahun dengan nilai surplus konsumen Rp. 1.281.097,6 per individu per tahun.
Faktor - Faktor Penentu Minat Mahasiswa Mahasiswa Asli Papua untuk Bekerja di Sektor Pertanian Kehutanan dan Perikanan Mus Mualim; Rumas Alma Yap
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.267 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.136

Abstract

This article aims to analyze the factors that determine the interest of indigenous Papuan students at the Faculty of Economics, University of Papua to work in the agricultural, forestry and fisheries sectors. Using a quantitative descriptive research approach, it is found that the results of the analysis show that the respondent's family environmental factor is the most dominant factor influencing a student's decision to work in the agricultural, forestry or fisheries sector. The income expectation factor also has a positive and significant effect, thus illustrating that the business prospects in the agriculture, forestry and fisheries sectors remain promising for job seekers in West Papua. Keywords: Interest in work, Agriculture, Forestry, Fisheries Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menentukan minat mahasiswa asli Papua di Fakultas Ekonomi Universitas Papua untuk bekerja pada sektor pertanian kehutanan dan perikanan. Menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif, didapati hasil analisis bahwa faktor lingkungan keluarga responden menjadi faktor paling dominan mempengaruhi keputusan seorang mahasiswa nantinya akan bekerja di sektor pertanian, kehutanan atau perikanan. Faktor ekspektasi pendapatan juga berpengaruh positif dan signifikan sehingga memberi gambaran bahwa prospek bisnis di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tetap menjanjikan bagi para pencari kerja di Papua Barat. Kata kunci: Minat bekerja, Pertanian, Kehutanan, Perikanan
Penerapan Kebijakan Upah Minimum Provinsi dan Pengaruh Upah Terhadap Motivasi Kerja pada PT. Kontraktor Nurhalisa Abadi Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat Nurliana Said; Elina Relawaty Situmorang; Siti Aisah Bauw
Lensa Ekonomi Vol 16 No 02 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1049.579 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i02.242

Abstract

This study aims to analyze the application of the Provincial Minimum Wage and the Effect of Wages on Work Motivation at PT. Contractor Nurhalisa Abadi, Manokwari Regency, West Papua Province. The research approach used is a quantitative research approach with data analysis methods used, namely descriptive statistics and simple linear regression models with SPSS version 26 program. The results of descriptive statistical research show that the UMP at PT. Contractor Nurhalisa Abadi is applied 100%, then the results of simple linear regression show that the partial test (t test) of wages has a positive and significant effect on employee motivation at PT. Contractor Nurhalisa Abadi where this affects the company's productivity.
Faktor Determinan Curahan Jam Kerja Tenaga Kerja ‘Ojek’ Sebagai Jasa Transportasi Kabupaten Manokwari Pujah Rachma; Siti Aisah Bauw; Yuyun Puji Rahayu
Lensa Ekonomi Vol 14 No 02 (2020): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1150.361 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v11i01.86

Abstract

This study aims to determine and analyze the effect of the amount of income, length of study, the ease of obtaining private vehicles, and accidents at working place on working hours of 'ojek' driver. The data was analysed by using multiple regression analysis methods. Results of the study stated that the amount of income has a positive and significant effect, the length of school has a negative and not significant effect, the ease of obtaining a private vehicle has a negative and not significant effect, work accidents have a positive effect and not significant to the working hours of motorcycle driver. At a confidence level of 93.8%, variations of all independent variables explain variation on the working hours spending, and the remaining 6.2% is explained by other factors outside the model. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh jumlah pendapatan, lama studi, kemudahan memperoleh kendaraan pribadi, dan kecelakaan di tempat kerja terhadap jam kerja pengemudi ojek. Analisis data menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa jumlah pendapatan berpengaruh positif dan signifikan, lama sekolah berpengaruh negatif dan tidak signifikan, kemudahan memperoleh kendaraan pribadi berpengaruh negatif dan tidak signifikan, kecelakaan kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap jam kerja pengemudi sepeda motor. Pada tingkat kepercayaan 93,8%, variasi dari semua variabel independen menjelaskan variasi pengeluaran jam kerja, dan 6,2% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model.
Faktor Utama Penentu Kinerja Karyawan Perusahaan BUMN Pada PT. PLN (PERSERO)-ULP PRAFI Kabupaten Manokwari Marthina Mofu; Yuyun Puji Rahayu; Sisilia Maria Parinusa
Lensa Ekonomi Vol 16 No 01 (2022): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.293 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v16i01.211

Abstract

This study aims to determine the effect of work ability, work motivation and work discipline on employee performance and to determine what factors dominantly affect the performance of PT PLN UIW P2B..P3B Manokwari-ULP Prafi employees, Manokwari Regency. The variables observed in this study include work ability, work motivation and work discipline. The primary data used in the study were obtained from questionnaires. Meanwhile, secondary data were obtained from relevant agencies and from a review of scientific literature. The analytical method used is multiple linear regression. The results obtained for R2 are 0.788. This explains that 78.8% of the dependent variable used is able to explain the performance of PT. the PLN. While the remaining 21.2% is explained by other variables that are not included as variables in the model. The final result shows that work ability, work motivation and work discipline have a positive effect on employee performance at the 95% confidence level. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja, motivasi kerja dan disiplian kerja terhadap kinerja karyawan dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dominan mempengaruhi kinerja karyawan PT PLN UIW P2B..P3B Manokwari-ULP Prafi Kabupaten Manokwari. Variabel yang diamati dalam penelitian ini antara lain kemampuan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja. Data primer yang diguanakan dalam penelitian didapatkan dari kuisioner. Sedangkan data sekunder didapatkan dari instansi terkait dan dari tijauan literatur ilmiah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh untuk R2 sebesar 0.788. Ini menjelaskan bahwa sebesar 78,8% variabel dependen yang digunakan mampu menjelaskan kinerja pegawai PT. PLN tersebut. Sedangkan 21,2% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan sebagai variabel dalam model. Hasil akhir menunjukkan bahwa kemapuan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada taraf kepercayaan 95%.
Analisis SWOT untuk Strategi Pengembangan Objek Wisata Hutan Bakau Kormun Wasidori Arfai di Manokwari Dedy Riantoro; Jhon Aninam
Lensa Ekonomi Vol 15 No 01 (2021): Lensa Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.023 KB) | DOI: 10.30862/lensa.v15i01.146

Abstract

This study aims to find a strategy for developing a tourism object for the Kormun Wasidori Mangrove Forest which is located in Arfai, South Manokwari District, Manokwari Regency. The research was conducted to identify internal and external factors which were then scored and analyzed, then a strategy was formulated for development by minimizing weaknesses and threats and maximizing the utilization of opportunities and strengths. Data were collected through the distribution of questionnaires, documentation, and field interviews with informants from owners or managers, surrounding communities, and visitors to tourism objects. Data were analyzed using SWOT analysis. Strength factors are: strategic location, original, beautiful and cool natural panorama, unique and natural natural attractions, and a fairly cheap price. Weakness factors are: lack of cooperation with local governments, and low public awareness of protecting the environment. Opportunity factors are: the potential for mangrove conservation, and the absorption of local labor that can reduce unemployment. Threat factors are: the potential for environmental or coastal pollution, and the lack of attention from the government. The development strategy is: cooperation with local governments to jointly manage and develop this tourism object, increase community participation, use local labor in the management of this tourism object, and utilize the potential of the local tourism market segment to increase the number of tourists visiting tourism objects Kormun Wasidori Arfai Mangrove Forest. This is done by means of promotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan objek wisata Hutan Mangrove Kormun Wasidori yang terletak di Arfai, Kecamatan Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang kemudian dinilai dan dianalisis, kemudian dirumuskan strategi pengembangan dengan meminimalkan kelemahan dan ancaman serta memaksimalkan pemanfaatan peluang dan kekuatan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, dokumentasi, dan wawancara lapangan dengan informan dari pemilik atau pengelola, masyarakat sekitar, dan pengunjung objek wisata. Analisis data menggunakan analisis SWOT. Faktor kekuatan adalah: lokasi strategis, asli, panorama alam yang indah dan sejuk, wisata alam yang unik dan alami, serta harga yang cukup murah. Faktor kelemahannya adalah: kurangnya kerjasama dengan pemerintah daerah, dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Faktor peluang yaitu: potensi konservasi mangrove, dan penyerapan tenaga kerja lokal yang dapat mengurangi pengangguran. Faktor ancaman adalah: potensi pencemaran lingkungan atau pesisir, dan kurangnya perhatian dari pemerintah. Strategi pengembangannya adalah: kerjasama dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama mengelola dan mengembangkan objek wisata ini, meningkatkan partisipasi masyarakat, menggunakan tenaga kerja lokal dalam pengelolaan objek wisata ini, dan memanfaatkan potensi segmen pasar pariwisata lokal untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Obyek Wisata Hutan Mangrove Kormun Wasidori Arfai. Hal ini dilakukan dengan cara promosi.